• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – JURNALIS SEMARANG DIAJAK BELAJAR INVESTASI INDEX

Semarang – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) menggelar edukasi media tentang Seluk Beluk Investasi Produk Derivatif di Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) pada 14 Juni 2019 di Semarang. Kali ini, para jurnalis diajak mengenal potensi risiko dan keuntungan berinvestasi Index.

121

Pemateri dibawakan oleh Wakil Pialang Berjangka Senior, Mahalnur Latupono dan Pimpinan Cabang RFB Semarang, Mia Amalia.

Dalam paparannya Mahal menjelaskan bahwa investasi index terdiri dari beberapa jenis, antara lain index Nikkei (Jepang), dan Hanseng (Hongkong).  Antara risiko dan keuntungan di produk ini sering berbanding lurus, dan faktor naik turunnya harga ditentukan oleh kondisi ekonomi dan geopolitik di luar negeri.

Pria kelahiran Ambon ini menjelaskan bahwa saat ini diakui memang belum banyak nasabah yang berinvestasi di indeks, karena masih minimnya pengetahuan risiko, dibandingkan produk lain semisal Locogold. “Namun demikian, risiko itu sejatinya selalu ada dalam setiap produk investasi, tinggal bagaimana kita bisa mengetahui cara mengaturnya (manage),” terang dia.

122

Memasuki sesi berikutnya Direktur Utama RFB Ovide Decroli memaparkan kinerja hingga akhir Maret 2019. RFB membukukan total volume transaksi sebesar 365,796 lot atau naik 32,41%, dibandingkan kuartal pertama tahun 2018 sebesar 276,265 lot. Sepanjang Januari hingga Maret 2019, total nasabah baru RFB naik sebanyak 922 nasabah dibandingkan tahun 2018 pada posisi yang sama meningkat 39,49%.

Atas pencapaian ini pula, berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta RFB kembali berada di urutan pertama dari seluruh perusahaan pialang berjangka di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar hingga 18,47%.

123

Sementara itu Mia menambahkan untuk kota Semarang, potensi perdagangan berjangka komoditi termasuk besar. Pertumbuhan ekonomi Semarang tercatat tumbuh positif hampir setiap tahun, dan merupakan kota utama dari lima kota besar lainnya. Di sini banyak kalangan pelaku bisnis dari berbagai bidang. “Yang jelas di kota ini banyak calon nasabah yang sesuai dengan target kami yaitu menengah ke atas,”tandasnya.

Direktur Utama RFB Jadi Narsum Berita Satu TV Bahas Analisis Bursa Komoditi

2b842bc5 b5ff 48ea 82bf cc2a4d5b5d3c

 

Jakarta – Direktur Utama PT Rifan Financindo Berjangka, Ovide Decroli menjadi narasumber dalam segmen Analisis Bursa Komoditi di Berita Satu TV pada Selasa 23 Juli 2019. Program acara televisi ini merupakan inisiasi PT Bursa Berjangka Jakarta dan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) untuk menghadirkan narasumber dari para anggota bursa dalam rangka edukasi dan promosi.

Dalam sesi wawancara yang dilakukan, pria yang akrab dipanggil Ovide ini menuturkan bahwa dari sembilan produk, terdapat empat produk kontrak berjangka komoditi unggulan, yaitu Emas, Kopi, Olein dan Kakao.

Bukan tanpa sebab, untuk emas khususnya banyak orang lebih awam mengenal logam mulia ini. Meski di perdagangkan dalam bentuk kontrak berjangka, para investor memiliki animo besar terhadap emas karena sifatnya yang safe haven, dan lebih mudah dipahami dari sisi pergerakan harga.

ovide

“Hal yang mempengaruhi fluktuasi harga emas di pasar berjangka hanya satu yaitu kondisi global. Seperti keputusan The FED dalam menaikkan dan menurunkan suku bunga, atau perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok. Karena nilai investasi emas di perdagangan berjangka komoditi mengikuti pergerakan harga emas dunia,” jelas Ovide.

Satu hal yang harus diperhatikan, lanjutnya. Pada saat kita melakukan transaksi di investasi berjangka yaitu faktor risiko. Memahami risiko adalah hal pertama yang harus diketahui oleh setiap investor. Pada dasarnya tingkat keuntungan di investasi pasar berjangka komoditi memang besar, tetapi berbanding lurus dengan risikonya.

“Sehingga penting untuk setiap investor membekali diri dengan kemampuan menganalisa yang baik dan penguasaan emosi saat bertransaksi untuk meminimalisir risiko,” tandasnya.

e8e974a0 cb20 4a56 a971 4616b188944c

PT Rifan – Barang Impor & e-Commerce Kuasai Kawasan Gudang Industri

pt rifan

pt rifan

 

PT Rifan – Jakarta, CNBC Indonesia – Peta kawasan pergudangan dan industri kini berubah sejalan dengan perkembangan bisnis perdagangan daring atau toko online (e-commerce). Barang-barang impor ditenggarai ‘membanjiri” kawasan pergudangan dan industri di Jabodetabek.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Sanny Iskandar membenarkan fenomena tersebut. Ia bilang saat ini kawasan industri banyak dihuni oleh produk-produk impor sebagai ekses dari berkembangnya pergudangan oleh penyewa-penyewa perusahaan dan pedagang e-commerce.

“Sekarang banyak diisi oleh barang-barang impor yang ada di pergudangan kawasan industri,” kata Sanny kepada CNBC Indonesia.

————————————————————————————————————
– Iklan –
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah – PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik – RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona – PT RFB
– Iklan –
————————————————————————————————————

PT Rifan –Konsultan properti JLL, dalam laporan terbarunya pada Juli 2019, yang berjudul Southeast Asia industrial: an emerging destination for manufacturers and capital, menyebut pemain pergudangan macam PT. Mega Manunggal Property Tbk (MMP), pada kawasan mereka penyewa dari e-commerce mengalami pertumbuhan pesat.

Bila ditelaah, penyewa gudang berbasis industri manufaktur porsinya makin menyusut di lokasi kawasan MMP. Pada triwulan III-2017 porsinya masih 52%, sedangkan e-commerce dan logistik hanya 39%.

Pada kuartal III-2018, porsi klien MMP untuk industri manufaktur menyusut jadi 36% saja, sedangkan e-commerce dan logistik mencapai 57%. Pada kuartal I-2019 kawasan industri sempat naik tipis hanya 37%, sedangkan e-commerce dan logistik mencapai turun jadi 54% tapi masih dominan, termasuk e-commerce macam Lazada.

(hoi/hps)

PT Rifan – Bisa Tumbuh 6%, Seperti Ini Ramalan BI Soal Investasi

PT Rifan

PT Rifan

 

PT Rifan – Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi investasi bisa tumbuh 5%-6% di 2019 ini. Setelah pada kuartal I dan II investasi korporasi cenderung menunggu (wait and see), penguatan pertumbuhan akan terlihat di kuartal III dan IV.

“Perkiraan investasi bangunan dan non-bangunan dalam komponen Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh 5%-6%. Itu cukup bagus dan kelihatan menguat di triwulan III dan IV,” kata Perry, Jumat (19/7/2019).

Perry membagi investasi ke dalam dua jenis, yaitu investasi berorientasi ekspor dan investasi untuk memenuhi kebutuhan domestik. Investasi berorientasi ekspor saat ini masih menghadapi tantangan ketegangan perang dagang yang juga dialami negara-negara lain.

————————————————————————————————————
– Iklan –
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah – PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik – RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona – PT RFB
– Iklan –
————————————————————————————————————

PT Rifan –Sehingga menjadi wajar bila korporasi perlu menimbang lebih jauh untuk berinvestasi.

“Tentu saja wajar kalau korporasi perlu menimbang-nimbang lebih jauh untuk tambah kapasitas produksi dalam bentuk investasi,” ucapnya.

Sementara, investasi domestik diperkirakan akan melaju positif seiring dengan keseriusan pemerintah meningkatkan investasi dengan memberi kemudahan perizinan, pemangkasan birokrasi, pemberian insentif pajak.

PT Rifan –“Kita sudah dengar Pak Presiden serius meningkatkan investasi baik dari kemudahan izin, pemangkasan birokrasi, dan insentif pajak. Tentu akan menambah investasi di Indonesia,” jelasnya.

Meski demikian, Perry mengatakan investasi dari penanaman modal asing (PMA) sangat diharapkan. Ia meyakini upaya-upaya yang dilakukan pemerintah akan membuahkan hasilnya di tahun-tahun yang akan datang.

Untuk jangka pendek, BI telah berkontribusi melakukan pelonggaran semua instrumen untuk mendorong minat investasi. Investasi akan bertambah tidak hanya bermodal kemudahan izin, tapi juga prospek berbisnis di Indonesia.

“Tidak hanya ditentukan kemudahan izin dan prospek bisnis ke depan yang meningkat, maka korporasi juga akan meningkatkan investasinya,” tuturnya.

PT Rifan – Pukul 15:00 WIB: Rupiah Melemah ke Rp 14.080/US$

PT Rifan

PT Rifan

 

PT RIfan – Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah di perdagangan pasar spot hari ini. Namun setidaknya dolar AS masih bisa terjaga di bawah Rp 14.100.

Pada Jumat (12/7/2019) pukul 15:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.080. Rupiah melemah 0,14% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Periode Kurs
1 Pekan Rp 14.080,1
1 Bulan Rp 14.130,6
2 Bulan Rp 14.188,1
3 Bulan Rp 14.248,1
6 Bulan Rp 14.418,1
9 Bulan Rp 14.583,1
1 Tahun Rp 14.748,1
2 Tahun Rp 15.441

PT Rifan – Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 14:27 WIB:

Berikut kurs Domestic NDF (DNDF) pukul 11:03 WIB:

Periode Kurs
1 Bulan Rp 14.107
3 Bulan Rp 14.210

PT Rifan – Berikut kurs dolar AS di sejumlah bank nasional pada pukul 14:30 WIB:

Bank Harga Beli Harga Jual
Bank BNI Rp 13.980 Rp 14.160
Bank BRI Rp 14.060 Rp 14.120
Bank Mandiri Rp 13.890 Rp 14.140
Bank BTN Rp 13.995 Rp 14.145
Bank BCA Rp 13.910 Rp 14.210
CIMB Niaga Rp 13.980 Rp 14.190

‘Kebakaran Jenggot’ Ekspor Lesu, Priok Dipacu Buka 24 Jam

pt rifan

pt rifan

 

PT Rifan – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menggulirkan wacana untuk mengoperasikan Pelabuhan Tanjung Priok selama 24 jam/7 hari dalam sepekan bagian dari optimalisasi layanan Pelabuhan Tanjung Priok. Menhub Budi Karya mengklaim selama ini, pelabuhan Tanjung Priok sudah beroperasi 24 jam tapi masih 4-5 hari dalam sepekan.

Keinginan operas Pelabuhan Tanjung Priok 24 jam 7 hari dalam sepekan sempat disampaikan Budi Karya usai rapat di Kantor Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta Minggu (7/7/2019). Rencana Menhub ini untuk memaksimalkan ekspor, di tengah pelemahan ekspor yang terjadi. Total ekspor pada Mei 2019 hanya US$ 14,74 miliar, atau minus 8,99% dibandingkan Mei 2018.
Budi Karya menjelaskan, dengan beroperasi selama 24 jam, kegiatan ekspor-impor diharapkan dapat berjalan efisien dan mengurai penumpukan kapal yang datang pada hari-hari tertentu.

“Saya akan dorong menjadi 7 hari. Kenapa? Karena kita ingin efisiensi itu terjadi. Tidak terjadi kemacetan,” katanya di Istana, Senin (8/7)

————————————————————————————————————
– Iklan –
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah – PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik – RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona – PT RFB
– Iklan –
————————————————————————————————————

PT Rifan – Pihaknya kemungkinan akan menerapkan jadwal operasional. Dalam prosesnya, Budi mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pemilik barang dan perusahaan kapal. Sehingga rencana ini diperkirakan membutuhkan waktu transisi beberapa bulan.

“Kira-kira 6 bulan. Mungkin 2 bulan ini jadi 7 hari. 6 bulan ini bisa 24 jam. Ini karena berkaitan dengan eksternal. Satu pemilik barang, kedua shipping line. Terutama pemilik barang yang harus diedukasi,” jelas Budi.

PT Rifan – Wacana operasional 24 jam ini juga akan berpengaruh pada perbankan. Kepala Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Hermanta, mengatakan pelayanan perbankan selama ini sudah berjalan apalagi transaksi bisa dilakukan secara daring. Pelayanan bank di Pelabuhan Tanjung Priok biasa berlangsung dari Senin hingga Jumat. Ke depannya, pelayanan akan dibuka pada hari Sabtu-Minggu.

Hanya saja, para agen kapal, jelas Hermanta, masih ingin melakukan transaksi secara manual. Menteri Budi Karya juga sudah menggelar rapat bersama menggelar rapat bersama direksi BNI, Mandiri, dan BCA. (hoi/hoi)

Gagal Juara, Messi Menutup Copa America 2019 dengan Kritik Pedas

pt rifan

pt rifan

PT Rifan – Argentina berhasil finis di peringkat ketiga Copa America 2019 setelah mengalahkan Chili dengan skor 2-1 pada Minggu (7/7/19). Sementara dua gol Argentina dicetak oleh Sergio Aguero (menit ke-12) dan Paolo Dybala (menit ke-22), gol balasan Chili berasal dari sepakan penalti Arturo Vidal pada menit ke-59. Yang menarik, meski Argentina berhasil menang, Lionel Messi, bintang sekaligus kapten Argentina, kembali memantik perhatian karena dua hal yang kurang menyenangkan. Pertama, Messi harus mengakhiri pertandingan itu lebih cepat karena mendapatkan kartu merah setelah bersitegang dengan Gary Medel, gelandang bertahan Chili. Dan kedua, pemain Barcelona tersebut memilih memboikot seremoni penyerahan medali. Messi menerima kartu merah pada menit ke-37. Kartu merah itu berawal dari tindakan berlebihan Messi yang sengaja mendorong Medel meskipun bola sebenarnya sudah ke luar dari lapangan. Medel tak terima, dan kedua pemain langsung saling beradu badan. Untuk meredakan ketegangan, Mario Diaz, wasit yang memimpin jalannya laga itu, lantas mengganjar kedua pemain tersebut dengan kartu merah. Sebelumnya, Messi dan Medel memang selalu menyuguhkan duel panas saat Argentina bertanding melawan Chili. Penyebabnya, selain karena posisi mereka bersinggungan secara langsung, Chili juga acap memberikan tugas kepada Medel untuk mematikan pergerakan Messi. Dalam dua pertemuan sebelumnya, yakni pada laga final Copa America 2015 dan Copa America 2017, Chili bahkan berhasil mengalahkan Argentina karena kemampuan Medel dalam mematikan Messi. Meski begitu, menyoal kartu merah yang mereka terima, kedua pemain tersebut ternyata sepakat bahwa Mario Diaz melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan. Baik Messi maupun Medel menilai kartu merah itu terlalu berlebihan. “Kartu kuning seharusnya cukup untuk kedua pemain,” kata Messi sesudah pertandingan, yang langsung diamini oleh Medel.

PT Rifan – Yang menarik, Messi lantas menambahkan bahwa kartu merah yang ia terima itu barangkali merupakan buntut dari kritik kerasnya terhadap Roddy Zambrano, wasit yang memimpin laga semifinal antara taun rumah Brasil melawan Argentina. La Pulga menduga bahwa ada “siasat busuk” dalam pertandingan yang akhirnya dimenangkan Brasil dengan skor 2-0 tersebut. Menurutnya, keputusan Roddy Zambrano mencederai sportivitas. “Tidak ada yang menghormati kami selama gelaran Copa America (2019) ini,” kata Messi, dilansir dari Washington Post. “Kami seharusnya mampu finis lebih baik, tetapi mereka tidak membiarkan kami lolos ke final. Korupsi dan wasit tidak membiarkan para penonton bisa menikmati sepakbola. Ini merusak sepakbola.” Maka, berdasarkan asumsinya itu, Messi pun berontak lebih jauh lagi: ia memilih memboikot seremoni penyerahan medali yang dilakukan setelah pertandingan. Yang menarik, kritik Messi yang bisa bikin telinga merah tersebut lantas memicu perdebatan. Ada yang setuju, beberapa ada yang kontra, dan CONMEBOL, otoritas tertinggi sepakbola Amerika Selatan, justru memilih melancarkan kritik balasan. Menurut mereka, Messi-lah yang justru tidak menghormati kompetisi. “Tidak dapat diterima, bahwa karena sebuah insiden yang menjadi bagian wajar kompetisi, tempat 12 negara bertarung dalam kondisi yang sama, ada tuduhan tidak berdasar yang tidak merepresentasikan kebenaran dan mempertanyakan integritas Copa America,” tulis CONMEBOL dalam situs web resmi mereka pada Minggu (7/7/2019). “Tuduhan yang disampaikan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap kompetisi, semua pemain sepakbola yang terlibat dan ratusan profesional CONMEBOL, lembaga yang sejak 2016 telah bekerja tanpa lelah untuk transparans, profesionalisme, dan pengembangan sepakbola Amerika Selatan,” imbuh mereka. Sementara itu, bagi yang kontra, mereka menganggap bahwa kritik pedas Messi tersebut hanya merupakan wujud dari rasa frustasi. Sejauh ini, Messi boleh meraih segalanya bersama Barcelona. Namun, bersama Argentina, Messi belum mampu meraih apa pun. Sejak memulai debutnya bersama timnas senior Argentina pada 2005, Messi hanya mampu berdiri di atas tumpukan kegagalan. Lantas, bagaimana dengan orang-orang yang menilai bahwa kritik Messi tersebut ada benarnya?

————————————————————————————————————-
– Iklan –
Perdagangan Berjangka Makin Bergairah – PT RIFAN FINANCINDO
Investasi Emas Diprediksi Jadi Pilihan Realistis di Tahun Politik – RIFAN FINANCINDO
Rifan Financindo Berjangka Bidik Investasi Emas – PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Emas Diprediksi Jadi Produk Derivatif Primadona – PT RFB
– Iklan –
————————————————————————————————————-

PT Rifan – Menurut Marca, AFA, otoritas tertinggi sepakbola Argentina, saat ini masih terus melakukan upaya agar CONMEBOl mau melakukan investigasi terhadap kepemimpinan Roddy Zambrano di laga semifinal. AFA masih mempertanyakan mengapa Zambrano menolak menggunakan bantuan Video Assitant Referee (VAR) mengenai insiden yang menimpa Nicola Otamendi dan Sergio Aguero di dalam kotak penalti Brasil. Mereka ingin tahu komunikasi antara Zambrano dan Leondan Gonzales, petugas VAR, saat kejadian itu terjadi. Kecurigaan AFA tersebut setidaknya juga diperkuat oleh penelusuran Tancredi Palmeri, jurnalis asal Italia yang bertugas untuk Tutto Mercato Web, yang berada di Brasil selama gelaran Copa America 2019. Ia menilai bahwa ada skandal di balik kekalahan Argentina dari Brasil tersebut. Menurut Palmeri, bersumber dari blog sepakbola asal Argentina yang dikelola oleh para jurnalis Argentina, saat Otamendi dan Aguero dijatuhkan di dalam kotak penalti Brasil, Leondan Gonzales sebetulnya menyuruh Zambrano untuk me-review kejadian itu melalui VAR. Gonzales menilai bahwa dua insiden itu sebetulnya layak diganjar dengan penalti, tapi Zambrano justru mengacuhkan pendapat Gonzales itu. Selain itu, masih menurut Palmeri, ada kejadian mencurigakan lainnya. Frekuensi radio yang digunakan wasit dengan petugas VAR ternyata sempat bermasalah sebelum pertandingan. Globo Esporte, media asal Brasil, lantas melaporkan bahwa masalah itu terjadi karena frekuensi radio tersebut ternyata berbenturan dengan frekuensi radio yang digunakan para pengawal Jail Bolsanaro, Presiden Brasil, yang datang untuk menonton pertandingan. Namun, masalah itu rampung sebelum pertandingan. Itu berarti, saat insiden yang menimpa Otamendi dan Aguero terjadi, Zambrano seharusnya bisa tetap berkomunikasi dengan para petugas VAR. Dan, meski agak melenceng dari kasus yang menimpa timnas Argentina, menjelang laga final antara Brasil melawan Peru yang digelar pada Senin (8/7/19) waktu Indonesia, media Chili ternyata menemukan fakta lain yang bisa memperkuat kecurigaan terhadap pergelaran Copa Amerika 2019: Roberto Tobar, wasit yang memimpin laga final, pernah bersinggungan dengan kasus korupsi. Pada 2012-2013, Tobar pernah dilarang memimpin pertandingan sepakbola selama tujuh bulan. Penyebabnya, bersama para wasit Chili lainnya, ia sering melakukan pertemuan diam-diam, main kartu, mabuk-mabukan, sekaligus menentukan siapa yang bakal mendapatkan jatah untuk memimpin sebuah pertandingan yang sudah “diatur” hasilnya. Parahnya, mereka juga harus menggunakan biaya perjalanan pribadi untuk memimpin pertandingan tersebut.