• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

BNI Kucurkan Kredit Rp 6 Triliun untuk Sawit Sumbermas

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengucurkan kredit Rp 6 triliun kepada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS.

RIFAN FINANCINDO

Perjanjian kerja sama kredit ini menjadi salah satu penopang rencana Manajemen PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk untuk mengembangkan usaha perkebunannya pada 2017.

Direktur Keuangan dan Risiko Kredit BNI Rico Rizal Budidarmo mengatakan, kerja sama ini dilakukan dengan prinsip saling menguntungkan.

Bidang-bidang kerja samanya antara lain penyimpanan dan pengelolaan dana dalam bentuk produk-produk perbankan yang disiapkan BNI, penggunaan fasilitas Integrated Cash Management antara lain BNI Direct hingga BNI e-tax, serta layanan corporate card dan individual card.

Dia menuturkan, perkebunan kelapa sawit merupakan subsektor pertanian yang prospektif. Apalagi Indonesia dan Malaysia berkontribusi 86 persen dari pasokan seluruh minyak sawit dunia.

Permintaan terhadap minyak sawit juga berpotensi terus meningkat karena minyak sawit mentah (CPO) digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Mandatory konversi minyak fosil ke minyak nabati di Amerika Serikat, Afrika dan Indonesia akan meningkatkan permintaan CPO.

“Kelapa sawit juga paling efisien dan produktif dibanding minyak nabati lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama  Vallauthan Subraminam mengatakan, perseroan ingin terus menambah luas lahan perkebunan sawit dari seluruh areal lahan yang saat ini mencapai hampir 100 ribu hektar (ha).

“Kami akan terus mencari peluang untuk meningkatkan dan mengembangkan area cadangan lahan dan area tertanam,” kata Vallauthan.

Dia menuturkan, sebagian besar tanaman kelapa sawit yang dimiliki perseroan sudah akan memasuki tahun puncak produksi. “Kami selalu optimis bahwa profil tanaman yang kami miliki akan mendukung peningkatan produksi TBS untuk beberapa tahun ke depan,” ungkap dia.

Dia menyatakan, perseroan juga berharap sudah bisa mulai membangun dua lagi pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Tengah pada 2017.‎ Selain itu, perseroan juga akan terus melanjutkan rencana-rencana penanaman baru di atas lahan yang telah dimiliki.

Bahkan, pada tahun ini SSMS ini telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 350 miliar yang akan digunakan untuk mewujudkan rencana penanaman baru tersebut. Selain untuk mendanai penanaman baru, capex sebesar itu juga akan dimanfaatkan untuk membiayai kebutuhan dana mengembangkan infrastruktur pabrik kelapa sawit (PKS).

‎Vallauthan menjelaskan, pihaknya sudah memantapkan rencana pengembangan lahan kebun seluas 13 ribu ha hingga 15 ribu ha dalam tiga tahun ke depan. “Biayanya sekitar US$ 6.000 per hektar. Merupakan cost of maturity,” lanjut dia.

Perseroan juga telah memasang target peningkatan produktivitas yang signifikan tapi tetap realistis dalam 3 tahun ke depan. Pada 2017 misalnya, perseroan telah mematok target peningkatan produktivitas hingga mencapai rata-rata 22 ton per hektar, naik 2 ton per hektar dibanding 2016 lalu.

“Yang jelas, penambahan lahan akan terus dilakukan, tentunya dengan target peningkatan produktivitas. Sebab, usia tanam kita beda-beda. Mulai dari tanaman sawit 2006 sampai 2016 masih ditanam. Tapi ada dua kebun kita sekarang yang sudah mencapai 28 ton-30 ton per hektar,” kata dia.

‎Dengan harga crude palm oil (CPO) yang terus membaik di tengah iklim yang juga telah bersahabat dengan binis sawit, dirinya yakin kinerja perseroan akan ikut semakin baik.

“Fundamental bisnis kami sudah kokoh. Karena itu, kami sangat optimis, ke depan nanti SSMS akan berkembang menjadi salah satu perusahaan perkebunan sawit yang akan sangat diperhitungkan,” tutur dia.

Vallauthan menjelaskan, harga CPO tahun ini hampir pasti akan tetap pada kisaran yang positif. Kebutuhan CPO dari negara-negara di kawasan Asia, khususnya Cina dan India, diprediksi meningkat, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dari industri-industri oleokimia dan biodiesel.

Saat ini, Perseroan mengoperasikan 6 unit pabrik kelapa sawit, masing-masing di daerah Sulung, Natai Raya, Suayap, Selangkun, Malata dan Nanga Kiu yang secara rata-rata memiliki kapasitas produksi minyak sawit mentah sebesar 1.800 metrik ton per hari, dengan utilisasi tak kurang dari 60 persen.

Luas lahan sawit Perseroan di Kalimantan Tengah per September 2016 mencapai 95.770 hektar dengan lahan tertanam per September 2016 lalu mencapai 68.479 hektar.

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

OJK Yakin Tak Akan Ada Tarik Uang Besar-besaran di 25 November

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyatakan isu penarikan uang secara besar-besaran (rush money) pada 25 November 2016 tidak akan terjadi. Hal ini juga dinilai tidak akan mengganggu industri keuangan nasional.

Muliaman menyatakan, saat ini industri keuangan Indonesia dalam kondisi yang baik. Jika pun ini terjadi, diyakini tidak akan memberikan dampak pada industri keuangan nasional.

“Industri keuangan kita sehat walafiat, kalau ditarik buka semata karena persoalan yang terjadi di industri keuangan,” ujar dia dalam acara Ekonomi Indonesia Menyongsong 2017 di SCTV Tower, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Muliaman jika terjadi penarikan uang besar-besaran maka akan ditaruh simpan di mana uang tersebut. Dia berharap isu ini tidak terealisasi.

“Kalau ditarik mau dibawa di bawah bantal?‎ Mudah-mudahan ini hanya desas desus ya. Saya optimis tidak akan terjadi karena tidak ada alasan untuk itu,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menganggap isu tersebut merupakan pengalihan dari permasalahan politik ke ekonomi.

Pemerintah meminta masyarakat tidak menyebarkan isu yang dapat mengganggu stabilitas dalam negeri.

“Janganlah mengada-ada. Itu namanya sudah mengalihkan langkah-langkah yang sifatnya ekonomi, padahal itu persoalan politik.

Itu namanya sudah tidak negarawan,” tegas Darmin di kantornya, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Dia mengaku tidak mengetahui dampaknya terhadap ekonomi Indonesia apabila aksi tersebut benar dilakukan.

Sebab tergantung juga seberapa masif penarikan dana tersebut.

“Saya tidak tahu dampaknya, tapi jangan lupa itu tergantung seberapa masif.

Tapi saya melihat hal-hal itu tidak bagus dilakukan karena tidak ada yang untung sama sekali,” jelas Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu.

Dikatakan Darmin, isu rush money tidak memberikan sentimen negatif bagi ekonomi Indonesia.

Sentimen justru datang dari pelaku pasar yang masih menunggu kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump. (Dny/Gdn)

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Mantan Menkeu Ramal Rupiah Masih‎ Tertekan Akibat Donald Trump

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta, Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri meramalkan nilai tukar rupiah masih akan tertekan dalam jangka menengah dan panjang. Kondisi ini merupakan risiko yang harus dihadapi Indonesia apabila Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Donald Trump menjalankan kebijakan ekspansi fiskal.

“Karena AS dalam kondisi ketidakpastian, maka saya rasa The Fed belum akan menaikkan tingkat bunganya. Tapi jika Trump betul-betul menjalankan kebijakan ekspansi fiskal, maka ada risiko buat rupiah,” ujar dia di UOB Indonesia Economic Outlook 2017 di Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (16/11/2016).

Kata Chatib yang kini menjadi Pengamat Ekonomi, kebijakan ekspansi fiskal untuk mendorong perekonomian AS dengan cara memangkas pajak dan meningkatkan belanja, akan mengerek defisit anggaran AS. Defisit ini harus dibiayai dari penerbitan obligasi atau surat utang.

“Permintaan obligasi AS yang meningkat, maka ‎tingkat bunga di AS akan naik dan tidak terhindarkan lagi karena ada kebutuhan likuiditas untuk membiayai defisitnya sehingga mendorong likuiditas kembali ke AS,” tegas Chatib.

Dia memprediksi, The Fed akan menyesuaikan suku bunga di akhir 2017 paling cepat dan paling lambat 2016. Karena likuiditas berbondong-bondong ‎keluar dari negara lain dan pulang kampung ke AS, maka diproyeksikan Chatib, kurs rupiah akan mengalami tekanan.

“Kalau interest rate naik, likuiditas balik ke AS, rupiah akan tertekan atau melemah baik medium maupun long term. Sehingga era uang murah akan berakhir dalam setahun ke depan, tapi belum akan terjadi 3-6 bulan ini,” tutur dia. (Fik/Nrm)

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

BI Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5,1 Persen pada Kuartal IV

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2016 memang di luar perkiraannya. Bank Indonesia sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI di bawah 5,02 persen.

Angka ini sebenarnya melambat jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2016 yang saat itu mencapai 5,18 persen. Meski begitu, BI mengaku pertumbuhan ekonomi tersebut akan kembali meningkat pada kuartal IV 2016.

“Kita perkirakan di kuartal IV akan ada di 5,1 persen,” kata Deputi‎ Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Rabu (9/11/2016).

Perry menuturkan, membaiknya ekonomi Indonesia didukung sejumlah faktor. ‎Pertama, belanja pemerintah akan lebih baik di akhir tahun nanti, terlebih didorong dengan diselenggarakannya pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Kedua, menurut Perry, ekspor Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Hal ini ditandai dengan mulai membaiknya harga-harga komoditas yang selama ini menjadi basis Indonesia.

“Kami perkirakan semula harga komoditas turun 4 persen, saat ini justru tumbuh positif 0,8 persen, itu akan mendorong ekspor dan akan menyumbang dari sektor eksternal terhadap ekonomi‎,” ujar dia.

Ketiga, ‎dari sektor keuangan, pembiayaan non bank terus meningkat. “Memang sekarang kredit tumbuh 7 persen. Kami  perkirakan di akhir tahun 7-9 persen, itu juga bisa memberikan dukungan terhadap pertumbuhan kredit di kuartal IV,” tutur Perry.

Perry memperkirakan pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5 persen pada 2016 dengan melihat tren pertumbuhan ekonomi kuartal sebelumnya. (Yas/Ahm)

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Pria Ini Menceraikan Istrinya, Setelah 30 Menit Jadi Suami…….

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin,karena semuanya sudah di takdirkan,bahagia dan sedih sudah menjadi bagian hidup manusia,dan kisah di bawah ini sangat mengharukan antara bahagia dan sedih sangat berdekatan,ini kisahnya

Menjadi fotografer pernikahan bukan berarti selalu menyaksikan momen bahagia para mempelai dan keluarga. Tapi, ada kalanya juru foto itu menyaksikan. Bahkan, mengabadikan momen-momen sedih yang seharusnya menjadi hari bahagia itu.

Simak saja pengalaman fotografer pernikahan asal Malaysia ini. Juru foto itu mengunggah kisah perkawinan yang menyedihkan melalui akun Facebook Boii Amani Hashim. Kisah suami yang menceraikan istrinya, setengah jam setelah akad nikah.

Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria telah sepakat memberi mas kawin senilai RM 22.222,22 atau sekitar Rp 75 juta. Agak mahal memang. Tapi sang lelaki sudah setuju.

Akad nikah pun dilakukan. Dalam sekali lafal, pernikahan itu menjadi sah. Dan di pesta itu bingkisan mas kawin sudah berpindah tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin perempuan.

Namun beberapa saat kemudian terdengar keributan dari keluarga pengantin perempuan. “Duit hantaran kurang seribu,” kata keluarga perempuan mempermasalahkan mas kawin dari pengantin lelaki.

Mendengar keributan itu, pengantin permepuan pun bangkit dari duduknya. Dengan nada suara tinggi, dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya, mengapa kurang seribu. Dan pekikan itu disahut keluarganya yang turut mempertanyakan kekurangan mas kawin.

“Sudah tahu tak punya cukup uang, tetapi kenapa sangat gatal ingin menikah,” tanya keluarga pengantin perempuan.

Mendengar cercaan itu, sang pengantin
lelaki bereaksi. Meski matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum. Lantas dia mengambil mikrofon dan berkata, “Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini.”

“Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan uang dari tas.

“Tak apa-apa lah,” kata dia, “semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Kisah ini diunggah, karena di negeri jiran itu tengah hangat masalah perkawinan yang batal karena kurangnya mas kawin dari pengantin laki-laki. Beberapa waktu lalu, pernikahan yang dilangsungkan di masjid itu berubah menjadi kericuhan.

Bagi banyak orang, pernikahan menjadi hari bahagia. Namun tidak untuk pasangan di Malaysia ini. Mereka bercerai hanya setengah jam setelah akad nikah.

Kisah itu berawal dari kurangnya mas kawin. Pengantik lelaki memang sengaja mengurangi uang hantaran sebesar RM 1.000. Dia ingin melihat tipe seperti apa keluarga dan wanita yang dinikahi itu.

Ya benar saja, setelah menerima seserahan, keluarga mempelai wanita ribut, menghujat pengantin lelaki. Menagih kekurangan uang hantaran. Mempelai wanita pun tak kalah galak. Dengan suara tinggi dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya.

Watak asli sang perempuan dan keluarganya tampak sudah. Sang pengantin laki-laki sangat sedih dibuatnya. Dengan mata berkaca-kaca, pengantin lelaki menyambar mikrofon. Dan di depan para undangan dia mulai bicara.

“Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini,” tutur pengantin lelaki, sebagaimana ditulis fotografer yang mengunggah kisah ini ke akun Facebook Boii Amani Hashim.

“Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” tambah pengantin itu. Tak hanya mengeluarkan kata-kata. Pengantin itu juga mengeluarkan uang kekurangan hantaran itu dari dalam tas.

“Tak apa-apa lah,” kata dia sambil terus menahan air mata, “semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Ya, pidato lelaki itu mengakhiri tali pernikahan itu, yang masih berumur setengah jam. Di saat para undangan belum beranjak, mereka menyaksikan akad sekaligus perceraian.

Sumber: http://www.cerminan.com/

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Kembangkan Jaringan, TrueMoney Gandeng Beberapa Mitra Strategis

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Penyedia jasa keuangan TrueMoney menandatangani perjanjian kerja sama dengan beberapa mitra strategis. Mitra strategis tersebut antara lain PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart), PT Alto Network (ALTO), PT Satria Antaran Prima (SAP), Bebek Kaleyo dan Animal Defender.

Country Director TrueMoney Joedi Wisoeda menerangkan, kerja sama ini merupakan upaya untuk memberikan kenyamanan pada pelanggan TrueMoney.

“Dengan ditandatanganinya kerja sama ini, TrueMoney berkomitmen untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bertransaksi bagi pelanggan TrueMoney,” kata dia dalam acara penandatangan kerja sama di Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Dia juga menuturkan, TrueMoney akan terus menambah jaringan ke depannya. “Untuk ke depannya kami akan terus memperluas jaringan kerja sama kami dengan pihak lain yang diperlukan pelanggan TrueMoney,” imbuh dia.

Pada kesempatan ini, hadir pula CEO Ascend Corporation, Punnamas Vichitkulwongsa. Dia mengatakan, TrueMoney akan menjadi alternatif pembayaran yang mudah bagi masyarakat.

“Sebagai perusahaan e-Money yang baru, kami hadir di Indonesia untuk lebih banyak memberikan alternatif pembayaran yang mudah bagi masyarakat,” tandas dia.

Sebagai informasi, TrueMoney merupakan layanan keuangan digital yang dikelola oleh PT Witami Tunai Mandiri. Layanan keuangan ini menyediakan jasa berbagai transaksi seperti top up saldo, pembayaran tagihan, dan transfer dana.

TrueMoney merupakan tiga besar uang elektronik yang digunakan di Thailand. Sebelumnya, TrueMoney hadir lebih dahulu di Myanmar dan Kamboja. Pada September 2015 TrueMoney hadir di Indonesia di bawah payung Ascend Group melalui PT Witami Tunai Mandiri. (Amd/Gdn)

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Jokowi Resmikan 6 Infrastruktur Listrik di Papua dan Papua Barat

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Presiden Joko Widodo meresmikan 6 infrastruktur kelistrikan di Papua dan Papua Barat hari ini. Keenam infrastruktur kelistrikan ini diharapkan bisa menjadi solusi kurangnya pasokan listrik di kedua provinsi ini.

“Masalah listrik adalah masalah yang dihadapi semua provinsi di Indonesia karena saat Presiden berkunjung ke suatu daerah, masalah pertama yang disampaikan warga adalah kondisi byarpet,” kata Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/10/2016).

Krisis listrik ini terjadi, Bey melanjutkan, karena keterlambatan membangun pembangkit listrik. Secara bertahap, pemerintah terus berusaha mengatasi masalah krisis listrik dengan membangun pembangkit listrik yang tersebar di banyak wilayah di Indonesia.

Tak hanya itu, Jokowi beserta rombongan juga akan berkunjung ke sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Jayapura. Di sana, mantan Wali Kota Solo itu akan hadir dalam pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil, balita, dan anak sekolah.

Dalam kunjungan itu, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, dan Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Hadi Tjahjanto

Kemudian, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.

Berikut 6 infrastruktur kelistrikan yang diresmikan Jokowi:

1. Pembangkit Listrik Tenaga Air Orya Genyem 2 x 10 MW.

2. Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro Prafi 2 x 1, 25 MW.

3. Saluran Udara Tegangan Tinggi 70 kilo Volt Genyem – Waena – Jayapura sepanjang 174,6 kilo meter sirkit.

4. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kilo Volt Holtekamp – Jayapura sepanjang 43,4 kilo meter sirkit.

5. Gardu Induk Waena – Sentani 20 Mega Volt Ampere.

6. Gardu Induk Jayapura 20 Mega Volt Ampere.

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

BNI Tampung Dana Tebusan Tax Amnesty Rp 7,56 Triliun

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tercatat berhasil menghimpun Uang Tebusan atau dana yang dibayarkan wajib pajak dalam rangka mendapatkan Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) sebesar Rp 7,6 triliun, dalam tiga bulan pertama penerapan Program Tax Amnesty.

Pada saat yang sama, BNI juga mengelola dana repatriasi yang dialihkan wajib pajak dari luar negeri ke dalam negeri sebesar lebih dari Rp 780,6 miliar pada produk-produk keuangan yang ditawarkan, baik di BNI maupun anak perusahaan.

Ini diungkapkan Corporate Secretary BNI Kiryanto tentang perkembangan pelaksanaan tax amnesty di BNI hingga 30 September 2016.

Dia mengatakan uang tebusan yang disetorkan melalui BNI dan BNI Syariah, selanjutnya telah disetorkan kepada pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

“Dalam tiga bulan pertama pelaksanaan Tax Amnesty atau Periode I yang berakhir tanggal 30 September 2016 terdapat lebih dari 61.000 transaksi penyetoran Uang Tebusan melalui BNI dengan nilai Rp 7,6 triliun,” jelas dia di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Adapun Dana Repatriasi atau harta yang dialihkan dari luar negeri ke dalam negeri telah disetorkan wajib pajak dalam beragam denominasi baik dalam Rupiah, Dolar Amerika Serikat, Dolar Singapura, maupun Dolar Australia dengan nilai setara lebih dari Rp 780,6 miliar.

Dana tersebut belum termasuk harta yang dialihkan ke dalam negeri melalui anak perusahaan BNI yang mencapai sekitar Rp 71 miliar, baik melalui BNI Asset Management dan BNI Securities sebagai Gateway.

Maupun dana yang dialihkan kepada produk investasi di BNI Life sesuai dengan pilihan nasabah.

Dalam tiga bulan pertama pelaksanaan tax amnesty atau Periode I yang berakhir tanggal 30 September 2016 terdapat 49 transaksi Dana Repatriasi melalui BNI.

Dana repatriasi yang masuk melalui BNI tersebut kemudian diinvestasikan melalui produk-produk keuangan BNI dan perusahaan anak BNI, baik tabungan, giro, deposito, maupun produk investasi yang ditawarkan oleh BNI Securities, BNI Asset Management, dan BNI Life.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, realisasi tax amnesty yang dilaksanakan melalui BNI tersebut menunjukkan perkembangan yang memuaskan, karena pada Periode I sudah banyak wajib pajak yang memanfaatkan program Pengampunan Pajak tersebut.

Pada Periode I, pemerintah memberikan tarif uang tebusan terendah yaitu 2 persen dari harta bersih bagi harta yang dideklarasikan di dalam negeri atau Harta yang ada di luar negeri kemudian dialihkan ke dalam negeri serta diinvestasikan di dalam negeri.

Pada Periode I juga ditetapkan tarif uang tebusan untuk Harta di luar negeri yang tidak dialihkan ke dalam negeri sebesar 4 persen.

Tarif tersebut akan meningkat pada Periode II (Oktober – 31 Desember 2016) dan Periode III (1 Januari 2017 – 31 Maret 2017).

BNI membuka seluruh outlet yang berjumlah lebih dari 1.800 di seluruh Indonesia untuk menerima pembayaran uang tebusan, menampung dana repatriasi, dan menginvestasikan dana repatriasi.

Dia mengatakan, peluang wajib pajak yang belum memanfaatkan Pengampunan Pajak masih terbuka pada Periode II dan III. Namun, semakin cepat pengampunan tersebut diminta wajib pajak, maka akan semakin ringan ongkos pembayaran uang tebusannya, karena tarif lebih kecil pada Periode II dibandingkan Periode III.

Pada Periode II, tarif uang tebusan untuk dana repatriasi mencapai 3 persen, namun untuk harta di luar negeri yang hanya dilaporkan tetapi tidak dialihkan ke Indonesia, akan terkena tarif 6 persen.

Tarif tersebut akan terus meningkat pada Periode III, yaitu menjadi 5 persen dan 10 persen, masing-masing untuk dana repatriasi dan deklarasi harta di luar negeri.(Nrm/Ahm)

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Mau Naik Transjakarta Gratis, Ini Syaratnya

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta, Bank DKI siap mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta soal gratis naik Transjakarta yang akan berlangsung mulai 17 Oktober 2016. Untuk menyukseskan program tersebut, bank BUMD ini menyediakan kartu Combo yang bisa ditukarkan dengan kartu ATM Bank DKI. Lalu, bagaimana syaratnya?

Corporate Secretary Bank DKI Zulfarshah mengatakan, penukaran kartu tersebut bisa dilakukan‎ mulai 10 Oktober. Proses penukaran kartu Combo ini bisa dilakukan di 17 kecamatan di lima wilayah kotamadya DKI Jakarta.

“Proses penukaran kartu ATM Bank DKI yang belum Combo dan yang sudah Combo tapi belum bisa digunakan dapat ditukar di kecamatan-kecamatan yang telah ditentukan,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (11/10/2016).

Kecamatan tempat penukaran kartu ini antara lain Kecamatan Senen, Kecamatan Menteng, Kecamatan Sawah Besar, Kecamatan Kebayoran Baru, Kecamatan Setiabudi, Kecamatan Cilandak, Kecamatan Pasar Minggu, Kecamatan Pulo Gadung.

Kemudian, di Kecamatan Jatinegara, Kecamatan Ciracas, Kecamatan Makassar, Kecamatan Kramat Jati, Kecamatan Cakung, ‎Kecamatan Taman Sari, Kecamatan Kalideres, Kecamatan Pademangan dan Kecamatan Penjaringan.

“Proses penukaran kartu tersebut tidak terbatas sampai 17 Oktober 2016.‎ Pada 17 Oktober nanti pemegangan kartu ATM Bank DKI Combo secara otomatis sudah dapat menikmati fasilitas gratis,” kata dia.

‎Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 160 Tahun 2016 perihal Pelayanan Transjakarta Gratis dan Bus Gratis untuk Masyarakat Tertentu.

Kriteria masyarakat‎ yang bisa menikmati fasilitas gratis ini antara lain PNS dan pensiunan Pemprov DKI, tenaga kontr‎ak Pemprov DKI, pemegang Kartu Jakarta Pintar, karyawan swasta tertentu dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, dan menggunakan sistem penggajian melalui Bank DKI dan penghuni rumah susun milik Pemprov DKI

Selain itu, program ini juga berlaku bagi penduduk Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, penerima beras keluarga sejahtera yang berdomisili di Jabodetabek, Anggota TNI dan POLRI, Veteran RI, penyandang disabilitas, lansia (60 tahun ke atas) yang memiliki KTP DKI Jakarta. Namun mereka diharuskan melakukan pendaftaran di halte Transjakarta untuk memperoleh Kartu Transjakarta gratis berupa kartu prepaid Jakcard Bank DKI.

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Berdayakan Nelayan Lamongan, Bank Mandiri Kucurkan KUR

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta, PT Bank Mandiri Tbk terus meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memberdayakan masyarakat. Terkait hal itu, perseroan menyalurkan KUR kepada nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lamongan, Jawa Timur guna meningkatkan kapasitas nelayan dalam menangkap hasil laut.

Penyerahan perjanjian KUR tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo kepada perwakilan nelayan serta disaksikan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf di Tempat Pelelangan Ikan Brondong, Lamongan, Jawa Timur.

Menurut Kartika, saat ini komunitas nelayan menjadi bagian penting dalam jaring industri pengolahan ikan, yang merupakan salah satu klaster unggulan pencipta lapangan kerja dan penurunan angka kemiskinan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas nelayan sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan penghasilan mereka.

“Penyaluran KUR ini dilakukan secara kolektif dengan melibatkan PT Kelola Mina Laut sebagai pembina para nelayan tersebut. Pelibatan perusahaan pembina diharapkan akan menghasilkan aktivitas penyaluran KUR yang berkualitas, tepat sasaran dan memberi hasil optimal,” jelas Kartika dalam keterangannya, Kamis (6/10/2016).

Kartika melanjutkan, langkah ini juga menjadi salah satu upaya perseroan untuk memperbesar penyaluran KUR secara keseluruhan, khususnya kepada para petani dan nelayan

Ditambahkannya, per September 2016, portofolio KUR Bank Mandiri secara nasional tercatat sebesar Rp 8,79 triliun, atau sekitar 67 persen dari target tahun ini sebesar Rp 13 triliun. Adapun KUR tersebut diberikan kepada 225.048 pelaku usaha mikro dan kecil.

Dari nilai tersebut, Rp 5,66 triliun merupakan KUR segmen ritel, Rp 3,12 triliun KUR mikro dan Rp 6,56 miliar KUR yang diberikan kepada TKI.

Sedangkan alokasi KUR Bank Mandiri terbesar berada di wilayah Jawa Timur, yaitu sebesar Rp 1,32 triliun (15 persen), diikuti Provinsi Jawa Tengah Rp 1,15 triliun (13 persen), dan Jawa Barat sebesar Rp 903 miliar (10 persen).

Dalam penyaluran KUR, Kartika melanjutkan, perseroan memanfaatkan seluruh jaringan kantor penyalur KUR Bank Mandiri yang sebanyak 2.454 kantor, yang meliputi 994 cabang mikro dan 1.460 unit mikro di 34 provinsi.

Di samping itu, tutur Kartika, pihaknya juga secara konsisten melakukan kegiatan sosialisasi dan konsultasi kepada penerima KUR tentang proses pengajuan dan pemanfaatan KUR untuk penguatan bisnis.

Hibah

Dalam upaya mendorong produktivitas nelayan dan memperkuat kualitas hidup nelayan, perseroan juga memberikan hibah berupa 1 unit timbangan berkapasitas 250-500 kg, 1 unit bak sampah, 5 gerobak sampah dan 300 keranjang ikan kepada para nelayan di lingkungan Tempat Pelelangan Ikan Brondong, Lamongan.

Di samping itu, perseroan juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk sekitar 500 nelayan atau keluarga nelayan, serta akan melaksanakan khitanan massal bagi sekitar 100 anak nelayan.

Kartika mengatakan, seluruh bantuan tersebut juga merupakan realisasi komitmen perseroan dalam memperbaiki kesejahteraan masyarakat nelayan di Lamongan, Jawa Timur.

“Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada masyarakat nelayan di Lamongan dan Jawa Timur atas dukungannya kepada Bank Mandiri selama ini dalam pengembangan bisnis,” pungkas dia. (Yas/Gdn)

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA