• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

BI: Ahli Waris Pahlawan Uang Rupiah Baru Tak Dapat Royalti

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Bank Indonesia terus mengenalkan uang rupiah baru emisi 2016. Dalam uang itu, Bank Indonesia menampilkan gambar pahlawan dan desain baru.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara menjelaskan, pemilihan beberapa gambar pahlawan baru itu dilakukan dengan tidak mudah. Setidaknya ada beberapa usulan terlebih dahulu sebelum kemudian ditetapkan.

“Sesuai ketentuan UU Mata Uang, semua gambar pahlawan nasional yang dicantumkan pada uang rupiah kertas dan logam diperoleh dari instansi yang berwenang mengatausahakan pahlawan nasional dan telah disetujui oleh ahli waris pahlawan nasional,” kata Tirta saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (26/12/2016).

Tirta menjelaskan, gambar pahlawan yang digunakan dalam rupiah juga telah ditetapkan dalam surat Keputusan Presiden RI (Keppres No. 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 5 September 2016).

Mengenai ahli waris dari pahlawan yang gambarnya dicantumkan dalam uang rupiah baru, Tirta mengaku mereka hanya mendapatkan penghormatan dan penghargaan dari pemerintah.

“‎BI tidak memberikan royalti atas penggunaan gambar pahlawan nasional pada uang rupiah. Penempatan pahlawan dalam uang rupiah merupakan penghargaan dan penghormatan atas jasa dan pengorbanan yg diberikan kepada negara yang tak ternilai harganya,” papar Tirta.

‎Dari berbagai proses yang sudah dilalui itu, Tirta mengaku sudah menjadi kewajiban masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menghargai uang rupiah baru bagaimanapun desainnya. Rupiah, ditegaskan Tirta, adalah simbol negara.

 

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

4 Kesalahan Umum Saat Memakai Kartu Kredit

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Memiliki kartu kredit sebenarnya bukanlah sebuah hal yang mudah. Memiliki kartu kredit membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik dan disiplin agar kamu tidak terjebak dalam utang.

Jika tidak disiplin mengelola keuangan pribadi, dengan kemudahan untuk memiliki kartu kredit saat ini, kartu kredit bisa membawa banyak kesulitan.

Faktanya banyak terjadi kesalahan umum di kalangan pemilik kartu kredit. Apa saja kesalahan umum dalam penggunaan kartu kredit? , Rabu (9/11/2016):

1. Tidak disiplin mengontrol penggunaan kartu kredit dan tagihannya

Tentukan batas maksimum transaksi yang boleh kamu ‘gesek’ setiap bulan. Lalu kontrol dan catat setiap pemakaian kartu kredit kamu.

Ketika jumlah pemakaian tersebut sudah mendekati batas maksimum yang kamu tentukan, ‘segel’ kartu kredit kamu. Bahkan jika perlu bagi kamu yang lemah menghadapi godaan belanja, tinggalkan kartu kredit di rumah.

2. Terlalu banyak memiliki kartu kredit

Semakin banyak Kartu Kredit yang kamu miliki, semakin sulit bagi kamu untuk mengontrol pengeluaran pada masing-masing kartu kredit. Dalam pelunasan kartu kredit pun kamu akan lebih direpotkan karena kamu perlu mengingat tanggal pelunasan masing-masing kartu agar tidak terlambat bayar!

Jika kamu memiliki kartu kredit lebih dari satu, catatlah setiap transaksi yang kamu lakukan, dan tanggal jatuh tempo tagihan pada setiap kredit yang kamu gunakan.

Uang tambahan

3. Menganggap kartu kredit sebagai ‘uang tambahan’

Kartu kredit bukanlah ‘berkah’, ‘rezeki’ ataupun ‘durian runtuh’.  Jika kamu tidak bijak dalam menggunakannya, yang ada justru hanyalah ‘malapetaka’. Ingatlah bahwa Kartu kredit hanyalah merupakan alat bantu pembayaran dan bukan pendapatan tambahan.

Kamu bisa berhutang kepada bank dengan menggunakan kartu kredit, tetapi cepat atau lambat hutang kartu kredit tersebut tentu harus kamu bayar! Kartu kredit hanya alat pembayaran untuk memudahkan kamu bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai.

Namun sebelum tagihan telah jatuh tempo, kamu perlu melunasi tagihan tersebut agar kamu tidak terkena bunga tinggi.
4. Menggunakan kartu kredit untuk Semua belanja dan pembayaran

Tidak semua kebutuhanmu bisa dipenuhi dengan kartu kredit. Hanya jika ada program promo atau diskon harga, mungkin sebaiknya kamu menggunakan kartu kredit.

Ketika kamu berbelanja dengan kartu kredit, pihak penjual barang akan dikenakan biaya sebesar 2,5 persen-3 persen dari harga transaksi itu oleh pihak bank.

Untuk beberapa jenis produk (terutama yang margin labanya kecil), penjual barang tidak bersedia menanggung biaya tersebut, sehingga mengoper biaya tersebut kepada pembeli alias kamu.

Bahkan jika penjual barang tersebut tidak mengenakan charge, cobalah untuk bertanya apakah ada diskon untuk pembelian tunai. Seringkali kamu akan mendapatkan potongan harga yang lumayan untuk pembelian dengan menggunakan uang tunai.

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Pria Ini Menceraikan Istrinya, Setelah 30 Menit Jadi Suami…….

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin,karena semuanya sudah di takdirkan,bahagia dan sedih sudah menjadi bagian hidup manusia,dan kisah di bawah ini sangat mengharukan antara bahagia dan sedih sangat berdekatan,ini kisahnya

Menjadi fotografer pernikahan bukan berarti selalu menyaksikan momen bahagia para mempelai dan keluarga. Tapi, ada kalanya juru foto itu menyaksikan. Bahkan, mengabadikan momen-momen sedih yang seharusnya menjadi hari bahagia itu.

Simak saja pengalaman fotografer pernikahan asal Malaysia ini. Juru foto itu mengunggah kisah perkawinan yang menyedihkan melalui akun Facebook Boii Amani Hashim. Kisah suami yang menceraikan istrinya, setengah jam setelah akad nikah.

Dalam pernikahan itu, sang pengantin pria telah sepakat memberi mas kawin senilai RM 22.222,22 atau sekitar Rp 75 juta. Agak mahal memang. Tapi sang lelaki sudah setuju.

Akad nikah pun dilakukan. Dalam sekali lafal, pernikahan itu menjadi sah. Dan di pesta itu bingkisan mas kawin sudah berpindah tangan, dari keluarga pengantin pria ke keluarga pengantin perempuan.

Namun beberapa saat kemudian terdengar keributan dari keluarga pengantin perempuan. “Duit hantaran kurang seribu,” kata keluarga perempuan mempermasalahkan mas kawin dari pengantin lelaki.

Mendengar keributan itu, pengantin permepuan pun bangkit dari duduknya. Dengan nada suara tinggi, dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya, mengapa kurang seribu. Dan pekikan itu disahut keluarganya yang turut mempertanyakan kekurangan mas kawin.

“Sudah tahu tak punya cukup uang, tetapi kenapa sangat gatal ingin menikah,” tanya keluarga pengantin perempuan.

Mendengar cercaan itu, sang pengantin
lelaki bereaksi. Meski matanya berkaca-kaca, dia tetap berusaha tersenyum. Lantas dia mengambil mikrofon dan berkata, “Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini.”

“Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” kata pengantin lelaki itu sambil mengambil gepokan uang dari tas.

“Tak apa-apa lah,” kata dia, “semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Kisah ini diunggah, karena di negeri jiran itu tengah hangat masalah perkawinan yang batal karena kurangnya mas kawin dari pengantin laki-laki. Beberapa waktu lalu, pernikahan yang dilangsungkan di masjid itu berubah menjadi kericuhan.

Bagi banyak orang, pernikahan menjadi hari bahagia. Namun tidak untuk pasangan di Malaysia ini. Mereka bercerai hanya setengah jam setelah akad nikah.

Kisah itu berawal dari kurangnya mas kawin. Pengantik lelaki memang sengaja mengurangi uang hantaran sebesar RM 1.000. Dia ingin melihat tipe seperti apa keluarga dan wanita yang dinikahi itu.

Ya benar saja, setelah menerima seserahan, keluarga mempelai wanita ribut, menghujat pengantin lelaki. Menagih kekurangan uang hantaran. Mempelai wanita pun tak kalah galak. Dengan suara tinggi dia bertanya kepada lelaki yang baru saja menikahinya.

Watak asli sang perempuan dan keluarganya tampak sudah. Sang pengantin laki-laki sangat sedih dibuatnya. Dengan mata berkaca-kaca, pengantin lelaki menyambar mikrofon. Dan di depan para undangan dia mulai bicara.

“Baru saja jadi istri tak sampai setengah jam sudah seperti ini,” tutur pengantin lelaki, sebagaimana ditulis fotografer yang mengunggah kisah ini ke akun Facebook Boii Amani Hashim.

“Sengaja saya kurangi seribu karena ingin melihat orang ini seperti apa. Ini saya bawa uang kekurangannya itu,” tambah pengantin itu. Tak hanya mengeluarkan kata-kata. Pengantin itu juga mengeluarkan uang kekurangan hantaran itu dari dalam tas.

“Tak apa-apa lah,” kata dia sambil terus menahan air mata, “semua yang ada di sini menjadi saksi saya. Saya ceraikan kamu dengan talak tiga. Assalamu’alaikum.” Lelaki itu meletakkan mic, bersalaman, dan lantas pulang.

Ya, pidato lelaki itu mengakhiri tali pernikahan itu, yang masih berumur setengah jam. Di saat para undangan belum beranjak, mereka menyaksikan akad sekaligus perceraian.

Sumber: http://www.cerminan.com/

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Puluhan Pohon di Bogor Rapuh, Warga Diimbau Tak Mendekat

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  ejumlah pohon di Kota Bogor, Jawa Barat kini diberi tanda. Warga diimbau menjauh dari pohon-pohon bertanda merah, saat hujan dan angin kencang karena berpotensi tumbang.

“Pohon yang diberi tanda pelat warna merah sudah keropos dan membahayakan, jadi diimbau jangan berteduh di bawah pohon itu,” kata Kepala Seksi Pemeliharaan Taman Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor Erwin Gunawan, Bogor, Rabu (19/10/2016).

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bogor bekerja sama dengan Badan Litbang Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sekarang ini rutin memeriksa pohon-pohon di Kota Hujan. Terutama yang tumbuh di lokasi strategis.

Hasil sementara, dari 100 pohon yang sudah diperiksa para peneliti, 33 pohon diberi label warna merah. Artinya, kondisi pohon-pohon tersebut berbahaya karena sudah rapuh dan keropos, sehingga berpotensi tumbang.

“Sisanya diberi tanda warna kuning dan hijau,” ujar Erwin.

Berdasarkan rekomendasi para peneliti, pohon-pohon yang diberi tanda kuning perlu dipangkas atau pengurangan dahan. Sedangkan, pohon yang diberi label warna merah harus ditebang.

“Secara berkala kami akan lakukan pemangkasan dan penebangan pohon yang sudah diberi tanda untuk menghindari jatuhnya korban,” kata Erwin.

Adapun pohon-pohon yang sudah diberi tanda antara lain, di Jalan Kapten Muslihat dari enam pohon yang sudah di data, tiga di antaranya diberi label merah dan tiga lainnya label kuning.

Kemudian di Jalan Pemuda, dari 31 pohon yang sudah diperiksa dan diberi tanda, 10 di antaranya diberi label warna merah, 10 lainnya label kuning serta 11 pohon label hijau.

Sedangkan di Jalan Dadali, dari sembilan pohon yang sudah diperiksa, dua di antaranya dilabeli pelat warna merah, enam pelat kuning, dan satu lainnya pelat hijau.

Sementara, di Jalan Ahmad Yani dan Taman Air Mancur, dari 54 pohon, 11 di antaranya diberi pelat merah, 12 warna kuning, dan 31 lainnya warna hijau.

“Pemeriksaan pohon akan terus dilakukan, tapi secara bertahap. Untuk tahun ini ditargetkan sekitar 300 pohon dicek untuk kemudian diberi KTP pohon,” tandas Erwin.

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Nilai Transaksi OLX Sentuh Rp 37 Triliun

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? Jakarta – OLX membawa kabar baik seputar akitivtas transaksi yang telah berlangsung sepanjang Ramadan 2016, tepatnya pada periode Juni-Juli 2016.

Diungkapkan oleh CMO OLX Edward?Kilian, nilai transaksi platform iklan online tersebut telah menyentuh angka Rp 37 triliun dari Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri. Meski begitu, ia mengatakan bahwa jumlah pengguna dan penjual tidak memiliki perbedaan spesifik dibanding bulan-bulan sebelumnya.

?Angka penjual dan pengguna tidak terlalu berbeda dengan yang sebelumnya, namun biasanya kami memfasilitasi nilai transaksi dengan angka Rp 26 triliun. Nah, di bulan Ramadan melesat hingga Rp 37 triliun,? kata pria yang akrab disapa Kiki ini.

Kiki melanjutkan, kategori terpopuler yang paling banyak dicari konsumen pada periode tersebut adalah kategori produk gadget, otomotif, dan keperluan pribadi.

?Sementara untuk kategori daerahnya sendiri, Jakarta masih mendominasi. Menyusul pulau Jawa, Yogyakarta, Bali, dan beberapa daerah di Sumatera. Untuk Kalimantan dan Sulawesi masih belum ya, karena mereka belum terbiasa dengan yang namanya C2C (consumer-to-consumer),? tutur Kiki menjelaskan.

Alasan melonjaknya transaksi di OLX pada bulan Ramadan, dipaparkan Kiki, terjadi karena keperluan akan dana tambahan menjelang Hari Raya.

?Ambil contoh dari motor yang dijual, ada yang menjual motornya di OLX karena mereka perlu dana tambahan untuk Lebaran, sementara yang membelinya pasti punya tujuan untuk memakainya saat pulang kampung,? sambungnya.

?Salah satu kategori terbesar dari otomotif itu adalah motor dan mobil. Buktinya, pada Ramadan lalu sekitar 270 ribu motor laku terjual. Uniknya lagi, yang laku justru di harga Rp 11 jutaan yang notabene usianya masih baru (1 tahun). Sementara untuk mobil, 260 ribu laku dan mengalami kenaikan 10 persen,? papar Kiki.

Sedangkan untuk kategori gadget, ada sekitar 490 ribu unit yang laku terjual. Merek terpopuler yang paling banyak dicari adalah Samsung, iPhone, BlackBerry, Xiaomi, Asus, dan Sony.

Pada saat itu, OLX juga sempat mengkampanyekan #BekasJadiBerkah, di mana mereka sukses mengumpulkan 43 ribu penjual dengan 87 ribu barang.

Saat ini, OLX telah memiliki 20 juta pengguna bulanan aktif, di mana 850 ribu berasal dari penjual. Mereka pun mencatat rekor terbaru di mana telah menembus satu juta pengguna aktif harian dalam waktu 3 bulan.

?60 persen digunakan dari aplikasi OLX, secara psikologis ini tentu jadi angka yang fantastis dan sebuah standar baru,? pungkasnya.

(Jek/Isk)

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

IFC Tunjuk Azam Khan Jadi Country Manager untuk RI dan Malaysia

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta – International Finance Corporation?(IFC), anggota dari Kelompok Bank Dunia, menunjuk Azam Khan sebagai Country Manager untuk Indonesia dan Malaysia. Azam menggantikan Sarvesh Suri yang telah mengakhiri masa jabatannya Juni lalu.

Azam memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman di Asia. Sebelumnya, Azam adalah Chief Investment Officer untuk Global Infrastructure and Natural Resources Department di Asia Timur dan Pasifik.

Azam juga pernah memimpin Private Investment Equity di Asia Pasifik dimana memiliki tugas untuk membangun portofolio yang kuat dan memimpin berbagai transaksi besar IFC.

Selama masa kerjanya di kawasan Asia, Azam berhasil membangun jaringan dan memelihara hubungan yang kuat dengan berbagai perusahaan ekuitas swasta ternama.

?Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk dapat kembali ke Indonesia dan memimpin operasi kami di Malaysia? ujar Azam seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (6/9/2016).

IFC telah berada di Indonesia sejak 1968 dan telah berhasil memobilisasi pendanaan hingga US$ 6,6 miliar bagi sektor swasta di negara berperekonomian terbesar di Asia Tenggara ini.

IFC memiliki sasaran untuk meningkatkan portofolio di Indonesia hingga US$ 1 miliar per tahun apabila perekonomian terus bergerak di lintasan yang sama.

Di Malaysia, IFC akan meningkatkan kegiatannya dan memanfaatkan berkembangan perekonomian negara tersebut, yang saat ini tengah bertransisi menjadi salah satu pusat kekuatan perekonomian regional.

?Kedepannya kami akan terus fokus dalam meningkatkan portofolio kami di sektor infrastruktur, energi terbarukan, manufaktur dan keuangan,? ungkap Vivek Pathak, IFC Director for East Asia and Pacific.

Sebelum bergabung dengan IFC, Azam menempuh karir di bidang teknik dan keungan di Pakistan dan Timur Tengah.?Azam memiliki gelar Master of Engineering dan MBA dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. (Gdn/Nrm)

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

Rumah Senilai 1.5 M Berornamen Olimpiade Buat Tontowi/Liliyana

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Djarum Foundation memberi bonus keberhasilan meraih medali emas Olimpiade kepada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berupa rumah di Semarang senilai 1.5 milyar rupiah.

Apresiasi atas raihan emas Olimpiade Rio 2016 kepada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terus mengalir. Kali ini datang dari Djarum Foundation. Seperti diketahui, pasangan yang biasa disapa Owi/Butet ini merupakan atlet binaan PB Djarum.

Rangkaian apresiasi emas olimpiade dimulai dari penyerahan hadiah rumah dari Graha Padma. Rumah senilai Rp. 1,5 M ini berlokasi di Semarang, Jawa Tengah dengan tipe Edelweis, luas tanah 162 m2, dan luas bangunan 98m2 dengan 3 kamar tidur.

Tak cuma itu, Owi/Butet yang merupakan pasangan Juara Dunia 2013 ini juga bakal diguyur bonus senilai Rp. 1 M dari Djarum Foundation dan Blibli.com, serta hadiah TV 65″ yang merupakan televisi terbesar di dunia, persembahan dari Polytron.

“Seneng banget, terima kasih Djarum Foundation yang sudah sangat menggapresiasi kemenangan kami. Jujur kami tidak melihat nilainya, tetapi perhatiannya yang luar biasa. Semoga ini menjadi motivasi untuk kami dan atlet-atlet muda supaya lebih berprestasi,” ujar Tontowi kepada Badmintonindonesia.org.

“Saya bersyukur, Puji Tuhan, luar biasa sekali perhatiannya. Mudah-mudahan bisa menjadi semangat buat adik-adik untuk menggantikan kami dan merebut emas olimpiade,” ujar Liliyana.

“PB Djarum selalu mensupport saya dan Owi, memperhatikan kesejahteraan atletnya dan mendukung bulutangkis Indonesia,” sambung pemain asal Manado ini.

Hadiah rumah nomor 53 untuk Butet dan nomor 55 untuk Owi letaknya berdekatan dan bakal dilengkapi ornamen logo olimpiade. Menanggapi hal ini, Liliyana merasa terharu akan perhatian yang diberikan.

“Nggak nyangka sudah dipikirin pakai logo olimpiade, saya saja belum kepikirian bikin logo olimpiade di rumah saya yang sekarang saya tempati. Ini akan menjadi rumah kenang-kenangan di masa tua nanti, ini adalah rumah olimpiade,” kata Liliyana.

Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan bahwa pemberian hadiah kepada Tontowi/Liliyana merupakan apresiasi atas keberhasilan keduanya membawa kembali medali emas olimpiade, juga bentuk syukur Djarum Foundation setelah menjalankan pembinaan olahraga bulutangkis sejak 1969.

 

Sumber -viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Ajaib, Bu Guru Gendut Itu Selamat dari Insiden Pompong Karam di Penyengat

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – TANJUNGPINANG – Sebuah pompong penyeberangan yang mengangkut belasan orang tenggelam di perairan Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (21/8). Insiden itu menewaskan 10 penumpang yang terdiri dari dua anak-anak dan delapan orang dewasa.

Ke-10 korban meninggal sudah dievakuasi. Sedangkan dua penumpang lainnya dipastikan selamat.

Salah satu korban selamat adalah Resty, warga Batam yang berprofesi sebagai guru. Resty diketahui selamat berdasarkan informasi salah satu koleganya.

?Teman 1 kampus, ya Allah bersyukur Alhamdulillah Bu Resty,? tulis pemilik akun Yeni Fania di Facebook.

Seperti diberitakan batampos.co.id, Resty merupakan warga Batuaji, Batam. Ia termasuk salah satu penumpang pompong yang nahas itu karena hendak berwisata ke Pulau Penyengat.

Pompong itu tenggelam setelah dihantam ombak saat hujan deras mengguyur Tanjungpinang. Selamatnya Resty pun dianggap sebagai keajaiban. Pasalnya dari postur tubuh, Resty terbilang paling besar.

Beruntung Resty bisa diselamatkan. Ia mampu bertahan dan kini dirawat di salah satu rumah sakit di Tanjungpinang. Kondisinya cukup baik.

Sementara itu, data KPLP menyatakan masih ada 5 penumpang lainnya yang belum ditemukan. Pompong itu mengangkut 17 penumpang yang terdiri dari 14 orang dewasa dua anak-anak. Sedangkan satu orang pemilik pancung yang merangkap sebagai? juru mudi.(nur/eggi/jpnn)

Tangis histeris keluarga besar Hesti Susilawati binti Subagyo, memecah keheningan, saat melihat calon pengatin itu dan keluarganya yang lain terbujur kaku di RSUD Kota Tanjungpinang, Minggu (21/8) pagi.

Hesti dan bersama rombongan tujuh keluarganya merupakan korban tenggelamnya pompong penyeberangan Tanjungpinang ke tempat wisata Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

?Ya Allah cobaan apa ini,? ujar Muhammad Rohib, keluarga Hesti begitu melihat satu per satu jenazah keluarganya seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group), hari ini (22/8).

Tangisnya makin menjadi-jadi begitu membuka kantung mayat yang ternyata berisi mayat Hesti. ?Ini adik ipar saya, Hesti Susilawati, dia akan melangsungkan pernikahan pada 8 September 2016,? ujar Rohib sambil membelai rambut keponakannya yang sudah terbujur kaku itu.

Ia kemudian membuka kantung mayat yang lain: ?Ini Saniati Binti Naji mertua saya, kalau ini Wiwid Sugiarto Binti Subagiyo istri saya, dan ini Fitara Ningrum (9) anak saya mas, Ya Allah?ga kuat saya,? ujarnya. Rohib makin histeris.

Tak hanya itu, dari lima orang yang dinyatakan hilang dan masih dalam tahap pencarian tim SAR gabungan, dua masih anggota keluarga Rohib.

?Namanya Bagyo (50) dan Mistam (45) yang belum ditemukan mas. Semuanya ada enam mas,? ujarnya.

Jemari Rohib bergetar menunjukkan satu persatu keluarganya yang berada dalam kantong jenazah. Hingga petang, tampak satu per satu kerabat korban berdatangan sambari membesarkan hati Rohib.

Sumber : jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Tanggapan PT HM Sampoerna soal Kabar Rokok Rp 50 Ribu

PT Rifan Financindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA – Head of Regulatory International Trade and Communications PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Elvira Lianita juga membantah kabar harga produknya sedang dan akan menjadi Rp 50 ribu per bungkus.

?Isu terkait adanya kenaikan harga secara drastis atas produk-produk Sampoerna adalah informasi tidak benar yang disebarkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,? tegasnya melalui surat elektronik kepada Jawa Pos tadi malam.

Sampoerna yang merupakan penguasa pasar rokok nasional, menurut Elvira, mendukung kebijakan tarif cukai yang adil, transparan, dan terprediksi dengan tetap memperhatikan unsur perlindungan kesehatan.

Termasuk perlindungan terhadap 6 juta orang yang terlibat dalam industri hasil tembakau nasional.

?Perlu menjadi catatan penting, dengan tingkat cukai saat ini, perdagangan rokok ilegal telah mencapai 11,7 persen dan merugikan negara hingga Rp 9 triliun (berdasar studi dari beberapa universitas nasional, Red). Hal ini tentu kontraproduktif dengan upaya pengendalian konsumsi rokok, peningkatan penerimaan negara, dan perlindungan tenaga kerja,? tuturnya.

Kenaikan harga drastis maupun kenaikan cukai secara eksesif dinilai bukan merupakan langkah bijaksana. Sebab, kata Elvira, setiap kebijakan yang berkaitan dengan harga dan cukai rokok harus mempertimbangkan seluruh aspek secara komprehensif.

Aspek tersebut terdiri atas seluruh mata rantai industri tembakau nasional: petani, pekerja, pabrikan, pedagang, dan konsumen. Harus dipertimbangkan pula kondisi industri dan daya beli masyarakat saat ini.

?Kebijakan cukai yang terlalu tinggi akan mendorong naiknya harga rokok menjadi mahal sehingga tidak sesuai dengan daya beli masyarakat. Jika harga rokok mahal, kesempatan ini akan digunakan produk rokok ilegal yang dijual dengan harga sangat murah karena mereka tidak membayar cukai,? paparnya.

Mengenai harga rokok di Indonesia jika dibandingkan dengan di negara-negara lain yang kemudian disimpulkan lebih murah, menurut Elvira, perlu dilakukan kajian yang menghitung daya beli masyarakat di tiap-tiap negara.

?Jika kita membandingkan harga rokok dengan pendapatan domestik bruto (PDB) per kapita di beberapa negara, harga rokok di Indonesia lebih tinggi daripada di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura,? jelasnya. (gen/ken/c9/ang/sam/jpnn)

Sumber : jpnn.com

(Rhd- PT Rifan Financindo Berjangka)

Kabarnya..Pekan Depan Komjen BG Fit and Proper Test jadi Kepala BIN

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengklaim, pekan depan nama Komjen Budi Gunawan akan diajukan ke Komisi I DPR mengikuti uji kepatutan dan kelayakan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara menggantikan Sutiyoso.

“IPW mendapat informasi, nama BG akan diajukan ke DPR pada 18 Agustus 2016,” katanya, Minggu (14/8).

Menurut dia, setelah melewati proses fit and proper test diperkirakan 22 Agustus 2016 BG sudah dilantik menjadi kepala BIN. Bersamaan dengan itu akan terjadi pergeseran posisi penting di Polri. Jabatan Wakapolri yang ditinggalkan BG disebut-sebut akan dipegang Komjen Syafruddin, yang sebelumnya Kalemdikpol.

Jabatan Sekretaris Lemhanas yang ditinggalkan Komjen Suhardi Alius ke BNPT akan diserahkan ke Irjen Arief Wahyunadi, yang sebelumnya menjabat Asrena.

Dengan demikian, nantinya ada dua posisi strategis yang kosong di Polri, yakni Kalemdikpol dan Asrena. Kapolda Metro Jaya Irjen Mugiharto disebut-sebut sebagai calon kuat menjadi Kalemdikpol.

Sementara calon yang akan menggantikannya ada tiga orang, yakni Irjen Condro Kirono, Irjen Iwan Iriawan, dan Irjen Bambang Waskito.

Sedangkan untuk mengisi jabatan Asrena ada empat nama yang disebut-sebut, yakni Brigjen Bambang Sunar, Brigjen Noval Yahya, Brigjen Mama Doa, dan Brigjen Gatot Edi.

“Tampilnya BG memimpin BIN nanti, diharapkan bisa bersinergi dalam membentengi keamanan dan pertahanan. Selama ini Indonesia sepertinya tidak henti-hentinya menjadi korban “serangan operasi intelijen” asing, melalui kasus-kasus terorisme, narkoba, perdagangan manusia, pencurian ikan, penyelundupan, dan lain-lain,” ujar Neta.

Semua serangan itu bertujuan untuk melemahkan Indonesia sehingga bangsa ini tidak bisa bangkit dan tak mampu mandiri serta gagal membangun kekuatan sosial ekonominya.

Melalui jaringan luas yang dimilikinya selama ini diharapkan BG bisa memperkuat BIN dan membuat jaringan intelijen Indonesia kian profesional. Jaringan yang luas di bidang sosial, politik, dan kemasyarakatan menjadi modal utama seorang kepala BIN.

Diharapkan BG dapat memaksimalkan jaringannya yang luas itu untuk mensinerjikan BIN dengan berbagai institusi, dalam rangka membentengi Indonesia dari serangan kasus-kasus terorisme, narkoba, perdagangan manusia, aksi pencurian yang dilakukan orang asing terhadap kekayaan alam Indonesia.

“Tampilnya jenderal polisi memimpin BIN bukanlah hal baru. Sebelumnya BIN juga pernah dipimpin mantan Kapolri Sutanto,” ungkap Neta. (boy/jpnn)

Sumber : jpnn.com

rhd – rifanfinancindo