• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Waduh! Yusril Juga Pengin Jegal Ahok di MK

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra mengaku tengah mempertimbangkan untuk maju sebagai pihak terkait dalam pengujian UU Pilkada yang diajukan Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut Yusril, peluang dirinya maju sebagai pihak terkait dalam perkara tersebut cukup besar. Mengingat dirinya berada pada posisi yang sama dengan gubernur DKI yang akrab disapa Ahok tersebut, yakni bakal calon gubernur.

“Sebagaimana Pak Ahok, posisi saya sama-sama mempunyai legal standing, baik untuk menguji UU Pilkada maupun maju sebagai pihak terkait,” ujar Yusril, Jumat (12/8).

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) ini menilai, seorang petahana haruslah mundur atau cuti ketika maju dalam pilkada. Agar keadilan ditegakkan dan kecurangan dijauhkan.

“Seorang petahana yang tidak berhenti atau cuti, potensial menyalahgunakan kekuasaan untuk curang dalam pilkada. Saya menentang keras hal itu,” ujarnya.

Ahok kata Yusril, seharusnya berani bertarung secara kesatria, jujur dan adil. Serta menjauhkan diri dari niat buruk untuk memanfaatkan jabatan.?”Saya akan membantah dan melawan argumentasi Pak Ahok di MK dan memohon agar MK menolak permohonannya demi keadilan dan kepastian hukum,” ujar Yusril.

Selain itu, Yusril juga menilai alasan Ahok minta pasal cuti dihapuskan karena sedang membahas APBD juga merupakan akal-akalan yang tidak punya basis alasan konstitusional. Yusril kemudian mengajak warga DKI mendukung Pilkada yang jujur dan adil serta bersih dari segala kecurangan dan pemanfaatan jabatan.(gir/jpnn)

Nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memang tidak ikut mendaftar dalam proses seleksi calon gubernur DKI Jakarta di PDIP. Namun, hal itu bukan berarti Risma tak masuk dalam daftar bakal calon gubernur DKI dari PDIP.

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan, akhir-akhir ini memang banyak suara yang meminta partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu segera memboyong Risma untuk ikut pilkada DKI. Pasalnya, Risma diyakini mampu menandingi Basuki T Purnama alias Ahok.

Hendrawan mengatakan, politik memang sangat dinamis. Bahkan perubahan bisa terjadi pada saat-saat akhir.

“Ya kita lihat nanti lah. Kan menurut Chairul Anwar, suka dan duka silih berganti,? ujar Hendrawan di Jakarta, Jumat (12/8).

Apakah Megawati akan berupaya membujuk Risma agar mau maju pada pilkada DKI? Hendrawan tak berani memastikannya.

Namun, siang ini memang ada rapat khusus di rumah Megawati untuk membahas pilkada. ?Yang jelas, pukul 14 ada rapat penting di Teuku Umar (alamat rumah Megawati di Menteng, Jakarta Pusat, red),” pungkasnya.(dna/JPG)

Sumber : jpnn.com

rhd – rifanfinancindo

Tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.