• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

AL RI Tembak Kapal China

AL RI pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Kapal milik Angkatan Laut Indonesia menembaki sebuah kapal nelayan China yg diduga melakukan penangkapan ikan ilegal di Kepulauan Natuna. Kementerian Luar Negeri China mengklaim konfrontasi ini menyebabkan satu nelayan China terluka.

Angkatan Laut Indonesia menyatakan sudah melepaskan tembakan peringatan ke sejumlah kapal berbendera China. Juru bicara AL menyatakan bahwa tidak ada korban luka akibat insiden ini. Indonesia tidak terlibat sengketa maritim dgn China yg mengklaim sebagian besar wilayah di Laut China Selatan. Namun, pemerintah Indonesia menyatakan keberatan atas masuknya Kepulauan Natuna dlm “sembilan garis putus-putus” yg diklaim China. China menegaskan bahwa pihaknya tidak membantah kedaulatan Indonesia atas Kepulauan Natuna. Namun, pernyataan Kemlu China atas insiden itu menyatakan bahwa insiden itu terjadi di daerah yg memiliki klaim tumpang tindih.

Dlm pernyataan yg dirilis di situs Kemlu China, Minggu (19/6), juru bicara Hua Chunying memaparkan bahwa kapal perang Indonesia merusak salah satu kapal nelayan China & menahan satu kapal lainnya dgn tujuh orang awak kapal itu. Hua menyebutkan bahwa polisi air China menyelamatkan nelayan yg terluka, yg kemudian dibawa ke provinsi Pulau Hainan di wilayah selatan untuk menjalani pengobatan. Melalui pernyataannya, Beijing meluncurkan protes resmi atas insiden tersebut & mendesak Indonesia untuk tidak mengambil tindakan yg dapat memperumit situasi.

Konfrontasi semacam ini bukan hanya sekali terjadi antara Indonesia & China. Maret lalu, kapal KM Kway Fey 10078 yg berbendera China tersebut diduga melakukan tindak pencurian ikan di wilayah perairan Natuna pd Sabtu (19/3). Awak kapal Patroli Hiu 11 TNI AL pun mencoba menangkap KM Kway Fey 10078 itu. Namun, setelah Patroli Hiu 11 TNI AL berhasil mengamankan sedikitnya delapan ABK KM Kway Fey 10078 & menggiring kapal tersebut ke wilayah Indonesia, muncul kapal penjaga perbatasan atau coast guard China yg melakukan intervensi & menabrak kapal tangkapan. Kemlu RI segera menyampaikan nota protes akibat insiden ini.

Kedua negara kemudian memutuskan menempuh penyelesaian damai untuk mengakhiri sengkarut konflik, melalui pertemuan dgn delegasi China di Istana Kepresidenan pada pertengahan April. Kedua negara sepakat untuk saling menghormati satu sama lain & tidak melibatkan pihak di luar kawasan dlm penyelesaian konflik itu. (Prz – PT Rifan Financindo Berjangka)

Armada Laut China Buntuti Kapal Induk Amerika di Pasifik

stennis pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sebuah kapal pengintai China membayangi kapal induk Amerika Serikat, John C. Stennis, di perairan Pasifik Barat, yg tengah meluncurkan latihan militer dgn kapal perang Jepang & India. Latihan bersama & unjuk kekuataan di laut ini digelar menyusul kekhawatiran AS & Jepang akan sikap China yg terus memperluas pengaruhnya ke perairan Pasifik Barat, melalui pengerahan kapal selam & kapal permukaan, guna memperkuat klaimnya di Laut China Selatan. Dilaporkan Reuters pada Rabu (15/6), Beijing menilai bahwa akses ke Samudera Pasifik sangat penting, baik sbg jalur suplai ke seluruh lautan di dunia maupun untuk proyeksi kekuatan angkatan laut.

Stennis, kapal induk AS dgn berat 100 ribu ton yg membawa sejumlah jet tempur F-18, bergabung dgn sembilan kapal angkatan laut lainnya, termasuk kapal induk Jepang yg membawa beberapa helikopter & frigat India di lepas pantai pulau Okinawa, Jepang. Dlm latihan militer yg disebut Malabar itu, sejumlah pesawat patroli yg diluncurkan dari berbagai pangkalan udara Jepang juga turut berpartisipasi.

Pejabat Pasukan Pertahanan Maritim memaparkan bahwa kapal induk Stennis akan berlayar terpisah dari kapal lain, & bertindak sebagai “umpan” untuk membuat kapal pengintai China menjauh dari latihan militer yg akan berlangsung selama 8 hari. Stennis sebenarnya sudah dibayangi oleh kapal China sejak berpatroli di Laut China Selatan. Akses China ke kawasan Pasifik Barat dibatasi oleh sekitar 200 pulau yg membentang dari daratan utama Jepang hingga ke Laut China Timur, sekitar 100 km dari Taiwan. Jepang memperkuat sejumlah pulau itu dengan stasiun radar & rudal antikapal.

Dgn bergabung dlm latihan militer ini, Jepang memperdalam aliansi yang diharapkan mampu untuk meredam kekuatan China di kawasan yang terus berkembang. Ketegangan antara Beijing & Tokyo baru-baru ini meningkat setelah sebuah kapal perang China untuk pertama kalinya berlayar memasuki perairan Jepang di dekat kepulauan yg dipersengketakan di Laut China Timur. Kepulauan sengketa, yg dikenal dengan nama Senkaku di Jepang & Diaoyu di China, membentang sepanjang 220 km sebelah timur laut dari Taiwan.

Khawatir akan sejumlah tindakan maritim China di kawasan itu, Angkatan Laut Armada Ketiga AS berencana mengirim lebih banyak kapal ke wilayah Asia Timur untuk bekerja sama dgn Armada Ketujuh asal Jepang. Sementara bagi India, latihan militer ini merupakan kesempatan untuk unjuk kekuatan di dekat pesisir timur China & sinyal atas ketidaksenangannya terhadap peningkatan aktivitas angkatan laut China di Samudera Hindia. India juga mengirimkan 4 kapal angkatan lautnya yg melintasi Laut China Selatan & berhenti di Filipina & Vietnam, dlm perjalanan menuju kawasan tempat latihan militer itu digelar. (Prz)