• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

8 Berita Hoax Pokemon GO Yang Jadi Viral Di Sosial Media

PT RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKASegala berita ‘Pokemon Go’ langsung menyebar luas bagai virus, tapi beberapa di antaranya justru palsu alias HOAX. Uniknya sejumlah netizen mudah sekali percaya tanpa mencari tahu fakta kebenaran. Padahal ketika mendapatkan suatu berita, alangkah baiknya diklarifikasi terlebih dahulu.

Berikut ini delapan berita HOAX Pokemon Go yang pernah menjadi viral di sosial media dan sukses mengelabui netizen, yang mungkin kamu salah satunya.

1. Kakak Tikam Adik

Timmy, bocah asal Florida (USA), diberitakan telah menikam tewas sang adik kandung yang tak sengaja menghapus Pokemon Go dari smartphone miliknya. Ternyata kisah tragis itu hasil karangan Cartel Press, sebuah situs yang rajin merilis berita HOAX di dunia maya.

2. Gugatan $500 Juta

Seorang pria bernama Charley menggugat Niantic, developer Pokemon Go, senilai 500 juta dolar. Langkah itu dilakukan usai dirinya tertabrak sebuah mobil ketika asyik berkeliaran di jalan raya untuk menangkap monster. Kisah hasil karangan Cartel Press sekali lagi sukses mengecoh netizen.

3. Jalan Tol Macet

Macet di jalan tol karena Pikachu

Lagi-lagi Cartel Press sukses menyebar berita HOAX Pokemon Go. Pengguna jalan tol ramai-ramai menghentikan mobil demi menangkap Pikachu, akibatnya terjadi macet panjang yang tak terkendali.

4. ISIS Retas Akses Login

ISIS bobol login Pokemon Go

Banyak netizen kaget ketika tak bisa login ke akun Pokemon Go. Cartel Press memanfaatkan moment itu dengan merilis berita yang menyebut ISIS sebagai dalang di balik error login.

5. Tewas Tertembak

Seorang anak kecil bernama Arthur Disby dikabarkan tewas tertembak usai menerobos halaman rumah seorang janda tua untuk menangkap Pokemon liar. Berita HOAX ini disebarluarkan oleh The National Report, situs sejenis Cartel Press.

6. Tarif Bulanan

Para penipu alias scammer menyebarkan berita palsu bahwa Pokemon Go segera memasang tarif bulanan. Pemain yang sudah kecanduan wajib merogoh kocek 12 dolar per bulan agar bisa terus menangkap monster. Berita ini sengaja disebarkan oleh scammer dengan tujuan memperoleh data pribadi para pemain.

7. Polisi Tangkap Pemain Pokemon Go

Polisi di Australia kabarnya tak segan menangkap pengguna smartphone yang ketahuan bermain Pokemon Go. Tentu saja berita itu hanya hasil karangan situs Snopes. Boleh saja memainkan game ini di Negeri Kangguru asalkan tak melanggar ketentuan hukum.

8. Saksi Pembunuhan

Saksi mata pembunuhan karena Pokemon Go

Seorang supir taksi Uber bernama Alex Ramirez tak sengaja melihat aksi pembunuhan ketika mencari Pokemon. Ia pun langsung merekam dengan smartphone, menelpon nomer darurat 911 lalu memberitahu lokasi kejadian. Hasil rekaman video kemudian diunggah ke YouTube. Gizmodo sudah mengkonfirmasi berita ini dari kepolisian setempat, tak ada pembunuhan ataupun mayat di lokasi kejadian. Video tersebut juga dipastikan palsu, Alex menggunakannya untuk menggeruk keuntungan pribadi.

 

Sumber : Liputan6.com

rhd? – rifanfinancindo

Tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.