• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO PUSAT| Diperiksa Jadi Saksi Kasus ADA Tour vs Lyra Virna

PT RIFAN FINANCINDO diperiksa-jadi-saksi-kasus-ada-tour-vs-lyra-virna-kalina-oktarany-dicecar-25-pertanyaan-y7FRyQn4Jz

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – Kalina Oktarany memenuhi panggilan pihak penyidik sebagai saksi terkait laporan Lyra Virna yang dilayangkan kepada biro jasa perjalanan umrah dan haji, ADA Tour di Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya pada Senin 16 Oktober 2017.

Diperiksa selama kurang lebih 3 jam, mantan istri Deddy Corbuzier ini mengungkapkan bahwa dirinya diajukan sebanyak 24 pertanyaan oleh penyidik. Kalina menyebutkan kalau pertanyaan tersebut tentang semua hal yang berkaitan dengan laporan Lyra terhadap ADA Tour.

“Ditanya sebanyak 25 pertanyaan, tentang apa saja yang saya ketahui soal masalah ini. Awal mulanya seperti apa sampai Lyra melaporkan, ceritanya enggak jauh-jauh sampai adanya pelapor dan terlapor,” ujar Lyra saat ditemui di Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya.

Sang kuasa hukum, Razman Arif Nasution mengungkapkan bahwa kliennya datang sebagai saksi untuk membela dan memperkuat semua argumentasi yang telah dinyatakan dalam laporan Lyra. Hal itu dikarenakan Kalina mempunyai pengalaman yang sama dengan apa yang dialami oleh Lyra Virna.

(Baca Juga: Kenang Almarhumah Julia Perez, Tangis Anggi dan Della Pecah)

(Baca Juga: Bak Kisah Cinta dalam Dongeng, Cucu Soeharto Lamar sang Kekasih di Villa De Leon)

“Jadi tadi dalam diskusi itu, untuk memperkuat argumentasi kami yang dibangun. Saksi adalah orang yang mengetahui, mengalami atau menyaksikan suatu tindak pidana kejahatan,” papar Razman.

Untuk memperkuat itu, ibu satu anak ini membawa bukti-bukti. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kalina membawa bukti-bukti percakapannya dengan pemilik ADA Tour, Lasti Annisa, serta foto-foto tempat penginapan yang tak sesuai dengan janji pihak biro perjalanan umrah tersebut.

“Saya bawa bukti juga, seperti apa yang dirasakan Lyra,” tambah Kalina.

Sekadar diketahui, pada 24 Mei lalu, Lyra Virna melaporkan pemilik ADA Tour, Lasti Annisa atas dugaan pelanggaran etik karena telah memutarbalikkan fakta di media masa. Sebelumnya, pada 19 Mei, pihak ADA Tour telah melaporkan istri Muhammad Fadlan itu terlebih dahulu ke Polda Metro Jaya karena dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Lyra Virna pada akun Instagramnya.

(aln)

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PUSAT | Headunit

PT RIFAN FINANCINDO PUSAT | Presiden Afganistan Ingin Melihat Keberagaman Budaya Tanah Air

PT RIFAN kunjungi-indonesia-presiden

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, bahwa‎ Presiden Afganistan Ashraf Ghani dan rombongan akan menyambangi Indonesia guna melihat keberagaman budaya yang ada di Tanah Air pada Desember 2017 mendatang.

Afganistan ingin mencontoh bagaimana cara Indonesia menjaga kerukunan ditengah keberagamannya yang memiliki 715 suku hingga belasan ribuan pulau yang terbentang dari Sabang sampai Marauke.

Selama ini, Kepala Negara ‎menyebut Presiden Afganistan Ashraf Ghani‎ kerap memuji cara Indonesia menjaga kedamaian dan berpesan untuk tetap menjaga Kebhinekaan tersebut.

“Presiden Afganistan pesennya seperti itu, itu saya ceritakan di mana-mana.‎ Nanti bulan Desember, akan datang rombongan dari Afganistan,” kata Jokowi saat membagikan sertifikat di Lapangan Bola Kampuse, jalan Serpong Puspiptek, Tangerang Selatan, Rabu (11/10/2017).

Menurut Jokowi, orang nomer satu di Afganistan itu akan membawa ulama serta 40 kelompok yang kerap bertikai hingga membuat Afganistan menjadi negara yang terlibat konflik hingga saat ini.

“‎Jadi ulama dan pemerintah datang ke sini untuk melihat negara kita Indonesia mereka akan jadikan contoh betapa kita ini rukun, betapa kita bersatu baik persaudaraan, ukhuwah islamiyah ukhuwah wathaniah dan ukhuwah basariah kita,” bebernya.

Lebih jauh, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut bahwa menjelang Pilkada membuat suhu politik yang ada di berbagai daerah kerap mengakibatkan gesekan kecil antar-sesama warga. Namun, hal itu masih dapat dimaklumi.

“Kalau ada gesekaj kecil kecil yabbiasa, terutama saat pilkada. Ada yang ngomporin masyarakat panas, ada yang manas manasi dengan isu masyarakat menjadi terpancing, itu saya titip yang namanya pilihan wali kota, bupati, gubernur itu hanya kontestasi 5 tahun sekali,” lanjutnya.

“Jangan korbankan (kedamaian Indonesia) hanya gara-gara pilihan bupati, wali kota, gubernur kita jadi pecah, itu tidak!. Negara ini negara besar, jangan hanya pilihan itu pecah persaudaraan kita,” tambahnya.

(muf)

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PUSAT | Headunit

PT RIFAN FINANCINDO PUSAT | Jusuf Kalla, Gatot, Prabowo hingga Tito Karnavian Sosok Potensial Dampingi Jokowi di 2019

PT RIFAN survei-kedaikopi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – Berdasarkan survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Joko Widodo (Jokowi) masih menempati posisi teratas dalam hal elektabilitas jika Pemilu dilakukan hari ini. Sebesar 44,9% responden memilih Jokowi.

Lalu, siapakah yang dipilih responden untuk mendampingi Jokowi? Founder KedaiKOPI, Hendri Satrio mengatakan figur cawapres juga tampaknya akan cukup menentukan pada Pemilu 2019 kelak. Sebanyak 49,9% responden mengaku faktor cawapres berpengaruh dalam memilih presiden, sementara 48,4% menjawab tidak berpengaruh dan sisanya tidak menjawab.

Deretan nama-nama seperti Wakil Presiden (Jusuf Kalla), Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Panglima TN Jenderal Gatot Nurmantyo, hingga Kapolri Jenderal Tito Karnavian diperhitungkan untuk mendampingi Jokowi.

“Sebagai cawapres Jokowi pada Pemilu 2019, rakyat masih menempatkan nama M Jusuf Kalla di tempat teratas, yakni 15,1%. Prabowo Subianto 13,4%; Gatot Nurmantyo 12%; Susi Pudjiastuti 10,1%; Agus Harimurti Yudhoyono 7,5%; Tito Karnavian 6%; Sri Mulyani 4,8%; Budi Gunawan 0,8%; nama-nama lain 13,8%, dan sisanya menjawab tidak tahu,” kata Hendri dalam keterangan tertulis, Senin (9/10/2017).

Hendri melanjutkan, pada opsi capres, sebanyak 48,9% memilih tokoh selain Jokowi, dan sisanya tidak menjawab. Pada opsi jawaban selain Jokowi, responden juga menyebut nama Prabowo, Gatot, Tri Rismaharini, Agus Harimurti Yudhoyono, dan beberapa nama lain. “Hal ini tampaknya juga berpengaruh terhadap pilihan partai politik di 2019.

“Hanya 41,3% responden yang mengaku akan memilih partai politik pengusung Jokowi pada 2019 nanti, 53,5% menjawab tidak akan memilih, sementara sisanya memilih untuk tidak menjawab atau tidak memilih,” ujar dia. (sym)

(ulu)

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PUSAT | Headunit

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit | 10 Juta Pengguna Facebook Terjangkit Iklan Negatif

PT RIFAN duh-10-juta-pengguna-facebook-terjangkit-iklan-negatif-mFGQmIB9Rg

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – MENLO PARK – Facebook kini tengah dalam bidikan pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait sebaran iklan yang berpengaruh pada pemilihan presiden 2016 lalu. Dalam pemaparannya, Facebook mengatakan iklan yang diduga terkait dengan Rusia itu telah dilihat oleh 10 juta orang.

Sebagian besar dari mereka melihat iklan tersebut setelah pemilihan selesai dilaksanakan. Tak jelas berapa rata-rata iklan yang dilihat oleh pengguna Facebook tersebut, namun perusahaan menyatakan bahwa 44% iklan ditampilkan sebelum pemilihan, sementara 56% lainnya setelah pemilihan berlangsung.

Data ini diperoleh Facebook setelah mengidentifikasi lebih dari 3.000 iklan yang berasal dari kelompok Kremlin, yang dikenal sebagai Internet Research Agency. Rincian data itu dirilis menyusul pemaparan Facebook ke Congress.

Facebook mengungkapkan 3.000 iklan kepada anggota dewan dan berkomitmen untuk mempekerjakan 1.000 moderator lagi untuk memantau iklan di masa mendatang.

Dijelaskan Facebook seperempat dari iklan yang diidentifikasi tak pernah ditujukan kepada semua kalangan, karena kemungkinan mereka ditargetkan secara spesifik kepada kalangan atau kelompok tertentu.

“Sebagian besar iklan tampaknya berfokus pada pesan sosial dan politik yang memecah belah ideologi, menyentuh topik mulai dari isu LGBT, isu ras, hingga imigrasi. Beberapa dari mereka tampaknya mendorong orang untuk mengikuti ‘Halaman’ terkait hal ini,” tulis Elliot Schrage, VP kebijakan Facebook.

Pemaparan data Facebook ini mengungkapkan sejauh mana propaganda Rusia diizinkan menyebar ke seluruh platform. Internet Research Agency dipercaya telah membayar USD100.000 untuk mempromosikan iklan di Facebook.

Menurut Facebook, sebenarnya banyak iklan dari Internet Research Agency, tidak akan melanggar persyaratan layanannya jika kelompok tersebut tidak menyesatkan audiens terkait siapa yang berada dibalik aksi mereka.

“Sebagian besar (iklan), jika mereka dikelola oleh individu dimana saja mereka bisa saja tetap tayang di platform. Jika orang Amerika melakukan upaya terkoordinasi dan tidak otentik seperti yang dilakukan organisasi Rusia dalam kasus ini, kami juga akan menurunkan iklan merea,” terangnya.

Mengatasi masalah ini kembali terjadi, Facebook mengatakan perusahaannya memasang pengaman baru untuk mencegah penyalahgunaan tools iklannya. Selain menyewa reviewer, Facebook juga mengharuskan pengiklan “mengkonfirmasi bisnis atau organisasi yang mereka wakili” yang berpotensi membantu menyingkirkan kelompok palsu. Demikian seperti dilansir The Verge, Selasa (3/10/2017). (lnm).

(kem)

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit

RIFAN FINANCINDO | Pindah Tempat, Mantan Dirut Mandiri Jadi Komisaris Baru Bank Permata

RIFAN FINANCINDO-pindah-tempat-mantan-dirut-mandiri-jadi-komisaris-baru-bank-permata-hA9goWzCdp

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – PT Bank Permata Tbk (BNLI) pada hari ini, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Blasa (RUPSLB), dengan agenda tunggal perubahan susunan pengurus perseroan.

RUPSLB telah menyetujui pengangkatan Haryanto Sahari dan Zulkifli Zaini sebagai komisaris independen perseroan yang baru, menggantikan I. Supomo dan Tony Prasetiantono yang akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 30 September 2017. Perlu diketahui, Zulkifli Zaini merupakan mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk periode 2010-2013.

RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Achmad Kusna Permana dari jabatannya sebagai Direktur Unit Usaha Syariah PermataBank, yang efektif pada tanggal 16 November 2017.

Wakil Komisaris Utama PermataBank Suparno Djasmin mengatakan pengangkatan dua komisaris baru tersebut, akan efektif secepat-cepatnya sejak diperolehnya persetujuan dari regulator terkait.

“Pengalaman panjang dan pemahaman keduanya dalam dunia finansial tentunya akan sangat bermanfaat dan memperkokoh PermataBank ke depan,” ujarnya di Kantor Pusat Bank Permata, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Sementara itu, Presiden Direktur PermataBank Ridha Wirakusumah mengatakan, dengan lengkapnya jajaran komisaris dan direksi diharapkan akan dapat meningkatkan kinerja perseroan ke depan.

“Melalui perubahan yang kami lakukan di jajaran komisaris kali ini, saya yakin PermataBank dapat memberikan kontribusi yang semakin besar kepada bangsa dan perekonomian Indonesia,” kata dia.

Dengan demikian, komposisi baru susunan Dewan Komisaris PermataBank terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2017 adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama: Sebastian Ramon Arcuri

Wakil Komisaris Utama: Suparno Djasmin

Komisaris Independen: Lukita D. Tuwo

Komisaris Independen: David Allen Worth

Komisaris Independen: Haryanto Sahari

Komisaris Independen: Zulkifli Zaini

Komisaris: Mark Spencer Greenberg

Komisaris: Ian Charles Anderson

Serta susunan direksi PermataBank terhitung sejak tanggal 16 November 2017 adalah sebagai berikut:

Direktur Utama: Ridha DM Wirakusumah

Wakil Direktur Utama: Julian Loong Choon Fong

Direktur Kepatuhan merangkap Direktur Independen: Mirah Dewi W

Direktur: lndri Koesindrijastoeti H

Direktur: Bianto Surodjo

Direktur: Abdy Dharma Salimin

Direktur: Loh Tee Boon

Direktur: Lea Setianti Kusumawijaya

Direktur: Darwin Wibowo.

(mrt)

 

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PUSAT

Film G30S PKI Versi Baru, Pemuda Muhammadiyah: Silakan‎, Asal Tak Lari dari Fakta Sejarah

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – ‎Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak tidak mempersoalkan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat versi terbaru film G30S PKI.

“‎Itu bagus saja. Yang penting dalam setiap produk film pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Kalau ada produsen film yang mau buat G30S PKI dengan model yang berbeda ya silakan. Asal tidak lari dari fakta empirik sejarah itu saja,” kata Dahnil di Gedung Dakwa Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/9/2017).

Dahnil mengaku, berpikir positif apabila film G30S PKI versi terbaru ‎memiliki pendekatan dan penyampaian berbeda agar diminati oleh kalangan remaja. “Saya pikir positif saja enggak masalah,” akunya.

Pemuda Muhammadiyah meminta pemerintah tidak mengubah esensi dari penghianatan PKI yang ingin melakukan kudeta dengan membunuh enam jendral dan seorang perwira revolusi tersebut. ‎Sehingga, substansi dari film G30S PKI versi tersebut tidak dikaburkan.

“‎Kalau mau dibuat yang lima menit pun enggak masalahkan. Dalam bentuk meme juga silakan saja,” ujarnya.

Dahnil hanya mengaku aneh apabila masih ada pihak‎ yang mempermasalahkan nonton bareng (Nobar) film G30S PKI itu. Apalagi, menurut dia, saat ini wacana tersebut terus menuai pro dan kontra di pelbagai kalangan.

“Kita ngapain ribut orang mau nonton. Kalau mungkin film itu diangkat enggak sesuai kritik saja enggak ada masalah. Jadi menurut saya ini yang diributkan ini yang nggak perlu diributkan. Wacana yang berkembang hari ini sangat tidak produktif sesuatu yang enggak perlu diperdebatkan,” lanjutnya.

(aky)

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

RIFAN FINANCINDO | Ini Skema Pemberian Suap ke Bupati Batubara OK Arya

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah membeberkan alur pemberian dugaan uang suap sebesar Rp4,4 miliar dari sejumlah proyek infrastruktur. Duit tersebut yang mengalir ke Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen.

Febri menjelaskan, pemberian uang suap tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan dan dikumpulkan ke seorang pemilik showroom mobil di Batubara, Sujendi Tarsono alias Ayen.

“Total uang Rp4,4 miliar diduga telah diberikan kepada OKA (AK Arya) melalui perantara STR (Sujendi Tarsono) sebagai fee sejumlah proyek di Kabupaten Batubara tahun 2017,” kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (18/9/2017).

Menurut Febri, pemberian suap kepada OK Arya dilakukan dalam tiga tahapan dari pengusaha, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar. Pemberian uang suap tersebut dilakukan dalam jangka waktu Mei hingga Agustus 2017.

“Awalnya, sebelum mendapatkan proyek sebanyak dua kali penyerahan yang masing-masing Rp1,5 miliar,” sambungnya.

Setelah berhasil menyalurkan uang suap sebanyak Rp3 miliar dalam dua kali tahapan, pengusaha Maringan kembali menyetorkan uang sisa perjanjian proyek sekira Rp1 miliar.

“Nah setelah mendapatkan proyek (disetor lagi) Rp1 miliar,” imbuhnya.

Diduga, pemberian uang suap dari Maringan Situmorang kepada OK Arya dengan total kesepakatan sebesar Rp4,4 miliar tersebut ‎disalurkan lewat sebuh cek.

“Sedangkan indikasi pemberian Rp400 juta dari kontraktor (Syahrul Azhar) dilakukan melalui transfer ke rekening Helman Herdady dengan pembagian Rp300 juta Bupati, dan Rp100 juta untuk Herdady,” terangnya.

‎Sebelumnya, lembaga pimpinan Agus Rahardjo Cs pun telah resmi menetapkan lima orang tersangka terkait kasus dugaan suap pengurusan tiga proyek pembangunan infrastruktur di lingk‎ungan Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

‎Kelima tersangka tersebut yakni, Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen; Kadis PUPR Batubara, Helman Herdadi; Pemilik Dealer Mobil di Kabupaten Batubara, Sujendi Tarsono; serta dua kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

Sebagai pihak penerima suap, OK Arya, Helman Herdadi, dan Sujendi disangkakan melanggar Pasal ‎12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 65 KUHP

Sedangkan sebagai pihak pemberi suap, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.‎ (sym)

(erh)

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Potong Gaji Anggota, Fraksi PKS Sumbang Rp250 Juta ke Rohingya

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuktikan keprihatinannya terhadap konflik kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar dengan menyumbangkan potongan gaji setiap anggota Fraksi PKS di DPR.

Total dana yang terkumpul mencapai Rp250 juta yang akan dikelola Crisis Center PKS untuk Rohingya yang diketuai Sukamta.

“Hari ini, kita menyerahkan secara simbolik sumbangan anggota Fraksi PKS dari hasil pemotongan gaji sebesar Rp250 juta kepada Crisis Center PKS untuk Rohingya. Jumlah ini baru awal karena akan terus bertambah melibatkan seluruh keluarga besar Fraksi PKS termasuk para pegawai dan staf,” ungkap Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (12/9/2017).

Jazuli menjelaskan, kepedulian terhadap Rohingya merupakan panggilan tanggung jawab kemanusiaan keluarga besar Fraksi PKS atas penderitaan yang diderita etnis Rohingya.

“Kita tidak bisa diam melihat saudara-saudara kita menderita, dibunuh dan disiksa, serta terusir dari negaranya. Kita marah, mengutuk keras, dan mendesak penghentian kekerasan sambari secara konkret mengirimkan bantuan materi kepada mereka,” terang Jazuli.

Fraksi PKS, lanjut Jazuli, konsen terhadap penyelamatan warga etnis Rohingya. Untuk itu, pihaknya terus mendorong pemerintah melakukan langkah diplomasi yang efektif, meski Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah melakukannya demgan baik.

“Fraksi PKS mengapresiasi langkah Menlu Retno Marsudi yang melakukan diplomasi langsung ke Myanmar. Semoga direspons serius dengan penghentiaan kekerasan dan pembukaan jalur bantuan kemanusiaan,” kata Jazuli.

Jazuli menambahkan, respons luar biasa yang ditunjukkan rakyat Indonesia kepada Rohingya sangat baik. Hal ini menunjukkan karakter asli bangsa Indonesia yang cinta perdamaian, antikekerasan, dan peduli pada kemanusiaan, tak hanya di Indonesia tetapi juga terhadap dunia internasional.

“Kita berbesar hati dan mengapresiasi rakyat Indonesia atas kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan yang luar biasa. Kolaborasi kemanusiaan antarberbagai elemen bangsa dan pemerintah ini diyakini akan menjadi berkah tersendiri bagi bangsa kita,” pungkas Jazuli.

(Ari)

 

Sumber: detik.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Pinjam ke Bank Rp120 Juta, Kehilangan Rumah Seharga Rp800 Juta

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKAKUNINGAN-Sofyan tak pernah menyangka jika di usia senjanya bakal terusir dari rumahnya sendiri. Rumah yang berada di pinggir Jl Raya Kuningan-Cirebon itu telah dilelang oleh pihak bank, dengan alasan Sofyan menunggak pembayaran cicilan pinjaman hingga beberapa bulan. Kini Sofyan mengontrak sebuah rumah di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan.

Pagar besi rumah Sofyan Nampak seperti kurang terurus. Masih di halaman itu, ada sebuah toko servis dinamo yang dipakai Sofyan mencari nafkah. Sejumlah warga yang tengah membetulkan dynamo duduk di kursi kayu yang ada di depan toko.

Sofyan sendiri mempersilakan Radar untuk masuk ke dalam rumahnya yang berlantai keramik putih. Sehelai karpet terhampar di ruang tamu. Tak ada kursi dan peralatan rumah tangga lainnya. Sofyan mengaku jika peralatan rumah tangganya sudah diangkut ke rumah kontrakan setelah mendapat surat perintah pengosongan.

Lelaki itu seperti tak menyangka, jika rumah seluas 25 bata yang dibelinya dengan cucuran keringat beberapa tahun lalu itu harus berpindah tangan dengan cara yang menyakitkan. Dia juga menyesal tak cermat ketika melakukan pembayaran cicilan, sehingga akhirnya harus kehilangan rumah yang sangat strategis lantaran berada di jalur utama.

“Saya sebenarnya tidak ikhlas harus kehilangan rumah karena dianggap tidak mampu melunasi pinjaman. Tapi rumah ini sudah dilelang sejak Februari tahun lalu,” papar Sofyan kepada Radar dengan suara parau.

Dia menceritakan peristiwa yang tak mungkin hilang dari ingatannya selama masih hidup. Semua itu berawal saat tahun 2012 silam. Kala itu, dia terjerat penawaran manis dari seorang marketing sebuah perbankan yang menawarkan pinjaman yang prosesnya cukup mudah. Setelah beberapa kali bertemu dengan marketing tersebut, akhirnya dia memutuskan meminjam uang untuk kepentingan usaha yang tengah digelutinya.

“Awalnya ada marketing yang datang menawarkan pinjaman dengan proses cepat dan mudah. Meski semula tidak tertarik, namun karena sering ditawari akhirnya saya kepincut,” ujarnya.

Sofyan mengajukan pinjaman sebesar Rp120 juta. Dalam perjanjian dengan pihak bank, Sofyan diberi masa tenor selama lima tahun atau sampai 2017. Dalam perjanjian itu juga disebutkan nominal cicilan yang harus dibayar Sofyan yakni Rp3.650.000 per bulannya.

Sebagai jaminan atas pinjamannya, Sofyan menyerahkan sertifikat rumahnya. Tahun pertama, dan kedua pembayaran cicilan berlangsung lancar. Memasuki tahun ketiga, usaha yang ditekuni Sofyan kurang menguntungkan sehingga berimbas terhadap upayanya membayar ke bank. Akhirnya pembayaran cicilan juga mulai tersendat.

Kendati begitu, Sofyan tetap berusaha membayar kewajibannya ke pihak bank. Dia juga berusaha meminta keringanan kepada pihak bank untuk memperpanjang masa tenor hingga 9 tahun. Permintaan tersebut disetujui pihak bank, dan itu membuat hatinya lega. Setiap bulannya, dia menyerahkan uang cicilan pinjaman ke kolektor yang datang ke rumahnya.

“Karena usaha saya kurang bagus, pembayaran memang sempat tersendat. Kemudian saya minta agar ada keringanan dalam jangka waktu mencicil. Dan permintaan itu disetujui hingga ada keringanan sampai 2019 untuk melunasi cicilan,” katanya.

Namun mendadak dia mendapat surat panggilan dari bank yang isinya pemberitahuan terkait ada tunggakan selama lima bulan yang belum dibayar. Dia kemudian berangkat ke bank untuk menyelesaikannya.

“Jumlah uang cicilan yang sudah saya bayar hampir mencapai Rp107 juta dari pinjaman Rp120 juta. Untuk melunasinya, saya sempat menawarkan rumah ke orang lain. Ada yang menawar Rp800 jutaan. Tapi, saya tidak bisa menjual rumah lantaran sudah dilelang oleh bank. Saya hanya berharap agar eksekusi yang akan dilakukan ditunda, dan diberi kesempatan menjual rumah untuk melunasi utang. Hanya itu permintaan saya,” harapnya. (ags)

 

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Tandai 50 Tahun Hubungan, Presiden Jokowi dan PM Singapura Tanam Pohon Bersama

Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – SINGAPURA – Cuaca mendung pagi hari di Singapura tidak menyurutkan hangatnya pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong di Singapore Botanic Garden. Kunjungan ke lokasi ini memang menjadi agenda pertama Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di hari kedua berada di Singapura.

Dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Kamis (7/9/2017), Presiden Jokowi dan Ibu Iriana tiba sekira pukul 07.45 waktu setempat. Keduanya disambut langsung oleh PM Lee beserta Ibu Ho Ching. Kedua pemimpin negara tersebut menyempatkan diri berfoto bersama dengan menyiram tanaman.

Selanjutnya, kedua pemimpin negara menuju lokasi penanaman pohon dengan berjalan kaki. Saat berjalan kaki, tampak kedua pasangan ini berbincang-bincang dengan hangat selama perjalanan menuju lokasi penanaman pohon.

Setibanya di lokasi, Presiden Jokowi dan PM Lee langsung menanam pohon ‘Palem Sunda Oak Mempening, Pasang Batu’. Penanaman pohon ini terletak di salah satu sudut yang ada di Singapore Botanic Garden. Sementara kedua Ibu Negara turut menyaksikan prosesi penanaman pohon tersebut.

Kegiatan pagi ini diakhiri dengan jamuan santap pagi bersama yang digelar di restoran yang berada di kawasan itu. Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan formal antara Presiden Jokowi dan rombongan dengan PM Singapura beserta delegasinya di Istana Kepresidenan Singapura.

Sejumlah nota kesepahaman antara lain di bidang manajemen penanganan bencana dan bidang pendidikan juga akan ditandatangani. Pertemuan tersebut kemudian akan diakhiri jamuan santap siang bersama.

BACA JUGA: Temui PM Singapura, Ini Empat Isu yang Dibahas Presiden Jokowi

Siang harinya, Presiden dan Ibu Negara akan menuju area Marina Bay Cruise Center untuk menyaksikan pertunjukan Joint Fly-Past antara TNI dengan Singapore Air Force. Setelah itu, Presiden akan menghadiri Singapore-Indonesia Business Investment Forum di lokasi yang sama. Acara joint fly-past adalah acara yang khusus karena Indonesia-Singapura memperingati 50 tahun hubungan bilateral kedua negara.

Presiden Jokowi dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada sore hari waktu setempat. Sebelum itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga akan melakukan pertemuan one-on-one dengan CEO perusahaan terkemuka.

(war)

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA