• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Bahaya! Salju Merah Muda Ini Bikin Es Cepat Mencair

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Salju dan es sudah biasa menghiasi Kutub Utara. Tapi apakah pernah Anda melihat salju dan es merah muda?

Setelah dilakukan penelitian mendalam, hal ini disebabkan karena ganggang salju berpigmen. Tapi fenomena ini lebih suram dari sekedar penampilannya.

Penelitian terbaru di Arktik Pan, Eropa, telah menemukan bahwa ganggang tersebut berperan mencairkan gletser di Kutub Utara. Permukaan es yang gelap menjadi terbuka dengan kehadiran ganggang merah muda. Kondisi ini membuat gletser dapat memantulkan sinar matahari, sehingga mereka dapat menyerap panas lebih banyak.

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan jurnal Nature Communications, peneliti menggambarkan fenomena yang berkembang selama beberapa bulan yang hangat di Arktik. Pertumbuhan ganggag ini mekar dan tergantung pada ketersediaan air dan sinar matahari, dan di pegunungan Kutub Utara.

Para peneliti berangkat untuk menyelidiki keanekaragaman hayati dari komunitas mikroba pada ganggang di Kutub Utara, Eropa.?Mereka mengumpulkan sekitar 40 sampel dari 21 gletser di seluruh wilayah, termasuk Greenland, Islandia, Svalbard, dan Swedia.

Bakteri dikumpulkan dari lokasi yang tinggi dalam keanekaragaman hayati, menunjukkan mereka memiliki efek yang sama pada albedo. Istilah ini menggambarkan kemampuan permukaan untuk memantulkan sinar matahari, seperti yang tertutup es dan salju, memiliki albedo yang tinggi.

Para peneliti mengatakan salju dengan ganggang merah dapat menyebabkan penurunan 13% dari albedo, dan menyebabkan tingkat lelehan lebih tinggi. (Dailymail)

Juno Masuk Orbit ke Jupiter

NASA ‘melepaskan’ pesawat ruang angkasa bernama Juno untuk menjalankan ke Jupiter. Misi senilai 1,1 miliar dolar AS itu untuk menyelidiki asal-usul tata surya.

Pesawat angkasa itu diluncurkan di Pasadena, California lima tahun lalu dan sesuai rencana mulai masuk orbit planet terbesar itu pada pukul 23.53 waktu setempat (03.53 GMT).

“Kami berada di sana. Kami berada dalam orbit. Kami menaklukkan Jupiter. Hal ini hampir seperti mimpi menjadi kenyataan,” kata Scott Bolton, peneliti utama NASA dari Southwest Research Institute di San Antonio, Texas, seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (5/7/2016).

Juno diluncurkan lima tahun lalu dari ajang Cape Canaveral, Florida dan telah melakukan perjalanan 1,7 miliar mil (2,7 miliar kilometer) sejak saat itu. Kedatangannya menandai awal dari misi 20 bulan, di mana para ilmuwan berharap mengetahui lebih lanjut tentang berapa banyak kandungan air yang ada di Jupiter.

“Alam semesta yang menakjubkan ini yang kita lihat, bagaimana itu bekerja dan bagaimana hal itu dimulai? Itu adalah salah satu hal yang menakjubkan tentang bekerja untuk NASA dan bekerja pada proyek-proyek besar. Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan besar,” tutur ilmuwan proyek NASA Steve Levin. RIFAN FINANCINDO

Satelit ini dilengkapi dengan sembilan instrumen ilmu pengetahuan, termasuk kamera, yang sebelum mengorbit menangkap video Jupiter dan bulan-bulannya meluncur di sekitarnya pada kecepatan berbeda.

“Itu adalah sangat signifikan. Kami akhirnya bisa melihat dengan video real, dengan gambar yang nyata, gerakan ini dan kami hanya bisa membayangkan itu sampai hari ini,” kata Bolton.

Juno bukan pesawat ruang angkasa pertama yang mengorbit Jupiter, NASA mengatakan, jalurnya akan membawa lebih dekat dari pendahulunya, Galileo, yang diluncurkan pada tahun 1989.

Sumber : suara.com

rhd? – rifanfinancindo

Tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.