• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Gadis Ini Ingin Sekali Melanjutkan Sekolah, Tapi Keinginannya Ditentang sang Ibu

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  BANGLI – Nasib Ni Kadek Pratama Yani (15) warga Banjar Serokadan, Desa Abuan, Susut tidak seberuntung anak pada umumnya. Gadis yang baru saja lulus SD nyaris putus sekolah lantaran kondisi ekonomi keluarganya yang serba sulit.

Selama ini, kebutuhan hidup keluarganya hanya ditanggung oleh ibunya yang kondisinya mengalami gangguan kejiwaan. Pratama Yani yang baru saja lulus dari SDN 2 Abuan ini mengaku bahwa dirinya selama ini hanya tinggal bertiga bersama nenek dan ibunya.

Neneknya yang bernama Jero Mangku Roya usianya sudah tua sementara ibunya yang bernama I Nengah Munjuk masih bisa bekerja namun mengalami gangguan kejiwaan sejak masih muda. Pratama Yani mengaku masih memiliki bapak, namun tinggal di Kintamani sejak bercerai dengan ibunya.

“Selama ini cuma ibu yang bekerja. Ibu kerjanya di sawah,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Minggu 9 Juli 2017.

Dia mengatakan bahwa setamat dari SD, dirinya tak diizinkan oleh ibunya untuk melanjutkan pendidikan ke bangku SMP. Tidak adanya biaya menjadi alasan utama ibunya menentang keinginannya bersekolah.

Namun salah seorang pamannya yang bekerja sebagai TNI di Bangli tetap menyarankan agar dia bersekolah. Dia juga mendapat dukungan untuk melanjutkan sekolah dari komunitas yang bergerak di bidang sosial.

Selain diantar langsung mendaftar sekolah ke SMPN 2 Susut. Bentuk dukungan yang rencananya juga diberikan kepada berupa pemberian bantuan pakaian, alat tulis dan keperluan lainnya. “Katanya nanti akan dibawakan buku dan tas,” ujarnya.

Meski telah mendaftar ke SMPN 2 Abuan pada Kamis lalu, namun dirinya hingga Minggu mengaku belum mendapat izin dari ibunya. Dirinya yang akan mulai bersekolah Senin (10/7) hari ini tak tahu bagaimana cara menyampaikan hal itu ke ibunya.

“Saya tidak tahu bagaimana besok. Apakah dikasi sekolah atau tidak,” ungkapnya.

Dengan kondisi ekonominya yang serba sulit, dirinya pun ragu dengan nasib kelanjutan pendidikannya ke depan. Dia sangat berharap ada pihak yang bisa memberikan bantuan terutama untuk biaya pendidikannya. Dirinya berharap, biaya pendidikannya bisa digratiskan hingga dirinya bisa tamat SMP bahkan SMA.

(qlh)

 

Sumber: okezone.com

Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.