• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Segmen 2: Tips Mudik dengan Motor hingga Lebaran Keraton Yogya

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ??Motor masih menjadi transportasi pilihan bagi sebagian orang untuk mudik saat Lebaran. Alasannnya sederhana, yaitu agar terhindar dari kemacetan. Namun sebelum melakukan perjalanan jauh dengan motor, persiapan harus dilakukan dengan baik.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sementara itu, Keraton Yogyakarta baru akan merayakan Hari Raya Idulfitri 1437 Hijriah pada Kamis, 7 Juli besok. Karena Keraton Yogyakarta menggunakan penanggalan Jawa Islam sebagai patokan.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sebuah berlian terbesar, yg ditemukan setelah lebih dari satu abad, dipamerkan pd Selasa (14/6) di London, Inggris, menjelang pemecahan rekor penjualan senilai ?50 jt atau sekitar Rp946 miliar. Berlian bernama Lesedi la Rona yg telah berusia tiga miliar thn ini secara mengejutkan berukuran 1.109 karat, serta memiliki ukuran menyerupai bola tenis. Lesedi la Rona ditemukan pd thn lalu di Botswana & telah dinobatkan sbg “penemuan sekali seumur hidup”.

Permata ini dipamerkan sejak Sabtu lalu di markas Sotheby Bond Street, London. Bila dibandingkan dgn permata yg dipamerkan lebih dahulu, Lesedi la Rona hny kalah dalam hal ukuran saja. Pemilik Sotheby akan menjual Lesedi la Rona pd 29 Juni mendatang, dgn harapan pelelangan berlian ini akan memecahkan rekor dunia.

Permata ini ditemukan oleh Lucara Diamond Corp, di tambang Karowe, Botswana, tepatnya pd November tahun lalu. Dilansir dari Telegraph Lesedi la Rona ini diterjemahkan sebagai “penerang kita” dalam bahasa Tswana, setelah ditemukan lebih dari 100 thn.

Dlm hal ukuran, berlian ini masih terlampaui oleh Cullinan Diamond dgn ukuran 3016,75 karat, yg ditambang di Afrika Selatan pd? 1905. The Cullinan, kini telah dipotong menjadi sembilan berlian yg saat ini dapat ditemukan di Crown Jewels. Berdasarkan laporan Independent, Lesedi la Rona memiliki potensi untuk menghasilkan berlian berkualitas paling baik yg pernah dipotong & dipoles. Saat ini, rekor dunia masih dipegang oleh berlian berbentuk buah pir “Great Star of Africa” yg berasal dari Cullinan, & memiliki berat 530,20 karat. (Prz)

sumber : liputan6.com

rhdn – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Pelaku Bom di Solo Sebelumnya Incar Mako Brimob Kelapa Dua

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Pelaku Bom di Solo Sebelumnya Incar Mako Brimob Kelapa Dua

Aksi bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Solo pada Selasa (5/7) pagi. Pelaku yang diduga adalah Nurohman alias Abu Fida’i (35), seorang DPO kasus terorisme yang merupakan jaringan dari Arif Hidayatullah alias Abu Mush’ab, yang juga terkait aksi bom di Thamrin Jakarta pada Januari lalu. ? Anara Polisi mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat petugas inafis melakukan identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Mapolresta solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7).

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? target utama aksi bom bunuh diri sebenarnya ditujukan ke Markas Komando Korps Brimob di Kelapa Dua, Depok, serta di kawasan Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Namun aksi tersebut batal dan kelompok Abu Mush’ab mengalihkan target ke Solo. Sebelumnya Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pelaku bom bunuh diri di Solo diduga kuat adalah Nur Rohman. Pelaku diketahui merupakan anggota kelompok teroris yang melakukan aksi bom di Thamrin pada Januari lalu. Nur Rohman berhasil lolos dari sergapan petugas kepolisian saat penggerebekan di Bekasi. “Terakhir kali dia diketahui berada di Jawa Timur,” ujar Badrodin. Dalam aksi bom bunuh diri di Polresta Solo, satu orang polisi terluka akibat serangan tersebut.

merupakan jaringan dari Arif Hidayatullah alias Abu Mush’ab, yang juga terkait aksi bom di Thamrin Jakarta pada Januari lalu. ? Anara Polisi mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat petugas inafis melakukan identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Mapolresta solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7).

Daftar Korban Meninggal Kala Macet Menggila di Jalur Mudik

PT RIFAN

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? Daftar Korban Meninggal Kala Macet Menggila di Jalur Mudik

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? Kemacetan?yang melanda di sejumlah jalur mudik telah menimbulkan kerugian materil bagi pengendara. Mereka selain harus menempuh perjalanan dengan waktu yang panjang, juga harus merogoh kocek lebih dalam.

Namun yang lebih mengenaskan, banyak korban jiwa berjatuhan akibat kemacetan tersebut. Para pemudik yang meninggal dunia itu umumnya mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan mudik yang di luar batas normal.
Menurut data BPBD Brebes, Jawa Tengah yang disampaikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), setidaknya ada delapan korban tewas akibat kondisi tersebut.

Berikut nama korban tersebut, seperti dalam keterangan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho yang diterima Liputan6.com, Jakarta, Rabu 6 Juli 2016.

1. Azizah, balita perempuan berusia 1,4 tahun meninggal setelah terjebak dalam mobil dengan AC hidup lebih dari 6 jam. Dia meninggal saat dalam perjalanan ke puskesmas. Kejadian tersebut berlangsung pada 3 Juli 2016.

2. Kejadian serupa dialami Sundari. Wanita berusia 58 tahun asal Purworejo itu meninggal dunia di dalam bus Pahala Kencana yang terjebak macet.

3. Sementara 4 Juli 2016 pukul 18.30 WIB, Susyani asal Cibinong Bogor meninggal dunia. Wanita berusia 36 tahun itu sebelumnya turun dari bus Rosalia Indah karena pusing akibat kendaraannya terjebak macet di Jalan Karangbale Larangan. Dia kemudian jatuh pingsan dan dibawa ke puskesmas setempat.

4. Sedangkan pemudik Sariyem juga meninggal dunia pada tanggal yang sama. Wanita berusia 45 tahun itu wafat setelah diturunkan dari travel lantaran pingsan akibat kelelahan.

5. Kejadian lainnya menimpa Suharyati. Wanita 50 tahun itu meninggal di tempat. Dia sebelumnya turun dari Bus Sumber Alam karena terjebak macet di Jalan Karangbale Larangan. Usai itu, dia jatuh pingsan hingga muntah. Kemudian dibawa ke Puskesmas dalam kondisi sudah meninggal dunia.

6. Masih dalam hari yang sama, pemudik yang bernama Poniatun asal Kebumen meninggal setelah turun dari bus Zaki Trans di rumah makan Mustika Indah di Ciregol Tonjong. Jenazah kemudian dibawa menuju Kebumen menggunakan ambulans.

7. Kejadian pada 5 Juli 2016, Suhartiningsih asal Jakarta meninggal dalam mobil pribadi.

8. Selain itu, Sumiatun asal Tangerang juga wafat dalam bus di Siramin Slatri.

sumber : liputan6.com

rhdn – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Menag Lukman Ingin Masyarakat Ikuti Pemerintah soal 1 Syawal

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? JAKARTA – Pemerintah telah menetapkan 1 Syawal 1437 Hijriah pada Rabu, 6 Juli 2016. Meski begitu, ada sebagian kelompok yang merayakan Idul Fitri hari ini.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengakui memang ada sebagian kecil kelompok masyarakat yang merayakan Idul Fitri berbeda dengan ketetapan pemerintah. Meski begitu, Lukman tetap berharap masyarakat ikut keputusan pemerintah.

Baca Juga

MUI: Kita Bersyukur Awal Puasa Tahun Ini Bareng
Wakil Ketua MPR: Jangan Permasalahkan Awal Puasa dan Idulfitri
Din Syamsuddin: Idealnya Kita Memiliki Kalender Islam yang Baku

“Sebaiknya umat Islam di Indonesia mengacu pada hasil putusan Fatwa MUI No 2 Tahun 2004, kewenangan menetapkan isbat, kapan Ramadan, Syawal, Zulhijah dilakukan oleh pemerintah melalui Kemenag, dan itu bersifat mengikat secara nasional,” ujar Lukman di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (4/7/2016).

Keinginan ini tentu sejalan dengan harapan seluruh ormas Islam di Indonesia. Dengan demikian, Ramadan dan Idul Fitri dalam dilaksanakan bersama.

“Tentu sebelum memberikan imbauan, saya ingin mengatakan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriah, mohon maaf lahir batin,” Lukman menambahkan.

“Mudah-mudahan kita semua tergolong orang minal aidzin, kembali pada jati diri kita, dan golongan orang-orang yang menang. Setelah kita menempa diri kita selama Ramadan. Mudah-mudahan bulan-bulan seterusnya kita mampu mengendalikan diri kita,” Lukman memungkasi.

rhd – rifanfinancindo

Lebaran Bareng, DPR Usul Pemerintah Buat Kalender Bersama

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? JAKARTA -? Keputusan pemerintah menetapkan 1 Syawal 1437 Hijriah pada Rabu, 6 Juli 2016 menunjukkan titik terang. Paling tidak, penyelenggaraan puasa Ramadan hingga Idul Fitri bisa dilaksanakan bersama tanpa ada perbedaan.

Hal ini mendorong DPR untuk mengusulkan sesuatu yang baru. Ketua Komisi VIII DPR M Ali Taher ingin ada kalender bersama untuk menentukan Ramadan dan penetapan tanggal 1 Syawal.

Baca Juga

Muhammadiyah Prediksi Tak Ada Perbedaan Lebaran 2016
Menag Lukman Hakim: Metode Hisab dan Rukyat Saling Melengkapi
MUI: Kita Bersyukur Awal Puasa Tahun Ini Bareng

“Kalau bisa, pada saatnya nanti membangun kebersamaan juga kalender bersama-sama,” usai sidang Isbat di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Senin (4/7/2016).

Serentaknya penyelenggaraan Idul Fitri di seluruh Indonesia dirasakan Ali sebagai sebuah berkah tersendiri, khususnya bagi masyarakat. Sehingga tidak ada lagi perdebatan.

“Hari ini kami wakil DPR Komisi VIII ucapkan rasa syukur. Alhamdulillah tahun ini diberikan barokah yang luar biasa,” Ali menambahkan.

Beberapa waktu lalu, sering terjadi perbedaan tanggal 1 Syawal atau Idul Fitri. Muhammadiyah biasanya sudah menentukan tanggal sebelum Ramadan, sedangkan pada sidang isbat pemerintah menetapkan tanggal berbeda.

“Maka DPR terus-menerus mendorong kementerian dan yang terkait untuk memberikan rasa nyaman kepada umat Islam dalam melaksanakan ibadahnya,” Ketua Komisi VIII DPR memungkasi.

rhd – rifanfinancindo

H-2 Lebaran, Terminal Pulogadung Mulai Sepi Pemudik

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA -? JAKARTA – H-2 jelang Hari Raya Idul Fitri, Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, mulai mengalami penurunan jumlah penumpang. Kepala Terminal Pulogadung Hengky Rissakota mengatakan, hari ini tidak seperti kemarin yang jumlah penumpang hingga mencapai ribuan orang.

“Iya benar hari ini, sudah mulai ada penurunan jumlah penumpang, kemarin yang membeludak. Bus berangkat 138 dan penumpangnya sampai 2.341 orang,” ucap Kepala Terminal Pulogadung Hengky Rissakota di Jakarta, Senin (4/7/2016).
Untuk H-2 Lebaran, ia menjelaskan, pihaknya belum bisa memberikan data jumlah penumpang yang akan menjalani Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah di daerah asal masing-masing.

“Kita belum bisa memberikan rekapitulasi data di H-2 untuk jumlah keberangkatan bus beserta penumpang nya, mungkin nanti malam baru bisa kita berikan,” ujar Hengky.

Ia kemudian menjelaskan alasan membeludaknya penumpang pada Minggu 3 Juli 2017. Hal itu lantaran adanya penumpukan akibat beberapa kendala yang dialami bus saat perjalanan.

Namun demikian, Hengky menegaskan, hari ini penumpang sudah tidak sebanyak H-3 Lebaran kemarin. Hal itu terlihat dari sepinya tempat menunggu bus yang ada di Terminal Pulogadung.

“Penumpang udah ada penurunan tidak seperti kemarin penumpangnya sempat terjadi penumpukan jumlah penumpang arah Jawa Tengah Purwokerto, Pekalongan dan Jawa Timur, itu dikarenakan bus datang terlambat akibat ada beberapa hambatan di jalan,” ucap Hengky.

“Masalahnya karena kebanjiran atau jalan yang rusak, kita enggak tahu ya. Tapi keterlambatan itu semua sampai tadi pagi sudah teratasi,” Hengky menandaskan.

rhd – rifanfinancindo

Nenek Jatuh Pingsan di Depan Jokowi

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ?? Seorang nenek bernama Karniti (65) jatuh pingsan di depan Presiden Jokowi saat pembagian paket Lebaran.

Nenek tersebut sejak pagi mendatangi lokasi pusat pembagian sembako menjelang Lebaran di Kampung Ranca Garut, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang ditempuhnya berjalan kaki sejauh tiga kilometer dari rumahnya.

Tim medis menduga, Karniti pingsan akibat kelelahan di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Kami mengobati Karniti hingga kembali sadar,” kata Ketua Tim Medis Pos Pelayanan Kesehatan Heru Haerudin di Lebak, Senin (4/7/2016) seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, petugas medis telah mengecek kondisi kesehatan Karniti, namun tidak begitu membahayakan. Kondisi tubuhnya tidak mengalami penyakit penyerta, seperti darah tinggi maupun jantung.

“Kami berharap Karniti banyak istirahat dan tidak kecapaian lagi, terlebih bulan puasa itu,” ucap Heru.

Seperti Mimpi

Sementara itu, Karniti mengaku jatuh pingsan itu karena seperti mimpi melihat Presiden Jokowi secara langsung. Sebab, selama ini, dia melihat orang nomor satu di Indonesia itu hanya dalam layar kaca televisi.

“Hanya beberapa meter dari Pak Jokowi langsung lemas, dan mata berkunang-kunang hingga tak sadarkan diri,” ujar Karniti.

Sementara itu, Uni (65), seorang janda warga Cikadueun, Desa Sanging Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, mengaku merasa bahagia setelah menerima bantuan paket kebutuhan bahan pokok dari Jokowi.

Apalagi, ia menyatakan, paket berisi bahan pangan itu diterima memasuki Idul Fitri 1437 Hijriah, sehingga membantu ekonomi keluarga.

“Kami tidak lelah dan capai setelah menerima bantuan paket dari Pak Jokowi, meskipun berjalan kaki sepanjang 10 kilometer pulang pergi,” ucap Uni.

 

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ?? Seorang nenek bernama Karniti (65) jatuh pingsan di depan Presiden Jokowi saat pembagian paket Lebaran.

Nenek tersebut sejak pagi mendatangi lokasi pusat pembagian sembako menjelang Lebaran di Kampung Ranca Garut, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang ditempuhnya berjalan kaki sejauh tiga kilometer dari rumahnya.

Tim medis menduga, Karniti pingsan akibat kelelahan di tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

“Kami mengobati Karniti hingga kembali sadar,” kata Ketua Tim Medis Pos Pelayanan Kesehatan Heru Haerudin di Lebak, Senin (4/7/2016) seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia, petugas medis telah mengecek kondisi kesehatan Karniti, namun tidak begitu membahayakan. Kondisi tubuhnya tidak mengalami penyakit penyerta, seperti darah tinggi maupun jantung.

“Kami berharap Karniti banyak istirahat dan tidak kecapaian lagi, terlebih bulan puasa itu,” ucap Heru.

Seperti Mimpi

Sementara itu, Karniti mengaku jatuh pingsan itu karena seperti mimpi melihat Presiden Jokowi secara langsung. Sebab, selama ini, dia melihat orang nomor satu di Indonesia itu hanya dalam layar kaca televisi.

“Hanya beberapa meter dari Pak Jokowi langsung lemas, dan mata berkunang-kunang hingga tak sadarkan diri,” ujar Karniti.

Sementara itu, Uni (65), seorang janda warga Cikadueun, Desa Sanging Tanjung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, mengaku merasa bahagia setelah menerima bantuan paket kebutuhan bahan pokok dari Jokowi.

Apalagi, ia menyatakan, paket berisi bahan pangan itu diterima memasuki Idul Fitri 1437 Hijriah, sehingga membantu ekonomi keluarga.

“Kami tidak lelah dan capai setelah menerima bantuan paket dari Pak Jokowi, meskipun berjalan kaki sepanjang 10 kilometer pulang pergi,” ucap Uni.

sumber : liputan6.com

rhdn – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Tak Tahan Macet di Pejagan, Pemudik Telusuri Jalur di Samping Rel

PT RIFAN

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? ?Kemacetan parah menuju Brebes, Jawa Tengah, menyebabkan berbagai ruas jalan, selain jalan tol, juga mengalami kepadatan. Setyo Purnomo, salah satu pemudik, mengaku sempat terjebak kemacetan di Pejagan.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? ?Kemacetan parah menuju Brebes, Jawa Tengah, menyebabkan berbagai ruas jalan, selain jalan tol, juga mengalami kepadatan. Setyo Purnomo, salah satu pemudik, mengaku sempat terjebak kemacetan di Pejagan.

Karena tak tahan dengan kemacetan tersebut, Setyo yang berangkat bersama rekan-rekan komunitas bersepeda motor Vixion Independent Jakarta (Vijak) ini pun mengambil keputusan menelusuri jalur di samping rel kereta hingga Brebes Timur dan terlepas dari kemacetan.

Setyo mengatakan, mereka berangkat dari Jakarta dengan berkonvoi, Sabtu (2/7/2016), sekitar pukul 19.30. Arus lalu lintas normal terjadi hingga Cirebon. Namun pada hari Minggu (3/7/2016) subuh, kemacetan baru terjadi.

Mereka sempat tertahan di Pejagan hingga pukul 08.00. Tak tahan menunggu lama di Pejagan, saat jalan raya bersampingan dengan rel kereta, tiba-tiba ada yang usul agar banting stir mengikuti jalur kereta.

Pada saat itulah, mereka mengikuti samping rel kereta ke arah timur hingga puluhan kilometer tanpa halangan kendaraan bermotor lainnya yang terkena macet.

“Beruntungnya di samping rel kereta ada semacam tegalan tanah yang bisa dijadikan jalan sehingga kita bisa jalan terus,” ujar Setyo, Senin (4/7/2016).

Halangan terbesar, lanjutnya, adalah lubang. Mereka lalu bekerjasama menutupi lubang tersebut agar motor merk Yamaha yang telah dimodifikasi jadi motor trail tersebut bisa melintas.

Namun, menurut Setyo, bukan berarti mereka aman karena beberapa kali motor anggota komunitas ini juga terjatuh. Bahkan sepeda motor bebek yang ikut-ikutan akhirnya menyerah karena medannya yang terlalu berat dan ada yang rusak motornya.

Pada saat ada sungai, mereka langsung mencari jembatan warga terdekat.

“Syukurnya kita tidak melewati sungai-sungai besar sehingga jembatan di kampung setempat selalu ada,” ucapnya.

Menurut Setyo, perjalanan dari Pejagan hingga Brebes Timur ini bisa dilewati hanya dengan waktu dua jam saja, bayangkan dengan kendaraan lainnya yang bisa mencapai lebih dari 10 jam.

Menurut dia, sepanjang perjalanan dirinya mesti hati-hati. Saat ada kereta lewat, mereka harus menepi.

“Santai sih, tapi tetap waspada dan sangat hati-hati,” ujarnya.

Setyo yang berprofesi sebagai guru sebuah SMP di Grogol ini mengatakan ingin pulang ke kampung halamannya di Comal, Kabupaten Pemalang. Setelah mendekat Brebes Timur, lanjut dia, kawanan bermotor ini baru melanjutkan perjalanan melalui Pantura Jawa Tengah.

 

sumber : kompas.com

rhdn – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Macet Parah, Toilet Darurat dari Terpal Bermunculan di Pinggir Tol

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ??Kemacetan parah menjelang pintu keluar tol Brebes Timur menyebabkan para pemudik tak punya pilihan kala hasrat buang air kecil atau besar datang.? Apalagi, stasiun pengisian bahan bakar umum dan rest area hanya ada di titik-titik tertentu.

Situasi ini pun dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk membuat toilet darurat.

Bermodalkan terpal, bambu, beberapa ember berisi air dan kertas putih atau karton bertuliskan ‘WC/Toilet’, warga mendirikan toilet darurat berbentuk kubus yang terbuka di bagian atasnya seperti jamban di pinggir sungai.

KompasTV melaporkan, belasan toilet dadakan dibangun di pinggir jalan dan langsung diserbu oleh para pemudik yang terjebak macet. Sekali masuk, pemudik dikenakan tarif sekitar Rp 3.000.

Namun, menurut laporan KompasTV, keberadaan toilet dadakan ini membuat kondisi jalan tol tampak kumuh. Sampah pun berserakan di pinggir jalan.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ? ?Kemacetan parah menjelang pintu keluar tol Brebes Timur menyebabkan para pemudik tak punya pilihan kala hasrat buang air kecil atau besar datang.? Apalagi, stasiun pengisian bahan bakar umum dan rest area hanya ada di titik-titik tertentu.

Situasi ini pun dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk membuat toilet darurat.

Bermodalkan terpal, bambu, beberapa ember berisi air dan kertas putih atau karton bertuliskan ‘WC/Toilet’, warga mendirikan toilet darurat berbentuk kubus yang terbuka di bagian atasnya seperti jamban di pinggir sungai.

KompasTV melaporkan, belasan toilet dadakan dibangun di pinggir jalan dan langsung diserbu oleh para pemudik yang terjebak macet. Sekali masuk, pemudik dikenakan tarif sekitar Rp 3.000.

Namun, menurut laporan KompasTV, keberadaan toilet dadakan ini membuat kondisi jalan tol tampak kumuh. Sampah pun berserakan di pinggir jalan.

sumber : kompas.com

rhdn – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Musim Mudik, Puskeswan Kebanjiran Order Penitipan Hewan

PT RIFAN

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ??Jasa penitipan hewan UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Magelang, Jawa Tengah, kebanjiran order pada musim mudik menjelang Lebaran 1437 H/2016 ini.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ??Banyak warga yang hendak mudik ke luar Kota Magelang menitipkan hewan-hewan peliharaannya.

Kepala UPTD Puskeswan Kota Magelang, Heru Tri Susila mengatakan, sejak H-3 atau Minggu (3/7/2016), banyak warga yang datang ke Puskeswan untuk menitipkan hewan peliharaannya selama mereka mudik ke luar kota, seperti kucing dan anjing.

“Sudah banyak yang booking sejak kemarin, kebanyakan kucing dan anjing. Sebab mereka mau ditinggal mudik, daripada tidak terurus kalau ditinggal begitu saja,” ujar Heru, Senin (4/7/2016).
Heru mengatakan, baru momen Lebaran tahun ini pihaknya menerima jasa penitipan hewan. Sementara tahun lalu belum menangani karena gedung dan fasilitas baru tersedia lengkap tahun ini.

Menurut dia, kucing ataupun anjing yang dititipkan akan dirawat oleh petugas mulai dari kandang, tempat pakan dan minuman, hingga kesehatannya. Bahkan petugas akan memberikan asupan pakan sesuai dengan kebiasaan sehari-hari di rumah pemilik.

Jasa penitipan hewan ini dikenakan tarif Rp 25.000 per hari per ekor, ditambah ongkos makanan dan kebutuhan lainnya.

“Rata-rata yang sudah booking tempat untuk jangka waktu satu minggu sampai Senin (11/7/2016). Hewan-hewan ini akan kami rawat, dimasukkan ke kandang, tapi terkadang dibebaskan untuk berkeliaran di sekitar Puskeswan,” ujarnya.

Heru menyebutkan, Puskeswan Kota Magelang tetap buka 24 jam meski libur Lebaran. Akan ada tenaga paramedis dan penjaga malam yang siaga.

Sta Maria (23), salah satu paramedis Puskeswan menambahkan, sebelum hewan peliharaan dititipkan, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Jika menunjukkan gejala penyakit, seperti kulit dan rabies, maka hewan itu akan diisolasi.

?Kalau yang sakit, kami tempatkan di kandang terpisah dari hewan yang sehat,” jelasnya.

Meski semua jenis hewan peliharaan bisa dititipkan di Puskeswan, tapi ada peraturan khusus bagi jenis hewan liar, khususnya hewan yang dilindungi. Petugas akan memeriksa apakah hewan tersebut dilengkapi dengan surat izin pemeliharaannya yang dikeluarkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan kepemilikan hewan liar yang dilindungi. Beberap hewan liar yang belakangan sudah menjadi hewan peliharaan, seperti nuri kepala hitam, kakak tua raja, dan merak hijau,? ungkap Sita.

sumber : kompas.com

rhdn – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA