• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Penyelidikan MH370 Belum Berhenti

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Penyelidikan atas hilangnya pesawat Malaysia AirlinesMH370 disampaikan ke publik pada hari Senin (30/7). Namun, pihak berwenang menyatakan laporan yang dirilis ini bukan yang terakhir.

“Ini bukan laporan final. Akan menjadi sombong bagi kami untuk mengatakannya. Ini karena tidak ada korban atau puing-puing yang ditemukan. Harus ada penutupan,” kata kepala penyelidikan keselamatan MH370, Kok Soo Chon, dikutip dari The Star, Selasa (31/7/2018).

Kok mengatakan Laporan Investigasi Keselamatan pada MH370 sebanyak 449 halaman yang dirilis tim investigasi keselamatan ICAO Annex 13 Malaysia hanya pada penyelidikan keamanan.
Dia mengatakan penyelidikan ini terpisah dari penyelidikan pencarian dan peradilan yang sedang dilakukan oleh pihak berwenang lainnya.

Pada investigasi keamanan, Kok mengatakan tim tidak dapat mengesampingkan ‘gangguan yang melanggar hukum’ oleh pihak ketiga. Hal ini juga dilakukan selain menganalisis perilaku dan karakteristik pilot.

Dia juga mengatakan semua penumpang memiliki profil dan latar belakang yang tak mencurigakan.

pt rifan

pt rifan

Sebelumnya, laporan ini juga menyebutkan bahwa pilot MH370, Zaharie Ahmad Shah, tidak memiliki riwayat perawatan kejiwaan, tidak ada bukti konflik dengan teman atau keluarga, tidak ada penggunaan narkoba, tidak ada bukti hubungan yang bermasalah dengan anggota keluarga, tidak ada bukti tekanan finansial dan tidak ada bukti dia mendaftar asuransi tambahan.

Kok menegaskan, pilot berumur 53 tahun itu sangat dihormati dan sangat berpengalaman dengan 18 ribu jam terbang. Dikatakan Kok, sangat tak mungkin pilot sengaja menjatuhkan pesawat tersebut. “Kami tak beropini bahwa itu mungkin peristiwa yang dilakukan pilot-pilot,” tuturnya.

Penyelidik sendiri belum dapat memastikan apa yang sebenarnya terjadi pada pesawat yang hilang sejak 2014 lalu itu. Meski diduga dibelokkan secara manual, tim investigasi tak bisa menentukan alasan sebenarnya yang membuat pesawat hilang.

MH370 memang melenceng dari rute seharusnya, dan itu dilakukan bukan di bawah kendali autopilot melainkan secara manual.

“Apa yang kami temukan adalah bahwa pesawat memang telah memutar balik,” ujar Kok seperti dilansir The Guardian, Senin (30/7/2018). “Kami bisa menyimpulkan bahwa MH370 telah memutar balik dan putar balik itu bukan karena anomali dalam sistem mekanik. Putar balik itu dilakukan bukan secara autopilot tapi secara manual,” imbuhnya.

Dalam laporannya, tim penyelidik menyebutkan sejumlah kesalahan yang dilakukan, termasuk oleh pengendali lalu lintas udara (ATC) yang tidak segera memulai berbagai fase darurat yang tersedia, sehingga menunda operasi pencarian dan penyelamatan.

MH370 menghilang pada 8 Maret 2014, dalam perjalanan ke Beijing dengan 239 penumpang. Setelah pencarian ekstensif selama bertahun-tahun dan melibatkan banyak negara, hingga kini bangkai pesawat MH370 belum ditemukan.
(jbr/tsa)

 

Sumber: Detik
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Bookmark the permalink.

Comments are closed.