• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Lagi Asik Menangguk Udang, Tiba-tiba Kaki Disambar Buaya

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA Surya, 30, warga Teluk Pulau Hilir, Rohil, Riau selamat dari terkaman buaya saat menangguk udang halus di tepian sungai Rokan, Minggu (4/9) malam. Akibat terkaman itu, Surya menderita luka dibagian kakinya.

?Perasaan tidak tentu lagi, yang terpikirkan hanya keluarga dirumah. Dalam keadaan itu, aku terus istigfar dan mengucap takbir tiga kali. Tepat ditakbir ketiga kaki ku terasa ringan. Dan lepas, terus berenang ke tepi,? kata Surya seperti diberitakan pekanbarumx (Jawa Pos Group) hari ini (5/9).

Surya menuturkan saat itu bersama adiknya Wira pergi ke tepian Sungai Rokan tepatnya dekat bekas rumah suluk H Khalifah Mudo, Kepenghuluan Pematang Sikek.

Sungai Rokan sedang keruh pekat, saat seperti ini populasi udang halus cukup banyak. Mereka pun memutuskan pergi menangguk udang.

Mereka pun mencari tempat masing-masing. Setelah menangguk udang hampir setengah kilogram, tiba-tiba ia serang seekor buaya. Buaya menyambar tepat mengenai ujung kaki kirinya lalu ditarik ke dasar sungai.

Melihat abangnya disambar buaya, Wira berusaha menolong, tapi ia takut. Sebab, masih ada satu ekor buaya lagi mengintai. Sepuluh meter Surya diseret ke tengah. Ia ditenggelamkan buaya dan diputar-putar di dalam air.

Sekitar tiga menit bergelut dengan buaya, ujung kaki kiri yang digigit buaya akhirnya terlepas. Ia melawan tidak karuan, dalam kondisi tenggelam Surya mengaku tidak terhirup maupun tertelan air sedikitpun.

??Kaki saya digigitnya, terus badan saya bergesekan dengan badan buaya. Senter masih ditangan, saat terasa pada badan buaya langsung saya peluk, saat itu saya terus istiqfar dan mengucapkan takbir,?? ceritanya.

Sementara itu, Wira adiknya, di atas daratan kebingungan melihat sang abang yang sudah tidak kelihatan di permukaan air. Ia berusaha berteriak minta tolong, namun upayanya itu disangka hanya gurauan belaka oleh warga lainnya yang saat itu sedang asik menangguk udang.

Hampir tiga menit, Wira ingin mencari pertolongan keluar dari lokasi bibir sungai, ketika akan membalikkan badan. Ia melihat pancaran cahaya lampu senter yang masih dipegang Surya. ??Dia (Wira) kebingungan. Ketika melihat suar senter yang kupegang langsung ia berteriak, cepat bang,?? sebut Surya lagi.

Setelah berhasil naik ke darat, warga lainnya berdatangan. Surya merasakan perih pada kaki kirinya, ia membatin bahwa kakinya sudah putus. ??Perasaan sudah tak menentu, kaki perih, ketika ku senter sudah berdarah. Ku sangka sudah putus,?? ungkapnya.

Surya pun langsung dipapah menuju Polindes Teluk Pulau Hilir. Akibat gigitan buaya itu, ia mengalami tiga jahitan luka, sementara jari manis kaki kirinya patah.(MX/PR/ray/jpnn)

rhd – rifanfinancindo

Bookmark the permalink.

Comments are closed.