• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Sasar UMKM, Bank DKI Kembangkan Layanan ke Pasar Tradisional

rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  PT Bank Pembangunan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Bank DKI) menggenjot bisnisnya untuk menyasar sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu caranya adalah dengan membuka layanan di pasar-pasar tradisonal.

Demi meningkatkan intermediasi perbankan, Bank DKI memasarkan produk dan layanan ke pasar-pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya. Bank DKI membuka kantor layanan seperti di Pasar Bukit Duri, Pasar Tomang dan Pasar Cipulir.

Corporate Secretary Bank DKI, Zulfarshah menuturkan pembukaan kantor layanan di sejumlah pasar merupakan upaya penetrasi Bank DKI dalam menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di DKI Jakarta.

“Apalagi PD Pasar Jaya merupakan salah satu pemegang saham Bank DKI. Sebagai sesama BUMD DKI Jakarta, sinergi Bank DKI dan PD Pasar Jaya juga akan memberikan manfaat kepada pelaku UMKM di DKI Jakarta, khususnya para pedagang pasar tradisional yang dikelola oleh PD Pasar Jaya,” ujar Zulfarshah, Kamis (29/12/2016).

Dengan diresmikannya kantor layanan Bank DKI di 3 pasar tersebut, maka Bank DKI secara keseluruhan telah memiliki 273 kantor layanan yang terdiri dari 33 kantor Cabang konvensional, 3 cabang syariah, 61 cabang pembantu, 12 cabang pembantu syariah, 98 kantor kas konvensional, 6 kantor kas syariah, 46 payment point dan 14 kantor fungsional.

Tahun depan, Bank DKI merencanakan akan terus menambah jumlah kantor layanan Bank DKI yang berlokasi di Pasar kelolaan PD Pasar Jaya.

Zulfarshah menambahkan bahwa dari 148 pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya, jumlah kantor layanan Bank DKI yang berada di pasar kelolaan PD Pasar Jaya belum maksimal,

“Jadi jumlahnya akan kami tambah terus hingga mencapai jumlah pasar yang ada di Jakarta” ujar Zulfarshah.

Sebelumnya, Bank DKI juga telah melakukan kerjasama dengan PD Pasar Jaya, termasuk di antaranya pada Maret 2016, Bank DKI menyalurkan kredit dengan total nilai Rp 1,5 miliar kepada 150 pedagang PD Pasar Jaya. Juni 2016, Bank DKI juga bekerjasama dengan PD Pasar Jaya menyalurkan kredit kepada 489 debitur yang merupakan pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan total Rp26 miliar.

 

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Kasus Videotron Bokep, Polisi Periksa 10 Saksi dan Uji Digital Forensik 5 CPU

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Jakarta – Pihak kepolisian masih belum menetapkan tersangka dari kasus munculnya video porno pada videotron di kawasan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (30/9/2016) kemarin. Polisi masih menelusuri siapa pelaku yang menyetel video porno tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menyatakan, total sudah 10 orang yang diperiksa. 8 admin dari PT Transito Adiman Jati dan 2 orang saksi yang berada di sekitar lokasi pada saat video porno itu muncul.

“Jadi videotron pemeriksaan masih sepuluh saksi sudah diperiksa, delapan adminnya kemudian ada saksi yang melihat, dua sudah diperiksa. Bisa bertambah karena saksinya yang diperiksa masih banyak,” kata Awi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2016).

Penyidik, kata Awi, sampai saat ini masih melakukan digital forensik CPU milik PT Transito Adiman Jaya. Dari 6 CPU yang disita, 5 sudah selesai diperiksa.

“CPU ini untuk mentransmisikan iklan- iklan yang ada di videotron. Akan kita cari tahu bagaimana konten video porno itu bisa ditayangkan, makanya kita lakukan digital forensik,” ungkapnya.

“Sudah 5 CPU yang diperiksa tinggal 1 lagi yang diperiksa. Mudah-mudahan hari ini semuanya selesai dan dapat diketahui siapa yang memutar video dan apa ada unsur kesengajaan atau tidak,” imbuhnya.

Selain memeriksa CPU, polisi juga memeriksa 8 handphone dari para karyawan PT Transito Adiman Jati.

“Siapa tahu ada komunikasi apa dalam handphone mereka, kita telusuri dan sedang kumpulkan seluruh data,” kata Awi.

(wsn/van)

 

Sumber – detik.com

rhd – rifanfinancindo

Mahasiswa ITS Ciptakan Mobil Batman Pertama di Dunia

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Dikenal sebagai salah satu kampus teknik terbaik di tanah air, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mempunyai banyak hasil kreasi yang menarik. Karya mereka yang cukup menarik perhatian baru-baru ini adalah Lowo Ireng, mobil yang menyerupai mobil Batman.

Lowo Ireng yang secara literal mempunyai arti kelelawar hitam ini memang mempunyai bentuk yang sangat mirip dengan Batmobile, mobil milik superhero Batman. Mobil ini merupakan bagian dari proyek yang dikembangkan oleh tim mobil listrik nasional (Molina). Salah satu anggota tim bernama Yordian Fahri mengaku sangat bangga dengan keberadaan Lowo Ireng tersebut.
PT RIFAN
Dilansir dari Majalah-holidaycom, Rabu (30/8/2016), mahasiswa Jurusan Teknik Mesin ITS itu mengatakan kalau dirinya ingin memperlihatkan bahwa ITS mampu membuat mobil yang kualitasnya tidak kalah dengan produk luar negeri. Terlebih Lowo Ireng ini diklaim sebagai supercar dalam negeri pertama milik Indonesia. Terlebih mobil ini dibuat dengan menggunakan bahan 90 persen dari dalam negeri.
[?IMG]
Pembuatan supercar Lowo Ireng ini rupanya sudah berlangsung sejak tahun 2014 lalu. Setelah melalui berbagai proses pengembangan, mobil ini pun diklaim bisa melaju dengan kecepatan mencapai 180 km per jam. Tak hanya itu, mobil ini juga punya akselerasi dari 0 hingga kecepatan 100 km per jam hanya dalam jangka 10 detik.
[?IMG]
Layaknya mobil pada umumnya, menggunakan bahan bakar pertamax dan dilengkapi dengan hardware yang mampu mengirit pemakaian bahan bakar. Desainnya yang keren, membuat banyak pihak tertarik untuk memiliki unit mobil Lowo Ireng ini. Termasuk di antaranya adalah para alumni ITS.

Meski belum ada rencana untuk memproduksi mobil ini secara massal, tim Molina masih berkeinginan untuk terus mengembangkan kemampuan dari supercar dalam negeri itu. Semoga mobil ini bisa jadi lebih sempurna lagi di masa depan.

Sumber -viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Ketika Chairil Dipisahkan Dengan Rokok

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Majalah Tempo edisi kemerdekaan menghadirkan sampul depan yang cukup menarik perhatian. Tempo menghadirkan gambar Chairil Anwar, seniman legendaris pelopor angkatan ?45 tanpa gambar rokok. Ilustrasi itu tentu saja aneh sekaligus kontroversial. Chairil memang dikenal karena karya-karyanya, namun percayalah, mereka yang tak mengenal Chairil dan kiprahnya, paling tidak mengenal Chairil karena fotonya yang dengan penuh khidmat menghisap sebatang rokok itu.

Saya tak tahu, dan atas pertimbangan apa alasan Tempo berani memasang ilustrasi Chairil tanpa sebatang rokok di mulutnya itu. Apa untuk iseng-isengan saja, atau merupakan bagian dari upaya mereka memerangi asap rokok yang konon di negeri ini katanya telah membunuh sekian ribu jiwa dalam sehari. Jika benar, tentu saja itu masuk dalam kerja budaya. Tempo, bisa jadi hendak mengubah stereotipe masyarakat yang mengenal Chairil bukan karena karya-karyanya, namun karena fotonya yang kharismatik itu.

Tempo memang jago urusan gambar sampul di majalah mereka. Pasca bredel, gambar-gambar di sampul majalah itu dikenal kerap menarik perhatian untuk dipuji dan dicaci. Saya curiga, justru karena itulah mereka berani memasang sang pujangga tanpa ?teman kesayangannya? itu. Jelas sudah. Dengan terbitnya majalah itu, dengan gambar Sang Seniman tanpa rokoknya, Tempo telah berdiri sebagai bagian dari kelompok anti-rokok di negara ini.

Boleh jadi keputusan redaksi Tempo untuk menghadirkan Chairil di sampul majalah edisi khusus mereka itu didasari atas niatan baik; hendak mengingat kiprah Chairil yang berperan besar dalam dunia literasi Indonesia. Tak lain. Bukan karena Chiril lahir dari keturunan bangsawan alias darah biru, atau karena memiliki ikatan keluarga dekat dengan Sutan Sjahrir. Bukan. Apalagi, di hari yang bersamaan majalah itu terbit, Tempo juga menggelar panggung pembacaan sajak-sajak Chairil di kantor majalah itu bersama sejumlah kalangan, mulai dari aktor layar lebar, politisi, maupun pejabat pemerintahan.

Nah, artinya Chairil dan karya-karyanya?lebih tepatnya puisi?itu merupakan satu kesatuan: Chairil ya puisi, puisi ya Chiril. Tapi, agaknya Tempo juga lupa, bahwa ada satu hal yang tak bisa dipisahkan dalam diri Chairil. Masyarakat kita telah kadung mengenal Chairil karena rokoknya. Walhasil, dalam stereotipe masyarakat kita hari ini, Chairil-puisi-rokok itu tak bisa dipisahkan.

Memisahkan Chairil dengan rokoknya itu sama saja memisahkan memisahkan Che Guevara dengan cerutunya. Memisahkan Soekarno dengan songkok hitamnya. Atau, memisahkan Gus Dur dengan humornya. Itu lah identitas. Ia melekat pada diri seseorang dan memberikannya ciri khas yang membedakannya dengan yang lain. Dan justru karena itu lah, ia banyak dan dengan mudah ?dikenal luas. Orang boleh saja tidak mengenal jauh Chairil Anwar dan karya-karyanya, atau tak tahu seberapa besar kontribusinya dalam dunia sastra kontemporer Indonesia. Tapi sayangnya, Chairil telah dikenal karena fotonya yang lazim kita lihat itu.

Dalam ilmu filsafat kita mengenalnya dengan teori semiotik; penanda dan petanda. Kalangan politisi kita belakangan juga lazim menggunakan itu dalam mencitrakan dirinya. Jokowi dikenal karena gaya bulusukannya. Ahok dengan bacotnya. Risma dengan ketegasannya.

Tanda memberi kita kemudahan untuk mengingat. Bayangkan saja, bagaimana jika dulu tak ada foto Chairil dengan rokoknya itu. Apakah orang-orang kini belakangan dengan mudah mengenalnya atau mengingat mukanya. Agaknya kita patut berterimakasih kepada orang yang telah mendokumentasikan foto itu. ?Dan saya tidak bisa membayangkan, bagaimana Tempo akan memberikan sampul majalah mereka untuk GM beberapa tahun kemudian?

Sumber : komunitaskretek.or.id

rhd – rifanfinancindo

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp4.282,2 Triliun

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? ULN sektor swasta turun 3,1 persen secara yoy pada kuartal II 2016.
Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juni?2016, tercatat sebesar US$323,8 miliar atau?setara Rp4.282,2 triliun (kurs Rp13.225 per dolar AS),?tumbuh sebesar 6,2 persen secara year on year (yoy). Berdasarkan jangka waktu asal, ULN jangka panjang tumbuh 7,7 persen secara yoy, sementara ULN jangka pendek turun 3,1 persen secara yoy.

Dikutip VIVA.co.id dari laman BI.go.id, Selasa 23 Agustus 2016, ULN berdasarkan kelompok peminjam terlihat ULN sektor publik meningkat, sementara ULN sektor swasta menurun. Sehingga, rasio ULN terhadap produk domestik bruto (PDB) pada akhir kuartal II 2016 tercatat sebesar 36,8 persen, naik dari 36,6 persen pada akhir kuartal I 2016.

Berdasarkan jangka waktu asal, posisi ULN Indonesia didominasi oleh ULN jangka panjang. Posisi ULN berjangka panjang pada akhir kuartal II 2016 mencapai US$282,3 miliar atau 87,2 persen dari total ULN, meningkat 7,7 persen yoy, lebih lambat dari pertumbuhan kuartal II 2016 sebesar 8,4 persen yoy.

Di sisi lain, posisi ULN berjangka pendek pada akhir kuartal II 2016 tercatat sebesar US$41,5 miliar atau 12,8 persen dari total ULN. Ini menurun 3,1 persen yoy, lebih kecil dibandingkan dengan penurunan pertumbuhan kuartal II 2016 sebesar 9,1 persen yoy.

Meski secara tahunan menurun, posisi ULN jangka pendek pada akhir kuartal II 2016 meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir kuartal sebelumnya. Sehingga, rasio utang jangka pendek terhadap cadangan devisa tercatat sebesar 37,8 persen pada kuartal II 2016.

Kemudian, dari kelompok peminjam, posisi ULN Indonesia sebagian besar terdiri dari ULN sektor swasta. Pada akhir kuartal II 2016, posisi ULN sektor publik mencapai US$158,7 miliar atau 49 persen dari total ULN. Sementara ULN sektor swasta mencapai US$165,1 miliar atau 51 persen dari total ULN.

ULN sektor publik tumbuh sebesar 17,9 persen secara yoy pada kuartal II 2016, meningkat dari capaian pada kuartal sebelumnya sebesar 14 persen secara yoy. Sementara ULN sektor swasta mengalami penurunan sebesar 3,1 persen secara yoy. Penurunan ini jauh lebih dalam dibandingkan dengan penurunan pada kuartal sebelumnya sebesar 0,5 persen yoy.

Sedangkan menurut sektor ekonomi, posisi ULN swasta pada akhir kuartal II 2016 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, listrik, gas dan air bersih. Posisi ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 75,9 persen.

Bila dibandingkan dengan kuartal I 2016, pertumbuhan tahunan ULN sektor listrik, gas dan air bersih tercatat meningkat sedangkan pertumbuhan tahunan ULN sektor industri pengolahan tercatat lambat. Sementara itu, pertumbuhan tahunan ULN sektor pertambangan dan sektor keuangan mengalami kontraksi yang lebih dalam.

Bank Indonesia memandang perkembangan ULN pada kuartal II 2016 masih cukup sehat, namun terus mewaspadai risikonya terhadap perekonomian nasional. Ke depan, otoritas moneter akan terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan bahwa ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi.

Sumber : VIVA.co.id

rhd – rifanfinancindo

Tanggapan PT HM Sampoerna soal Kabar Rokok Rp 50 Ribu

PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Head of Regulatory International Trade and Communications PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Elvira Lianita juga membantah kabar harga produknya sedang dan akan menjadi Rp 50 ribu per bungkus.

?Isu terkait adanya kenaikan harga secara drastis atas produk-produk Sampoerna adalah informasi tidak benar yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,? tegasnya melalui surat elektronik kepada Jawa Pos tadi malam.

Sampoerna yang merupakan penguasa pasar rokok nasional, menurut Elvira, mendukung kebijakan tarif cukai yang adil, transparan, dan terprediksi dengan tetap memperhatikan unsur perlindungan kesehatan.

Termasuk perlindungan terhadap 6 juta orang yang terlibat dalam industri hasil tembakau nasional.

?Perlu menjadi catatan penting, dengan tingkat cukai saat ini, perdagangan rokok ilegal telah mencapai 11,7 persen dan merugikan negara hingga Rp 9 triliun (berdasar studi dari beberapa universitas nasional, Red). Hal ini tentu kontraproduktif dengan upaya pengendalian konsumsi rokok, peningkatan penerimaan negara, dan perlindungan tenaga kerja,? tuturnya.

Kenaikan harga drastis maupun kenaikan cukai secara eksesif dinilai bukan merupakan langkah bijaksana. Sebab, kata Elvira, setiap kebijakan yang berkaitan dengan harga dan cukai rokok harus mempertimbangkan seluruh aspek secara komprehensif.

Aspek tersebut terdiri atas seluruh mata rantai industri tembakau nasional: petani, pekerja, pabrikan, pedagang, dan konsumen. Harus dipertimbangkan pula kondisi industri dan daya beli masyarakat saat ini.

?Kebijakan cukai yang terlalu tinggi akan mendorong naiknya harga rokok menjadi mahal sehingga tidak sesuai dengan daya beli masyarakat. Jika harga rokok mahal, kesempatan ini akan digunakan produk rokok ilegal yang dijual dengan harga sangat murah karena mereka tidak membayar cukai,? paparnya.

Mengenai harga rokok di Indonesia jika dibandingkan dengan di negara-negara lain yang kemudian disimpulkan lebih murah, menurut Elvira, perlu dilakukan kajian yang menghitung daya beli masyarakat di tiap-tiap negara.

?Jika kita membandingkan harga rokok dengan pendapatan domestik bruto (PDB) per kapita di beberapa negara, harga rokok di Indonesia lebih tinggi daripada di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,? jelasnya. (gen/ken/c9/ang/sam/jpnn)

Sumber : jpnn.com

(Rhd- PT Rifan Financindo Berjangka)

Semester Pertama, Citilink Angkut 34.668 Ton Kargo

RIFAN FINANCINDO
PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA,? Maskapai Citilink Indonesia bersama regulated agent PT Angkasa Pura Solusi (APSarana) menggelar seminar bertajuk Dangerous Goods Security Awareness kepada agen kargo Citilink di wilayah Jabodetabek.

Penyelenggaraan acara ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen akan keselamatan dan keamanan kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara.

Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan mengatakan, acara ini juga diselenggarakan sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No 153/ 2015 mengenai pengamanan kargo dan pos serta rantai suplai kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara.

?Melalui acara seminar ini kami ingin menyosialisasikan kepada agen Citilink mengenai jenis-jenis kategori barang kargo dan dangerous goods (barang berbahaya) serta jenis kargo yang boleh diangkut dengan menggunakan pesawat Citilink,? kata Albert dalam siaran persnya, kemarin.

Albert lebih lanjut menjelaskan, jenis kargo yang diangkut menggunakan penerbangan Citilink adalah kargo umum dan tidak mengangkut barang yang termasuk dalam kategori barang berbahaya.

Adapun terdapat sembilan jenis klasifikasi barang berbahaya sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh International Air Transport Association (IATA).

Barang-barang tersebut adalah barang yang bersifat mudah meledak (eksplosif), gas, cairan yang mudah terbakar, bahan padat yang mudah terbakar, zat yang dapat teroksidasi, zat beracun, zat yang mengandung radioaktif, bahan yang dapat menimbulkan karat, dan aneka bahan berbahaya lainnya.

Menurut Albert, sosialisasi mengenai ketentuan Citilink yang tidak mengangkut barang berbahaya juga telah dilakukan sebelumnya.

Baik melalui cargo embargo notice (pemberitahuan embargo kargo) terhadap dangerous goods maupun melalui pengumuman yang disampaikan kepada pengguna jasa layanan kargo Citilink Indonesia.

Citilink Indonesia telah mengangkut 34.668 ton kargo sepanjang semester pertama tahun 2016 atau naik 45 persen dari sebelumnya 23.910 ton kargo pada semester pertama tahun 2015.

Dengan digelarnya acara ini menjadikan Citilink sebagai maskapai pertama di Indonesia yang menyelenggarakan acara sosialisasi mengenai dangerous goods security awareness (kesadaran keamanan barang berbahaya). (ers)

(Rhd- PT Rifan Financindo Berjangka)

Analisis DNA, Tengkorak Ini Diduga Bukan Tengkorak Manusia

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Siapakah makhluk-makhluk misterius ini? Alien? Apa yang membuat mereka tampak sangat jauh berbeda dengan manusia pada umumnya?

Gurun Paracas terletak di negara yang paling misterius di pantai selatan Amerika Selatan, Peru. Pada 1928, seorang arkeolog Peru bernama Julio Tello menemukan sesuatu yang paling misterius di sebuah gurun yang tandus. Selama penggalian arkeologi, Tello menemukan sebuah kompleks kuburan kuno yang membingungkannya.

Di kuburan misterius ini, Tello menemukan serangkaian mayat manusia paling kontroversial yang mungkin akan mengubah persepsi kita. Mayat-mayat di makam kuno itu terdapat beberapa tengkorak dengan kepala memanjang dan terbesar yang pernah ditemukan di planet ini, yang akhirnya disebut sebagai The Paracas Skulls atau tengkorak Paracas. Arkeolog Peru ini menemukan lebih dari 300 tengkorak misterius yang diyakini berusia setidaknya sekitar 3000 tahun.

Jika tengkorak super panjang ini masih tidak cukup misterius, maka laporan analisis DNA tengkorak baru-baru ini semakin membingungkan dan sulit dipercaya, yang sepenuhnya menantang pengetahuan terkait proses evolusi dan asal usul manusia.

Memang hingga kini masih ada beberapa suku di Afrika yang masih menggunakan tradisi ?ikat kepala? agar berbentuk lonjong ke belakang. Namun ini terjadi di Afrika, bukan di benua Amerika, dan antara besarnya tengkorak terhadap badannya pun proposional alias tidak pendek. Namun, deformasi kepala seperti ini hanya dapat mengubah bentuknya, tidak dapat mengubah ukurannya, selain itu, berat atau volume otak dan semua bentuk tengkorak manusia normal memiliki ciri khasnya.

Tengkorak Paracas terutama di bagian cranium ukurannya sangat besar, minimal 25% lebih besar, dan beratnya sampai 60% lebih berat dari tengkorak manusia biasa. Para peneliti yakin bahwa sifat-sifat dari pembesaran bagian atas dan belakang tengkorak ini tidak mungkin dapat dihasilkan melalui tradisi ikat kepala atau head bindings, seperti pendapat beberapa ilmuwan lain pada banyak literature.

Struktur tengkorak Paracas tidak sama, pada tengkorak mansia normal terdapat dua piringan parietal (parietal plate) yang dipisahkan satu sama lain melalui sutura sagitalis, sementara pada tengkorak Paracas hanya ada satu piringan parietal.

Ciri tengkorak yang ganjil ini, makin membuat kemisteriusan tengkorak Paracas semakin sulit dipahami selama beberapa dekade ini, para peneliti masih tidak bisa memastikan makhluk apa sebenarnya mereka ini di masa lalu.

[?IMG] ?

Pengujian lebih lanjut

Juan Navarro, pemilik dan direktur museum lokal, yang dinamai Museum Sejarah Paracas, yang menyimpan koleksi tengkorak Paracas, mengijinkan pengambilan sampel dari 5 tengkorak. Sampel ini terdiri dari rambut, termasuk akarnya, gigi, tulang tengkorak dan kulit, dan sampel dari tiga tengkorak ini kemudian dikirim kepada ahli genetika, meskipun ahli genetika itu tidak diberikan informasi apa pun mengenai dari mana tengkorak itu berasal hingga pengujian genetika, dengan maksud supaya tidak mempengaruhi hasil tes DNA.

Menariknya, DNA mitokondria yang diturunkan dari ibu, menunjukkan adanya mutasi yang tidak diketahui dan tidak dihasilkan oleh siapa pun di dunia, baik primata atau hewan yang ditemukan seantero planet Bumi. Mutasi yang telah diteliti dalam sampel tengkorak Paracas menunjukkan bahwa peneliti berhadapan dengan apa yang benar-benar baru yaitu ?makhluk seperti manusia? atau ?human-like being,? karena sangat berbeda dari Homo sapiens, Neanderthal atau pun Denisovans.

[?IMG] ?

Brien Foerster, seorang ahli manusia kuno tentang tengkorak memanjang di Amerika Selatan itu mengungkapkan temuan dari ahli genetika berikut ini.

Tengkorak itu memiliki mitokondria DNA dengan mutasi yang tidak dikenal pada manusia mana pun, primata, atau binatang yang dikenal sejauh ini. Tapi sedikit potongan yang saya dapat dari sampel ini mengindikasikan bahwa mutasi-mutasi yang ditemukan ini adalah species makhluk baru, sangat jauh berbeda dari Homo sapien, Neanderthal dan Denisovan (manusia gua).

Menurut laporan terkait, struktur tengkorak Paracas sangat jauh berbeda secara biologis, jadi mustahil itu adalah hasil kawin silang dengan species manusia yang tidak sama. Dampaknya tentu besar.

?Saya tidak yakin apakah ia bisa dikategorikan sebagai ?evolutionary tree? (Pohon evolusi) atau dalam silsilah evolusi yang kita kenal,? tulis ahli genetika.

Lantas siapakah makhluk-makhluk misterius ini? Dan apa sebenarnya yang membuat mereka tampak sangat jauh berbeda dengan manusia normal pada umumnya? Mungkinkah mereka berasal dari luar Bumi?

Laporan pengujian ini tidak dapat menghapus semua kemungkinannya secara teoritis. Satunya-satunya yang diketahui sejauh ini bahwa masih banyak hal-hal yang tidak bisa dipahami oleh peneliti, sejarawan dan ilmuwan. Bagaimanapun, besar kemungkinan pada akhirnya kita baru akan tahu apakah manusia adalah spesies cerdas satu-satunya di alam semesta ini.

Kartu Palsu BPJS Kesehatan Bikin Resah Masyarakat

PT RIFAN FINANCINDO

Jangan biarkan distribusi kartu ini meluas. Pelaku harus dihukum berat

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Setelah kasus vaksin palsu, layanan kesehatan di Tanah Air kembali diguncang skandal. Kini muncul kasus Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dipalsukan.

Ratusan warga sudah menjadi korban. Mereka baru menyadari kartu yang dipegang ternyata palsu saat data gagal komputerisasi di tempat layanan kesehatan.

Kasus ini awalnya terungkap di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sejumlah warga Kota Padalarang terpaksa ?gigit jari? karena tidak bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan setelah dideteksi palsu. Pihak Puskesmas Padalarang membenarkan telah menolak sejumlah pasien yang menggunakan kartu tersebut.

Jumlahnya ratusan warga yang ternyata menggenggam kartu palsu itu. Jangankan warga, petugas pun tak bisa membedakan dengan mudah bahwa kartu itu palsu pada mulanya. Baru ketika mereka mencoba mengentri data di sistem komputer, kepalsuan itu tersibak. Singkat cerita, kasus itu cepat menyebar dan ketahuan belakangan bahwa sedikitnya 800 kartu palsu yang tersebar di kabupaten itu.

Tak butuh waktu lama, kasus ini membetot perhatian nasional. Kritik keras disuarakan para anggota parlemen. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin kaget mendengar itu. Dia pun mengungkapkan keheranan kenapa belakangan ini marak pemalsuan di sektor kesehatan.

?Ini semuanya di sektor kesehatan kok serba palsu,” kata Ade di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.

Sebelum kasus itu menjadi perhatian nasional, rupanya aparat kepolisian Polda Jawa Barat telah bekerja. Hari ini, Polda Jabar merilis penetapan tersangka pemalsuan kartu tersebut. Tersangkanya adalah Ketua Yayasan Rumah Peduli Dhuafa, Ana Sumarna (42).

Modus Pemalsuan

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Yusri Yunus, mengungkapkan tersangka menjalankan praktik pemalsuan kartu peserta sudah sejak 14 Juli 2015 hingga saat ini.

“Modus tersangka, pertama, menyosialisasikan kepada para korban bahwa dapat mengurus kartu BPJS seumur hidup hanya dengan membayar Rp100 ribu tanpa biaya iuran bulanan,” kata Yusri di Mapolda Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin 25 Juli 2016.

Dari sosialisasi itu, warga lalu tertarik dan memberikan persyaratan berupa salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), foto dan uang sebesar Rp100 ribu.

“Kemudian tersangka mendaftarkan calon peserta itu melalui website www.daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online. Namun tidak semua tahapan dilalui,” ungkap Yusri.

Untuk meyakinkan calon peserta, tersangka mencetak kartu BPJS secara pribadi melalui file blanko kartu BPJS kosong yang dapat diubah nama dan nomor peserta sesuai kebutuhan.

“Itu sesuai keinginan dan nomor yang digunakan tidak sesuai dengan BPJS Kesehatan yang resmi,” katanya.

Yusri menyebutkan, tersangka menjalankan modus pemalsuan tersebut sejak tahun 2015. Dia sudah memperdaya hingga 810 kepala keluarga yang menjadi calon peserta BPJS Kesehatan di Bandung Barat.

“Kartu peserta palsu yang dibuatkan oleh tersangka diduga mencapai 175 KK dari 810 calon peserta,” ujarnya.

Tersangka dijerat Pasal 378 dan 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dengan barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya satu bundel berkas pendaftaran BPJS, bundel kwitansi pembayaran, dua kartu BPJS palsu, lembaran blanko BPJS hasil cetakan melalui email tersangka.

Adakah kasus lain?

Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati khwatir kartu BPJS Kesehatan palsu yang beredar itu tidak hanya ada di Kabupaten Bandung Barat. BPJS diminta segera bertindak cepat untuk mengecek dan memastikan di lapangan atas munculnya kartu BPJS palsu tersebut.

“Bisa saja, kartu palsu BPJS tersebut tidak hanya muncul di Bandung, tapi di daerah-daerah lainnya. Oleh karenanya, BPJS harus bergerak cepat untuk mengecek di lapangan. Yang pasti kartu BPJS palsu tersebut sangat merugikan masyarakat,” kata Okky di Senayan, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.

Okky menilai, munculnya kartu BPJS palsu ini merupakan dampak dari sosialisasi yang tidak paripurna di masyarakat. Masyarakat kata dia, belum sepenuhnya mengetahui tentang prosedur pendaftaran BPJS.

“Kondisi ini harus menjadi catatan serius oleh manajemen BPJS untuk melakukan pembenahan dan perbaikan. Kartu BPJS palsu jangan dianggap masalah sepele, harus menjadi bahan koreksi manajemen BPJS,” ujarnya menambahkan.

Menurut dia, peristiwa ini juga menunjukkan kinerja Badan Pengawas BPJS tidak maksimal. Komitmen Dewas BPJS yang bakal bekerja maksimal saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR, seharusnya tidak dibuktikan dengan munculnya kartu BPJS palsu.

“Ke depan, Dewas BPJS agar lebih meningkatkan perannya dalam melakukan pengawasan. Dewas BPJS harus memastikan ke depan tidak ada lagi kasus serupa muncul di lapangan,” kata Okky.

Okky mengusulkan, anggaran negara untuk BPJS sebaiknya dipisah dari Kementerian Kesehatan. Pemisahan itu dimaksudkan agar pengelolaan BPJS seperti dalam hal sosialisasi dapat lebih maksimal.

“Harapannya, pemisahan anggaran BPJS dari Kementerian Kesehatan dapat dilakukan dalam APBN 2017 mendatang.?

Bentuk Kezaliman

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menegaskan kasus pembuatan kartu peserta palsu BPJS Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, merupakan bentuk kezaliman yang menyengsarakan. Bahkan, oknum yang bermain dalam pembuatan kartu untuk dihukum berat. Menurutnya, modus ini sangat merugikan terlebih target korban merupakan masyarakat kurang mampu.

“Dapat laporannya pagi ini dari Dinkes Provinsi. ini perbuatan oknum yang melampaui batas. Apalagi bila jatuhnya keada keluarga miskin ini menjadi kezaliman yang nyata,” kata Gubernur yang akrab disapa Aher ini di Bandung, Senin 25 Juli 2016.

Aher menginstruksikan instansi terkait agar mengadvokasi terhadap para korban untuk memperbarui kartu peserta. “Difasilitasi penerbitan ulang kartu baru yang legal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Alma Lucyati, mengatakan kartu palsu ini memang tidak terdaftar di kantor BPJS Kesehatan. “Kami sudah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (Bandung Barat),” ujar dia.

Alma menjelaskan, korban kartu BPJS Kesehatan palsu ini dipastikan kategori keluarga kurang mampu. “Bila korban termasuk keluarga KS atau Pra KS maka akan diupayakan untuk masuk dalam Integrasi data Jamkesda ke BPJS, kebetulan bulan September ini ada program mutasi data,” katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan dapat memfasilitasi pembuatan kartu peserta BPJS Kesehatan. “Jangan mudah percaya jika ada yang menjanjikan kartu BPJS biaya murah, bayar sekali dan tanpa iuran bulanan,” kata Alma.

(ren)

Sumber : viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Jokowi Puji Kinerja DPR/DPD Tahun Ini

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? JAKARTA?Presiden Joko Widodo memuji kinerja DPR RI tahun ini karena sudah menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik. Yaitu fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Terutama karena DPR bersama pemerintah telah menyelesaikan sepuluh rancangan yang disahkan menjadi undang-undang.

?Apresiasi juga kita berikan kepada DPR RI yang memegang amanah Undang Undang Dasar 1945 untuk menjalankan fungsinya. Dalam pelaksanaan fungsi legislasi, kita menyadari yang penting bukan banyaknya Rancangan Undang- Undang yang disahkan menjadi Undang-Undang, tetapi kualitas dan manfaat dari Undang-Undang itu bagi rakyat,? ujar Jokowi, sapaan Presiden saat berpidato di Sidang Tahunan MPR/DPR Tahun 2016 di Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Undang-Undang yang telah diselesaikan pemerintah dan DPR antara lain UU tentang Tabungan Perumahan Rakyat, Amnesti Pajak, dan aturan tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidayaan Ikan dan Petambak Garam sebagai bagian dari upaya pemajuan kesejahteraan nelayan serta sektor kemaritiman di Tanah Air.

Dalam hal pelaksanaan fungsi anggaran, DPR bersama pemerintah saat ini sedang membahas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2017 dan RUU tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN 2015.

Menurutnya, DPR dan pemerintah berkomitmen untuk memastikan anggaran 2017 disusun dengan cermat demi peningkatan kesejahteraan rakyat.

?Anggaran itu harus mengikuti program prioritas. Tidak boleh lagi sekadar dibagi rata ke unit-unit kerja. Selanjutnya dalam hal pelaksanaan fungsi pengawasan, DPR telah mendorong optimalisasi pemeriksaan BPK, serta optimalisasi peran komisi dan anggota Dewan,? imbuhnya.

Presiden juga mengapresiasi kinerja DPD yang telah berpartisipasi aktif pada penetapan berbagai kebijakan pemerintah yang terkait dengan peningkatan kualitas pemilihan kepala daerah, percepatan pembangunan perbatasan negara, serta perlindungan sosial.

?DPD juga ikut mendukung pengembangan ekonomi kreatif hingga penyelesaian masalah kekerasan terhadap anak dan remaja. Kita juga berikan apresiasi atas komitmen DPD dalam mendukung kebijakan Amnesti Pajak, penguatan Bank Pembangunan Daerah, dan pengembangan koperasi,? pungkas Jokowi. (flo/jpnn)

Sumber : jpnn.com

rhd – rifanfinancindo