• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Dibayar Dengan Sistem Gaji Atau Komisi?

GAJI RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jakarta,  Apa yang membuat seseorang semangat bekerja? Sebagian orang semangat bekerja demi orang-orang tercinta. Ada juga yang semangat bekerja demi passion. Tapi ada juga yang semangat bekerja demi membayar cicilan. GAJI RIFAN FINANCINDO hahahahaha

Sampai ada tuh yang bilang begini, “Motivator, pembicara seminar, penulis buku tidak mampu membuatku rajin bekerja, hanya tagihan dan cicilan yang bisa.” Ahahah.
Tapi apa yang membuat saya MAKIN bersemangat bekerja dan mengasah diri? Ketika melihat penghasilan terus mengalami peningkatan dalam kurun waktu yang tidak lama.

Apa ada penghasilan yang tiap bulannya bertambah terus? Bukan sekali setahun? Adaaaaa!!! Bahkan ada juga yang tiap harinya bertambah terus.

Itulah kenapa sejak dulu saya tidak pernah tertarik dengan bayaran sistem gaji sehingga tidak pernah mondar-mandir tebar-tebar lamaran pekerjaan. Tapi lebih tertarik dengan sistem komisi. Kenapa?

Saya pemegang prinsip, “Bayar saya sesuai dengan kinerja dan peningkatan diri saya! Segera! Jangan ditunda. Karena kapan ditunda, saya akan kecewa dan berhenti mengembangkan diri karena saya merasa sia-sia saja berusaha tanpa apresiasi yang sepadan dan sesuai waktunya.”

Sistem gaji membuat saya cepat merasa puas dan suka berada di zona nyaman sehingga tidak membuat saya berkembang dan akhirnya tidak bahagia, jenuh, bekerja asal-asalan, membunuh kreativitas dan tidak merasa tertantang.

Yang kedua, sistem gaji membuat saya juga bisa kecewa ketika saya merasa sudah memberikan usaha lebih tapi ternyata saya dibayar tidak sesuai dengan usaha saya. Jika pun naik jabatan, butuh waktu yang lama. Dan posisi itu saya nikmati sebentar saja lalu pensiun. Toeng!

Untuk saya pribadi, kualitas bulan ini ya dibayarnya di bulan depan, bukan tunggu naik jabatan dulu selama bertahun-tahun. Bisa saja kan kalau sudah naik jabatan kemampuannya sudah tidak sama? Misalnya kesehatan menurun karena habis-habisan di awal. Nah, ditendang deh kita. hahahaha.

Bayangkan jika baru naik gaji setahun sekali. Itu pun sudah syukur sekali. Itu pun naiknya sedikit sekali. Kadang bahkan beberapa tahun tidak naik gaji. Mana tidak bikin nyesek itu. Belum termasuk politik-politik kantornya.
Banyak yang berpikir bahwa dengan sistem gaji semuanya terjamin dan pasti. Padahal tidak ada yang pasti di dunia ini! Dengan bayaran sistem komisi, melatih kita untuk mempersiapkan juga kemungkinan terburuk. Karena selalu berpikir tidak pasti ya terus berusaha dan juga menabung.

Dengan sistem komisi juga saya tidak bisa menyalahkan orang lain apalagi berdemo menuntut kenaikan gaji. Karena sayalah yang menentukan berapa penghasialn yang saya mau, Bukan orang lain apalagi pemegang kebijakan! Menurut saya, ini adalah sistem bayaran yang adil.

Saya sudah berhitung masalah ini sebelum lulus kuliah. Memang benar, sistem komisi membuat saya menderita sekali di awal sampai saya pernah menangis dan menjual barang-barang berharga untuk itu. Karena saat baru memulai saya harus belajar tapi saya juga butuh biaya hidup.

Tapi makin ke sini, saya sadar bahwa hal yang paling tersulit adalah memulai. Saya berpikir, saya harus bertahan, karena kalau saya bisa melewatinya, maka ke depannya saya menemukan titik kesenangannya yang membuat saya terus bergairah.

Bukan cuma itu saja, dengan sistem komisi, saya tertantang untung terus meningkatkan diri agar penghasilan meningkat. Dan ehm ketika misalnya saya sakit atau sedang ingin berleha-leha sejenak, saya bisa istirahat atau bersenang-senang tanpa merasa bersalah karena makan gaji buta. Lha, kita dibayar sesuai kemampuan dan kualitas koq. Kalau mau bermalas-malasan terus, ya silahkan tapi siap dengan konsekuensi.

Antara pekerjaan dan hobi saya, keduanya memang dibayar sistem komisi. Anehnya, meski kerajinan saya kendor, tetap saja penghasilan meningkat. Kenapa bisa? Karena pengetahuan saya juga sudah ikut meningkat. Artinya, saya tidak sia-sia menginvestasikan waktu untuk belajar. Bahkan saya tidak sia-sia menggeser sebagian besar uang makan saya untuk investasi ke otak dengan banyak baca buku.

Saya makin percaya bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati proses.

Jadi apakah sistem gaji tidak baik? Tidak juga. Sistem gaji itu lebih cocok dengan orang yang suka zona nyaman dan tidak siap menanggung penderitaan dahsyat di awal Kalau saya sudah terbiasa menderita sejak dulu Dan saya sadar diri saya suka belajar dan mengasah diri. Kalau kalian setipe dengan saya, jangan pernah mau dibayar dengan sistem gaji, rugi bangeeeet!!

Rasanya nikmat dan bahagia sekali ketika menyaksikan progress usaha kita mulai dari bawah dengan hasil yang tidak terlalu lama. Perasaan seperti ini tidak pernah bisa dibeli dengan uang.

 

Sumber  seword.com

rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

 

Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.