• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Pengiriman Paket akan Dilakukan Google Melewati Drone, Mungkinkah?

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Perusahaan pengiriman paket di dunia seperti FedEx, DHL, dan layanan pos di seluruh dunia harus mulai waspada. Pasalnya, raksasa mesin pencari Google serius dengan rencananya untuk mengirimkan barang menggunakan drone ataupesawat nirawak.

sebuah proyek dari Google X (berada di bawah Alphabet/Google) yang dinamai Project Wing, pada Agustus lalu telah diungkapkan kepada publik.

Oleh karena itu, tidak mustahil?Google bakal membuat layanan pengiriman barang melalui pesawat nirawak. Google memamerkan sebuah drone berkaki empat dan satu sayap yang mampu melayang di ribuan kaki di udara serta menjatuhkan paket ke tanah.

Mengapa mengirimkan paket melalui pesawat nirawak merupakan hal yang besar? Rupanya, Kepala Project Wing Dave Vos menyebutkan drone mampu mengirimkan paket lebih cepat dibandingkan pengiriman tradisional. Selain itu, drone?bisa menjangkau wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh berbagai maskapai udara.

“Pengiriman paket menggunakan drone juga lebih ramah terhadap lingkungan serta mengurangi polusi udara,” kata Vos.

Sementara itu, Kepala Google X Astro Teller mengungkapkan, akhir tahun ini, ia berencana memperbarui Project Wing. “Kami tahu, drone pengirim paket telah mengalami beberapa perubahan sejak debut pertamanya,” ujar Teller.

Maret lalu, Teller dan tim Project Wing membatalkan desain pesawat nirawak untuk Project Wing lantaran drone tersebut sulit dikendalikan.

Drone sebelumnya tak bisa terbang dengan baik, jika ada angin kencang yang menyebabkan sayap bergerak, muatannya bergeser,” kata Teller seperti dilaporkan The Wall Street Journal.

 

Tim Project Wing juga bermitra dengan sejumlah perusahaan lainnya seperti Amazon dan Verizon. Perusahaan-perusahaan ini telah menandatangani kesepakatan dengan NASA untuk merancang sistem lalu-lintas udara untuk drone yang terbang rendah.

Kabarnya, kini Badan Administrasi Aviasi (Flight Aviation Administration/FAA) belum memberikan izin untuk hal semacam ini. Karenanya, organisasi tersebut sedang bekerja sama membuat sistem lalu-lintas udara yang bisa mengakomodasi penerbangan drone.

“Kami berpikir, penerbangan semacam ini belum terpikirkan oleh organisasi mana pun. Karena itu, Google berusaha mengembangkan sebuah solusi,” tutur?Vos.

Saat ini, Google X telah mengetes penerbangan drone pengirim paket itu di Queensland, Australia.

Sumber : Liputan6.com

rhd? – rifanfinancindo

Tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.