• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

“The Walking Dead” New Season

walking dead pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Tahun ini bisa dibilang tahun di mana bny karakter kesayangan dlm serial televisi diceritakan terbunuh & hidup kembali. Setelah Jon Snow ‘Game of Thrones’, kali ini Glenn dalam ‘The Walking Dead’ dikisahkan kembali hidup.

Karakter Glenn, yg diperankan oleh aktor Steven Yeun, sebelumnya dikisahkan tewas setelah mendapat serangan zombie. Ketika diserang zombie, Glenn sdg bersama Nicholas atau karakter yg diperankan oleh aktor Michael Traynor.

Setelah diceritakan tewas, nama Yeun pun tidak ada dlm daftar nama pemain The Walking Dead selama beberapa episode hingg akhirnya Glenn dikisahkan sehat walafiat dalam The Walking Dead episode minggu ini.

Pihak stasiun televisi yg menyiarkan serial, AMC, lalu menyisipkan teori kalau Glenn berhasil selamat dari serangan zombie dgn menggunakan tubuh Nicholas.
Namun, banyak pihak yg tidak sepakat dengan teori AMC. Variety menulis kalau teori perlindungan diri Glenn tidak masuk akal.

“Bagaimana bisa Glenn selamat dari gigitan & cakaran zombie hanya dengan berlindung dari tubuh Nicholas?” tulis Variety.

Meski teorinya masih banyak dipertanyakan, namun para penggemar Glenn sangat senang begitu mengetahui kalau idolanya tidak jadi mati. Sang penulis naskah, Scott Gimple, menjelaskan mengapa ia menulis adegan tersebut.

“Sangat penting untuk menyisipkan adegan yg penuh ketidakpastian. Dengan begitu, para penonton bisa merasakan apa yg karakter rasakan,” kata Gimple, seperti yg dilansir dari The Independent pada Selasa (24/11).

Dalam acara bintang Talking Dead, Yeun mengaku merasa lega setelah episode Glenn hidup kembali telah tayang.
“Saya merasa lega. Sebetulnya saya merasa bersalah, karena tidak membicarakan hal ini dgn siapapun,” ujar Yeun.

Sedikit berkelakar, produser The Walking Dead, Gale Anne Hurd, juga mengatakan kalau para pemainnya telah menandatangani kontrak NDA (Non Disclosure Agreements) agar tidak membocorkan isi adegan episode terbaru.

“Selain kontrak NDA, kami juga memberi mereka selotip, untuk berjaga-jaga jika mereka berbicara dlm tidur,” kata Hurd sambil tertawa.(Prz – PT Rifan Financindo Berjangka)

Cuplikan Video Saat Kematian Nicholas

Game of Thrones Final Episode

game of thrones pt rifan financindo berjangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Para penggemar Game of Thrones (GoT) & NBA benar2x dihadapkan pd dilema berat. Mereka harus memilih menonton episode akhir Got atau final NBA yg disiarkan pada jam yg sama. Final NBA, Game 7, mempertandingkan Cleveland Cavaliers & Golden State Warriors. Sementara GoT menyuguhkan ?Battle of the Bastards? yg mempertarungkan Jon Snow & Ramsay Bolton yg disebut-sebut aksi “terbesar” sepanjang sejarah HBO.

Pada Minggu lalu, HBO merilis cuplikan episode pamungkas tersebut. Tampak pasukan Jon Snow berjumlah lebih sedikit dari pada pasukan Ramsay Bolton. Meski begitu, HBO menjanjikan adegan perang kali ini lebih kolosal terbesar dibanding sebelumnya. Menurut sutradara episode pamungkas ini, Miguel Sapochnik, adegan perang selalu ditunggu2x para pengemar. Sebelumnya, pria Inggris ini menyutradarai episode sembilan bertajuk Hardhome yg juga menyelipkan adegan perang semikolosal.

“Setiap perang yg terjadi dlm GoT itu unik. Saya rasa itu adalah alasan mengapa [produser David Benioff dan Dan Weiss] terus membuat GoT,” kata Sapochnik, sebagaimana dilansir Entertainment Weekly. “Dalam episode Battle of Bastards atau BoB, [penulis naskah] David Benioff & D.B. Weiss ingin memperlihatkan tontonan yg menarik,? ia menambahkan. ?Pertempuran strategis yg tidak bisa mereka lakukan di musim 1 & 2. Saya tertarik menggambarkan dua hal dlm perang: ketakukan & keberuntungan.”

Membuat adegan perang bukan perkara mudah, terutama dlm hal koordinasi. Kurang lebih tim produksi GoT menghabiskan waktu selama 25 hari, 500 figuran, 600 staf produksi & 70 kuda. Tentunya juga mengeluarkan biaya bny. Namun melihat hasilnya, ia yakin, episode pamungkas GoT menampilkan adegan terbaik selama masa tayang enam musim. Hal ini dgn sendirinya membuktikan keandalan Sapochnik sebagai sutradara. Apalagi musim sebelumnya, ia berhasil mengemas Hardhome.

Weiss menambahkan, “Sapochnik mengalahkan hasil karyanya sendiri [dgn menghasilkan Battle of Bastards]. Ia melakukan pertempuran pd Abad Pertengahan dgn sumber daya & koreografi yg tepat. Kami seperti membuat sesuatu yg segar & jarang Anda lihat di televisi maupun film.? (Prz)