• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Peringatan Kedua Jokowi: Jangan Terbitkan Aturan yang Menghambat

RIFAN FINANCINDO

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengadakan Sidang Kabinet Paripurna. Dalam sidang kabinet ini, Jokowi menekankan banyaknya momentum pada sektor ekonomi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menggenjot perekonomian dalam negeri.

“Peringkat ease of doing bussiness juga sudah masuk dari 120 ke-106, ke-91, ini juga sebuah loncatan yang memberikan kepercayaan internasional kepada kita,” kata Jokowi sembari mencontohkan momentum yang dimiliki oleh Indonesia melalui indeks kemudahan berbisnis di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Menuut Jokowi, momentum ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan ekonomi Indonesia. Melalui momentum yang dimiliki, diharapkan nilai investasi di Indonesia dapat mengalami peningkatan.

Jokowi menekankan, invetasi adalah kunci dari pertumbuhan ekonomi. Dia mengatakan, invetasi dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi pada saat sektor ekspor belum mengalami perbaikan signifikan.

“Pertumbuhan ekonomi kuncinya ada di investasi, karena dari situlah lapangan pekerjaan bisa terbuka, pertumbuhan ekonomi bisa kita dapatkan. Selain tentu saja ekspor, tapi ekspor, pasar saat ini pasar global masih belum memungkinkan kita untuk menggenjot ekspor tersebut,” ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi kembali mengingatkan para menteri agar tidak menerbitkan banyak Peraturan Menteri (Permen). Sebab, aturan ini bisa saja semakin mempersulit investor untuk berinvestasi di Indonesia.

“Sehingga yang sudah di depan pintu kita, itu investor, investasi oleh sebab itu jangan sampai ada kementerian-kementerian yang masih penghambat, belum peduli terhadap momentum ini, sehingga masih bekerja rutinitas, masih bekerja monoton, tidak memiliki terobosan, sehingga ya, ya rutinitas kita begini terus,” kata Jokowi.

“Saya mengingatkan kepada para menteri sekali lagi, ini yang kedua, tidak menerbitkan peraturan atau kebijakan tanpa disertai kajian yang mendalam, sehingga nantinya bisa menghambat apa yang sudah ada,” ujarnya.

Peraturan Menteri ini, kata Jokowi, juga dapat menjadi penghambat pemanfaatan momentum yang saat ini telah dimiliki oleh Indonesia. Hal ini dapat berdampak pada penurunan nilai investasi di Indonesia.

“Momentum yang sudah ada ini terhambat gara-gara keluarnya permen-permen yang tidak melalui kajian yang tidak Melalui rapat terbatas, akhirnya justru akan menghambat masuknya investasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga sempat menyinggung tentang pengaruh kebijakan pada 2018 mendatang, sebab tahun depan adalah tahun politik yang juga dilanjutkan dengan 2019. “Sehingga kebijakan apapun dapat secara signifikan memberikan pengaruh,” ujarnya.

Jokowi menekankan, setiap kebijakan harus dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Untuk itu, pemerintah perlu menghindari penerbitan aturan yang justru memberikan dampak negatif pada kesejahteraan masyarakat.

“Saya harapkan menteri sekali lagi tidak membuat kebijakan-kebijakan baru yang kira-kira belum dikonsultasikan pada publik pada masyarakat , belum melalui kajian dan perhitungan-perhitungan yang mendalam, sehingga justru bisa bikin hal yang tidak diingini masyarakat dan membuat masyarakat kecewa,” ujarnya.

Karenanya, Jokowi kembali mengingatkan kepada para Menteri Kebinet Kerja tentang efektifitas program yang telah dijalankan. Program-program pemerintah diharapkan dapat berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat.

“Jadi pertahankan program-program yang sudah berjalan dengan baik. Misalnya Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Program Keluarga Harapan, efektivitas penyaluran dana desa, pastikan apa yang sudah diprogramkan ini betul-betul tepat sasaran dan langsung menyentuh kepada ke kebutuhan masyarakat,” kata mantan Walikota Solo ini.

(mrt)

 

Sumber: okezone.com
Rhd – rifanfinancindo
PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

Tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.