• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Tentara Ausi Dipelonco Diperkosa

tentara australia pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Para tentara baru Australia yg berusia belasan diperkosa & dipaksa memperkosa sbg bagian dari perpeloncoan atau inisiasi. Praktik tidak terpuji yg tengah diselidiki oleh pengadilan ini terjadi sejak tahun 1960-an di negara itu.

Lembaga penyelidikan kejahatan seksual anak Australia, The Royal Commission into Institutional Responses to Child Sex Abuse, pada Selasa (21/6) mendengarkan bukti2x dari para korban yg mengalami pelecehan seksual di beberapa divisi militer Australia, termuda mengalaminya saat berusia 15 tahun.

Fokus utama penyelidikan adalah pelecehan & penyerangan seksual di pusat pelatihan angkatan laut HMAS Leeuwin di Australia Barat & sekolah pelatihan militer Balcombe di Victoria pada thn 1960-1980-an serta di antara tentara baru angkatan pertahanan Australia sejak tahun 2000. Total ada 111 korban yg mengaku mengalaminya.

Puluhan korban akan menyajikan bukti di pengadilan Sydney hingga 1 Juli mendatang.

“Dlm berbagai kesempatan, saya ditarik dari tempat tidur di tengah malam oleh tentara yg lebih tua & diseret ke stadion olahraga,” kata seorang pria yg tidak disebut namanya.

Saksi mengatakan, dia dipaksa memperkosa tentara lainnya, & kemudian dia juga diperkosa oleh tentara & staf militer. “Lingkungannya tidak memungkinkan untuk melawan,” kata dia.

“Seseorang bertahan dari pelecehan karena menyadari mengatakan ‘tidak’ tidak ada gunanya. Pada akhirnya, mematuhinya & menjalaninya hingga selesai adalah solusi terbaik,” lanjut dia.

Kebanyakan korban mengaku diabaikan, dihukum atau dikatakan bahwa itu hanyalah “ritual” pada masa inisiasi saat melaporkan tindakan tidak senonoh yg mereka alami.

Saksi lainnya, Graeme Frazer yg kini berusia 65 tahun, mengaku mengalami pelecehan seksual pada tahun 1967 ketika menjadi tentara baru angkatan laut Australia. Saat itu dia berusia 16 tahun, diseret dari kamar mandi, dipukuli & dilecehkan oleh tiga tentara lainnya.

Dia mengatakan, seorang penyerang mencoba memaksanya melakukan oral seks. Lalu dia dipegangi sementara kemaluannya diolesi pelumas sepatu boot lalu digosok dengan sikat berbulu kasar.

“Saya masih merasa sangat bersalah & malu soal peristiwa itu. Saya mengalami depresi,” kata Frazer.

Penyelidikan juga akan mendengarkan bukti dari mantan & staf militer Australia serta melihat cara mereka mengatasi keluhan atas peristiwa ini & merespons klaim kompensasi.

Pengadilan ini adalah bagian dari penyelidikan pelecehan seksual di kemiliteran Australia yg telah berlangsung lama.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Australia tidak mengomentari kasus tersebut namun menyatakan siap bekerja sama dlm penyelidikan. (Prz – PT Rifan Financindo Berjangka)