• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Ini Rekomendasi Rembuk Nasional di Sektor Ekonomi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Hendri Saparini menyatakan, ada sejumlah rekomendasi sektor ekonomi yang akan disampaikan kepada pemerintah terkait 2 tahun berjalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Rekomendasi merupakan hasil Rembuk Nasional 2016 yang berlangsung hari ini.

Hendri menyatakan, di sektor ekonomi, para peserta Rembuk Nasional sepakat untuk fokus pada pengembangan industri di dalam negeri. ‎Hal ini sejalan dengan visi misi pemerintah untuk mendorong industri hilir di dalam negeri.

“Bagaimana upaya mempercepat trjadinya reindustrialisasi ‎di Indonesia. Ada beberapa fokus bagaimana melakukan positioning strategy industry,” ujar dia dalam acara Rembuk Nasional di Jakarta, Senin (24/10/2016).

Untuk mencapai reindustrialisasi, ada 7 rekomendasi hasil yang akan disampaikan kepada pemerintah. Pertama, soal penyederhanaan perizinan di sektor industri. Ada beberapa sektor industri yang perizinannya masih berbelit dan panjang.

“Untuk reindustrialisasi perlu lanjutkan dengan penyederhanaan perizinan. Misalnya izin usaha perhotelan, ini izin lift, izin genset, izin domisi masih sendiri-sendiri, itu tiap tahun‎ diurus,” kata dia.

Kedua‎, perbaikan dan harmonisasi tarif untuk meningkatkan daya saing industri.

Ketiga, infrastruktur harus dibangun untuk mendukung reindustriaisasi di dalam negeri.

Selama ini infrastruktur yang dibangun dinilai belum sepenuhnya mendukung sektor industri.

“Harus ada hamonisasi tarif, sehingga tidak ada daya saing. ‎Kemudian, infrastruktur yang dibangun harus ada reindustrialisasi. Seperti pusat energi bukan pusat industri, jadi harus ada relokasi‎ industri,” jelas dia.

Keempat, perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan sektor industri.

Kelima, soal ketersediaan pembiayaan untuk industri.

“SDM kita tidak pernah melihat market. Kita harus lihat pasar maunya apa, butuh apa. Kemudian pembiayaan oleh bank dan non-bank,” ungkap dia.

Keenam, pengembangan sektor pangan harus ‎melalui reindustrialisasi.

Ketujuh, harus ada sinergi dari BUMN, UMKM dan pihak swasta.

Untuk mempercepat tercapainya reindustrialisasi di dalam negeri, maka ketujuh rekomendasi tersebut harus dijalankan pemerintah.

‎”Pertanian pangan harus lewat industri, ini akan membangun desa.‎ Juga sinergi BUMN, UMKM dan swasta. Untuk menuju reindustrialisasi, 3 komponen ini harus sinergi,” tandas dia. (Dny/Gdn)

 

Sumber – liputan6.com

rhd – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Bookmark the permalink.

Comments are closed.