• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Proses Pembahasan Revisi UU ITE Dinilai Sangat Tertutup

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Anggara Suwahju menilai, pembahasan revisi UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang dilakukan Komisi I DPR sangat tertutup.

Ia mengatakan, dari dua kali rapat kerja dan lima kali rapat oleh panitia kerja, tak satupun sidang digelar terbuka.

“Hal ini merupakan kemunduran dan menciderai semangat dari para pimpinan DPR untuk membuat DPR yang modern, transparan, dan akuntabel,” kata Anggara, melalui keterangan tertulis, Kamis (1/9/2016).

Komisi I telah selesai membahas revisi UU ITE pada Selasa (30/8/2016) lalu.

Dari sejumlah kesepakatan dalam revisi UU itu, Anggara menilai, ada kemunduran dalam reformasi hukum pidana.

Menurut dia, banyak duplikasi ketentuan pidana yang ada dalam KUHP dengan yang ada di UU ITE maupun yang telah disepakati dalam RUU Perubahan UU ITE.

Anggara mencontohkan pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik merupakan delik aduan dan merujuk pada Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

Selain itu, pasal 27 ayat 4 UU ITE tentang pemerasan merujuk pada pasal 368 dan 369 KUHP.

“Hal ini tidak menjawab persoalan duplikasi tindak pidana karena ketentuan yang sama dalam KUHP masih mampu untuk menjangkau perbuatan yang dilakukan dengan medium internet. Problem yang terjadi adalah pasal-pasal pidana tersebut terbukti masih bersifat karet, multi intrepretasi dan gampang disalahgunakan,” ujar Anggara.

Ia mengatakan, terdapat kemunduran proses ?fair trial? dalam ketentuan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan penyitaan dalam RUU Perubahan UU ITE.

Sebelumnya, proses penangkapan dan penahanan dalam UU ITE yang lama memerlukan izin dari Ketua Pengadilan (Pasal 43 ayat 6) dan ini menunjukkan kemajuan Indonesia dalam menyelaraskan ketentuan hukum nasional dengan kewajiban- kewajiban internasional Indonesia.

“Dengan menghilangkan ijin dari Ketua Pengadilan, maka penahanan yang sewenang-wenang akan sangat mudah dilakukan seperti yang selama ini telah terjadi,” ujar Anggara.

Dalam rancangan RUU Perubahan UU ITE, dimasukkan ketentuan cyber bullying (perundungan di dunia siber) sebagai pidana pada Pasal 29.

Ia khawatir frasa cyber bullying dirumuskan secara bebas sehingga bertentangan dengan prinsip bahwa ketentuan hukum tidak multitafsir.

Sumber -viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Rusia Dorong Palestina Merdeka

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Rusia menolak status quo Palestina dan meminta dilakukannya kembali proses negosiasi.

“Kami berniat terus memberikan bantuan untuk menyelesaikan masalah Palestina. Baik dalam format bilateral maupun multirateral,” kata Presiden Rusia Vladimir Putin, dilansir dari kantor berita Rusia TASS, Selasa, 26 Juli 2016.

Ia menilai, apapun itu, status quo tetap tidak dapat diterima dan ia mendukung secepatnya penciptaan kondisi dan proses negosiasi bersama.

Menurutnya, negosiasi itu bertujuan untuk menciptakan negara Palestina yang merdeka, layak dan integral dengan Yerusalem timur secara damai.

Sebelumnya, pada awal Juni 2016, para Menteri Luar Negeri dari 27 negara menggarisbawahi bahwa keadaan status quo antara Israel dan Palestina saat ini tidak dapat dipertahankan.

Mereka pun menegaskan pentingnya agar kedua negara yang bertikai segera ambil langkah dan kebijakan yang menunjukkan komitmen terhadap perundingan, untuk mencapai solusi dua negara (two-state solution).

?Palestina dan Israel harus segera mengambil langkah menghentikan kekerasan, menghentikan pembangunan pemukiman ilegal di tanah Palestina. Lalu, memastikan keamanan guna menciptakan kondisi kondusif untuk perundingan perdamaian,? ungkap Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi.

Dalam pertemuan ini, para Menlu menegaskan kembali dukungannya untuk mencari solusi yang adil, abadi dan komprehensif bagi konflik Palestina-Israel yang telah berlangsung selama 50 tahun.

Guna mendukung proses perundingan perdamaian kedua negara, para Menlu menyampaikan kesiapannya untuk memberikan insentif, termasuk bantuan kapasitas dan kerja sama ekonomi kepada Palestina dan Israel.

Sumber -viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Mahasiswa ITS Ciptakan Mobil Batman Pertama di Dunia

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Dikenal sebagai salah satu kampus teknik terbaik di tanah air, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mempunyai banyak hasil kreasi yang menarik. Karya mereka yang cukup menarik perhatian baru-baru ini adalah Lowo Ireng, mobil yang menyerupai mobil Batman.

Lowo Ireng yang secara literal mempunyai arti kelelawar hitam ini memang mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan Batmobile, mobil milik superhero Batman. Mobil ini merupakan bagian dari proyek yang dikembangkan oleh tim mobil listrik nasional (Molina). Salah satu anggota tim bernama Yordian Fahri mengaku sangat bangga dengan keberadaan Lowo Ireng tersebut.
PT RIFAN
Dilansir dari Majalah-holidaycom, Rabu (30/8/2016), mahasiswa Jurusan Teknik Mesin ITS itu mengatakan kalau dirinya ingin memperlihatkan bahwa ITS mampu membuat mobil yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri. Terlebih Lowo Ireng ini diklaim sebagai supercar dalam negeri pertama milik Indonesia. Terlebih mobil ini dibuat dengan menggunakan bahan 90 persen dari dalam negeri.
[?IMG]
Pembuatan supercar Lowo Ireng ini rupanya sudah berlangsung sejak tahun 2014 lalu. Setelah melalui berbagai proses pengembangan, mobil ini pun diklaim bisa melaju dengan kecepatan mencapai 180 km per jam. Tak hanya itu, mobil ini juga punya akselerasi dari 0 hingga kecepatan 100 km per jam hanya dalam jangka 10 detik.
[?IMG]
Layaknya mobil pada umumnya, menggunakan bahan bakar pertamax dan dilengkapi dengan hardware yang mampu mengirit pemakaian bahan bakar. Desainnya yang keren, membuat banyak pihak tertarik untuk memiliki unit mobil Lowo Ireng ini. Termasuk di antaranya adalah para alumni ITS.

Meski belum ada rencana untuk memproduksi mobil ini secara massal, tim Molina masih berkeinginan untuk terus mengembangkan kemampuan dari supercar dalam negeri itu. Semoga mobil ini bisa jadi lebih sempurna lagi di masa depan.

Sumber -viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Terungkap! Beginilah Cara Sadis Bripda Eko Membunuh Anwar

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Anggota brigade mobile (Brimob) Polda Kepri, Eko Dilona jalani persidangan sebagai terdakwa dalam perkara pembunuhan, Senin (29/8) di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Batam.

Sidang beragendakan pemeriksaan saksi itu, menghadirkan lima saksi yang juga rekan-rekan seprofesi dengan terdakwa, yang sedang bersama terdakwa saat peristiwa pembunuhan terjadi terhadap almarhum Anwar Bapa Lego alias Bem, pada 2 April lalu.

Saksi Okky, M.Yani, Erik, Arif dan Hengki, bersama terdakwa berkumpul bersama di pujasera Golden Land Batamcenter untuk makan dan menikmati beberapa minuman beralkohol.

Mirisnya, para satuan Brimob yang masih tinggal dilingkungan Asrama atau Mess ini, berani melanggar peraturan untuk keluar area Mess lewat dari pukul 21.00 WIB (batas waktu kunci Mess).

Kejadian pun bermula saat terdakwa ke toilet pujasera Golden Land, sekira pukul 01.20 WIB. Akibat pengaruh minuman alkohol yang diminumnya, terdakwa mudah tersulut emosi.

“Kami (saksi,red) tidak mengetahui pasti kejadian didalam toilet seperti apa. Tapi menurut cerita terdakwa, ia dengan saksi Hendra (warga umum) berkelahi,” ujar saksi Okky.

Lanjut saksi, Hendra seolah-olah menghalangi terdakwa untuk masuk ke ruang toilet, lalu terdakwa emosi dan terjadi perkelahian.

“Kedengaran ribut dari luar. Hendra lari keluar, terdakwa juga mengejar Hendra dengan pelipis mata yang berdarah,” katanya.

Hingga aksi kejar-mengejar pun berlangsung sampai ke halte dekat perumahan Plamo Garden. Terdakwa bersama saksi M.Yani, Erik dan Arif mengejar saksi Hendra. “Sampai di Plamo, Hendra kami amankan. Tiba-tiba Anwar datang,” sambung saksi Erik.

Saat itu, Anwar menghampiri dengan maksud agar terdakwa membawa saksi Hendra ke pos polisi sekitar. Namun, terdakwa tanpa pikir panjang langsung mengeluarkan pisau lipat yang dikantonginya, dan menggorok leher Anwar.

Belum cukup sampai disitu, terdakwa juga menikam saksi Hendra dibagian dada dan perut, tapi Hendra berhasil melarikan diri kembali.

Sementara, rekan-rekan terdakwa yang berada di lokasi kejadian berdalih dengan mengatakan tidak mengetahui aksi pembunuhan itu. “Kami membelakangi, jadi tidak kelihatan,” sebut Erik seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group) hari ini (30/8).

Seusai kejadian terdakwa bersama rekan-rekannya itu kembali ke Markas Brimob, tanpa mempedulikan jasad Anwar yang tergeletak di pinggir jalan. Saksi dari sekuriti Golden Land dan warga sekitar yang mengurus jasad Anwar hingga pihak keluarga korban melaporkan terdakwa ke polisi.

Persidangan yang dipimpin Hakim Tiwik, didampingi Hakim Endi dan Egi, turut dijaga ketat puluhan petugas kepolisian. Pasalnya, pihak keluarga korban yang cukup terpukul dengan aksi pembunuhan terhadap Anwar Bapa Lego, terlihat penuh amarah dalam menghadiri persidangan terdakwa Eka Dilona.

Namun begitu, terdakwa dengan gestur dan raut wajahnya yang terlihat menunjukkan seperti orang tak bersalah. Tidak tampak paras penyesalan. Didampingi dua penasehat hukum (PH) dari Polda Kepri, terdakwa dengan santai bercengkrama dengan PH saat persidangan berlangsung. (cr15)

Sumber – jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Mencekam! Santri Dianiaya, FPI Ancam Sweeping Geng Motor

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Suasana di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, belakangan ini mencekam. Pemukulan terhadap 12 santri yang diduga dilakukan anggota geng motor pada Jumat pekan lalu menjadi penyebabnya.

Peristiwa itu menyulut kemarahan dari kalangan pondok pesantren se-Cianjur. Ormas Front Pembela Islam pun ikut menyatakan siap perang melawan geng motor.

“Kami (FPI) dan Forum Ponpes Cianjur, sepakat dan meminta pada kepolisian dalam kurun waktu 2×24 jam untuk segera mengusut tuntas dan menangkap pelakunya,? kata Sekretaris FPI Cianjur M Shidiq Permana saat ditanya perihal perkembangan kasus pemukulan terhadap santri di Cianjur, Senin (29/8).

Dia berharap aparat bisa dengan cepat mengungkap kasus ini. Dengan begitu, FPI dan para santri tidak perlu melakukan sweeping anggota geng motor.

FPI, lanjut Shidiq, juga mengimbau bupati, kapolres, serta komandan Kodim Cianjur untuk segera memberlakukan jam malam untuk membatasi pergerakan geng motor. Pihaknya pun menuntut diberlakukannya larangan peredaran minuman keras yang tegas dan menyeluruh di Cianjur.

“Sebab perilaku dan perbuatan yang berujung kriminal, kebanyakan dampak dan efek dari Miras. Maka dari itu, pemerintah wajib untuk mengembalikan Cianjur sebagai kota santri seutuhnya,” tutup Shidiq.

Senada diungkapkan, pimpinan Ponpes Al-Alawiyyin KH Dagus Abdurohman. Dia yang meminta kepada jajaran pemerintah dan kepolisian di Kabupaten Cianjur untuk menjaga stabilitas keamanan bagi warganya. “Jadi tidak ada alasan bagi pemerintah untuk membiarkan masalah ini, kasus seperti ini bukan lagi masalah regional, tapi sudah menjadi isu nasional. Penangannya harus seluruh komponen pemerintah dan keamanan yang turun tangan,? ujar Dagus.

Ia menambahkan, jangan sampai masyarakat menjadi arogan dengan masalah seperti ini. Jadi ia memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada pemerintah dan aparat kepolisian untuk menanggulangi hal tersebut, baik pencegahannya maupun penindakannya. “Dalam hal ini kami masih punya rasa percaya kepada pemerintah dan aparat untuk menangani hal-hal seperti ini. Tidak harus turun dari masyarakat, karena sudah kewajiban Negara dan seluruh komponen-komponennya untuk menindaklanjuti masalah ini,” harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 12 santri Ponpes Al-Alawiyyin menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Jumat dini hari. Mereka menjadi bulan-bulanan dua orang pelaku yang tak diketahui identitasnya itu.

Salah seorang korban, Jaka menuturkan, mereka yang saat itu beriringan menggunakan enam sepeda motor dicegat oleh dua orang tak dikenal. Kedua pelaku menyalip rombongan layaknya begal, sambil mengayunkan tongkat pemukul baseball yang terbuat dari besi ke arah mereka. Akibatnya, dua orang mengalami luka serius dan lima luka ringan.

Korban menyebutkan, ciri-ciri salah satu pelaku berbadan tinggi, berkulit hitam, memakai anting magnet warna hitam di telinga bagian kiri, mengenakan baju warna putih dan memakai topi bergambar payung terbalik. Sedangkan satu pelaku lagi sebagai pembawa motor, tidak terlalu jelas karena pakai helm dan jaket hitam. (yud/dil/jpnn)

Sumber – jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Cak Imin Ajak Umat Luruskan Perjuangan

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H Abdul Muhaimin Iskandar mengajak seluruh umat muslim di Indonesia untuk kembali meluruskan perjuangan ukhrowi ketimbang duniawi.

“Semoga Semaan Alquran yang dilaksanakan ini dapat kembali meningkatkan kesadaran kita untuk kembali ke Allah. Meluruskan perjuangan ukhrowi ketimbang duniawi,” katannya usai acara Semaan Alquran Mantab di kediamannya, Warungsila, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8).

Menurut Muhaimin, perjuangan politik semakin indah dan bermakna jika dijalankan dengan kaidah-kaidah ataupun hukum-hukum yang terkandung dalam Alquran.

“Dengan begitu, politik tak lagi dicap kotor. Sebab, para politikus selalu menjalankan politik seperti politik yang dijalankan Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Cak Imin – sapaan akrab H Abdul Muhaimin Iskandar – berharap seluruh hadirin yang mengikuti acara Samaan Alquran malam ini mendapat berkah Alquran.

“Semoga kita semua mendapat berkah Samaan Alquran, dan menjadi amal ibadah kita semua,? tuturnya seperti dilansir dalam siaran pers Humas DPP PKB.

Hadir dalam acara tersebut, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT) Eko Putro Sandjojo, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PKB Marwan Djafar, Ketua Fraksi PKB DPR RI Hj Ida Fauziah, Ketum Koordinator Nasional Garda Bangsa (DKN Garda Bangsa) Cucun A Syamsurijal, Sekretaris Dewan Syuro DPP PKB Syaiful Bahri, Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini dan Wakil Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto.(fri/jpnn)

 

Sumber – jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Singapura Siap Bantu Padamkan Karhutla di Indonesia

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya memuji berbagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilakukan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas.

“Teknologi yang dikembangkan pada Situation Room Center Sinar MasForestry (SMF) juga dapat melihat titik api secara real time. Dengan demikian, tim di lapangan bisa segera melakukan pemadaman lebih cepat,” kata Ngurah Swajaya saat berkunjung ke Situation Room Center SMF di Jakarta, Rabu (24/8).

Selain itu, lanjut Ngurah Swajaya, APP Sinar Mas kini memiliki empat helikopter superpuma yang siaga 24 jam guna melakukan pemadaman pada titik api yang berada di radius lima kilometer di luar lahan konsensi.

Saat ini APP Sinar Mas telah memiliki 1600 personel pemadam kebakaran (RPK) tersertifikasi Manggala Agni, serta sejumlah peralatan berat seperti pompa, selang, nozzle juga telah disiapkan. APP-Sinar Mas juga telah membangun lebih dari 260 pos pantau dan 75 menara api, serta 5000 kanal blocking.

Untuk nilai investasi yang dikeluarkan APP Sinar Mas sendiri dalam penanganan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan lebih dari USD 20 juta.

“Jadi meski kebakaran terjadi di luar lahan konsensi, titik api yang terpantau bisa segera dipadamkan. Asalnya masih berada di bawah radius lima kilometer,” ujar Ngurah, didampingi Direktur APP Sinar Mas Suhendra Wiriadinata.

Ditanyakan seputar pandangan pemerintah Singapura terhadap upaya penanganan Karhutla di Indonesia, Ngurah mengatakan, pemerintah Singapura siap membantu pemadaman karhutla yang terjadi di Indonesia.

“Pemerintah Singapura siap membantu, tetapi saat ini rasanya belum perlu. Karena karhutla yang terjadi tahun ini lebih ringan dibanding tahun sebelumnya,” ucapnya.

Dia menambahkan, titik panas tahun ini jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Di samping pemantauan yang dilakukan pemilik konsensi, TNI dan Polri secara terus-menerus, juga ada faktor alam.

“Meski saat ini tengah musim kemarau, tetapi karena ada fenomena ?La Nina maka curah hujan cukup tinggi. Hal itu membuat titik api jauh berkurang jika dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya

Ngurah Swajaya mengemukakan, hingga saat ini, asap akibat karhutla belum sampai ke Singapura meski terjadi sejumlah titik api di wilayah Indonesia dalam beberapa bulan terakhir ini.

Di Riau, terdeteksi 35 titik panas yang tersebar di enam kabupaten/kota yakni Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Siak, Inhu, Pelalawan, Bengkalis, dan Kota Dumai.

Jumlah titik panas di Sumatera mencapai 43 titik yang tersebar di Riau Sumatera Barat, Lampung, Sumatera Utara, Bangka Belitung, dan Jambi. (esy/jpnn)

Sumber – jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

DPD: BPD Jangan Hanya Berorientasi pada Bisnis

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Farouk Muhammad meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) jangan hanya berorientasi bisnis, tetapi juga perlu berkontribusi terhadap pencapaian rencana pembangunan daerah.

?Kritik kita, BPD itu (kini) lebih menempatkan dirinya sebagai pelaku bisnis, lupa bahwa BPD itu didirikan karena ada Pemda. Karena itu dia harus connect, pada waktu ia menyusun rencana kerja tahunan, coba tengok apa bunyi RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah, red),? ujar Farouk Muhammad di Mataram, Selasa (23/8) seperti siaran pers Humas DPD RI.

Menurut Farouk, BPD saat ini harus lebih proaktif memainkan perannya sebagai salah satu lokomotif ekonomi daerah. BPD juga harus lebih inovatif dalam memberikan pelayanan perbankan.

?Jangan terkungkung bahwa kami pelaku bisnis terus cari aman, takut kena korupsi. Selama transparan dan akuntabel why not (kenapa tidak),? kata Farouk.

Senator asal NTB ini juga menilai BPD masih banyak memberikan kredit konsumtif khususnya bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang lebih aman dari sisi tingkat kredit bermasalah (NPL), dibandingkan menyalurkan kredit ke sektor produktif.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Juni 2016 porsi kredit produktif BPD mencapai 29,35 persen, menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 31,07 persen. Sementara sekitar 70 persen disalurkan ke kredit konsumtif.

?Coba berikan KUR (kredit usaha rakyat) ke pengusaha kecil atau kaki lima. Anda (BPD) harus berani masuk ke sana,? ujar Farouk.

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat M. Zainul Majdi mengatakan, memang selama ini laba BPD terus meningkat, namun di sisi lain masih banyak keluhan masyarakat terkait peran BPD yang dinilai belum memiliki kontribusi nyata dalam mencapai pembangunan daerah.

?Tentu perlu dicari titik keseimbangan, antara entitas yang mencari keuntungan dan kiprah BPD yang bisa membantu program daerah,? ujar Zainul.(fri/jpnn)?

Sumber : jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Ganjar: Bener Enggak Mau Tembakau? Tutup Saja Pabrik Rokok

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin masyarakat bisa lebih terbuka dalam melihat persoalan tembakau yang kerap dipermasalahkan para aktivis kesehatan.

Menurut dia, persoalan tembakau tidak saja berkaitan dengan masalah kesehatan, tetapi juga menyangkut kehidupan para petani, pendapatan negara, dan perekonomian masyarakat.

?Saya pernah sampaikan, bener enggak mau tembakau? Kalau enggak mau, tutup saja seluruh pabrik rokok. Yang punya itu orang paling sugih (kaya) se-Indonesia, bayar pajaknya juga ya duwur (tinggi),? kata Ganjar di depan ribuan petani tembakau di lereng Gunung Sindoro, Temanggung, Selasa (4/5/2016) sore.

Dia juga meminta kalangan dewan untuk tidak terjebak pada persoalan tembakau dalam merumuskan aturan rancangan UU Pengendalian Tembakau. Politik tembakau perlu disikapi secara hati-hati agar tidak terjebak kepentingan tertentu.

Rokok yang dinilai merusak kesehatan, lanjut dia, juga perlu ditelaah bersama. Produk tembakau dari berbagai negara perlu dilihat juga kaitannya dengan peran pengusaha melakukan impor tembakau. Jangan sampai ada anggapan tembakau lokal dianggap merusak kesehatan, sementara dari luar tidak.

?Tugasnya mari mari hitung bersama. Apakah produk merusak kesehatan, saya enggak setuju soal ini. Kalau begitu kita harus buat tembakau paling baik kelas dunia disandingkan dengan Jerman,? kata dia.

?Segala sesuatu yang diturunkan Gusti (Tuhan) pasti ada manfaatnya, termasuk tembakau ini,? tambahnya.

Ke depan, dia berharap, para petani, maupun Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) bisa mendata ulang seluruh produksi tembakau, jumlah petani tembakau, hingga kebutuhan tembakau secara nasional.

Data itu harus didapatkan sebelum berbicara kepada anggota dewan di Jakarta. Jika kebutuhan tembakau bisa dicukupkan dengan tembakau lokal, kebijakan impor diminta ditutup. Demikian juga sebaliknya.

?Tapi kalau impor tembakau tinggi, tapi produksi tembakau nasional tidak dibeli itu (kebijakan) ngawur,? tutur pria 47 tahun ini.

?Impor boleh, tapi beli dulu 100 persen tembakau lokal. Tapi syaratnya kuota lokal harus bagus,? tambahnya.

Ganjar pun mengaku akan menyampaikan aspirasi para petani ke DPR RI. Namun, ia ingin para petani membantunya memberikan data yang diminta tersebut.

?Kalau disuplai informasi, saya enggak keberatan. Saya akan sampaikan pada Jakarta,? imbuh mantan anggota DPR RI.

Sumber: Kompas.com

rhd – rifanfinancindo

Ketika Chairil Dipisahkan Dengan Rokok

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Majalah Tempo edisi kemerdekaan menghadirkan sampul depan yang cukup menarik perhatian. Tempo menghadirkan gambar Chairil Anwar, seniman legendaris pelopor angkatan ?45 tanpa gambar rokok. Ilustrasi itu tentu saja aneh sekaligus kontroversial. Chairil memang dikenal karena karya-karyanya, namun percayalah, mereka yang tak mengenal Chairil dan kiprahnya, paling tidak mengenal Chairil karena fotonya yang dengan penuh khidmat menghisap sebatang rokok itu.

Saya tak tahu, dan atas pertimbangan apa alasan Tempo berani memasang ilustrasi Chairil tanpa sebatang rokok di mulutnya itu. Apa untuk iseng-isengan saja, atau merupakan bagian dari upaya mereka memerangi asap rokok yang konon di negeri ini katanya telah membunuh sekian ribu jiwa dalam sehari. Jika benar, tentu saja itu masuk dalam kerja budaya. Tempo, bisa jadi hendak mengubah stereotipe masyarakat yang mengenal Chairil bukan karena karya-karyanya, namun karena fotonya yang kharismatik itu.

Tempo memang jago urusan gambar sampul di majalah mereka. Pasca bredel, gambar-gambar di sampul majalah itu dikenal kerap menarik perhatian untuk dipuji dan dicaci. Saya curiga, justru karena itulah mereka berani memasang sang pujangga tanpa ?teman kesayangannya? itu. Jelas sudah. Dengan terbitnya majalah itu, dengan gambar Sang Seniman tanpa rokoknya, Tempo telah berdiri sebagai bagian dari kelompok anti-rokok di negara ini.

Boleh jadi keputusan redaksi Tempo untuk menghadirkan Chairil di sampul majalah edisi khusus mereka itu didasari atas niatan baik; hendak mengingat kiprah Chairil yang berperan besar dalam dunia literasi Indonesia. Tak lain. Bukan karena Chiril lahir dari keturunan bangsawan alias darah biru, atau karena memiliki ikatan keluarga dekat dengan Sutan Sjahrir. Bukan. Apalagi, di hari yang bersamaan majalah itu terbit, Tempo juga menggelar panggung pembacaan sajak-sajak Chairil di kantor majalah itu bersama sejumlah kalangan, mulai dari aktor layar lebar, politisi, maupun pejabat pemerintahan.

Nah, artinya Chairil dan karya-karyanya?lebih tepatnya puisi?itu merupakan satu kesatuan: Chairil ya puisi, puisi ya Chiril. Tapi, agaknya Tempo juga lupa, bahwa ada satu hal yang tak bisa dipisahkan dalam diri Chairil. Masyarakat kita telah kadung mengenal Chairil karena rokoknya. Walhasil, dalam stereotipe masyarakat kita hari ini, Chairil-puisi-rokok itu tak bisa dipisahkan.

Memisahkan Chairil dengan rokoknya itu sama saja memisahkan memisahkan Che Guevara dengan cerutunya. Memisahkan Soekarno dengan songkok hitamnya. Atau, memisahkan Gus Dur dengan humornya. Itu lah identitas. Ia melekat pada diri seseorang dan memberikannya ciri khas yang membedakannya dengan yang lain. Dan justru karena itu lah, ia banyak dan dengan mudah ?dikenal luas. Orang boleh saja tidak mengenal jauh Chairil Anwar dan karya-karyanya, atau tak tahu seberapa besar kontribusinya dalam dunia sastra kontemporer Indonesia. Tapi sayangnya, Chairil telah dikenal karena fotonya yang lazim kita lihat itu.

Dalam ilmu filsafat kita mengenalnya dengan teori semiotik; penanda dan petanda. Kalangan politisi kita belakangan juga lazim menggunakan itu dalam mencitrakan dirinya. Jokowi dikenal karena gaya bulusukannya. Ahok dengan bacotnya. Risma dengan ketegasannya.

Tanda memberi kita kemudahan untuk mengingat. Bayangkan saja, bagaimana jika dulu tak ada foto Chairil dengan rokoknya itu. Apakah orang-orang kini belakangan dengan mudah mengenalnya atau mengingat mukanya. Agaknya kita patut berterimakasih kepada orang yang telah mendokumentasikan foto itu. ?Dan saya tidak bisa membayangkan, bagaimana Tempo akan memberikan sampul majalah mereka untuk GM beberapa tahun kemudian?

Sumber : komunitaskretek.or.id

rhd – rifanfinancindo