• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JADILAH DUTA RFB DAN MUDAHNYA CLOSING NASABAH

954258 52fad59a d7d7 4dc9 b0a3 5adcf4750bd0 1280 1163

Jum’at, 26 Juli 2019 – Teman-teman Marketing atau Broker Pialang PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Cabang AXA, Jakarta mendapatkan edukasi “Menjadi Broker Andal & Duta RFB. Pembawa materi adalah Head of Corporate Communication PT. Rifan Financindo Berjangka, Andri Darmawan.
Dalam pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam, pria yang sehari-hari disebut Andri ini menjelaskan bahwa seorang broker profesional harus bisa menjadi duta perusahaan. Saat bertemu dengan nasabah, ingat selalu bahwa kita tidak membawa nama pribadi, melainkan nama PT. Rifan Financindo Berjangka. Untuk itu, segala sikap dan tindakkan harus dijaga.
Menurutnya, banyak broker yang jago jualan tetapi tidak bisa ‘menjual’ perusahaannya. “Memasarkan produk investasi, perlu pengetahuan yang dalam soal produk, dan pandai membawa diri sebagai wakil perusahaan,” tandasnya.
Untuk menarik orang berinvestasi, mungkin dengan iming-iming selesai. Tetapi bukan cara itu yang diharapkan. Melainkan harus melalui edukasi dan diskusi yang baik dengan calon nasabah. Patut diingat bahwa yang kita tawarkan adalah “Potensi Keuntuangan (peluang) bukan kepastian, dan di dalamnya juga ada risiko investasi”.

954258 52fad59a d7d7 4dc9 b0a3 5adscf4750bd0 1280 1163
Andri melanjutkan bahwa teman-teman broker tidak perlu takut kehilangan nasabah asal menjelaskan produk dengan benar, terbuka soal risiko dan sesuai aturan. Lebih baik, mendapat nasabah yang well educated, paham betul keuntungan dan risiko produk, ketimbang yang hanya ikut-ikutan atau sekedar coba-coba.
“Ujungnya akan pahit, bila kita tidak jujur. Misal memberi iming-iming pasti profit atau menutup-nutupi risiko. Untuk apa margin tinggi tapi jumlah case–nya juga tinggi?” tanyanya.
Ada tiga syarat untuk menjadi broker profesional. Pertama, menguasai teknikal dan fundamental. Kedua, mengusai dasar peraturan industri Perdagangan Berjangka Komoditi, dan Ketiga, menguasai seluk beluk perusahaan dan kelebihannya. Cukup tiga hal itu.
Tips lain yang dibagikan pria berkulit putih ini adalah teknik closing dengan caring – selling. Ia mengungkapkan agar nasabah closing, sama seperti dating. Sebelum kita mengajak orang untuk nge-date, kita akan cari tahu siapa dia mulai dari hobi, tanggal lahir sampai bidang yang dia geluti. Setelah tahu, langkah selanjutnya adalah lebih banyak mendengarkan sampai terbangun emotional bonding dan nyaman. Bila sudah sampai level ini, baru mulai ungkapkan feeling, atau mulailah product selling.

06829a40 acf1 4130 bbfe 2e335a0dc456
“Dengan cara caring baru selling akan membangun loyal customer, bukan hit & run customer” ujarnya.

Terakhir, Andri juga menyampaikan bahwa teman-teman broker seringkali lupa akan aset berharga sebagai broker RFB. Yaitu reputasi, reputasi sebagai perusahaan pialang nomor satu, dan memiliki tools marketing seperti soft copy dan video company profile. “Saat contacting, teman-teman jangan lupa untuk melengkapi follow up dengan membagikan soft copy company profile atau mempersentasikan video company profile saat bertemu nasabah,” tambahnya.
Sebagai penutup, Andri berujar bahwa ujung kesuksesan dari seluruh bidang pekerjaan adalah passion. Rasa cinta kita terhadap bidang yang kita tekuni sekarang. Dan untuk memunculkan passion , tetapkan dulu tujuan atau mimpi kita bekerja untuk apa dan siapa. “Fokus, fokus dan fokus,” tandas dia.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.