• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

BNI Kucurkan Kredit Rp 6 Triliun untuk Sawit Sumbermas

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengucurkan kredit Rp 6 triliun kepada PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS.

RIFAN FINANCINDO

Perjanjian kerja sama kredit ini menjadi salah satu penopang rencana Manajemen PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk untuk mengembangkan usaha perkebunannya pada 2017.

Direktur Keuangan dan Risiko Kredit BNI Rico Rizal Budidarmo mengatakan, kerja sama ini dilakukan dengan prinsip saling menguntungkan.

Bidang-bidang kerja samanya antara lain penyimpanan dan pengelolaan dana dalam bentuk produk-produk perbankan yang disiapkan BNI, penggunaan fasilitas Integrated Cash Management antara lain BNI Direct hingga BNI e-tax, serta layanan corporate card dan individual card.

Dia menuturkan, perkebunan kelapa sawit merupakan subsektor pertanian yang prospektif. Apalagi Indonesia dan Malaysia berkontribusi 86 persen dari pasokan seluruh minyak sawit dunia.

Permintaan terhadap minyak sawit juga berpotensi terus meningkat karena minyak sawit mentah (CPO) digunakan sebagai bahan baku biodiesel. Mandatory konversi minyak fosil ke minyak nabati di Amerika Serikat, Afrika dan Indonesia akan meningkatkan permintaan CPO.

“Kelapa sawit juga paling efisien dan produktif dibanding minyak nabati lainnya,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama  Vallauthan Subraminam mengatakan, perseroan ingin terus menambah luas lahan perkebunan sawit dari seluruh areal lahan yang saat ini mencapai hampir 100 ribu hektar (ha).

“Kami akan terus mencari peluang untuk meningkatkan dan mengembangkan area cadangan lahan dan area tertanam,” kata Vallauthan.

Dia menuturkan, sebagian besar tanaman kelapa sawit yang dimiliki perseroan sudah akan memasuki tahun puncak produksi. “Kami selalu optimis bahwa profil tanaman yang kami miliki akan mendukung peningkatan produksi TBS untuk beberapa tahun ke depan,” ungkap dia.

Dia menyatakan, perseroan juga berharap sudah bisa mulai membangun dua lagi pabrik kelapa sawit (PKS) di Kalimantan Tengah pada 2017.‎ Selain itu, perseroan juga akan terus melanjutkan rencana-rencana penanaman baru di atas lahan yang telah dimiliki.

Bahkan, pada tahun ini SSMS ini telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 350 miliar yang akan digunakan untuk mewujudkan rencana penanaman baru tersebut. Selain untuk mendanai penanaman baru, capex sebesar itu juga akan dimanfaatkan untuk membiayai kebutuhan dana mengembangkan infrastruktur pabrik kelapa sawit (PKS).

‎Vallauthan menjelaskan, pihaknya sudah memantapkan rencana pengembangan lahan kebun seluas 13 ribu ha hingga 15 ribu ha dalam tiga tahun ke depan. “Biayanya sekitar US$ 6.000 per hektar. Merupakan cost of maturity,” lanjut dia.

Perseroan juga telah memasang target peningkatan produktivitas yang signifikan tapi tetap realistis dalam 3 tahun ke depan. Pada 2017 misalnya, perseroan telah mematok target peningkatan produktivitas hingga mencapai rata-rata 22 ton per hektar, naik 2 ton per hektar dibanding 2016 lalu.

“Yang jelas, penambahan lahan akan terus dilakukan, tentunya dengan target peningkatan produktivitas. Sebab, usia tanam kita beda-beda. Mulai dari tanaman sawit 2006 sampai 2016 masih ditanam. Tapi ada dua kebun kita sekarang yang sudah mencapai 28 ton-30 ton per hektar,” kata dia.

‎Dengan harga crude palm oil (CPO) yang terus membaik di tengah iklim yang juga telah bersahabat dengan binis sawit, dirinya yakin kinerja perseroan akan ikut semakin baik.

“Fundamental bisnis kami sudah kokoh. Karena itu, kami sangat optimis, ke depan nanti SSMS akan berkembang menjadi salah satu perusahaan perkebunan sawit yang akan sangat diperhitungkan,” tutur dia.

Vallauthan menjelaskan, harga CPO tahun ini hampir pasti akan tetap pada kisaran yang positif. Kebutuhan CPO dari negara-negara di kawasan Asia, khususnya Cina dan India, diprediksi meningkat, seiring dengan meningkatnya kebutuhan dari industri-industri oleokimia dan biodiesel.

Saat ini, Perseroan mengoperasikan 6 unit pabrik kelapa sawit, masing-masing di daerah Sulung, Natai Raya, Suayap, Selangkun, Malata dan Nanga Kiu yang secara rata-rata memiliki kapasitas produksi minyak sawit mentah sebesar 1.800 metrik ton per hari, dengan utilisasi tak kurang dari 60 persen.

Luas lahan sawit Perseroan di Kalimantan Tengah per September 2016 mencapai 95.770 hektar dengan lahan tertanam per September 2016 lalu mencapai 68.479 hektar.

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

BI Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5,1 Persen pada Kuartal IV

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2016 memang di luar perkiraannya. Bank Indonesia sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI di bawah 5,02 persen.

Angka ini sebenarnya melambat jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2016 yang saat itu mencapai 5,18 persen. Meski begitu, BI mengaku pertumbuhan ekonomi tersebut akan kembali meningkat pada kuartal IV 2016.

“Kita perkirakan di kuartal IV akan ada di 5,1 persen,” kata Deputi‎ Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia, Rabu (9/11/2016).

Perry menuturkan, membaiknya ekonomi Indonesia didukung sejumlah faktor. ‎Pertama, belanja pemerintah akan lebih baik di akhir tahun nanti, terlebih didorong dengan diselenggarakannya pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Kedua, menurut Perry, ekspor Indonesia mulai menunjukkan perbaikan. Hal ini ditandai dengan mulai membaiknya harga-harga komoditas yang selama ini menjadi basis Indonesia.

“Kami perkirakan semula harga komoditas turun 4 persen, saat ini justru tumbuh positif 0,8 persen, itu akan mendorong ekspor dan akan menyumbang dari sektor eksternal terhadap ekonomi‎,” ujar dia.

Ketiga, ‎dari sektor keuangan, pembiayaan non bank terus meningkat. “Memang sekarang kredit tumbuh 7 persen. Kami  perkirakan di akhir tahun 7-9 persen, itu juga bisa memberikan dukungan terhadap pertumbuhan kredit di kuartal IV,” tutur Perry.

Perry memperkirakan pertumbuhan ekonomi masih di kisaran 5 persen pada 2016 dengan melihat tren pertumbuhan ekonomi kuartal sebelumnya. (Yas/Ahm)

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

4 Kesalahan Umum Saat Memakai Kartu Kredit

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Memiliki kartu kredit sebenarnya bukanlah sebuah hal yang mudah. Memiliki kartu kredit membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik dan disiplin agar kamu tidak terjebak dalam utang.

Jika tidak disiplin mengelola keuangan pribadi, dengan kemudahan untuk memiliki kartu kredit saat ini, kartu kredit bisa membawa banyak kesulitan.

Faktanya banyak terjadi kesalahan umum di kalangan pemilik kartu kredit. Apa saja kesalahan umum dalam penggunaan kartu kredit? , Rabu (9/11/2016):

1. Tidak disiplin mengontrol penggunaan kartu kredit dan tagihannya

Tentukan batas maksimum transaksi yang boleh kamu ‘gesek’ setiap bulan. Lalu kontrol dan catat setiap pemakaian kartu kredit kamu.

Ketika jumlah pemakaian tersebut sudah mendekati batas maksimum yang kamu tentukan, ‘segel’ kartu kredit kamu. Bahkan jika perlu bagi kamu yang lemah menghadapi godaan belanja, tinggalkan kartu kredit di rumah.

2. Terlalu banyak memiliki kartu kredit

Semakin banyak Kartu Kredit yang kamu miliki, semakin sulit bagi kamu untuk mengontrol pengeluaran pada masing-masing kartu kredit. Dalam pelunasan kartu kredit pun kamu akan lebih direpotkan karena kamu perlu mengingat tanggal pelunasan masing-masing kartu agar tidak terlambat bayar!

Jika kamu memiliki kartu kredit lebih dari satu, catatlah setiap transaksi yang kamu lakukan, dan tanggal jatuh tempo tagihan pada setiap kredit yang kamu gunakan.

Uang tambahan

3. Menganggap kartu kredit sebagai ‘uang tambahan’

Kartu kredit bukanlah ‘berkah’, ‘rezeki’ ataupun ‘durian runtuh’.  Jika kamu tidak bijak dalam menggunakannya, yang ada justru hanyalah ‘malapetaka’. Ingatlah bahwa Kartu kredit hanyalah merupakan alat bantu pembayaran dan bukan pendapatan tambahan.

Kamu bisa berhutang kepada bank dengan menggunakan kartu kredit, tetapi cepat atau lambat hutang kartu kredit tersebut tentu harus kamu bayar! Kartu kredit hanya alat pembayaran untuk memudahkan kamu bertransaksi tanpa menggunakan uang tunai.

Namun sebelum tagihan telah jatuh tempo, kamu perlu melunasi tagihan tersebut agar kamu tidak terkena bunga tinggi.
4. Menggunakan kartu kredit untuk Semua belanja dan pembayaran

Tidak semua kebutuhanmu bisa dipenuhi dengan kartu kredit. Hanya jika ada program promo atau diskon harga, mungkin sebaiknya kamu menggunakan kartu kredit.

Ketika kamu berbelanja dengan kartu kredit, pihak penjual barang akan dikenakan biaya sebesar 2,5 persen-3 persen dari harga transaksi itu oleh pihak bank.

Untuk beberapa jenis produk (terutama yang margin labanya kecil), penjual barang tidak bersedia menanggung biaya tersebut, sehingga mengoper biaya tersebut kepada pembeli alias kamu.

Bahkan jika penjual barang tersebut tidak mengenakan charge, cobalah untuk bertanya apakah ada diskon untuk pembelian tunai. Seringkali kamu akan mendapatkan potongan harga yang lumayan untuk pembelian dengan menggunakan uang tunai.

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Utang Luar Negeri RI Capai Rp 4.216 Triliun per Agustus

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Utang luar negeri (ULN) Indonesia tercatat sebesar US$ 323 miliar atau sekitar Rp 4.216 triliun (asumsi kurs Rp 13.057 per dolar Amerika Serikat) pada Agustus 2016. Berdasarkan jangka waktu asal, ULN jangka pendek terus menurun, sementara ULN jangka panjang tumbuh melambat.

Dari laporan Bank Indonesia (BI) yang dikutip Liputan6.com, Senin (17/10/2016), berdasarkan kelompok peminjam, ULN sektor swasta menurun, sementara ULN sektor publik meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Secara keseluruhan, ULN Indonesia pada Agustus 2016 tumbuh sebesar 6,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan Juli 2016 sebesar 6,6 persen (yoy).

Berdasarkan jangka waktu asal, posisi ULN Indonesia didominasi oleh ULN jangka panjang. Posisi ULN jangka panjang pada akhir Agustus 2016 mencapai US$ 282,5 miliar (87,5 persen dari total ULN) atau tumbuh 8,1 persen (yoy), sedikit lebih rendah dari pertumbuhan Juli 2016 yang sebesar 8,3 persen (yoy).
Sementara itu, posisi ULN jangka pendek pada akhir Agustus 2016 tercatat sebesar US$ 40,5 miliar (12,5 persen dari total ULN) atau turun 4,8 persen (yoy), lebih dalam dari penurunan Juli 2016 yang sebesar 3,7 persen (yoy).

Berdasarkan kelompok peminjam, posisi ULN Indonesia sebagian besar terdiri dari ULN sektor swasta.

Pada akhir Agustus 2016, posisi ULN sektor swasta mencapai US$ 163,3 miliar (50,6 persen dari total ULN), sementara ULN sektor publik sebesar US$ 159,7 miliar (49,4 persen dari total ULN).

ULN sektor swasta menurun 3,9 persen (yoy) pada Agustus 2016 setelah pada bulan sebelumnya turun 3 persen (yoy), sementara ULN sektor publik tumbuh 19,2 persen (yoy) atau meningkat dari 18,7 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Menurut sektor ekonomi, ULN swasta pada akhir Agustus 2016 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 75,5 persen.

Bila pertumbuhan tahunan keempat sektor tersebut dibandingkan dengan Juli 2016, pertumbuhan ULN sektor industri pengolahan dan sektor listrik, gas dan air bersih tercatat meningkat. Sementara itu, ULN sektor pertambangan dan sektor keuangan masih mencatat pertumbuhan negatif.

Bank Indonesia memandang perkembangan ULN masih cukup sehat pada Agustus 2016, namun terus mewaspadai risikonya terhadap ekonomi nasional. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan ULN, khususnya ULN sektor swasta.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan ULN dapat berperan secara optimal dalam mendukung pembiayaan pembangunan tanpa menimbulkan risiko yang dapat memengaruhi stabilitas makroekonomi.

Data lengkap mengenai ULN Indonesia terkini dapat dilihat pada publikasi Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) edisi Oktober 2016 yang tersedia pada website Bank Indonesia.‎ (Yas/Ahm)

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Heboh, Penemuan Kerangka Raja Penghuni Mars?

PT RIFAN FINANCINDO
Pemburu alien mengklaim mereka akhirnya menemukan bukti yang bisa mengubah cara kita melihat Mars selama ini. Sebuah video diposting ke YouTube oleh Paranormal Crucible mengungkapkan apa yang mereka katakan sebagai kerangka utuh dari seorang raja Mars kuno atau prajurit.
?

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sebuah klaim terbaru mengatakan telah menemukan bukti yang bisa mengubah cara kita memandang Mars selama ini, dengan terungkapnya apa yang mereka katakan sebagai kerangka utuh dari seorang raja Mars kuno atau prajurit, dalam sebuah video yang diunggah ke YouTube oleh Paranormal Crucible.

Penampakan aneh berasal dari gambar yang ditangkap oleh ?NASA Curiosity? dan muncul untuk memperlihatkan satu set lengkap tulang humanoid yang terbaring di antara bebatuan di planet merah.

Pengguna YouTube, Paranormal Crucible, tersebut mengklaim bahwa gambar itu menunjukkan sisa-sisa kerangka yang mempunyai kemiripan ?tak terbantahkan? pada tulang manusia, dan ia berpendapat bahwa ini dulunya mungkin seorang tokoh penting.

[?IMG]
Pengguna YouTube mengklaim bahwa gambar ini menunjukkan sisa-sisa kerangka penghuni Mars yang mempunyai kemiripan ?tak terbantahkan? pada tulang manusia, terlihat di paling kanan. Dan, berpendapat bahwa ini dulunya mungkin seorang tokoh penting.
?

Dalam foto asli yang diambil oleh lensa Curiosity tersebut, puing-puing berbatu dapat terlihat tersebar di seluruh lanskap Mars. Di sisi kanan gambar, para penggila alien mengatakan kerangka dapat dilihat tergeletak di tanah.

?Saya secara halus mewarnai gambar tersebut untuk menonjolkannya secara rinci apa yang kita bisa lihat di video. Peninggalan yang memiliki tengkorak besar, dihiasi dengan potongan hiasan kepala, ini dapat menunjukkan bahwa itu sisa-sisa seorang raja, orang suci keagamaan atau mungkin seorang prajurit yang gugur,? tulis Paranormal Crucible.

?Ini tidak diragukan lagi merupakan sisa-sisa kerangka sebuah humanoid alien menurut saya. Saya telah memberi referensi silang sisa-sisa peninggalan tersebut dan membandingkannya dengan tulang-tulang yang ditemukan pada manusia, dan perbandingan tersebut tak terbantahkan,? ungkapnya.

Selain itu ia juga telah menambahkan dengan video sebelumnya tentang tengkorak dinosaurus yang ditemukan oleh ?Curiosity Rover?, dan menegaskan tanpa keraguan bahwa Mars memang memiliki kehidupan di atasnya.

Foto tersebut telah mendorong spekulasi dari puluhan komentator, termasuk teori bahwa semua penghuni Mars terbunuh oleh bencana besar.

?Ini adalah bukti yang cukup untuk mengguncang dunia paleontologi terlepas dari penyangganya,? tulis Scott C. Waring dari UFOSightingsDaily, di mana artikel tersebut juga telah diunggah.

Penemuan sisa-sisa kerangka dari makhluk yang hidup di Mars ini. Bisa jadi spesies yang cerdas, salah satu makhluk yang mengendalikan planet ini. Sebuah pencarian yang luar biasa dan tidak biasa yang seharusnya mengubah cara kita melihat Mars selama ini.

Klaim terbaru ini datang hanya beberapa hari setelah para peneliti asing dari internet melihat apa yang mereka katakan sebagai kepala patung tentara Roma di Mars. Gambar mentah yang diambil oleh Curiosity Mastcam di Sol 1387 pada tanggal 1 Juli 2016, meskipun ?patung kepala? itu tidak ditemukan sampai empat hari kemudian.

Sumber – Erabaru.net

rhd – rifanfinancindo

Promosikan Wonderful Indonesia di Shanghai, Arief Yahya Kutip Pidato Jokowi

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – SHANGHAI – Bukan lantaran kehabisan stok kata-kata atau sedang tidak menemukan ide segar untuk mempromosikan Wonderful Indonesia. Kali ini, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya meng-amplifying atau memperkuat pidato Presiden Joko Widodo dalam peringatan HUT ke-71 RI lalu.

Di depan diaspora di Shanghai, yang didominasi oleh pengusaha dan profesional anggota INACHAM-Indonesia China Chamber of Commerce di Grand Hyatt Shanghai, Jin Mao Tower, Tiongkok, Arief mengutip pidato Jokowi.

“Saya yakin banyak di antara kalian yang belum mendengarkan pidato Bapak Presiden Joko Widodo. Ini bisa jadi pengobat rindu pada Indonesia. Ini saya kutip, kata-kata beliau yang perlu disimak dan digaris bawahi,? prolog Arief Yahya, Menteri Pariwisata yang berdiri di stage dengan back ground LED bertuliskan ?Celebration of the 71 st Anniversary of the Republic Indonesia? itu.

Inilah kata-kata yang dikutip kembali untuk me-remind bagi yang sudah mendengar, atau meng-amplifier bagi mereka yang belum menyimak. ?Sekarang kita berada pada era persaingan global. Kompetisi antarnegara luar biasa kerasnya, luar biasa sengitnya. Untuk memenangkan kompetisi, untuk menjadi bangsa pemenang, kita harus berani keluar dari zona nyaman. Kita harus kreatif, optimis, bahu-membahu, dan melakukan terobosan-terobosan. Semua itu demi mempercepat pembangunan nasional, dem meningkatkan daya saing kita sebagai bangsa.

Tanpa keberanian kita keluar dari zona nyaman, kita terus dihadang oleh tiga masalah utama bangsa, yaitu kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial. Diperlukan langkah-langkah terobosan, diperlukan kecepatan kerja, diperlukan lembaga-lembaga negara yang kuat dan efektif untuk mengatasi tiga masalah utama bangsa tersebut.

Tahun 2016 ini telah ditetapkan sebagai Tahun Percepatan Pembangunan Nasional. Kita harus melangkah menuju Indonesia maju.

Percepatan pembangunan tersebut mutlak kita perlukan. Sudah 71 tahun Indonesia merdeka, kita belum mampu memutus rantai kemiskinan, memutus rantai pengangguran, dan memutus rantai kesenjangan sosial.

Pada tahun percepatan pembangunan ini, Pemerintah fokus pada tiga langkah terobosan untuk pengentasan kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan sosial. Ketiga langkah itu adalah: Pertama, Percepatan pembangunan infrastruktur. Kedua, penyiapan kapasitas produktif dan Sumber Daya Manusia. Ketiga, deregulasi dan debirokratisasi.? Itulah kata-kata penting Presiden Jokowi.

Tiga hal penting dari pernyataan Presiedn Jokowi yang diteruskan ke para pengusaha dan professional di Shanghai itu. ?Kita masih sulit memutus rantai kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan sosial. Lalu yang akan digenjot adalah infrastruktur, kapasitas produksi dan SDM, serta deregulasi-debirokratisasi. Itulah yang bisa kita perankan semua, melalui sektor Pariwisata,? kata Arief Yahya mengajak para kolega untuk investasi di bidang pariwisata saat ini.

Mengapa harus Pariwisata? ?Pariwisata adalah jalan baru, paling cepat dan paling mudah untuk memutus rantai kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan yang selama 71 tahun kita hadapi. Tahun 2019, Pariwisata diproyeksikan menyumbangkan PDB sebesar 15%, devisa sebesar 20 Milliar USD, dan menyerap 13 juta tenaga kerja, serta diyakini mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang lebih tersebar di seluruh tanah air,? kata Arief.

Tiga fokus langkah percepatan yang sudah disampaikan Presiden Jokowi di atas, adalah strategi yang sedang kita jalankan di Kementerian Pariwisata. ?Fokus pertama, Infrastruktur, itu syarat mutlak memajukan pariwisata. Kami sedang percepatan 10 destinasi prioritas, dari Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Belitung, Kep Seribu Jakarta, Borobudur Jateng, BTS Jatim, Mandalika NTB, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Maltara,? ujarnya.

Fokus kedua, SDM merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global. Tuntutannya adalah segera memiliki SDM-SDM profesional terbaik. Caranya, build, borrow, dan buy. Cara optimal saat ini adalah borrow. Oleh karena itulah kita sekarang didampingi oleh Shadow Management yaitu para ahli dengan reputasi yang sudah teruji di bidangnya.

Fokus Ketiga, debirokrasi-deregulasi. Beberapa langkah deregulasi yang sudah kita lakukan antara lain BVK (Bebas Visa Kunjungan) 196 negara termasuk Tiongkok, Pencabutan CAIT untuk industri wisata layar dan moratorium azas cabotage untuk wisata kapal pesiar pada lima pelabuhan besar di Indonesia. ?Sehingga kapal pesiar bisa menaik turunkan penumpang di pelabuhan-pelabuhan tersebut,? kata dia.

Langkah debirokrasi, kata Arief Yahya, yang dilakukan adalah implementasi teknologi digital, kita harus semakin digital, karena itu kita kembangkan E-Government, E-Tourism, TXI (Travel Exchange Indonesia), ITDW (Indonesia Travel Data Warehouse) dan lain-lain. ?Kami punya War Room untuk menjadi pemain global, dan siap bersaing di level internasional,? papar Arief.

Mantan Dirut PT Telkom yang asli Banyuwangi ini juga menunjukkan fakta-fakta situasi pariwisata Indonesia yang belakangan sangat bergairah. ?Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi nasional untuk mewujudkan kemakmuran. Peningkatan investasi dan destinasi pariwisata menjadi faktor kunci dalam hal pendapatan ekspor dan penciptaan lapangan kerja,? kata dia.

Pariwisata juga telah melakukan lompatan yang luar biasa, yang membuatnya menjadi salah satu sektor ekonomi terbesar dan tercepat di dunia. Industri pariwisata merupakan pilihan yang termudah dan termurah untuk meningkatkan pertumbuhan PDB, menghasilkan devisa, dan meningkatkan penciptaan lapangan kerja.

Pertama, untuk menaikkan Produk Domestik Bruto (PDB). Data terbaru World Travel & Tourism Council (WTTC), sektor pariwisata Indonesia telah memberikan kontribusi 10% dari total GDP, dengan nominal tertinggi di ASEAN. Pertumbuhan PDB pariwisata sebesar 4,8% dan memiliki potensi untuk mencapai 7%, tingkat pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan industri pertanian, otomotif, manufaktur dan pertambangan.

?Selain itu, saya juga ingin menunjukkan bahwa pendapatan dari 1 juta USD valuta asing (valas) dalam pariwisata akan menghasilkan 1,7 juta USD, atau berkontribusi 170% bagi PDB Pariwisata, sebagai penyumbang tertinggi dibandingkan dengan industri lainnya,? tandas Arief.

Kedua, Pariwisata adalah penghasil devisa, dan diambil di dalam negeri. ?Tahun 2015, devisa pariwisata peringkat ke-4, berkontribusi 9,3%. Tingkat pertumbuhan tertinggi dialami juga pariwisata, 13%. Industri minyak dan gas, batubara, minyak kelapa sawit, yang selama ini menjadi primadona mengalami pertumbuhan negatif. ?Ini perlu dicatat baik-baik, biaya pemasaran pariwisata hanya 2% dari proyeksi pendapatan devisa. Jadi tinggal kita balik, kita menginginkan proyeksi berapa, maka 2% nya lah biaya promosinya,? kata dia.

Ketiga soal ketenagakerjaan, yang selama bertahun-tahun menjadi problem bagi Indonesia. ?Pariwisata Indonesia telah memberikan kontribusi 9,8 juta pekerjaan, atau sekitar 8,4% dalam skala nasional. Peringkat ke-4 dari keseluruhan sektor. Tingkat pertumbuhan total sektor pariwisata adalah 30%, dalam kurun 5 tahun. ?Pariwisata hanya perlu 5.000 USD untuk membuat satu pekerjaan penuh-waktu, sedangkan industri lain membutuhkan lebih dari 100.000 USD,? ucap Arief Yahya.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh Dubes RI untuk China Soegeng Rahardjo, Konjen Shanghai Siti Mauludiah, Presiden INACHAM James Hartono, Chairman INACHAM Liky Sutikno, GM Garuda Indonesia I Wayan Sudiarta, dan tokoh pengusaha lainnya.

Sore sebelumnya, Menpar Arief Yahya juga mempresentasikan potensi bisnis Pariwisata Indonesia dalam business forum yang digelar dengan audience yang berbeda. Vincensus Jemadu, Asdep Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah Asia Pasifik, Kemenpar memaparkan 10 Top Destinasi Baru yang biasa disebut sebagai 10 Bali baru itu. (adv/jpnn)

Sumber – jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

 

Ketika Chairil Dipisahkan Dengan Rokok

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -?Majalah Tempo edisi kemerdekaan menghadirkan sampul depan yang cukup menarik perhatian. Tempo menghadirkan gambar Chairil Anwar, seniman legendaris pelopor angkatan ?45 tanpa gambar rokok. Ilustrasi itu tentu saja aneh sekaligus kontroversial. Chairil memang dikenal karena karya-karyanya, namun percayalah, mereka yang tak mengenal Chairil dan kiprahnya, paling tidak mengenal Chairil karena fotonya yang dengan penuh khidmat menghisap sebatang rokok itu.

Saya tak tahu, dan atas pertimbangan apa alasan Tempo berani memasang ilustrasi Chairil tanpa sebatang rokok di mulutnya itu. Apa untuk iseng-isengan saja, atau merupakan bagian dari upaya mereka memerangi asap rokok yang konon di negeri ini katanya telah membunuh sekian ribu jiwa dalam sehari. Jika benar, tentu saja itu masuk dalam kerja budaya. Tempo, bisa jadi hendak mengubah stereotipe masyarakat yang mengenal Chairil bukan karena karya-karyanya, namun karena fotonya yang kharismatik itu.

Tempo memang jago urusan gambar sampul di majalah mereka. Pasca bredel, gambar-gambar di sampul majalah itu dikenal kerap menarik perhatian untuk dipuji dan dicaci. Saya curiga, justru karena itulah mereka berani memasang sang pujangga tanpa ?teman kesayangannya? itu. Jelas sudah. Dengan terbitnya majalah itu, dengan gambar Sang Seniman tanpa rokoknya, Tempo telah berdiri sebagai bagian dari kelompok anti-rokok di negara ini.

Boleh jadi keputusan redaksi Tempo untuk menghadirkan Chairil di sampul majalah edisi khusus mereka itu didasari atas niatan baik; hendak mengingat kiprah Chairil yang berperan besar dalam dunia literasi Indonesia. Tak lain. Bukan karena Chiril lahir dari keturunan bangsawan alias darah biru, atau karena memiliki ikatan keluarga dekat dengan Sutan Sjahrir. Bukan. Apalagi, di hari yang bersamaan majalah itu terbit, Tempo juga menggelar panggung pembacaan sajak-sajak Chairil di kantor majalah itu bersama sejumlah kalangan, mulai dari aktor layar lebar, politisi, maupun pejabat pemerintahan.

Nah, artinya Chairil dan karya-karyanya?lebih tepatnya puisi?itu merupakan satu kesatuan: Chairil ya puisi, puisi ya Chiril. Tapi, agaknya Tempo juga lupa, bahwa ada satu hal yang tak bisa dipisahkan dalam diri Chairil. Masyarakat kita telah kadung mengenal Chairil karena rokoknya. Walhasil, dalam stereotipe masyarakat kita hari ini, Chairil-puisi-rokok itu tak bisa dipisahkan.

Memisahkan Chairil dengan rokoknya itu sama saja memisahkan memisahkan Che Guevara dengan cerutunya. Memisahkan Soekarno dengan songkok hitamnya. Atau, memisahkan Gus Dur dengan humornya. Itu lah identitas. Ia melekat pada diri seseorang dan memberikannya ciri khas yang membedakannya dengan yang lain. Dan justru karena itu lah, ia banyak dan dengan mudah ?dikenal luas. Orang boleh saja tidak mengenal jauh Chairil Anwar dan karya-karyanya, atau tak tahu seberapa besar kontribusinya dalam dunia sastra kontemporer Indonesia. Tapi sayangnya, Chairil telah dikenal karena fotonya yang lazim kita lihat itu.

Dalam ilmu filsafat kita mengenalnya dengan teori semiotik; penanda dan petanda. Kalangan politisi kita belakangan juga lazim menggunakan itu dalam mencitrakan dirinya. Jokowi dikenal karena gaya bulusukannya. Ahok dengan bacotnya. Risma dengan ketegasannya.

Tanda memberi kita kemudahan untuk mengingat. Bayangkan saja, bagaimana jika dulu tak ada foto Chairil dengan rokoknya itu. Apakah orang-orang kini belakangan dengan mudah mengenalnya atau mengingat mukanya. Agaknya kita patut berterimakasih kepada orang yang telah mendokumentasikan foto itu. ?Dan saya tidak bisa membayangkan, bagaimana Tempo akan memberikan sampul majalah mereka untuk GM beberapa tahun kemudian?

Sumber : komunitaskretek.or.id

rhd – rifanfinancindo

Semester Pertama, Citilink Angkut 34.668 Ton Kargo

RIFAN FINANCINDO
PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JAKARTA,? Maskapai Citilink Indonesia bersama regulated agent PT Angkasa Pura Solusi (APSarana) menggelar seminar bertajuk Dangerous Goods Security Awareness kepada agen kargo Citilink di wilayah Jabodetabek.

Penyelenggaraan acara ini sebagai bentuk kepedulian dan komitmen akan keselamatan dan keamanan kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara.

Direktur Utama Citilink Indonesia Albert Burhan mengatakan, acara ini juga diselenggarakan sebagai bentuk implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No 153/ 2015 mengenai pengamanan kargo dan pos serta rantai suplai kargo dan pos yang diangkut dengan pesawat udara.

?Melalui acara seminar ini kami ingin menyosialisasikan kepada agen Citilink mengenai jenis-jenis kategori barang kargo dan dangerous goods (barang berbahaya) serta jenis kargo yang boleh diangkut dengan menggunakan pesawat Citilink,? kata Albert dalam siaran persnya, kemarin.

Albert lebih lanjut menjelaskan, jenis kargo yang diangkut menggunakan penerbangan Citilink adalah kargo umum dan tidak mengangkut barang yang termasuk dalam kategori barang berbahaya.

Adapun terdapat sembilan jenis klasifikasi barang berbahaya sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh International Air Transport Association (IATA).

Barang-barang tersebut adalah barang yang bersifat mudah meledak (eksplosif), gas, cairan yang mudah terbakar, bahan padat yang mudah terbakar, zat yang dapat teroksidasi, zat beracun, zat yang mengandung radioaktif, bahan yang dapat menimbulkan karat, dan aneka bahan berbahaya lainnya.

Menurut Albert, sosialisasi mengenai ketentuan Citilink yang tidak mengangkut barang berbahaya juga telah dilakukan sebelumnya.

Baik melalui cargo embargo notice (pemberitahuan embargo kargo) terhadap dangerous goods maupun melalui pengumuman yang disampaikan kepada pengguna jasa layanan kargo Citilink Indonesia.

Citilink Indonesia telah mengangkut 34.668 ton kargo sepanjang semester pertama tahun 2016 atau naik 45 persen dari sebelumnya 23.910 ton kargo pada semester pertama tahun 2015.

Dengan digelarnya acara ini menjadikan Citilink sebagai maskapai pertama di Indonesia yang menyelenggarakan acara sosialisasi mengenai dangerous goods security awareness (kesadaran keamanan barang berbahaya). (ers)

(Rhd- PT Rifan Financindo Berjangka)

Kartu Palsu BPJS Kesehatan Bikin Resah Masyarakat

PT RIFAN FINANCINDO

Jangan biarkan distribusi kartu ini meluas. Pelaku harus dihukum berat

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Setelah kasus vaksin palsu, layanan kesehatan di Tanah Air kembali diguncang skandal. Kini muncul kasus Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dipalsukan.

Ratusan warga sudah menjadi korban. Mereka baru menyadari kartu yang dipegang ternyata palsu saat data gagal komputerisasi di tempat layanan kesehatan.

Kasus ini awalnya terungkap di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Sejumlah warga Kota Padalarang terpaksa ?gigit jari? karena tidak bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan setelah dideteksi palsu. Pihak Puskesmas Padalarang membenarkan telah menolak sejumlah pasien yang menggunakan kartu tersebut.

Jumlahnya ratusan warga yang ternyata menggenggam kartu palsu itu. Jangankan warga, petugas pun tak bisa membedakan dengan mudah bahwa kartu itu palsu pada mulanya. Baru ketika mereka mencoba mengentri data di sistem komputer, kepalsuan itu tersibak. Singkat cerita, kasus itu cepat menyebar dan ketahuan belakangan bahwa sedikitnya 800 kartu palsu yang tersebar di kabupaten itu.

Tak butuh waktu lama, kasus ini membetot perhatian nasional. Kritik keras disuarakan para anggota parlemen. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Ade Komarudin kaget mendengar itu. Dia pun mengungkapkan keheranan kenapa belakangan ini marak pemalsuan di sektor kesehatan.

?Ini semuanya di sektor kesehatan kok serba palsu,” kata Ade di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.

Sebelum kasus itu menjadi perhatian nasional, rupanya aparat kepolisian Polda Jawa Barat telah bekerja. Hari ini, Polda Jabar merilis penetapan tersangka pemalsuan kartu tersebut. Tersangkanya adalah Ketua Yayasan Rumah Peduli Dhuafa, Ana Sumarna (42).

Modus Pemalsuan

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Yusri Yunus, mengungkapkan tersangka menjalankan praktik pemalsuan kartu peserta sudah sejak 14 Juli 2015 hingga saat ini.

“Modus tersangka, pertama, menyosialisasikan kepada para korban bahwa dapat mengurus kartu BPJS seumur hidup hanya dengan membayar Rp100 ribu tanpa biaya iuran bulanan,” kata Yusri di Mapolda Jawa Barat Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin 25 Juli 2016.

Dari sosialisasi itu, warga lalu tertarik dan memberikan persyaratan berupa salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), foto dan uang sebesar Rp100 ribu.

“Kemudian tersangka mendaftarkan calon peserta itu melalui website www.daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online. Namun tidak semua tahapan dilalui,” ungkap Yusri.

Untuk meyakinkan calon peserta, tersangka mencetak kartu BPJS secara pribadi melalui file blanko kartu BPJS kosong yang dapat diubah nama dan nomor peserta sesuai kebutuhan.

“Itu sesuai keinginan dan nomor yang digunakan tidak sesuai dengan BPJS Kesehatan yang resmi,” katanya.

Yusri menyebutkan, tersangka menjalankan modus pemalsuan tersebut sejak tahun 2015. Dia sudah memperdaya hingga 810 kepala keluarga yang menjadi calon peserta BPJS Kesehatan di Bandung Barat.

“Kartu peserta palsu yang dibuatkan oleh tersangka diduga mencapai 175 KK dari 810 calon peserta,” ujarnya.

Tersangka dijerat Pasal 378 dan 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dengan barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya satu bundel berkas pendaftaran BPJS, bundel kwitansi pembayaran, dua kartu BPJS palsu, lembaran blanko BPJS hasil cetakan melalui email tersangka.

Adakah kasus lain?

Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati khwatir kartu BPJS Kesehatan palsu yang beredar itu tidak hanya ada di Kabupaten Bandung Barat. BPJS diminta segera bertindak cepat untuk mengecek dan memastikan di lapangan atas munculnya kartu BPJS palsu tersebut.

“Bisa saja, kartu palsu BPJS tersebut tidak hanya muncul di Bandung, tapi di daerah-daerah lainnya. Oleh karenanya, BPJS harus bergerak cepat untuk mengecek di lapangan. Yang pasti kartu BPJS palsu tersebut sangat merugikan masyarakat,” kata Okky di Senayan, Jakarta, Senin, 25 Juli 2016.

Okky menilai, munculnya kartu BPJS palsu ini merupakan dampak dari sosialisasi yang tidak paripurna di masyarakat. Masyarakat kata dia, belum sepenuhnya mengetahui tentang prosedur pendaftaran BPJS.

“Kondisi ini harus menjadi catatan serius oleh manajemen BPJS untuk melakukan pembenahan dan perbaikan. Kartu BPJS palsu jangan dianggap masalah sepele, harus menjadi bahan koreksi manajemen BPJS,” ujarnya menambahkan.

Menurut dia, peristiwa ini juga menunjukkan kinerja Badan Pengawas BPJS tidak maksimal. Komitmen Dewas BPJS yang bakal bekerja maksimal saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR, seharusnya tidak dibuktikan dengan munculnya kartu BPJS palsu.

“Ke depan, Dewas BPJS agar lebih meningkatkan perannya dalam melakukan pengawasan. Dewas BPJS harus memastikan ke depan tidak ada lagi kasus serupa muncul di lapangan,” kata Okky.

Okky mengusulkan, anggaran negara untuk BPJS sebaiknya dipisah dari Kementerian Kesehatan. Pemisahan itu dimaksudkan agar pengelolaan BPJS seperti dalam hal sosialisasi dapat lebih maksimal.

“Harapannya, pemisahan anggaran BPJS dari Kementerian Kesehatan dapat dilakukan dalam APBN 2017 mendatang.?

Bentuk Kezaliman

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menegaskan kasus pembuatan kartu peserta palsu BPJS Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, merupakan bentuk kezaliman yang menyengsarakan. Bahkan, oknum yang bermain dalam pembuatan kartu untuk dihukum berat. Menurutnya, modus ini sangat merugikan terlebih target korban merupakan masyarakat kurang mampu.

“Dapat laporannya pagi ini dari Dinkes Provinsi. ini perbuatan oknum yang melampaui batas. Apalagi bila jatuhnya keada keluarga miskin ini menjadi kezaliman yang nyata,” kata Gubernur yang akrab disapa Aher ini di Bandung, Senin 25 Juli 2016.

Aher menginstruksikan instansi terkait agar mengadvokasi terhadap para korban untuk memperbarui kartu peserta. “Difasilitasi penerbitan ulang kartu baru yang legal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Alma Lucyati, mengatakan kartu palsu ini memang tidak terdaftar di kantor BPJS Kesehatan. “Kami sudah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (Bandung Barat),” ujar dia.

Alma menjelaskan, korban kartu BPJS Kesehatan palsu ini dipastikan kategori keluarga kurang mampu. “Bila korban termasuk keluarga KS atau Pra KS maka akan diupayakan untuk masuk dalam Integrasi data Jamkesda ke BPJS, kebetulan bulan September ini ada program mutasi data,” katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan dapat memfasilitasi pembuatan kartu peserta BPJS Kesehatan. “Jangan mudah percaya jika ada yang menjanjikan kartu BPJS biaya murah, bayar sekali dan tanpa iuran bulanan,” kata Alma.

(ren)

Sumber : viva.co.id

rhd – rifanfinancindo

Bebas dari Abu Sayyaf pada Hari Kemerdekaan RI

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Setelah hampir dua bulan disekap Abu Sayyaf, Sofyan berhasil kabur.

Kisah dramatis muncul pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2016. Ini terjadi di Filipina, Seorang warga Indonesia yang jadi sandera kelompok Abu Sayyaf, Muhammad Sofyan, berhasil melarikan diri setelah disekap selama hampir dua bulan.

Sofyan merupakan anak buah kapal kapal tugboat Charles berwarganegara Indonesia, yang disandera Abu Sayyaf sejak 23 Juni 2016. Dia dan teman-temannya ditangkap di Perairan Sulu, Filipina Selatan.

Bersama dengan Sofyan, ada enam WNI lainnya yang diculik kelompok pengganggu di Filipina bagian selatan itu. Keenamnya adalah Kapten kapal Sofyan Feri Arifin, Muhammad Mahbrur Dahri, Edy Suryono, Ismail, Robin Piter dan Muhammad Nasir.

Sofyan ditemukan oleh penduduk setempat di garis pantai Barangay Bucal, kota Luuk, Sulu, Filipina Selatan, sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

Lolosnya Sofyan disambut lega keluarganya di Samarinda, Kalimantan Timur. Sepupu Sofyan, Risna mengaku lega sanak saudaranya berhasil lolos setelah dua bulan disandera. Syukur itu disampaikan juga lantaran lolosnya Sofyan melewati tenggat waktu yang telah diberikan Abu Sayyaf sebelumnya, yaitu pada 15 Agustus 2016.

“Saya dan keluarga bersyukur karena saudara kami, Muhammad Sofyan, berhasil melarikan diri dan selamat dari Abu Sayyaf,” kata Risna.

Meski bersyukur, Risna mengatakan masih prihatin dengan nasib enam ABK lainnya yang ditangkap Abu Sayyaf bersama Sofyan. Rasa khawatir itu wajar, sebab lolosnya Sofyan bisa juga mengancam nasib keenam rekannya.

Laporan Antv menunjukkan kegelisahan Elona, istri Robin Piter. Elona mengaku sangat was-awas dan masih diliputi kekhawatiran. Sebab, sejauh ini belum ada tanda atau kabar enam sandera akan dilepaskan atau dibebaskan dalam waktu dekat.

Kabar lolosnya Sofyan dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri. Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan benar Sofyan telah lepas dari sekapan Abu Sayyaf. Kemenlu kini cepat langsung berkoordinasi dengan pemerintah Filipina untuk memastikan kondisi keberadaan Sofyan.

Iqbal mengatakan, Rabu siang ini waktu Filipina, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Filipina Perfecto Yasay Jr.

“Saat ini dia (Sofyan) sudah diamankan pihak Kepolisian Sulu, Filipina Selatan,” ujar Iqbal di Jakarta, Rabu 17 Agustus 2016.

Dia mengatakan, Tim dari KBRI Manila dan KJRI Davao langsung bergegas menuju Zamboanga City guna menangani proses selanjutnya dan memastikan kondisi yang bersangkutan.

Militer Filipina mengidentifikasi, penculik ketujuh ABK kapal Charles adalah kelompok yang pro Abu Sayyaf, Muktadil Brothers, yang berbasis di Tawi-Tawi, Filipina Selatan.

Dikutip dari laman Philstar, Rabu 17 Agustus 2016, Juru Bicara Militer di Filipina Selatan, Mayor Filemon Tan mengatakan kelompok tersebut punya tugas khusus dalam rangkaian penyanderaan.

“Tugas mereka menculik kru kapal dan mengirim korban sandera kepada kelompok Abu Sayyaf,” kata Tan.

Menurut laporan intelijen, Tan mengatakan, Abu Sayyaf tetap menuntut uang tebusan sebesar 20 juta Ringgit atau sekitar Rp60 miliar untuk pembebasan para sandera Indonesia.

Momen penting

Lolosnya Sofyan itu dipandang sebagai momentum baik bagi upaya pembebasan sandera tersisa. Pengamat hubungan internasional Universitas Paramadina, Emil Radiansyah, mengatakan pemerintah Indonesia bisa mengambil momen itu untuk meningkatkan kerja sama patroli bersama dengan Filipina dan Malaysia. Sebagaimana diketahui, ketiga negara telah sepakat untuk menggelar kerja sama patroli di Yogyakarta beberapa waktu lalu, merespons banyaknya kasus penyanderaan di perairan Filipina Selatan.

Emil menilai, dalam hal kerja sama patroli bersama itu, Filipina belum menunjukkan komitmen sepenuhnya. Sementara Indonesia dan Malaysia sudah total komitmen dalam patroli bersama.

“Filipina belum 100 persen soal itu. Jadi memang yang perlu ditekankan adalah dari pemerintah Filipina,” kata dosen Universitas Paramadina itu kepada VIVA.co.id, Rabu 17 Agustus 2016.

Untuk menekan komitmen pemerintah Filipina, Emil mengusulkan, Indonesia bisa memainkan ketergantungan Filipina atas batu bara dari Indonesia. Pemerintah, kata Emil, bisa memutuskan pengiriman (moratorium) batu bara ke Filipina. Hal itu agar ‘memaksa’ Filipina lebih fokus dalam penanganan sandera di area mereka.

“Opsi (menekan melalui) ASEAN bisa dilakukan. Filipina kan penggagas pemberantasan terorisme di regional,” kata dia.

Untuk itu, selain menekan Filipina, perlu dilakukan peningkatan kerja sama ketiga negara mutlak perlu dilakukan. Caranya pemerintah Indonesia perlu memainkan diplomasinya dalam patroli bersama.

Soal bentuk peningkatan kerja sama, Emil memaparkan bisa dilakukan beberapa bentuk. Pertama, misalnya TNI bisa masuk ke area angkatan bersenjata Filipina. Opsi peningkatan lainnya, bisa saja memungkinkan patroli bersama Filipina dan Malaysia di teritorial kedua negara tetangga tersebut.

Dia mengatakan opsi negosiasi perlu terus dilakukan pemerintah Indonesia. Sebab operasi militer tanpa negosiasi menurutnya langkah yang percuma. Jika saja operasi militer tetap dijalankan, tapi tak mengetahui detail kondisi sandera, maka bisa menjadi bumerang, sandera bisa dibunuh kelompok Abu Sayyaf.

Emil mengatakan operasi militer dan negosiasi dilakukan bersama dengan melibatkan milisi lokal di Filipina Selatan misalnya Moro National Liberation Front (MNLF).

Langkah itu perlu dilakukan sebab, menurut Emil, saat ini kelompok Abu Sayyaf sudah lintas batas, tak hanya beroperasi di perairan Filipina Selatan saja.

“Mereka (Abu Sayyaf) sifatnya lintas batas sekarang, berani lintas teritorial. Misalnya di area Malaysia mereka menculik lalu di bawa ke Filipina Selatan. Di area ini (Filipina Selatan) juga penjagaan kurang,” jelasnya.

Mengharap Duterte

Selain upaya diplomasi, Indonesia juga bisa berharap pada gebrakan dan ?kegarangan? dari Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte.

Memang sejak dia dilantik jadi orang nomor satu Filipina, Duterte sudah memberikan sinyal ketegasan penegakan hukum. Bahkan tak tanggung, Duterte mengaku siap menghadapi langsung Abu Sayyaf.

Duterte memerintahkan kepada tiga matra di tubuh Angkatan Bersenjata Filipina, yakni AD, AL, dan AU, untuk menumpas habis kelompok militan Abu Sayyaf. Menurutnya, kawasan selatan yang mayoritas dihuni warga Muslim Filipina terancam dipengaruhi oleh paham ISIS apabila langkah tegas tidak cepat dilakukan.

“Hancurkan mereka. Itu adalah perintah!” tegas Duterte dalam pidatonya di Pangkalan Militer Zamboanga, Mindanao, Filipina Selatan, 11 Agustus 2016.

Di mata Duterte, Abu Sayyaf adalah kelompok bandit berkedok militan. Mereka membunuh warga sipil tanpa alasan dan sejak awal tidak membuka ruang negosiasi.

Dia mengatakan, jika Abu Sayyaf dibiarkan maka dalam tiga sampai tujuh tahun ke depan, Filipina akan mulai punya persoalan dengan ISIS. Makanya, dia siap berhadapan dengan Abu Sayyaf.

“Akan tiba waktunya bagi saya untuk berhadapan langsung dengan Abu Sayyaf,” tuturnya sebelum dilantik menjadi presiden.

Terbaru, Duterte menegaskan siap mempertaruhkan jabatannya untuk menumpas terorisme. Dia berjanji tak akan membiarkan Filipina diacak-acak oleh serangan teror apa pun.

Dia mengatakan, perbuatan teroris itu seperti ISIS. Kelompok teror tak punya ideologi politik, tak punya konsep, melukai membunuh perempuan dan anak-anak. Duterte juga miris dengan praktik barbar teroris di Filipina yang berani memenggal leher sandera.

“Ini (pernyataan) adalah sikap tegas saya dan saya akan terus mengingatkan. Saya akan hancurkan terorisme seperti yang saya katakan sebelumnya. Dan ini pertaruhan kehormatan, hidup dan jabatan saya sebagai Presiden Filipina,” paparnya.

Sikap tegas dan garang Duterte menjadi harapan bagi Indonesia. Emil mengakui kemampuan Duterte untuk mengendalikan keadaan sandera. Sebab mantan Wali Kota Davao itu dikenal punya pengalaman bisa menyelesaikan ketegangan dengan kelompok yang berseberangan dengan pemerintah Filipina.

Emil berharap Duterte bisa terus sigap dan aktif menjalin dukungan ke MNLF dan kelompok lain di Filipina Selatan untuk menuntaskan kelompok Abu Sayyaf.

“Diharapkan bisa jadi efek jera bagi Abu Sayyaf,” katanya.

Namun demikian, menurut Emil, tak mudah untuk menyelesaikan kelompok anti pemerintah di Filipina Selatan, sebab pengalaman selama ini, pemerintah Filipina belum berhasil sepenuhnya.

“Konflik di Filipina Selatan itu bisa lama (penyelesaiannya). Otonomi ke MNLF sudah pernah diberikan tapi tak selesaikan masalah,” tutur dia.

Tapi, bukan berarti langkah menyelesaikan pergolakan di Filipina Selatan tanpa peluang. Emil mengatakan, Duterte bisa menggandeng dukungan MNLF untuk menumpas Abu Sayyaf. Caranya, menjadikan MNLF sebagai sekutu sekaligus mitra menghancurkan kelompok teroris.

“Duterte bisa lebih erat dengan MNLF. Duterte tepat, tinggal dukungan dari aparatur militer (Filipina), masyarakat (Filipina) dan regional (ASEAN)” jelas dia.

(ren)

Sumber : viva.co.id

rhd – rifanfinancindo