• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Proses Pembahasan Revisi UU ITE Dinilai Sangat Tertutup

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Peneliti Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Anggara Suwahju menilai, pembahasan revisi UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang dilakukan Komisi I DPR sangat tertutup.

Ia mengatakan, dari dua kali rapat kerja dan lima kali rapat oleh panitia kerja, tak satupun sidang digelar terbuka.

“Hal ini merupakan kemunduran dan menciderai semangat dari para pimpinan DPR untuk membuat DPR yang modern, transparan, dan akuntabel,” kata Anggara, melalui keterangan tertulis, Kamis (1/9/2016).

Komisi I telah selesai membahas revisi UU ITE pada Selasa (30/8/2016) lalu.

Dari sejumlah kesepakatan dalam revisi UU itu, Anggara menilai, ada kemunduran dalam reformasi hukum pidana.

Menurut dia, banyak duplikasi ketentuan pidana yang ada dalam KUHP dengan yang ada di UU ITE maupun yang telah disepakati dalam RUU Perubahan UU ITE.

Anggara mencontohkan pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik merupakan delik aduan dan merujuk pada Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP.

Selain itu, pasal 27 ayat 4 UU ITE tentang pemerasan merujuk pada pasal 368 dan 369 KUHP.

“Hal ini tidak menjawab persoalan duplikasi tindak pidana karena ketentuan yang sama dalam KUHP masih mampu untuk menjangkau perbuatan yang dilakukan dengan medium internet. Problem yang terjadi adalah pasal-pasal pidana tersebut terbukti masih bersifat karet, multi intrepretasi dan gampang disalahgunakan,” ujar Anggara.

Ia mengatakan, terdapat kemunduran proses ?fair trial? dalam ketentuan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan penyitaan dalam RUU Perubahan UU ITE.

Sebelumnya, proses penangkapan dan penahanan dalam UU ITE yang lama memerlukan izin dari Ketua Pengadilan (Pasal 43 ayat 6) dan ini menunjukkan kemajuan Indonesia dalam menyelaraskan ketentuan hukum nasional dengan kewajiban- kewajiban internasional Indonesia.

“Dengan menghilangkan ijin dari Ketua Pengadilan, maka penahanan yang sewenang-wenang akan sangat mudah dilakukan seperti yang selama ini telah terjadi,” ujar Anggara.

Dalam rancangan RUU Perubahan UU ITE, dimasukkan ketentuan cyber bullying (perundungan di dunia siber) sebagai pidana pada Pasal 29.

Ia khawatir frasa cyber bullying dirumuskan secara bebas sehingga bertentangan dengan prinsip bahwa ketentuan hukum tidak multitafsir.

Sumber -viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Rusia Dorong Palestina Merdeka

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Rusia menolak status quo Palestina dan meminta dilakukannya kembali proses negosiasi.

“Kami berniat terus memberikan bantuan untuk menyelesaikan masalah Palestina. Baik dalam format bilateral maupun multirateral,” kata Presiden Rusia Vladimir Putin, dilansir dari kantor berita Rusia TASS, Selasa, 26 Juli 2016.

Ia menilai, apapun itu, status quo tetap tidak dapat diterima dan ia mendukung secepatnya penciptaan kondisi dan proses negosiasi bersama.

Menurutnya, negosiasi itu bertujuan untuk menciptakan negara Palestina yang merdeka, layak dan integral dengan Yerusalem timur secara damai.

Sebelumnya, pada awal Juni 2016, para Menteri Luar Negeri dari 27 negara menggarisbawahi bahwa keadaan status quo antara Israel dan Palestina saat ini tidak dapat dipertahankan.

Mereka pun menegaskan pentingnya agar kedua negara yang bertikai segera ambil langkah dan kebijakan yang menunjukkan komitmen terhadap perundingan, untuk mencapai solusi dua negara (two-state solution).

?Palestina dan Israel harus segera mengambil langkah menghentikan kekerasan, menghentikan pembangunan pemukiman ilegal di tanah Palestina. Lalu, memastikan keamanan guna menciptakan kondisi kondusif untuk perundingan perdamaian,? ungkap Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi.

Dalam pertemuan ini, para Menlu menegaskan kembali dukungannya untuk mencari solusi yang adil, abadi dan komprehensif bagi konflik Palestina-Israel yang telah berlangsung selama 50 tahun.

Guna mendukung proses perundingan perdamaian kedua negara, para Menlu menyampaikan kesiapannya untuk memberikan insentif, termasuk bantuan kapasitas dan kerja sama ekonomi kepada Palestina dan Israel.

Sumber -viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Tarif Baru Interkoneksi Batal Ditetapkan 1 September?

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Keputusan terhadap penurunan tarif interkoneksi kemungkinan bakal tertunda. Rencana awal “ketok palu” tarif baru interkoneksi tersebut akan dilakukan 1 September besok. (Baca: Belum Kelar sejak 2015, Tarif Interkoneksi Diminta Segera Dipastikan)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta agar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menunda penetapan perhitungan tarif baru interkoneksi seiring dengan perubahan jadwal rapat kedua pembahasan tarif interkoneksi.

Semula, Komisi 1 DPR menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kedua dengan Menkominfo pada Selasa (30/8/2016) kemarin. Rapat tersebut terpaksa ditunda dan dijadwal ulang untuk pekan depan.

?Kemarin rencananya (RDP) jam 13.00, akan tetapi bertabrakan dengan (rapat) paripurna? yang diundur ke jam 12.30. Karena itu rapat dengan Menkominfo ditunda untuk dijadwalkan kembali,? terang Ketua Komisi 1 DPR Abdul Kharis Almayshari pada KompasTekno, Rabu (31/8/2016).

?(Jadwal RDP kedua) Setelah Pak Menteri pulang dari luar negeri bersama RI 1 (Presiden Joko Widodo),? imbuhnya.

?Kami minta kepada menteri agar ditunda sampai terlaksananya rapat Komisi 1 dengan Menkominfo, sebagaimana kesimpulan rapat kerja terahir dengan Menkominfo,? pungkas Abdul.

Sebelumnya, Rudiantara sempat merilis surat edaran berisi perhitungan penurunan tarif interkoneksi yang baru. Dari 18 skenario panggilan, terdapat penurunan rata-rata 26 persen. Salah satunya adalah panggilan telepon yang semula bertarif Rp 250 per menit, turun menjadi Rp 204 per menit. (Baca: Kemenkominfo Tetapkan Tarif Interkoneksi Baru)

Tarif interkoneksi merupakan biaya yang dibayarkan antar-operator. Misalnya, saat pengguna operator A menelepon operator B, maka operator A dikenai tarif interkoneksi sesuai dengan perhitungan yang berlaku. Namun, tarif interkoneksi hanya merupakan salah satu komponen penentu tarif telepon retail. (Baca: Tarif Interkoneksi Turun, Telepon Beda Operator Jadi Murah?)

Meski sudah ditetapkan, surat edaran tersebut baru sebagai pemberitahuan saja agar operator menyiapkan sistem billing mereka. Rudiantara berencana menerapkannya dalam sebuah aturan yang akan rilis pada 1 September 2016 setelah pembahasan dengan operator dan pihak terkait.

Selanjutnya, pada Rabu (24/8/2016), Komisi 1 DPR mengadakan RDP dengan Menkominfo untuk membahas mengenai rencana penetapan perhitungan interkoneksi yang baru. Dalam RDP dibahas berbagai hal, antara lain soal risiko kerugian negara dari penurunan tarif interkoneksi, hingga alasan dan runutan proses perhitungan ulang tarif interkoneksi.

Dalam RDP pertama ini, Menkominfo dan Komisi 1 DPR sepakat untuk menunda implementasi perhitungan penurunan tarif interkoneksi, hingga selesainya pertemuan kedua.

Selanjutnya, pada Kamis (25/8/2015), giliran DPR mengundang seluruh operator, yaitu Telkomsel, Telkom, Smartfren, XL Axiata, Indosat Ooredoo, dan Hutchison Tri Indonesia. Masing-masing operator hadir dan diminta menjelaskan pada DPR terkait tanggapan dan harapan soal penurunan tarif interkoneksi ini. (Baca: Telkom-Telkomsel Tolak Tarif Baru Simetris, Operator Lain Setuju)

Rudiantara, pada Senin (29/8/2016), juga sempat mengumpulkan seluruh operator di kantornya untuk mendengarkan masukan mereka terkait tarif interkoneksi. Namun tidak ada keputusan apapun yang dikeluarkan setelah pembahasan tersebut

 

Sumber – kompas.com

rhd – rifanfinancindo

Inilah Perintah SBY ke Ruhut Sitompul soal Ahok

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Politikus Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul menyatakan bahwa ketua umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak sepenuhnya menolak Basuki T Purnama alias Ahok sebagai calon gubernur pada pilkada DKI Jakarta. Buktinya, SBY justru memerintahkan Ruhut menjalin komunikasi dengan Ahok.

Ruhut mengatakan hal itu menanggapi keputusan partainya yang tak akan mengusung Ahok. Karenanya anggota Komisi III DPR itu dikenal sebagai pendukung setia Ahok itu merasa curiga ada pihak-pihak yang menjadi pembisik bagi SBY.

?Ada yang bisik-bisikin Pak SBY. Pak SBY saja bilang ke aku supaya buka komunikasi ke Pak Ahok,” ujar Ruhut seperti dikutip JawaPos.Com, Senin (29/8/2016).

Ruhut pun mengaku tak gentar jika sikapnya yang getol memebla Ahok akan berbuah sanksi. Paslanya, politikus asal Medan itu meyakini Ahok sebagai cagub terbaik.

?Aku tetep dukung Ahok. Semua yang kuambil sudah kupikirkan matang-matang,” katanya.

Kendati demikian, Ruhut berharap agar partainya tidak menutup pintu bagi Ahok yang sampai saat ini tak tercatat sebagai kader partai mana pun. Sebab, Ahok telah membuktikan kinerjanya dalam memimpin DKI.

Selain itu Ruhut menegaskan, partainya tidak mengusung kader sendiri sebagai cagub pada pilkada DKI. Karenanya sangat tak etis kalau mendukung calon dari partai lain.

“Kawan-kawan yang tutup pintu karena gak tahu pribadi Ahok, kalau aku kan dukung orang yang pasti menang. Ahok kan indpenden kita kan gak punya calon, masa kita dukung calon dari partai lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, partainya tidak akan mengusung Ahok. Alasannya, mantan Bupati Belitung Timur tersebut belum menunjukan prestasi yang membanggakan.(cr2/JPG)

Sumber – jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Terpilih Jadi Ketum PKP Indonesia, Hendropriyono Minta Kader Kembali Bersatu

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Indonesia resmi mengukuhkan Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono sebagai ketua umum menggantikan Sutiyoso yang kini menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Hendropriyono terpilih secara aklamasi dalam KLB yang dihadiri 33 Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) dan 498 Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota (DPK) se- Indonesia di Hotel Millenium, Jakarta, Sabtu (27/8).

Saat menyampaikan pidato politiknya, Hendropriyono menyatakan tidak pernah dia duga bakal terpilih sebagai ketua umum.

“Sebagai prajurit Saptamarga, karena perkembangan keadaan strategis global dan nasional yang memprihatinkan sekarang, dengan ini saya menyatakan siap untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” tegas Hendropriyono.

Lebih lanjut, Hendropriyono menjelaskan strateginya untuk membangun PKPI dengan terus menerus melahirkan kader-kader bangsa secara terencana, bertingkat, berlanjut.

“Pola strateginya, menempatkan tokoh-tokoh senior sebagai penasihat, tokoh-tokoh senior bercampur junior sebagai para pakar, dan menggerakkan tokoh muda sebagai pengurus dari tingkat nasional hingga desa, serta melibatkan organisasi masyarakat untuk mencapai visi dan misi partai,” imbuhnya.

Peremajaan PKP Indonesia dalam pewarisan nilai-nilai dasar Pancasila dan UUD 1945 ujarnya, adalah merupakan keniscayaan. Untuk itu harus dilaksanakan dengan segera guna menghadapi berbagai Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan. Prinsip yang harus dipegang teguh adalah 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.

Mantan Kepala BIN ini mengajak Kader PKPI untuk kembali bersatu. “Saya mengajak kader PKPI se-Indonesia yang berada di persimpangan jalan untuk kembali ke PKPI hasil KLB ini, untuk bersama-sama mewujudkan kehidupan rakyat Indonesia yang aman dan sejahtera lahir batin,” pungkasnya.(fas/jpnn)

 

Sumber – jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Mengintip Teknologi di Balik Restorasi 4K Film Tiga Dara

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Ya, penggalan tersebut merupakan salah satu lirik dari lagu tema Tiga Dara yang mengisi film dengan judul yang sama. Sebagai informasi, film buatan Usmar Ismail yang dirilis pada 1957 silam itu kini kembali diputar di beberapa bioskop.

Perbedaannya, Tiga Dara 2016 diklaim telah direstorasi dengan teknologi 4K, sehingga kualitas gambar dan suara yang disajikan tampil tajam dan jernih.

Bagi kamu yang kurang akrab dengan istilah restorasi 4K, Tekno Liputan6.com akan memberikan gambaran seperti apa teknologi tersebut. Pertama, 4K merupakan kualitas tertinggi video untuk saat ini dengan capaian resolusi horizontal hingga 4.000 piksel. Adapun restorasi merupakan teknik yang biasa digunakan untuk proses ‘pemugaran’ film baik dari sisi audio dan visual.

Awalnya restorasi film Tiga Dara merupakan salah satu inisiatif yang sempat dilakukan oleh pemerintah Belanda lewat EYE Museum Amsterdam pada 2011. Sayangnya, proses restorasi tertunda karena krisis ekonomi.

Sekarang, SA Films didapuk untuk bertanggung jawab merestorasi Tiga Dara. Dengan begitu, seluloid film yang tadinya ada di kota Amsterdam, Belanda, akhirnya kembali ke Indonesia.

Kepada Tekno Liputan6.com, Kenneth Hideki selaku publicist dari SA Films, mengatakan bahwa restorasi fisik seluloid film dilakukan lewat Laboratorium L?immagine Ritrovata di Bologna, Italia. Bahkan, proses ini melibatkan dua orang Indonesia untuk menangani proses restorasi, yakni dua film maker Lintang Gitomartoyo dan Lisabona Rahman.

Disebutkan Hideki, proses pertama yang harus dilakukan adalah melihat kondisi riil seluloid serta mencatat kerusakannya. “Setelah itu, kami rekam seperti apa kerusakan fisik maupun kimiawinya, apa ada yang robek atau tergores, atau apakah ada kristal debu yang muncul karena seluloid disimpan di negara tropis. Barulah diperbaiki kerusakan fisiknya dari materi secara manual,” ujar Hideki?memaparkan.

Mengintip Kisah di Balik Teknologi Restorasi 4K Film Tiga Dara

Film Tiga Dara karya H. Usmar Ismail. Foto: Wikipedia

Pada kesempatan yang sama, saat dihubungi Tekno Liputan6.com, Yoki P Soufyan dari SA Films, mengungkapkan langkah lebih lanjut kala memperbaiki kerusakan fisik secara manual.

“Sidik jari, bekas lem, bekas tekukan, hingga serangga kecil yang menempel, kita bersihkan. Proses manual begitu melelahkan namun hasilnya harus sempurna,” ujar Yoki.

Setelahnya, barulah mereka memanfaatkan restorasi digital dengan teknologi 4K. Kerusakan yang ada di setiap frame, kata Yoki, harus diperbaiki. “Ada 150.000 frame pada film yang memiliki durasi hampir dua jam ini. Total file film ini mencapai 12 terabyte dan harus diedit secara manual di Photoshop,” tutur Yoki.

Cuplikan adegan Tiga Dara karya Usmar Ismail (1956)
Kini, film Tiga Dara bisa dinikmati dengan kualitas gambar jernih, tajam serta suara dengan detail tinggi dan bersih. Sekadar informasi, proses restorasi ini memakan biaya sebesar Rp 3 miliar dan waktu hampir 17 bulan. Tak sampai di situ, proses restorasi 4K ini pun diklaim sebagai hasil restorasi 4K pertama di Asia yang disiarkan ke publik.

Sumber : liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

Tanggapan PT HM Sampoerna soal Kabar Rokok Rp 50 Ribu

PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Head of Regulatory International Trade and Communications PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Elvira Lianita juga membantah kabar harga produknya sedang dan akan menjadi Rp 50 ribu per bungkus.

?Isu terkait adanya kenaikan harga secara drastis atas produk-produk Sampoerna adalah informasi tidak benar yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,? tegasnya melalui surat elektronik kepada Jawa Pos tadi malam.

Sampoerna yang merupakan penguasa pasar rokok nasional, menurut Elvira, mendukung kebijakan tarif cukai yang adil, transparan, dan terprediksi dengan tetap memperhatikan unsur perlindungan kesehatan.

Termasuk perlindungan terhadap 6 juta orang yang terlibat dalam industri hasil tembakau nasional.

?Perlu menjadi catatan penting, dengan tingkat cukai saat ini, perdagangan rokok ilegal telah mencapai 11,7 persen dan merugikan negara hingga Rp 9 triliun (berdasar studi dari beberapa universitas nasional, Red). Hal ini tentu kontraproduktif dengan upaya pengendalian konsumsi rokok, peningkatan penerimaan negara, dan perlindungan tenaga kerja,? tuturnya.

Kenaikan harga drastis maupun kenaikan cukai secara eksesif dinilai bukan merupakan langkah bijaksana. Sebab, kata Elvira, setiap kebijakan yang berkaitan dengan harga dan cukai rokok harus mempertimbangkan seluruh aspek secara komprehensif.

Aspek tersebut terdiri atas seluruh mata rantai industri tembakau nasional: petani, pekerja, pabrikan, pedagang, dan konsumen. Harus dipertimbangkan pula kondisi industri dan daya beli masyarakat saat ini.

?Kebijakan cukai yang terlalu tinggi akan mendorong naiknya harga rokok menjadi mahal sehingga tidak sesuai dengan daya beli masyarakat. Jika harga rokok mahal, kesempatan ini akan digunakan produk rokok ilegal yang dijual dengan harga sangat murah karena mereka tidak membayar cukai,? paparnya.

Mengenai harga rokok di Indonesia jika dibandingkan dengan di negara-negara lain yang kemudian disimpulkan lebih murah, menurut Elvira, perlu dilakukan kajian yang menghitung daya beli masyarakat di tiap-tiap negara.

?Jika kita membandingkan harga rokok dengan pendapatan domestik bruto (PDB) per kapita di beberapa negara, harga rokok di Indonesia lebih tinggi daripada di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,? jelasnya. (gen/ken/c9/ang/sam/jpnn)

Sumber : jpnn.com

(Rhd- PT Rifan Financindo Berjangka)

Analisis DNA, Tengkorak Ini Diduga Bukan Tengkorak Manusia

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Siapakah makhluk-makhluk misterius ini? Alien? Apa yang membuat mereka tampak sangat jauh berbeda dengan manusia pada umumnya?

Gurun Paracas terletak di negara yang paling misterius di pantai selatan Amerika Selatan, Peru. Pada 1928, seorang arkeolog Peru bernama Julio Tello menemukan sesuatu yang paling misterius di sebuah gurun yang tandus. Selama penggalian arkeologi, Tello menemukan sebuah kompleks kuburan kuno yang membingungkannya.

Di kuburan misterius ini, Tello menemukan serangkaian mayat manusia paling kontroversial yang mungkin akan mengubah persepsi kita. Mayat-mayat di makam kuno itu terdapat beberapa tengkorak dengan kepala memanjang dan terbesar yang pernah ditemukan di planet ini, yang akhirnya disebut sebagai The Paracas Skulls atau tengkorak Paracas. Arkeolog Peru ini menemukan lebih dari 300 tengkorak misterius yang diyakini berusia setidaknya sekitar 3000 tahun.

Jika tengkorak super panjang ini masih tidak cukup misterius, maka laporan analisis DNA tengkorak baru-baru ini semakin membingungkan dan sulit dipercaya, yang sepenuhnya menantang pengetahuan terkait proses evolusi dan asal usul manusia.

Memang hingga kini masih ada beberapa suku di Afrika yang masih menggunakan tradisi ?ikat kepala? agar berbentuk lonjong ke belakang. Namun ini terjadi di Afrika, bukan di benua Amerika, dan antara besarnya tengkorak terhadap badannya pun proposional alias tidak pendek. Namun, deformasi kepala seperti ini hanya dapat mengubah bentuknya, tidak dapat mengubah ukurannya, selain itu, berat atau volume otak dan semua bentuk tengkorak manusia normal memiliki ciri khasnya.

Tengkorak Paracas terutama di bagian cranium ukurannya sangat besar, minimal 25% lebih besar, dan beratnya sampai 60% lebih berat dari tengkorak manusia biasa. Para peneliti yakin bahwa sifat-sifat dari pembesaran bagian atas dan belakang tengkorak ini tidak mungkin dapat dihasilkan melalui tradisi ikat kepala atau head bindings, seperti pendapat beberapa ilmuwan lain pada banyak literature.

Struktur tengkorak Paracas tidak sama, pada tengkorak mansia normal terdapat dua piringan parietal (parietal plate) yang dipisahkan satu sama lain melalui sutura sagitalis, sementara pada tengkorak Paracas hanya ada satu piringan parietal.

Ciri tengkorak yang ganjil ini, makin membuat kemisteriusan tengkorak Paracas semakin sulit dipahami selama beberapa dekade ini, para peneliti masih tidak bisa memastikan makhluk apa sebenarnya mereka ini di masa lalu.

[?IMG] ?

Pengujian lebih lanjut

Juan Navarro, pemilik dan direktur museum lokal, yang dinamai Museum Sejarah Paracas, yang menyimpan koleksi tengkorak Paracas, mengijinkan pengambilan sampel dari 5 tengkorak. Sampel ini terdiri dari rambut, termasuk akarnya, gigi, tulang tengkorak dan kulit, dan sampel dari tiga tengkorak ini kemudian dikirim kepada ahli genetika, meskipun ahli genetika itu tidak diberikan informasi apa pun mengenai dari mana tengkorak itu berasal hingga pengujian genetika, dengan maksud supaya tidak mempengaruhi hasil tes DNA.

Menariknya, DNA mitokondria yang diturunkan dari ibu, menunjukkan adanya mutasi yang tidak diketahui dan tidak dihasilkan oleh siapa pun di dunia, baik primata atau hewan yang ditemukan seantero planet Bumi. Mutasi yang telah diteliti dalam sampel tengkorak Paracas menunjukkan bahwa peneliti berhadapan dengan apa yang benar-benar baru yaitu ?makhluk seperti manusia? atau ?human-like being,? karena sangat berbeda dari Homo sapiens, Neanderthal atau pun Denisovans.

[?IMG] ?

Brien Foerster, seorang ahli manusia kuno tentang tengkorak memanjang di Amerika Selatan itu mengungkapkan temuan dari ahli genetika berikut ini.

Tengkorak itu memiliki mitokondria DNA dengan mutasi yang tidak dikenal pada manusia mana pun, primata, atau binatang yang dikenal sejauh ini. Tapi sedikit potongan yang saya dapat dari sampel ini mengindikasikan bahwa mutasi-mutasi yang ditemukan ini adalah species makhluk baru, sangat jauh berbeda dari Homo sapien, Neanderthal dan Denisovan (manusia gua).

Menurut laporan terkait, struktur tengkorak Paracas sangat jauh berbeda secara biologis, jadi mustahil itu adalah hasil kawin silang dengan species manusia yang tidak sama. Dampaknya tentu besar.

?Saya tidak yakin apakah ia bisa dikategorikan sebagai ?evolutionary tree? (Pohon evolusi) atau dalam silsilah evolusi yang kita kenal,? tulis ahli genetika.

Lantas siapakah makhluk-makhluk misterius ini? Dan apa sebenarnya yang membuat mereka tampak sangat jauh berbeda dengan manusia normal pada umumnya? Mungkinkah mereka berasal dari luar Bumi?

Laporan pengujian ini tidak dapat menghapus semua kemungkinannya secara teoritis. Satunya-satunya yang diketahui sejauh ini bahwa masih banyak hal-hal yang tidak bisa dipahami oleh peneliti, sejarawan dan ilmuwan. Bagaimanapun, besar kemungkinan pada akhirnya kita baru akan tahu apakah manusia adalah spesies cerdas satu-satunya di alam semesta ini.

Bebas dari Abu Sayyaf pada Hari Kemerdekaan RI

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Setelah hampir dua bulan disekap Abu Sayyaf, Sofyan berhasil kabur.

Kisah dramatis muncul pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2016. Ini terjadi di Filipina, Seorang warga Indonesia yang jadi sandera kelompok Abu Sayyaf, Muhammad Sofyan, berhasil melarikan diri setelah disekap selama hampir dua bulan.

Sofyan merupakan anak buah kapal kapal tugboat Charles berwarganegara Indonesia, yang disandera Abu Sayyaf sejak 23 Juni 2016. Dia dan teman-temannya ditangkap di Perairan Sulu, Filipina Selatan.

Bersama dengan Sofyan, ada enam WNI lainnya yang diculik kelompok pengganggu di Filipina bagian selatan itu. Keenamnya adalah Kapten kapal Sofyan Feri Arifin, Muhammad Mahbrur Dahri, Edy Suryono, Ismail, Robin Piter dan Muhammad Nasir.

Sofyan ditemukan oleh penduduk setempat di garis pantai Barangay Bucal, kota Luuk, Sulu, Filipina Selatan, sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

Lolosnya Sofyan disambut lega keluarganya di Samarinda, Kalimantan Timur. Sepupu Sofyan, Risna mengaku lega sanak saudaranya berhasil lolos setelah dua bulan disandera. Syukur itu disampaikan juga lantaran lolosnya Sofyan melewati tenggat waktu yang telah diberikan Abu Sayyaf sebelumnya, yaitu pada 15 Agustus 2016.

“Saya dan keluarga bersyukur karena saudara kami, Muhammad Sofyan, berhasil melarikan diri dan selamat dari Abu Sayyaf,” kata Risna.

Meski bersyukur, Risna mengatakan masih prihatin dengan nasib enam ABK lainnya yang ditangkap Abu Sayyaf bersama Sofyan. Rasa khawatir itu wajar, sebab lolosnya Sofyan bisa juga mengancam nasib keenam rekannya.

Laporan Antv menunjukkan kegelisahan Elona, istri Robin Piter. Elona mengaku sangat was-awas dan masih diliputi kekhawatiran. Sebab, sejauh ini belum ada tanda atau kabar enam sandera akan dilepaskan atau dibebaskan dalam waktu dekat.

Kabar lolosnya Sofyan dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan benar Sofyan telah lepas dari sekapan Abu Sayyaf. Kemenlu kini cepat langsung berkoordinasi dengan pemerintah Filipina untuk memastikan kondisi keberadaan Sofyan.

Iqbal mengatakan, Rabu siang ini waktu Filipina, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay Jr.

“Saat ini dia (Sofyan) sudah diamankan pihak Kepolisian Sulu, Filipina Selatan,” ujar Iqbal di Jakarta, Rabu 17 Agustus 2016.

Dia mengatakan, Tim dari KBRI Manila dan KJRI Davao langsung bergegas menuju Zamboanga City guna menangani proses selanjutnya dan memastikan kondisi yang bersangkutan.

Militer Filipina mengidentifikasi, penculik ketujuh ABK kapal Charles adalah kelompok yang pro Abu Sayyaf, Muktadil Brothers, yang berbasis di Tawi-Tawi, Filipina Selatan.

Dikutip dari laman Philstar, Rabu 17 Agustus 2016, Juru Bicara Militer di Filipina Selatan, Mayor Filemon Tan mengatakan kelompok tersebut punya tugas khusus dalam rangkaian penyanderaan.

“Tugas mereka menculik kru kapal dan mengirim korban sandera kepada kelompok Abu Sayyaf,” kata Tan.

Menurut laporan intelijen, Tan mengatakan, Abu Sayyaf tetap menuntut uang tebusan sebesar 20 juta Ringgit atau sekitar Rp60 miliar untuk pembebasan para sandera Indonesia.

Momen penting

Lolosnya Sofyan itu dipandang sebagai momentum baik bagi upaya pembebasan sandera tersisa. Pengamat hubungan internasional Universitas Paramadina, Emil Radiansyah, mengatakan pemerintah Indonesia bisa mengambil momen itu untuk meningkatkan kerja sama patroli bersama dengan Filipina dan Malaysia. Sebagaimana diketahui, ketiga negara telah sepakat untuk menggelar kerja sama patroli di Yogyakarta beberapa waktu lalu, merespons banyaknya kasus penyanderaan di perairan Filipina Selatan.

Emil menilai, dalam hal kerja sama patroli bersama itu, Filipina belum menunjukkan komitmen sepenuhnya. Sementara Indonesia dan Malaysia sudah total komitmen dalam patroli bersama.

“Filipina belum 100 persen soal itu. Jadi memang yang perlu ditekankan adalah dari pemerintah Filipina,” kata dosen Universitas Paramadina itu kepada VIVA.co.id, Rabu 17 Agustus 2016.

Untuk menekan komitmen pemerintah Filipina, Emil mengusulkan, Indonesia bisa memainkan ketergantungan Filipina atas batu bara dari Indonesia. Pemerintah, kata Emil, bisa memutuskan pengiriman (moratorium) batu bara ke Filipina. Hal itu agar ‘memaksa’ Filipina lebih fokus dalam penanganan sandera di area mereka.

“Opsi (menekan melalui) ASEAN bisa dilakukan. Filipina kan penggagas pemberantasan terorisme di regional,” kata dia.

Untuk itu, selain menekan Filipina, perlu dilakukan peningkatan kerja sama ketiga negara mutlak perlu dilakukan. Caranya pemerintah Indonesia perlu memainkan diplomasinya dalam patroli bersama.

Soal bentuk peningkatan kerja sama, Emil memaparkan bisa dilakukan beberapa bentuk. Pertama, misalnya TNI bisa masuk ke area angkatan bersenjata Filipina. Opsi peningkatan lainnya, bisa saja memungkinkan patroli bersama Filipina dan Malaysia di teritorial kedua negara tetangga tersebut.

Dia mengatakan opsi negosiasi perlu terus dilakukan pemerintah Indonesia. Sebab operasi militer tanpa negosiasi menurutnya langkah yang percuma. Jika saja operasi militer tetap dijalankan, tapi tak mengetahui detail kondisi sandera, maka bisa menjadi bumerang, sandera bisa dibunuh kelompok Abu Sayyaf.

Emil mengatakan operasi militer dan negosiasi dilakukan bersama dengan melibatkan milisi lokal di Filipina Selatan misalnya Moro National Liberation Front (MNLF).

Langkah itu perlu dilakukan sebab, menurut Emil, saat ini kelompok Abu Sayyaf sudah lintas batas, tak hanya beroperasi di perairan Filipina Selatan saja.

“Mereka (Abu Sayyaf) sifatnya lintas batas sekarang, berani lintas teritorial. Misalnya di area Malaysia mereka menculik lalu di bawa ke Filipina Selatan. Di area ini (Filipina Selatan) juga penjagaan kurang,” jelasnya.

Mengharap Duterte

Selain upaya diplomasi, Indonesia juga bisa berharap pada gebrakan dan ?kegarangan? dari Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte.

Memang sejak dia dilantik jadi orang nomor satu Filipina, Duterte sudah memberikan sinyal ketegasan penegakan hukum. Bahkan tak tanggung, Duterte mengaku siap menghadapi langsung Abu Sayyaf.

Duterte memerintahkan kepada tiga matra di tubuh Angkatan Bersenjata Filipina, yakni AD, AL, dan AU, untuk menumpas habis kelompok militan Abu Sayyaf. Menurutnya, kawasan selatan yang mayoritas dihuni warga Muslim Filipina terancam dipengaruhi oleh paham ISIS apabila langkah tegas tidak cepat dilakukan.

“Hancurkan mereka. Itu adalah perintah!” tegas Duterte dalam pidatonya di Pangkalan Militer Zamboanga, Mindanao, Filipina Selatan, 11 Agustus 2016.

Di mata Duterte, Abu Sayyaf adalah kelompok bandit berkedok militan. Mereka membunuh warga sipil tanpa alasan dan sejak awal tidak membuka ruang negosiasi.

Dia mengatakan, jika Abu Sayyaf dibiarkan maka dalam tiga sampai tujuh tahun ke depan, Filipina akan mulai punya persoalan dengan ISIS. Makanya, dia siap berhadapan dengan Abu Sayyaf.

“Akan tiba waktunya bagi saya untuk berhadapan langsung dengan Abu Sayyaf,” tuturnya sebelum dilantik menjadi presiden.

Terbaru, Duterte menegaskan siap mempertaruhkan jabatannya untuk menumpas terorisme. Dia berjanji tak akan membiarkan Filipina diacak-acak oleh serangan teror apa pun.

Dia mengatakan, perbuatan teroris itu seperti ISIS. Kelompok teror tak punya ideologi politik, tak punya konsep, melukai membunuh perempuan dan anak-anak. Duterte juga miris dengan praktik barbar teroris di Filipina yang berani memenggal leher sandera.

“Ini (pernyataan) adalah sikap tegas saya dan saya akan terus mengingatkan. Saya akan hancurkan terorisme seperti yang saya katakan sebelumnya. Dan ini pertaruhan kehormatan, hidup dan jabatan saya sebagai Presiden Filipina,” paparnya.

Sikap tegas dan garang Duterte menjadi harapan bagi Indonesia. Emil mengakui kemampuan Duterte untuk mengendalikan keadaan sandera. Sebab mantan Wali Kota Davao itu dikenal punya pengalaman bisa menyelesaikan ketegangan dengan kelompok yang berseberangan dengan pemerintah Filipina.

Emil berharap Duterte bisa terus sigap dan aktif menjalin dukungan ke MNLF dan kelompok lain di Filipina Selatan untuk menuntaskan kelompok Abu Sayyaf.

“Diharapkan bisa jadi efek jera bagi Abu Sayyaf,” katanya.

Namun demikian, menurut Emil, tak mudah untuk menyelesaikan kelompok anti pemerintah di Filipina Selatan, sebab pengalaman selama ini, pemerintah Filipina belum berhasil sepenuhnya.

“Konflik di Filipina Selatan itu bisa lama (penyelesaiannya). Otonomi ke MNLF sudah pernah diberikan tapi tak selesaikan masalah,” tutur dia.

Tapi, bukan berarti langkah menyelesaikan pergolakan di Filipina Selatan tanpa peluang. Emil mengatakan, Duterte bisa menggandeng dukungan MNLF untuk menumpas Abu Sayyaf. Caranya, menjadikan MNLF sebagai sekutu sekaligus mitra menghancurkan kelompok teroris.

“Duterte bisa lebih erat dengan MNLF. Duterte tepat, tinggal dukungan dari aparatur militer (Filipina), masyarakat (Filipina) dan regional (ASEAN)” jelas dia.

(ren)

Sumber : viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Kekuatan TNI AL Untuk Mengatasi Segala Bentuk Ancaman

Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKAJAKARTA – Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, TNI Angkatan Laut memiliki tugas dan tanggung jawab konstitusional untuk melanjutkan proses pembangunan nasional.

Dengan dilandasi nilai kejuangan, TNI AL harus terus meningkatkan kinerja dan melanjutkan pengabdian dalam mendukung program pembangunan nasional.

“Untuk itu, program pembangunan kekuatan dan pembinaan kemampuan TNI Angkatan Laut diarahkan untuk mendukung terwujudnya pertahanan maritim yang dapat mengatasi segala bentuk ancaman,? tegas KSAL Laksamana TNI Ade Supandi.

Dalam amanat tertulis dibacakan Asisten Perencanaan dan Anggaran Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Asrena KSAL) Laksamana Muda TNI A. Taufiq R saat bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan RI Tahun 2016 di Lapangan Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (17/8).

Menurut KSAL, sesuai kebijakan pemerintah dan tugas TNI Angkatan Laut yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Pembangunan kekuatan pertahanan maritim memiliki dua tujuan. Yaitu melindungi kedaulatan wilayah dan sumber daya nasional serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah laut Indonesia.

Untuk itu, TNI Angkatan Laut harus mewujudkan empat program prioritas yaitu dukungan kesiapan Matra Laut.

Modernisasi Alutsista dan non Alutsista serta pembangunan fasilitas dan sarana prasarana pertahanan Negara Matra Laut.

Peningkatan profesionalisme personel Matra Laut, serta penyelenggaraan manajemen dan operasi Matra Laut.

Selain itu, TNI AL harus mampu membina dan memberdayakan potensi maritim untuk digunakan bagi kepentingan pertahanan negara.

Dalam rangka meningkatkan peran serta untuk mendukung percepatan pembangunan kemaritiman nasional.

?Untuk itu, TNI AL membangun kerja sama dengan kementerian maupun lembaga pemerintah lainnya.

Aktif terlibat dalam berbagai program pemberdayaan dan penguatan kemaritiman,? tegas KSAL seperti siaran pers Kasubdispenum Diispenal, Letkol Laut (KH) Heddy Sakti.(fri/jpnn)

Sumber : jpnn.com

(Rhd- PT Rifan Financindo Berjangka)