• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Bergabung Parpol Jelang Pemilu tak Bisa jadi Caleg

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? Anggota Tim Pakar Pemerintah dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu DR. Dhani, membuka wacana agar syarat pencalegan di pemilu 2019 diperketat.

Yakni, seseorang bisa dipasang sebagai caleg harus sudah menjadi anggota parpol minimal satu tahun. Cara ini untuk menekan fenomena politisi pindah-pindah parpol alias kutu loncat.

?Untuk mencegah kutu loncat yang tiba-tiba bergabung atau pindah-pindah parpol, maka perlu diatur bahwa yang dapat diajukan caleg oleh parpol disyaratkan harus memiliki kartu tanda anggota parpol minimal lebih satu tahun sehingga dipastikan yang diajukan caleg hanyalah para kader parpol yang telah berkeringat di parpol,? ujar DR.Dhani dalam diskusi bertema Pendidikan Politik Bagi Politisi Perempuan: Tantangan dan Prospek Perempuan dalam Pusaran Pembangunan Demokrasi di Indonesia, yang digelar di Hotel Atria, Jalan S.Parman Kota Malang, Jatim, Minggu (14/8).

Acara digelar Direktorat Politik Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Plt Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Polpum Kemendagri, DR. Bahtiar Baharudin yang hadir sebagai penyelenggara mengatakan, acara ini dihadiri unsur perempuan pengurus parpol, aktivis ormas perempuan, sejumlah anggota DPRD Kota Malang dari unsur perempuan, juga dari kalangan pemilih pemula yakni mahasiswi dan pelajar.

?Seminar juga menghadirkan dr.Juwita dari Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang,? ujar Bahtiar.

Dalam paparannya, Dhani juga menekankan pentingnya pendidikan politik, yang merupakan bagian dari agenda prioritas kemendagri, dalam hal ini Ditjen Polpum.

Kaitannya dengan peran perempuan di panggung politik, lanjut Dhani, tugas pemerintah adalah membuat aturan yang memungkinkan kaum perempuan mendapat akses yang siginifikan untuk bisa duduk di lembaga legislatif.

?Dan kader-kader perempuan yang menjadi pengurus parpol menjadi prioritas didorong menjadi angggota DPR dan DPRD. Bukan orang yang bergabung di partai menjelang pemilu,? terangnya.

Dikatakan, UU PIleg saat ini tidak memungkinkan kader parpol diprioritaskan duduk menjadi legislator karena sistem suara terbanyak sehingga membuat siapa yang banyak uangnya itulah yang terpilih.

?Maka solusi ke depan adalah pemilu menggunakan sistem proporsional tertutup. Di mana pemilih akan memilih partai. Namun supaya publik mengetahui calon wakil rakyat maka tugas parpol melakukan sosialisasi calon legislatifnya.

Berkali-kali, Dhani menekankan pentingnya kaum perempuan didorong masuk menjadi anggota legislative, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Dia menyebut data, jumlah penduduk indonesiaa 55 persen adalah perempuan. ?Namun perempuan yang terpilih jadi anggota DPR hanya 16 persen. DPRD provinsi perempuan hanya 14 persen dan DPRD kabupaten/kota perempuan hanya 12 persen. Hal tersebut merupakan anomali politik yang harus diatasi,? pungkasnya. (sam/jpnn)

Sumber : jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Kenapa Lion Air Sering Delay?

PT RIFAN

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -??PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) mengungkapkan ada banyak faktor penyebab penundaan penerbangan (delay). Faktor yang menjadi penyebab delay tersebut ada yang bisa dikontrol, tetapi ada juga ada yang tak bisa dikontrol.?#rifanfinancindo

“Dalam delay code IATA ada banyak item. Ada yang controllable, tapi juga ada yang tidak. Artinya, banyak penyebab delay itu. IATA sudah memiliki standarnya,” ucap Direktur Utama Lion Air? Edward Sirait, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Untuk delay yang terjadi kepada Lion Air biasanya disebabkan oleh masalah yang masih terkontrol. Masalah tersebut seperti penumpang yang terlambat check-in. Namun, pernah juga Lion Air mengalami delay karena faktor yang tidak bisa dikontrol, seperti cuaca yang buruk, sehingga membuat pesawat menunda penerbangan atau pesawat tidak bisa mendarat dan harus mendarat di bandara lain.

“Saya tidak bisa detilkan. Operasional ini sangat dinamis. Jadi bisa saja tiba-tiba karena beberapa pesawat alami penerbangan dan dia tidak bisa landing dan harus divert. Nah,?karena rute terusan maka akan delay?bisa panjang,” tuturnya. # PT RIFAN

Edward mengungkapkan, karena waktu pendaratan molor, maka akan memakan waktu kerja pilot dan kru pesawat, sementara jam kerja, untuk menjaga keamanan, tidak bisa memaksa kembali melakukan penerbangan. Karena itu, harus ada pergantian kru pesawat, dalam pergantian kru tersebut membutuhkan persiapan.

“Jadi gini, kalau penerbangan kan ada limitasi. Kalau pilot itu maksimum berapa kali landing, berapa jam kerja, berapa jam penerbangan. Kalau?dia kena delay kan jam kerja dia tidak bisa kita paksa. kalau kita paksa malah tidak aman. Jadi harus diganti. Karena delay panjang harus kami ganti krunya,” kata dia.

Menurut Edward, Indonesia memiliki tiga perbedaan waktu berdasarkan wilayah, dengan kondisi bandara yang berbeda. Biasanya jika terjadi kendala di tengah penerbangan, hal tersebut juga menjadi penyebab delay. #rifanfinancindo

“Kalau kita berangkat dari Jakarta jam lima, itu di Papua sudah jam tujuh. Itu konektivitas harus dijaga. Sedangkan pesawat kan bergerak. Di dalam perjalanan bisa?terjadi sesuatu? Ini yang coba kami hindari. Walaupun kami sudah usaha adakan pesawat cadangan di daerah. Namun tidak bisa kurangi,” kata Edward. (Pew/Gdn)

 

Sumber : Liputan6.com

rhd? – rifanfinancindo

Ulama Larang Bermain Pokemon, Kenapa?

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ?? Sejak 2001, gim (game) dan kartun Pokemon telah dilarang oleh sejumlah ulama di Timur Tengah. Menurut mereka, karakter pada Pokemon tidak Islami dan menampilkan simbol-simbol Zionis.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ?? Saat itu, beberapa ulama Muslim, di antaranya Sheikh Yusuf Qardhawi, mengatakan bahwa video gim dan permainan kartu Pokemon hanya membuang-buang waktu dan secara psikologis tidak sehat bagi anak-anak.

Pun demikian, Pokemon Go sangat populer di beberapa negara Arab. Sejak dirilis pekan lalu, gim berburu monster ini menjadi tren di Dubai, Lebanon, dan Qatar.

Bahkan, sebanyak 2,3 juta tweet yang berkaitan dengan Pokemon Go meramaikan linimasa Twitter.

 

Banyak dari mereka turun ke jalan untuk mencari monster digital di dunia nyata. Bahkan puluhan gamer di Dubai dan Lebanon berjalan di sekitar kota sambil terpaku pada ponsel mereka untuk menangkap Pokemon virtual.

Virus Pokemon Go bahkan menyebar ke Mesir, di mana banyak Pokestop bertebaran di sejumlah masjid dan fasilitas umum. Sementara di Abu Dhabi, polisi telah mengeluarkan peringatan mendesak untuk melarang warganya berkeliaran di jalan raya. Demikian seperti dikutip dari laman?Al Arabiya, Kamis (14/7/2016).

Di sisi lain, demam Pokemon Go yang tengah “membius” sejumlah pengguna smartphone ternyata cukup mengganggu Holocaust Memorial Museum dan Arlington National Cemetery Amerika Serikat.

Alasannya, banyak pemain yang berburu Pokemon di tempat itu. Bahkan, pihak museum meminta para pemain tak lagi menangkap Pokemon ketika mengunjungi tempat tersebut.

Sama seperti bangunan kenamaan lain, museum dan pemakaman itu ternyata masuk ke dalam daftar Pokestop untuk mendapatkan item khusus. Hal itu tentu menarik para pemain yang ingin mendapatkan item-item tersebut.

(Isk/Why)

 

sumber : liputan6.com

rhdn – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA