• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Film G30S PKI Versi Baru, Pemuda Muhammadiyah: Silakan‎, Asal Tak Lari dari Fakta Sejarah

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – ‎Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak tidak mempersoalkan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membuat versi terbaru film G30S PKI.

“‎Itu bagus saja. Yang penting dalam setiap produk film pasti ada kelebihan dan kekurangannya. Kalau ada produsen film yang mau buat G30S PKI dengan model yang berbeda ya silakan. Asal tidak lari dari fakta empirik sejarah itu saja,” kata Dahnil di Gedung Dakwa Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/9/2017).

Dahnil mengaku, berpikir positif apabila film G30S PKI versi terbaru ‎memiliki pendekatan dan penyampaian berbeda agar diminati oleh kalangan remaja. “Saya pikir positif saja enggak masalah,” akunya.

Pemuda Muhammadiyah meminta pemerintah tidak mengubah esensi dari penghianatan PKI yang ingin melakukan kudeta dengan membunuh enam jendral dan seorang perwira revolusi tersebut. ‎Sehingga, substansi dari film G30S PKI versi tersebut tidak dikaburkan.

“‎Kalau mau dibuat yang lima menit pun enggak masalahkan. Dalam bentuk meme juga silakan saja,” ujarnya.

Dahnil hanya mengaku aneh apabila masih ada pihak‎ yang mempermasalahkan nonton bareng (Nobar) film G30S PKI itu. Apalagi, menurut dia, saat ini wacana tersebut terus menuai pro dan kontra di pelbagai kalangan.

“Kita ngapain ribut orang mau nonton. Kalau mungkin film itu diangkat enggak sesuai kritik saja enggak ada masalah. Jadi menurut saya ini yang diributkan ini yang nggak perlu diributkan. Wacana yang berkembang hari ini sangat tidak produktif sesuatu yang enggak perlu diperdebatkan,” lanjutnya.

(aky)

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Memelihara Keutuhan NKRI, Kemensos Perkuat Relawan Pelopor Perdamaian

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Kementerian Sosial terus memperkuat jumlah maupun kompetensi Pelopor Perdamaian di seluruh Tanah Air sebagai relawan kemanusiaan untuk memelihara perdamaian dan keutuhan NKRI.

“Kita targetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. Sampai 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 Tenaga Pelopor Perdamaian,” kata Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, para Pelopor Perdamaian selain berperan menjadi relawan kemanusiaan untuk memelihara perdamaian dan keutuhan NKRI, juga melakukan pemetaan sosial, deteksi dini, kampanye perdamaian dan rekonsiliasi antar kelompok/komunitas yang berkonflik sosial serta pemulihan dan integrasi sosial.

Sejak 2015 hingga saat ini jumlah Pelopor Perdamaian sebanyak 1.644 orang yang menyebar hampir di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Peran strategis Pelopor Perdamaian terbukti dibutuhkan ketika pemulangan Eks Gafatar, rekonsiliasi konflik sosial di Mesuji Lampung, penanganan penyintas petani Teluk Jambe, penanganan pengungsi Rohingya dan berbagai penanganan bencana sosial politik dan ekonomi di daerah rawan konflik sosial,” tambah Harry Hikmat.

Harry menjelaskan, masih sering terjadinya konflik sosial dan bencana sosial lainnya di tanah air mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian.

Di samping itu, pembentukan Pelopor Perdamaian juga merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Penanganan Konflik Sosial. “UU telah menegaskan kedudukan Pemerintah dan masyarakat sama pentingnya dalam penanganan konflik sosial yaitu sebagai fasilitator dan pelaksana. Untuk itulah Pelopor Perdamaian dibentuk,” tegas Harry.

Kementerian Sosial telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan.

Mereka adalah Taruna Siaga Bencana dan Pendamping Program Keluarga Harapan. Dikatakan Harry sinergitas dan kolaborasi bahu membahu antara 1.600 Pelopor Perdamaian 25.000 Pendamping PKH, akan dapat membantu masyarakat dalam menangani korban bencana alam, korban bencana sosial dan fakir miskin serta kelompok rentan yang harus dilindungi dan dipenuhi kebutuhan dasar dan psikologisnya.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Harapan L Gaol menegaskan kedudukan pemerintah sama pentingnya dengan masyarakat dalam penanggulangan konflik atau bencana sosial lainnya.

“Pemerintah tidak mungkin melakukan sendiri, maka peran masyarakat sangat penting dalam hal ini,” kata Gaol.

(aky)

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

 

RIFAN FINANCINDO | Ini Skema Pemberian Suap ke Bupati Batubara OK Arya

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah membeberkan alur pemberian dugaan uang suap sebesar Rp4,4 miliar dari sejumlah proyek infrastruktur. Duit tersebut yang mengalir ke Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen.

Febri menjelaskan, pemberian uang suap tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan dan dikumpulkan ke seorang pemilik showroom mobil di Batubara, Sujendi Tarsono alias Ayen.

“Total uang Rp4,4 miliar diduga telah diberikan kepada OKA (AK Arya) melalui perantara STR (Sujendi Tarsono) sebagai fee sejumlah proyek di Kabupaten Batubara tahun 2017,” kata Febri saat dikonfirmasi, Senin (18/9/2017).

Menurut Febri, pemberian suap kepada OK Arya dilakukan dalam tiga tahapan dari pengusaha, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar. Pemberian uang suap tersebut dilakukan dalam jangka waktu Mei hingga Agustus 2017.

“Awalnya, sebelum mendapatkan proyek sebanyak dua kali penyerahan yang masing-masing Rp1,5 miliar,” sambungnya.

Setelah berhasil menyalurkan uang suap sebanyak Rp3 miliar dalam dua kali tahapan, pengusaha Maringan kembali menyetorkan uang sisa perjanjian proyek sekira Rp1 miliar.

“Nah setelah mendapatkan proyek (disetor lagi) Rp1 miliar,” imbuhnya.

Diduga, pemberian uang suap dari Maringan Situmorang kepada OK Arya dengan total kesepakatan sebesar Rp4,4 miliar tersebut ‎disalurkan lewat sebuh cek.

“Sedangkan indikasi pemberian Rp400 juta dari kontraktor (Syahrul Azhar) dilakukan melalui transfer ke rekening Helman Herdady dengan pembagian Rp300 juta Bupati, dan Rp100 juta untuk Herdady,” terangnya.

‎Sebelumnya, lembaga pimpinan Agus Rahardjo Cs pun telah resmi menetapkan lima orang tersangka terkait kasus dugaan suap pengurusan tiga proyek pembangunan infrastruktur di lingk‎ungan Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

‎Kelima tersangka tersebut yakni, Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen; Kadis PUPR Batubara, Helman Herdadi; Pemilik Dealer Mobil di Kabupaten Batubara, Sujendi Tarsono; serta dua kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar.

Sebagai pihak penerima suap, OK Arya, Helman Herdadi, dan Sujendi disangkakan melanggar Pasal ‎12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 65 KUHP

Sedangkan sebagai pihak pemberi suap, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001.‎ (sym)

(erh)

 

Sumber: oke.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

AHY: Ada Kubu yang Mencoba Benturkan Islam dengan Pancasila

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – DEPOK – Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menjadi pembicara dalam seminar publik bertajuk ‘Role of Youth in The Global World’ di Auditorium Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia (UI), Rabu (13/9/2017). Dalam kegiatan yang digagas Junior Chamber International (JCI) itu AHY memaparkan pandangannya seputar fenomena konflik dan propaganda yang bisa membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

AHY menyatakan, masyarakat Indonesia teberlah dalam dua kubu. Kubu pertama, kata dia, yang mewakilkan diri sebagai pancasilais. “Seolah-olah yang tidak masuk kelompok itu bersebarangan. Ini berbahaya, jangan membenturkan Islam dengan Pancasila. Karena Islam dan agama apapun yang diakui di negara ini kompatibel dengan nilai-nilai pancasila,” jelas AHY.

AHY kemudian sempat melemparkan pertanyaan kepada peserta seminar, “Kenapa sih kita terbelah-belah begini?”. Belum sempat dijawab oleh peserta seminar, AHY langsung menjelaskan bahwa perbedaan itu merupakan hal yang abadi sehingga harus disikapi dengan saling menghormati.

“Hidup ini yang akan selalu terjadi adalah perbedaan, kita tidak akan pernah bisa menghilangkan perbedaan, baik perbedaan secara fisik maupun perbebdaan pemikiran. Perbedaan itu abadi, yang kita bisa lakukan adalah saling menghormati. Hormatilah perbedaan itu, kita kembangkan rasa toleransi,” ujarnya.

Jika perbedaan tidak ditanggapi dengan dewasa, lanjut AHY, maka keutuhan NKRI akan terancam. “Kalau itu tidak terjadi, tidak akan bisa bersatu. Kalau tidak bersatu, pasti kita akan menjadi pecundang dalam kompetisi global. Karena lawan kita bukan bangsa sendiri, kompetitor kita bukan teman sendiri, tapi luar. Tentu dengan semangat kompetisi yang sehat,” beber putra mantan Presiden SBY itu.

AHY menegaskan bahwa Pancasila adalah warisan para pendiri bangsa yang sudah selayaknya diperjuangkan dan dipertahankan. “Lahirnya Pancasila bukan sembarangan, melalui perumusan dan warisan leluhur founding father kita. Ini seharusnya terus diperjuangkan dan dipertahankan.

 

Sumber: detik.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Pinjam ke Bank Rp120 Juta, Kehilangan Rumah Seharga Rp800 Juta

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKAKUNINGAN-Sofyan tak pernah menyangka jika di usia senjanya bakal terusir dari rumahnya sendiri. Rumah yang berada di pinggir Jl Raya Kuningan-Cirebon itu telah dilelang oleh pihak bank, dengan alasan Sofyan menunggak pembayaran cicilan pinjaman hingga beberapa bulan. Kini Sofyan mengontrak sebuah rumah di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan.

Pagar besi rumah Sofyan Nampak seperti kurang terurus. Masih di halaman itu, ada sebuah toko servis dinamo yang dipakai Sofyan mencari nafkah. Sejumlah warga yang tengah membetulkan dynamo duduk di kursi kayu yang ada di depan toko.

Sofyan sendiri mempersilakan Radar untuk masuk ke dalam rumahnya yang berlantai keramik putih. Sehelai karpet terhampar di ruang tamu. Tak ada kursi dan peralatan rumah tangga lainnya. Sofyan mengaku jika peralatan rumah tangganya sudah diangkut ke rumah kontrakan setelah mendapat surat perintah pengosongan.

Lelaki itu seperti tak menyangka, jika rumah seluas 25 bata yang dibelinya dengan cucuran keringat beberapa tahun lalu itu harus berpindah tangan dengan cara yang menyakitkan. Dia juga menyesal tak cermat ketika melakukan pembayaran cicilan, sehingga akhirnya harus kehilangan rumah yang sangat strategis lantaran berada di jalur utama.

“Saya sebenarnya tidak ikhlas harus kehilangan rumah karena dianggap tidak mampu melunasi pinjaman. Tapi rumah ini sudah dilelang sejak Februari tahun lalu,” papar Sofyan kepada Radar dengan suara parau.

Dia menceritakan peristiwa yang tak mungkin hilang dari ingatannya selama masih hidup. Semua itu berawal saat tahun 2012 silam. Kala itu, dia terjerat penawaran manis dari seorang marketing sebuah perbankan yang menawarkan pinjaman yang prosesnya cukup mudah. Setelah beberapa kali bertemu dengan marketing tersebut, akhirnya dia memutuskan meminjam uang untuk kepentingan usaha yang tengah digelutinya.

“Awalnya ada marketing yang datang menawarkan pinjaman dengan proses cepat dan mudah. Meski semula tidak tertarik, namun karena sering ditawari akhirnya saya kepincut,” ujarnya.

Sofyan mengajukan pinjaman sebesar Rp120 juta. Dalam perjanjian dengan pihak bank, Sofyan diberi masa tenor selama lima tahun atau sampai 2017. Dalam perjanjian itu juga disebutkan nominal cicilan yang harus dibayar Sofyan yakni Rp3.650.000 per bulannya.

Sebagai jaminan atas pinjamannya, Sofyan menyerahkan sertifikat rumahnya. Tahun pertama, dan kedua pembayaran cicilan berlangsung lancar. Memasuki tahun ketiga, usaha yang ditekuni Sofyan kurang menguntungkan sehingga berimbas terhadap upayanya membayar ke bank. Akhirnya pembayaran cicilan juga mulai tersendat.

Kendati begitu, Sofyan tetap berusaha membayar kewajibannya ke pihak bank. Dia juga berusaha meminta keringanan kepada pihak bank untuk memperpanjang masa tenor hingga 9 tahun. Permintaan tersebut disetujui pihak bank, dan itu membuat hatinya lega. Setiap bulannya, dia menyerahkan uang cicilan pinjaman ke kolektor yang datang ke rumahnya.

“Karena usaha saya kurang bagus, pembayaran memang sempat tersendat. Kemudian saya minta agar ada keringanan dalam jangka waktu mencicil. Dan permintaan itu disetujui hingga ada keringanan sampai 2019 untuk melunasi cicilan,” katanya.

Namun mendadak dia mendapat surat panggilan dari bank yang isinya pemberitahuan terkait ada tunggakan selama lima bulan yang belum dibayar. Dia kemudian berangkat ke bank untuk menyelesaikannya.

“Jumlah uang cicilan yang sudah saya bayar hampir mencapai Rp107 juta dari pinjaman Rp120 juta. Untuk melunasinya, saya sempat menawarkan rumah ke orang lain. Ada yang menawar Rp800 jutaan. Tapi, saya tidak bisa menjual rumah lantaran sudah dilelang oleh bank. Saya hanya berharap agar eksekusi yang akan dilakukan ditunda, dan diberi kesempatan menjual rumah untuk melunasi utang. Hanya itu permintaan saya,” harapnya. (ags)

 

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Korea Selatan Ada Jamban Raksasa

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  BICARA mengenai Korea Selatan, negara tersebut sekarang menjadi salah satu destinasi favorit Asia, bahkan dunia. Budayanya yang terjaga dengan cukup baik, alamnya yang terawat indah, pun juga eksistensi pesohornya pun tidak bisa dipandang sebelah mata.

Tempat wisata Negara ini cukup banyak. Mulai dari wisata alam sampai dengan wisata budaya. Semuanya ada. Tapi, tertarik kah Anda untuk datang ke jamban raksasa? Jijik? Tenang, tidak seseram yang Anda pikirkan, kok.

Ya, di Korea Selatan ternyata ada jamban raksasa. Sebetulnya, bukan jamban dengan fungsi yang sama, hanya saja bangunan bercat putih itu jika dilihat dari atas memang berbentuk jamban besar. Adalah Museum Toilet di Kota Suwon yang mana kota tersebut berjarak sekitar 30 menit perjalanan darat dari Seoul.

Percaya atau tidak, bangunan tersebut dibangun terinsipirasi dari proses kelahiran sang pemilik bangunan. Huh? Bagaimana? Sang pemilik museum bernama Sim Jae Duck diketahui lahir tidak sengaja di toilet kakeknya. Karena itu juga, Sim sangat mencintai toilet. Hehehe…

Sim sendiri merupakan mantan Wali Kota Suwon. Semasa menjabat, Sim dikenal cukup gencar menggalakkan program pembersihan dan perindah toilet umum di Suwon. Bahkan, Sim juga lah yang mencetuskan Asosiasi Toilet Dunia pada 2007 silam.

Kemudian, bukti cinta Sim dengan toilet lainnya adalah dia merombak total rumahnya menjadi bentuk jamban raksasa. Dibantu arsitek bernama Go Gi-woong, akhirnya Sim benar-benar bisa hidup bersama dengan toilet. Tak sekadar mengubah bentuk bangunan, Sim juga memberikan nama spesial untuk rumahnya itu, Haewoojae atau rumah untuk melepas rasa cemas dalam bahasa Korea.

Perlu Anda ketahui, Sim telah wafat. Dalam wasiatnya, Sim mendonasikan rumahnya tersebut dan mengubahnya menjadi Museum Toilet. Waduh, cinta sekali sepertinya Sim dengan toilet, ya.

Dilansir dari website resmi Haewoojae, Rabu (6/9/2017) ketika Anda berkunjung ke museum itu, di dalamnya terdapat dua lantai. Setiap lantai menampilkan aneka jenis jamban yang ada di dunia. Tidak hanya itu, di setiap lantainya, ada wejangan-wejangan khusus mengenai pentingnya menjaga kebersihan toilet maupun lingkungan. Sesuai visi Sim saat masih menjabat sebagai Wali Kota Suwon dulu.

Sementara itu, untuk menarik banyak peminat, museum tidak hanya berisi jamban. Tetapi ada juga karya seni bertema toilet. Benang merahnya tetap toilet, ya. Anda juga bisa berfoto dengan latar patung berbentuk feses berwarna emas yang ada di luar museum, lho. Tertarik mencoba?

Sedikit informasi, museum ini pertama kali dibuka untuk umum pada 31 Okrober 2010. Perihal tiket masuk, jangan khawatir untuk bisa berfoto ria dan menjelajahi jamban raksasa ini, Anda tidak dikenai biaya sepeser pun. Jam bukanya pun fleksibel, yaitu setiap hari kecuali Senin, mulai dari pukul 10.00-18.00 waktu setempat.
(ren)

 

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Terima Hewan Kurban dari MNC Peduli, Masjid Bimantara: Semoga Jadi Amal Saleh MNC Group

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –   Ketua Panitia Kurban Masjid Bimantara, Imam Syafi’ie, mengucapkan terima kasih atas donasi kurban MNC Peduli untuk hari raya Idul Adha 1438 Hijriah.

“Semoga kurban ini menjadi tambahan amal saleh MNC Group beserta jajarannya,” kata Imam saat menerima hewan kurban secara simbolis dari Direktur Corporate Secretary MNC Group Syafril Nasution di halaman Masjid Bimantara, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2017).

Selain itu, Imam juga menodakan MNC Group agar senantiasa meraih kesuksesan dan keberkahan dalam menjalankan bisnisnya.

“Semoga diberi berkah, kesuksesan dan kemajuan untuk MNC Group,” terangnya.

Imam melanjutkan, daging kurban yang akan disembelihnya hari Sabtu itu, akan dibagikan kepada penerima yang berhak mendapatkannya. Ia memastikan daging itu akan tersalurkan dengan baik.

“Kita bagikan kepada masyarakat di sekitar kantor MNC Group, Kali Pasir, Cikini, Menteng, Kwitang, dan sebagainya. Ada juga majelis taklim dan tak lupa kami akan bagikan kepada cleaning service, security yang ada di sini,” papar Imam.

Sebelumnya, Direktur Corporate Secretary MNC Group Syafril Nasution mewakili Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo memberikan empat ekor sapi dan lima ekor kambing kepada pengurus Masjid Bimantara untuk disalurkan kepada seluruh masyarakat.

(fzy)

Mitra Perusahaan Serahkan Hewan Kurban Melalui MNC Peduli, Corsec MNC Group: Semoga Hubungan Kita Baik Secara Pekerjaan Maupun Sosial

 

Mitra perusahaan menyalurkan hewan kurban melalui MNC Peduli untuk menyambut hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah yang akan berlangsung pada Jumat 1 September 2017.

Hal itu disambut baik oleh Direktur Corporate Secretary (Corsec) MNC Group Syafril Nasution. Dia mengatakan hewan kurban ini nantinya akan dibagikan kepada yang berhak menerimanya.
BERITA REKOMENDASI

Terima Hewan Kurban dari MNC Peduli, Masjid Bimantara: Semoga Jadi Amal Saleh MNC Group
Alhamdulillah! MNC Peduli Serahkan 4 Sapi dan 5 Kambing untuk Masjid Bimantara
Sambut Idul Adha, MNC Peduli Serahkan 4 Sapi dan 5 Kambing ke Masjid Raudhatul Jannah

“Terima kasih bapak dan ibu sekalian yang telah menyerahkan hewan kurban melalui MNC Peduli. Melalui MNC Peduli akan kita sampaikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya besok (1 September 2017),” ucapnya, Kamis (31/8/2017).

Syafril menuturkan sebelumnya sudah ada penyerahan hewan kurban yang diterima langsung oleh CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) pada 25 Agustus 2017. Namun hari ini melakukan penyerahan secara simbolis atas pemberiaan hewan kurban.

“Kurban-kurban yang telah kami terima ini sebenarnya sudah kami terima pada beberapa waktu lalu baik penyumbang. Namun hari ini kita melakukan secara penyerahan simbolis,” ujarnya.

“Semoga hubungan kita baik secara pekerjaan maupun sosial. Bisa terjalin dengan baik saya mewakili Pak Hary Tanoe mengucapkan terima kasih,” tambahnya.

Hadir dalam acara penyerahan itu, Ibu Fetty selaku perwakilan dari PT. Fantasi Aneka Gelas International & Trialam Facade, Fara selaku perwakilan dari PT. Berca Hardayaperkasa, Kristin Baros selaku perwakilan dari PT. Grahacitra Adhitama, Andi Setiawan selaku perwakilan dari PT. Hilios Power Quantum, Mawa selaku perwakilan PT. Jatisungkai Estetika, Bapak Maulana selaku perwakilan PT. Magna System & Engineering Indonesia dan Salman selaku perwakilan PT. Vektordaya Mekatrika.

(fzy)

 

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Dapat Beras Gratis dari Kartini Perindo, Nenek 70 Tahun di Tangsel Terharu

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –   TANGERANG SELATAN – Seorang nenek berusia 70 tahun tak kuasa membendung rasa haru usai mendapat jatah 2 paket beras gratis dari Kartini Perindo. Dia merasakan betul begitu berartinya pemberian beras tersebut, apalagi semenjak ditinggal wafat sang suami beberapa tahun silam.

Perempuan tua-renta itu bernama nenek Eno. Dia datang seorang diri ke lokasi bakti sosial Kartini Perindo di lapangan yang berada persis di sebelah kantor DPC Perindo Kecamatan Setu, Jalan AMD Babakan Pocis, gang Atmaja RT 08 RW 02, Bakti Jaya, Tangerang Selatan (Tangsel).

Tubuh nenek Eno yang begitu gontai dan ringkih membuat panitia penyelenggara memberikan perhatian khusus kepadanya. Tanpa perlu mengantre, nenek Eno pun langsung diprioritaskan untuk menerima 2 paket beras yang telah disediakan.

“Alhamdulillah ya Allah, senang banget dapat beras gratis. Kalau mau beli aja kita susahnya minta ampun, ini dapat 2 paket. Terima kasih banyak,” ujarnya dengan mata terpejam karena rasa haru.

Usai menerima paket beras, salah seorang kader DPD Partai Perindo Kota Tangsel langsung menghampiri dan menuntun nenek Eno keluar lapangan. Melihat hal itu, beberapa warga sekitar pun ikut mendampingi nenek Eno untuk mengantar pulang ke rumahnya yang berada tak jauh dari lokasi acara.

“Nenek tinggal dekat sini, masih satu RT. Kalau bapak udah enggak ada (meninggal). Biasanya cuma anak-anak aja yang cari uang untuk beli beras segala macam,” imbuh nenek Eno.

(Baca Juga: Selain Beras Gratis, Kartini Perindo Bagikan Susu untuk Anak-Anak di Tangsel)

Ketua DPD Perindo Kota Tangsel, Julia Mihardja menjelaskan, program bagi-bagi beras gratis dan sembako murah adalah salah satu kegiatan yang digencarkan oleh Kartini Perindo. Namun demikian, jajaran DPD Perindo Kota Tangsel turut bersinergi dalam memasok data di wilayahnya yang layak diberikan bantuan itu.

“Kita kerjasama dengan Kartini Perindo makanya dipilih Kecamatan Setu untuk pembagian beras gratis karena banyak masyarakat yang ekonominya lemah tinggal di sini,” jelasnya.

Dalam bakti sosial itu, Kartini Perindo menukarkan 300 paket beras dengan 300 kupon yang telah tersebar sehari sebelumnya. Tiap paket berisi 2,5 liter beras kemasan dengan kualitas baik.

(erh)

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Peringatan Kedua Jokowi: Jangan Terbitkan Aturan yang Menghambat

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengadakan Sidang Kabinet Paripurna. Dalam sidang kabinet ini, Jokowi menekankan banyaknya momentum pada sektor ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menggenjot perekonomian dalam negeri.

“Peringkat ease of doing bussiness juga sudah masuk dari 120 ke-106, ke-91, ini juga sebuah loncatan yang memberikan kepercayaan internasional kepada kita,” kata Jokowi sembari mencontohkan momentum yang dimiliki oleh Indonesia melalui indeks kemudahan berbisnis di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Menuut Jokowi, momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi Indonesia. Melalui momentum yang dimiliki, diharapkan nilai investasi di Indonesia dapat mengalami peningkatan.

Jokowi menekankan, invetasi adalah kunci dari pertumbuhan ekonomi. Dia mengatakan, invetasi dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi pada saat sektor ekspor belum mengalami perbaikan signifikan.

“Pertumbuhan ekonomi kuncinya ada di investasi, karena dari situlah lapangan pekerjaan bisa terbuka, pertumbuhan ekonomi bisa kita dapatkan. Selain tentu saja ekspor, tapi ekspor, pasar saat ini pasar global masih belum memungkinkan kita untuk menggenjot ekspor tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi kembali mengingatkan para menteri agar tidak menerbitkan banyak Peraturan Menteri (Permen). Sebab, aturan ini bisa saja semakin mempersulit investor untuk berinvestasi di Indonesia.

“Sehingga yang sudah di depan pintu kita, itu investor, investasi oleh sebab itu jangan sampai ada kementerian-kementerian yang masih penghambat, belum peduli terhadap momentum ini, sehingga masih bekerja rutinitas, masih bekerja monoton, tidak memiliki terobosan, sehingga ya, ya rutinitas kita begini terus,” kata Jokowi.

“Saya mengingatkan kepada para menteri sekali lagi, ini yang kedua, tidak menerbitkan peraturan atau kebijakan tanpa disertai kajian yang mendalam, sehingga nantinya bisa menghambat apa yang sudah ada,” ujarnya.

Peraturan Menteri ini, kata Jokowi, juga dapat menjadi penghambat pemanfaatan momentum yang saat ini telah dimiliki oleh Indonesia. Hal ini dapat berdampak pada penurunan nilai investasi di Indonesia.

“Momentum yang sudah ada ini terhambat gara-gara keluarnya permen-permen yang tidak melalui kajian yang tidak Melalui rapat terbatas, akhirnya justru akan menghambat masuknya investasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga sempat menyinggung tentang pengaruh kebijakan pada 2018 mendatang, sebab tahun depan adalah tahun politik yang juga dilanjutkan dengan 2019. “Sehingga kebijakan apapun dapat secara signifikan memberikan pengaruh,” ujarnya.

Jokowi menekankan, setiap kebijakan harus dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Untuk itu, pemerintah perlu menghindari penerbitan aturan yang justru memberikan dampak negatif pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya harapkan menteri sekali lagi tidak membuat kebijakan-kebijakan baru yang kira-kira belum dikonsultasikan pada publik pada masyarakat , belum melalui kajian dan perhitungan-perhitungan yang mendalam, sehingga justru bisa bikin hal yang tidak diingini masyarakat dan membuat masyarakat kecewa,” ujarnya.

Karenanya, Jokowi kembali mengingatkan kepada para Menteri Kebinet Kerja tentang efektifitas program yang telah dijalankan. Program-program pemerintah diharapkan dapat berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat.

“Jadi pertahankan program-program yang sudah berjalan dengan baik. Misalnya Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, efektivitas penyaluran dana desa, pastikan apa yang sudah diprogramkan ini betul-betul tepat sasaran dan langsung menyentuh kepada ke kebutuhan masyarakat,” kata mantan Walikota Solo ini.

(mrt)

 

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

China Nyolong Start Kembangkan Mobil Listrik di Bali

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut adanya rencana Kementerian Teknologi China yang minati investasi pengembangan mobil listrik di Indonesia. Saat ini prosesnya masih dalam tahap negosiasinya.

“Kita terus terang juga ini sedang kerjasama dengan Ministry of Technology China untuk investasi mengembangkan mobil listrik di Bali. Kita sedang mengupayakan itu,” ujar Kepala Balitbang ESDM Sutijastoto di Gedung Heritage, Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (28/8/2017).
Dalam merealisasikannya, Balitbang akan menyiapkan infrastruktur pendukung mobil listrik. Salah satunya dengan melakukan koordinasi dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

“Kita sedang koordinasi dengan PLN, PLN meniyapkan SPLU (Stasius Pengisial Listrik Umum), kemudian kita negosiasi dan hitung-hitung ini keekonomian gimana,”ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini sedang dilakukan penghitungan keekonomian mobil listriknya. Nanti setelah keekonomian itu maka kerjasama pengembangan mobil listrik berlanjut pada pembuatan pabrik di dalam negeri.

“Jadi tahap awal masok mobil listrik di sini. Nanti economy of skill sudah ada baru bangun pabrik ke sini,” tuturnya.

 

Kementerian ESDM Proses Perpres Mobil Listrik, Sampai di Mana Perkembangannya?

Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu telah mengeluarkan instruksi tertulis yang isinya meminta pengembangan mobil listrik didukung penuh Dipicu oleh surat Menteri ESDM, Ignasius Jonan, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) Juni lalu, kini wacana pengembangan mobil listrik kembali menggaung. Jokowi telah mengeluarkan instruksi tertulis, yang isinya meminta pengembangan mobil listrik didukung penuh semua kementerian dan lembaga terkait

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Andy N Soomeng mengatakan saat ini pihaknya akan segera menyiapkan draft Peraturan Presiden (Perpresnya) mengenai mobil listrik tersebut. Di mana saat ini, Perpres tersebut sudah masuk kepada tahap dengar pendapat dapat dari masing-masing Kementerian yang terkait.

Bentar lagi kita akan bicarakan terkait draft perpresnya. kita tinggal dibicarakan itu kan melibatkan banyak kementerian dan lembaga ini. Sekarang tinggal masing-masing kementerian memberikan tanggapannya,” ujarnya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Karena untuk membuat Perpres mengenai mobil listrik tersebut perlu melibatkan beberapa lintas Kementerian dan Instansi. Sepeti Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Perdagangan (Kemendag) hingga Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Kementerian yang terkait kan ada dari perhubungan kepolisian perdagangan banyak sekali,” jelasnya

Sebelumnya Andy juga sempat mengungkapkan berbagai negara seperti Prancis, Inggris, dan India sudah mulai mengganti mobil-mobil konvensional dengan mobil listrik. Oleh karena itu Indonesia juga harus memulainya.

“Prancis 2020 sudah harus pakai mobil listrik, Inggris juga, India pun sudah mulai. Kita juga harus mulai,” ucapnya

(dni)

 

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA