• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Restoran Bugil Jepang Tolak Pelanggan Tambun

amrita pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Restoran yg mengizinkan tamunya bersantap tanpa busana, kini rupanya tengah menjadi tren. Setelah Inggris & Australia, restoran dgn gimmick serupa hadir di Negeri Sakura, Jepang. Tapi, ada syarat khusus jika ingin bersantap di restoran bugil di Jepang, yakni tidak menerima tamu bertubuh jumbo. Restoran yg diberi nama “Amrita” yg berasal dari kata Sanskerta ini berartikan “keabadian”. Pengalaman untuk bersantap di restoran tersebut dapat dirasakan mulai 29 Juli mendatang, di Tokyo, Jepang.

Keunikan yg ditawarkannya, telah menarik pengunjung Jepang dgn harga tiket yg dijual mulai Rp 1.700.000,- untuk makan, dan sekitar Rp 9.800.000,- untuk paket makanan & pertunjukan tari. Kendati mahal, tiket telah habis terjual, termasuk malam pembukaan. Kendati punya peraturan khusus soal berat badan, hal itu tidak menyurutkan semangat penduduk Jepang untuk merasakan pengalaman bersantap di Amrita.

Selain urusan berat badan, restoran itu juga hanya memperbolehkan tamu berusia 18-60 thn. Selain itu, mereka yg memiliki kelebihan 33 pon atau setara 15 kg dari berat badan rata2x diminta untuk tidak membuat reservasi. Tidak hanya itu, tamu yg memiliki tato pun dilarang masuk. Mereka pun tidak menganjurkan untuk mereka yg tidak sesuai klasifikasi berlaku nekat membeli tiket. Alasannya, karena jika mereka telah membeli tiket namun datang & ternyata kelebihan berat badan, tetap akan ditolak masuk. Buruknya lagi, tidak akan ada pengembalian uang atas tiket tersebut.

Laman resmi dari situs restoran tersebut pun telah mencantumkan pesan peringatan yg menyatakan, ?Kami meminta siapapun lebih dari 15 kg di atas rata2x berat badan konsumen lainnya, agar tidak membuat reservasi.? Hal tersebut, ujar Miki Komatsu, demi menghindari terjadinya hal2x yg mengganggu kenyamanan tamu lain.
?Para tamu dapat melihat pedoman jelas di situs kami. Kami menetapkan estetika Romawi, seperti lukisan indah yg biasa Anda lihat di museum,” kata juru bicara Amrita, Miki Komatsu, dilansir AFP.

Lolos dari “seleksi awal” masuk ke Amrita, bukan berarti bisa bebas berperilaku di dlm restoran. Terdapat aturan yang lebih ketat saat bersantap. Beberapa diantaranya adalah tidak membuat kegaduhan yg bisa mengganggu tamu lain & tidak membawa kamera maupun ponsel ke ruangan restoran. Di dlm restoran pun, tamu diperbolehkan tidak sepenuhnya telanjang. Mereka akan diberi pakaian dlm dari kertas, sementara para pelayan & penari akan menggunakan g-strings saat melakukan pertunjukkan panggung untuk para pengunjung.

Tren untuk bertelanjang saat makan ini awalnya dipopulerkan oleh Restoran Bunyadi di London yg akan dibuka untuk umum pada akhir pekan ini. Hingga kini, daftar tunggu telah mencapai 44.200 orang pada restoran yg menawarkan kesempatan bagi pengunjung restoran untuk bersantap secara alami. Pendiri Bunyadi, Seb Lyall mengatakan bahwa ide ini bertujuan agar pengunjung dapat merasakan kebebasan yg murni. (Prz)