• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dua Pemuda yang Melawan Begal di Bekasi Dapat Penghargaan dari Polisi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota memberi penghargaan kepada Mohamad Irfan Bahri (MIB) dan Ahmad Rafiki (AR), dua pemuda yang melawan aksi pembegalan di Jembatan Layang Sumareccon Bekasi, Rabu (23/5/2018) lalu. Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, penghargaan tersebut diberikan atas keberanian dan kemampuan keduanya dalam melawan kejahatan. “Ini dilakukan untuk memberikan apresiasi atas keberanian dan kemampuannya melawan kejahatan. Kejahatan yang dilawannya ini bukan main-main, ini perampokan,” kata Indarto di Lapangan Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (31/5/2018). Baca juga: Pemuda yang Tewaskan Begal di Bekasi Tak Dipidana Ia menjelaskan, keberanian keduanya dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Bekasi dan anggota kepolisian untuk berani melawan tindak kejahatan. Dengan penghargaan tersebut, kata Indarto, Irfan dan Rafiki diangkat menjadi warga kehormatan Polres Metro Bekasi Kota.

pt rifan

pt rifan

Ia akan mengundang keduanya dalam berbagai kegiatan yang dilakukan Polres Metro Bekasi Kota. “Yang jelas, nanti di saat-saat kami ada kegiatan dan kebetulan mereka berada di sini, kami akan undang. Karena sekali lagi, mereka berdua itu memberikan inspirasi bagi Kota Bekasi,” katanya. Irfan dan Rafiki hampir menjadi korban pembegalan di Jembatan Layang Sumareccon Bekasi, Rabu malam lalu. Saat itu, Irfan dan Rafiki yang tengah berfoto-foto ditodong oleh pelaku berinisial AS dan IY dengan menggunakaan clurit sambil meminta telepong genggam milik Irfan dan Rafiki. Baca juga: Hendak Menodong di Jembatan Summarecon Bekasi, Remaja Ini Tewas Dibacok Namun, keduanya melawan pembegal dan terjadi perkelahian. Irfan berhasil merebut celurit dan melukai AS. AS mengalami luka-luka dan tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Setelah itu, Irfan dan Rafiki melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Metro Bekasi Kota.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Dua Bos First Travel Divonis 20 Tahun dan 18 Tahun Penjara

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Dua terdakwa bos PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan divonis 20 tahun penjara dan 18 tahun penjara. Vonis itu dibacakan majelis hakim di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (30/5/2018). Selain itu, kedua terdakwa diwajibkan membayar denda masing-masing Rp 10 miliar. Apabila keduanya tidak membayar denda, maka diganti pidana kurungan masing-masing 8 bulan penjara. Sebelumnya, jaksa menuntut keduanya pidana 20 tahun penjara.

pt rifan

pt rifan

Andika dan istrinya, Anniesa Hasibuan sebelumnya didakwa melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah 63.310 anggota calon jemaah yang hendak menggunakan jasa biro perjalanan mereka.  First Travel menawarkan paket promo umrah murah seharga Rp 14,3 juta. Mereka menjanjikan calon jemaah diberangkatkan satu tahun setelah pembayaran dilunasi. Pada kenyataannya, hingga dua tahun berlalu, para korban tak kunjung diberangkatkan. Selain itu, mereka juga didkwa melakukan pencucian uang atas tindak pidana yang dilakukan. Dengan uang yang ditampung dari rekening First Travel, mereka diduga menggunakannya untuk membeli rumah, aset, hingga jalan-jalan keliling Eropa.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Survei Kompas: Sebulan Jelang Pilgub Jabar, Ridwan Kamil-Uu 40,4 Persen, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi 39,1 Persen

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – – Hasil survei Litbang Kompas terbaru pada Mei 2018 menunjukkan perubahan tingkat elektabilitas para calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat yang akan bertarung di Pilkada Jabar 2018. Kali ini, elektabilitas pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul mencapai 40,4 persen, sedangkan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi menguasai 39,1 persen responden pemilih. Hasil survei terbaru Pilkada Jawa Barat, sebulan sebelum pencoblosan, bisa disimak secara lengkap dalam laporan di koran harian Kompas edisi Senin (28/5/2018), atau melalui edisi e-paper di https://epaper.kompas.id untuk desktop, atau aplikasi Kompas.id untuk ponsel.  Laporan Litbang Kompas yang dipaparkan Bestian Nainggolan juga bisa dibaca lebih lengkap dalam dua artikel di Kompas.id, dengan judul Jawa Barat Bagian Utara Masih Milik Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dan Di Mana Ridwan Kamil Mengungguli Deddy Mizwar? Pada survei Litbang Kompas yang dipublikasikan pada bulan Februari 2018 lalu, tingkat keterpilihan pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi adalah 42,8 persen dari responden yang disurvei. Sementara itu, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul 39,9 persen.

pt rifan

pt rifan

Meski keadaan berbalik, hasil survei masih menunjukkan peta persaingan ketat karena selisih yang sangat tipis antara dua pasangan calon sama seperti survei yang dilakukan tiga bulan sebelumnya. Baca juga: Survei Kompas: Pilkada Jawa Barat, Elektabilitas Deddy-Dedi 42,8 Persen, Ridwan-Uu 39,9 Persen Sementara itu, dua pasangan calon lain, TB Hasanuddin-Anton Charliyan dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu masih terpaut jauh. Namun demikian, elektabilitas Sudrajat dan Syaikhu meningkat signifikan dibandingkan tiga bulan lalu. Pada survei Litbang Kompas terbaru, elektabilitas pasangan ini mencapai 11,4 persen, sedangkan pasangan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan 4,1 persen. Survei terbaru dilakukan Litbang Kompas pada 10-15 Mei 2018 terhadap 800 responden minimal berusia 17 tahun yang dipilih secara acak dengan menggunakan metode pencuplikan proporsional bertingkat berdasarkan jumlah penduduk di setiap wilayah di Provinsi Jawa Barat. Nirpencuplikan penelitian atau margin of error penelitian ini sebesar +/- 3,46 persen. Survei Litbang Kompas Survei Litbang Kompas terkait Elektabilitas Paslon Pilkada Jawa Barat Periode Mei 2018 (LITBANG KOMPAS) Menurut Bestian Nainggolan dari Litbang Kompas, hasil survei terbaru ini menunjukkan dua hal penting dalam Pilgub Jabar. Pertama, ajang kontestasi Pilgub Jabar ini menunjukkan kurang berperannya partai-partai ideologis yang memiliki sejarah penguasaan pemilih di Jawa Barat. Baca juga: Survei Kompas: Meski Unggul, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi Punya Swing Voters Lebih Banyak Hal ini dibuktikan dengan kemenangan PDI-P dalam Pemilu 2014 di Jawa Barat tidak berdampak pada elektabilitas TB Hasanuddin dan Anton Charliyan yang diusung oleh partai berlambang banteng moncong putih itu. Kedua, lanjut Bestian, elektabilitas yang relatif sama besar antara Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul serta Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi membuka peluang yang sama besarnya kepada kedua pasangan calon untuk menang. Dengan demikian, pertarungan untuk merebut suara pemilih selama sebulan ini akan semakin sengit. Laporan Litbang Kompas ini secara lengkap dikupas oleh Bestian Nainggolan dalam dua artikel di Kompas.id, dengan judul Jawa Barat Bagian Utara Masih Milik Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dan Di Mana Ridwan Kamil Mengungguli Deddy Mizwar? Anda juga bisa membeli versi koran Kompas edisi Senin (28/5/2018).

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Ketika Aturan THR dari Pemerintah Dipertanyakan Fadli Zon…

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Presiden Joko Widodo baru-baru ini telah menandatangani dua Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya ( THR) dan gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pensiunan. Aturan itu disambut beragam, dan belakangan dipertanyakan apa yang jadi motif di balik hal tersebut, terlebih ada sejumlah perbedaan yang jadi keistimewaan aturan THR dan gaji ke-13 dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pihak yang mempertanyakan motif di balik aturan tentang THR adalah Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Fadli menilai, dari kenaikan besaran nilai THR tahun ini, ada maksud lain terlepas dari yang diungkapkan pemerintah, yaitu dalam rangka membantu perekonomian masyarakat jelang Hari Raya Idul Fitri. Baca: THR Disebut Fadli Zon Bermotif Politik, Ini Kata Sri Mulyani “Jadi kenaikan ini menurut saya mungkin saja ada maksud-maksud karena ini tahun politik, lah, biasa. Saya kira pemerintahan-pemerintahan yang lalu juga melakukan hal yang sama,” kata Fadli pada Kamis (24/5/2018) pagi. Menurut Fadli, rumusan aturan tentang THR bagi ASN, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) bersama prajurit TNI dan anggota Polri, belum mengacu pada undang-undang yang berlaku. Namun, Fadli tidak menjelaskan lebih lanjut bagian mana yang dianggap tidak sesuai dengan undang-undang terkait, dalam hal ini Undang-Undang APBN 2018. Dari sisi lain, Fadli menyayangkan pemerintah yang tidak mempertimbangkan peran pekerja honorer. Seharusnya, kata Fadli, pekerja honorer berhak menerima THR karena telah mengabdi kepada negara meski status kepegawaiannya belum ada kejelasan.

pt rifan

pt rifan

“Mereka (tenaga honorer) sudah banyak mengabdi, harusnya bisa untuk paling tidak secara bertahap menyelesaikan permasalahan honorer ini menjadi pegawai negeri atau ada kejelasan status. Atau malah mereka yang diberikan THR karena mereka sudah mengabdi,” tutur Fadli. Menanggapi pernyataan Fadli, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merasa heran. Keheranannya dikarenakan aturan tentang THR yang dikemas dalam PP Nomor 19 Tahun 2018 itu merupakan turunan dari UU APBN 2018 yang dirancang, dibahas, dan disepakati pemerintah bersama dengan dewan. “Loh, beliau kan anggota DPR. Wakil Ketua DPR, Undang-Undang APBN sudah ditulis dari dulu, selalu dibahas di (rapat) APBN. Kemarin sudah ditulis, sudah dianggarkan, dibahas sejak tahun lalu,” ujar Sri Mulyani pada Kamis siang. Mengenai THR dan gaji ke-13 Dalam PP 19/2018, diatur komponen pembentuk THR serta siapa saja yang jadi penerimanya. Mereka yang dapat menerima THR menurut PP tersebut adalah PNS, prajurit TNI, anggota Polri, termasuk ASN yang ditempatkan atau ditugaskan di luar negeri, dipekerjakan di luar instansi pemerintah dan gajinya dibayar oleh instansi induknya, yang diberhentikan sementara, penerima uang tunggu, serta calon PNS. Baca: Pajak THR ASN Ditanggung Pemerintah, Bagaimana Karyawan Swasta? Sementara mereka yang tidak menerima THR adalah PNS, prajurit TNI, dan anggota Polri yang sedang menjalani cuti di luar tanggungan negara atau yang diperbantukan di luar instansi pemerintah. Untuk komponen THR terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja yang semuanya setara dengan take home pay satu bulan. Adapun untuk gaji ke-13, terdiri atas gaji pokok ASN ditambah dengan tunjangan umum, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, dan tunjangan kinerja. Gaji ke-13 bagi pensiunan berasal dari pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan tambahan penghasilan. Para pensiunan menerima THR pada tahun ini, di mana tahun sebelumnya tidak diikutsertakan sebagai penerima. Sri Mulyani dalam waktu dekat akan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai aturan turunan untuk implementasi pemberian THR dan gaji ke-13. Rentang waktu untuk pemberian THR ditetapkan akhir Mei hingga awal Juni 2018, sedangkan pemberian gaji ke-13 direncanakan dari akhir Juni hingga awal Juli mendatang. Khusus untuk THR, pemerintah menyatakan menanggung pajak penghasilannya. Pemerintah juga tidak mengenakan potongan iuran atau potongan lain dalam pemberian THR.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bantah Isu Selingkuh, Fadli Zon Akan Tempuh Jalur Hukum

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon membantah dirinya berselingkuh dengan seorang kader Gerindra. Hal itu disampaikan Fadli menanggapi isu dirinya selingkuh yang beredar di dunia maya. “Ya, ini kan isu hoaks ya, isu hoaks dan fake news. Saya sudah dengar ini dari beberapa waktu lalu. Saya tidak mau menanggapi fake news, tapi jelas itu adalah hoaks,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

pt rifan

pt rifan

Baca juga: Fadli Zon Anggap Ada Motif Politik di Balik Perpres THR Ia mengatakan, isu perselingkuhan dirinya sengaja diembuskan oleh lawan politiknya untuk membungkam kritik yang kerap ia sampaikan. Saat ini, Wakil Ketua DPR itu tengah mencari pihak yang bertanggung jawab terkait penyebaran isu tersebut. Ia kini sedang menyisir akun di dunia maya yang turut menyebarkan kabar tersebut dan akan mengambil langkah hukum. Baca juga: Fadli Zon Minta KPU Tak Larang Mantan Koruptor Daftar Caleg “Ya, sekarang manusianya saja tidak jelas, sumbernya tidak jelas, namanya hoaks fitnah, terus kita mau mengadukan ini. Pasti saya sedang inventarisir dan pasti akan saya ambil langkah-langkah hukum,” lanjut Fadli. Sebelumnya beredar berbagai unggahan di media sosial terkait isu perselingkuhan Fadli dengan salah seorang kader Gerindra.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Survei: 61,1 Persen Publik Tak Setuju Gerakan #2019GantiPresiden

pt rifan financindo berjangka – Hasil survei yang dilakukan Indo Barometer memperlihatkan, sebanyak 54,5 persen responden mengetahui gerakan “#2019GantiPresiden”. Sementara, 40,7 persen tidak pernah mendengar atau mengetahui dan 4,8 persen tidak menjawab. Namun, sebagian besar responden yang mengaku tahu gerakan #2019GantiPresiden” menyatakan tidak setuju. Hal itu terungkap dalam hasil survei yang berlangsung sejak tanggal 15 hingga 22 April 2018 di 34 provinsi Indonesia. “Mayoritas publik yang mengetahui gerakan #2019GantiPresiden menyatakan tidak setuju dengan gerakan tersebut 61,1 persen, yang setuju 34,1 persen,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam rilis survei Indo Barometer di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Selasa (23/5/2018). Adapun alasan terbesar mereka yang tak setuju gerakan tersebut, memilih untuk melanjutkan pembangunan (29,1 persen), kinerja Jokowi terbukti (13,1 persen). Baca juga: Fadli Zon Nilai Brilian Ide Bentangkan Kaus #2019GantiPresiden Saat Debat Pilkada Alasan lain, puas dengan kinerja Presiden saat ini (7,8 persen), mempertahankan Jokowi (7,1 persen), dan menganggap hanya isu politik (6,7 persen).

pt rifan financindo berjangka

pt rifan financindo berjangka

“Mereka yang setuju alasannya ingin perubahan (26,6 persen), hak demokrasi (14,3 persen) dan ada calon presiden lebih baik (12,3 persen,” papae Qodari. Dari hasil itu, kata dia, mereka yang setuju akan gerakan #2019GantiPresiden mengarahkan dukungannya kepada Ketua Umum Partai Gerindra, yang sebesar 49,5 persen. Sementara, ada juga anomali yang tetap mendukung Jokowi sebesar 33,3 persen. Adapun mereka yang tidak setuju gerakan tersebut, 52,3 persen akan mengarahkan dukungannya kepada Jokowi. Sedangkan, 19 persen akan memilih Prabowo. “Mereka yang lebih setuju (sangat setuju) gerakan #2019GantiPresiden menyatakan yang paling tepat menggantikan Jokowi adalah Prabowo (32,6 persen), Gatot Nurmantyo (11,4 persen) dan Anies Baswedan (9 persen),” ujar dia. Baca juga: Mendagri Minta Bawaslu Tegas terkait Polemik Kaus #2019GantiPresiden Pidato Indonesia Bubar pada 2030 Pola yang sama juga terjadi pada soal pidato Indonesia Bubar Tahun 2030 yang pernah dilontarkan Prabowo. Sebanyak 46,6 persen publik pernah mendengar, membaca atau mengetahui pidato tersebut. Namun yang tidak pernah mencapai 46 persen. “Mayoritas publik yang mengetahui menyatakan tidak setuju dengan pidato tersebut 72,9 persen. Dan yang setuju 20,2 persen,” katanya. Alasan utama mereka tak setuju, seperti Indonesia akan maju (20,9 persen), hanya permainan politik (12,4 persen), harus optimistis (7,4 persen). Sementara yang setuju, menganggap sebagai peringatan (25,2 persen), mengingatkan pemerintah (15 persen), fanatisme agama (10,3 persen), kesenjangan ekonomi (10,3 persen) dan banyak tenaga kerja asing (10,3 persen). Dari hasil itu, responden yang menyetujui Indonesia terancam bubar mengarahkan dukungannya kepada Prabowo (38,9 persen), sementara ke Jokowi (38,1 persen). Di sisi lain mereka yang tidak setuju, 51,1 persen mengarahkan dukungannya kepada Jokowi, dan 27,5 kepada Prabowo. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Responden survei merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih. Adapun margin of error survei ini sebesar 2,83 persen (hasil survei bisa bertambah atau berkurang 2,83 persen) pada tingkat kepercayaan 95 persen. Qodari menyebutkan survei dibiayai secara mandiri.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Gigi Hitler Ungkap Kisah Asli Kematian Pemimpin Nazi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Para ahli melakukan pemeriksaan gigi Hitler memastikan kematian pemimpin Nazi dan membongkar mitos-mitos konspirasi seputar keberadaannya. Apalagi, sampai sekarang masih ada yang belum percaya bahwa Hitler mati di Berlin. Sebenarnya, kondisi gigi pemimpin NAZI Jerman Adolf Hitler sangat buruk. Hal itu memudahkan tim Soviet mengidentifikasi mayat hangus Hitler yang ditemukan di puing-puing pusat komandonya di Berlin, awal Mei 1945. Sebuah tim patolog Perancis baru-baru ini diizinkan untuk memeriksa set gigi yang disimpan di Moskow itu. Inilah untuk pertama kalinya Rusia mengizinkan pemeriksaan terhadap barang-barang bukti itu, lebih 70 tahun setelah Perang Dunia II berakhir. Hasil penelitian tim Perancis diterbitkan akhir pekan lalu di European Journal of Internal Medicine. “Giginya asli (dari Hitler) – tidak ada keraguan,” kata ahli patologi Philippe Charlier kepada kantor berita Perancis AFP. “Studi kami membuktikan bahwa Hitler meninggal pada 1945,” imbuhnya. Set gigi itu tidak menunjukkan jejak daging, suatu hal yang membuktikan bahwa Hitler memang vegetarian. Tim peneliti juga diizinkan melihat potongan tengkorak Hitler untuk mengkonfirmasi cara dia melakukan bunuh diri. Baca juga: Teka-teki Harta Hitler, di Mana Disembunyikan? Mati bunuh diri di Führerbunker Temuan baru ini mungkin tetap tidak akan mengakhiri kisah-kisah yang bertebaran sampai ke Indonesia, bahwa Adolf Hitler berhasil lolos dari Berlin dan tidak melakukan bunuh diri tahun 1945. “Kita bisa menghentikan semua teori konspirasi tentang Hitler,” kata Charlier.

pt rifan

pt rifan

“Dia (Hitler) tidak melarikan diri ke Argentina di kapal selam; dia tidak sembunyi di sebuah pangkalan di Antartika atau di sisi gelap bulan,” sambungnya. Hitler mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri bersama kekasihnya Eva Braun di pusat komando bawah tanahnya yang disebut Führerbunker di Berlin. Pada 30 April 1945, pasukan Soviet telah merangsek sampai jarak 500 meter dari Führerbunker. Dalam situasi terkepung dan nyaris tidak bisa berkomunikasi dengan sisa-sisa pasukannya, Hitler menyadari bahwa impiannya tentang kerajaan Jerman yang baru sudah berakhir. Sore harinya, Hitler masuk ke ruang pribadinya bersama kekasihnya, Eva Braun. Dia lalu menelan kapsul sianida dan menembak diri mereka sendiri. Sadar bahwa sebelumnya di Italia warga mencemarkan jenazah bekas penguasa Benito Mussolini yang mereka benci, Hitler meninggalkan instruksi agar mayat dia dan Eva Braun dibakar. Para pembantunya lalu membawa jenazah mereka ke luar bunker dan membakarnya. Ditemukan pasukan Soviet Pasukan Soviet baru menemukan mayat hangus itu tanggal 5 Mei 1945 dan mengidentifikasinya sebagai mayat Hitler. Para ahli milter Soviet membandingkan gigi mayat yang ditemukan dengan deksripsi yang diberikan asisten dokter gigi Kathe Heusermann. Identifikasi itu tidak sulit, sebab Hitler memakai protesa gigi yang unik. Belakangan, dokter gigi pribadi Hitler, Hugo Blaschke, mengkonfirmasi informasi tersebut kepada pihak Sekutu. Baca juga: Penjelasan Ilmiah Dugaan Hitler Derita Mikropenis “Giginya berada dalam kondisi yang buruk, sehingga ada dokter gigi yang menemaninya di bunker,” kata Liubov Summ, cucu dari penerjemah Kathe Heusermann, Elena Rzhevskaya, kepada surat kabar Times dari Israel. Menurut Rzhevskaya, Kathe Heusermann bukan pendukung Nazi yang sungguh-sungguh, bahkan telah menyembunyikan seorang dokter gigi Yahudi dan mantan majikan di rumahnya. Kathe Heusermann meninggal di Düsseldorf tahun 1995

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Buat Status Teroris Hanya Pengalihan Isu, Satpam Bank Jadi Tersangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Polisi kembali mengamankan satu tersangka yang memosting status aksi teror beberapa waktu lalu hanya pengalihan isu.  Sebelumnya, seorang dosen Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis alias Himma ditetapkan tersangka. Kini, polisi mengamankan Amar Alsaya Dalimunthe alias Dede (46), warga Jalan Karya Bakti, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Amar bekerja sebagai anggota satuan pengamanan ( satpam) di Bank Sumut Serbalawan. Ia ditangkap Satuan Reskrim Polres Simalungun di rumah kontrakannya, Jumat (18/5/2018). Baca juga: Jadi Tersangka Setelah Buat Status Bom Surabaya Skenario, Dosen USU Ini Menyesal Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, pelaku diamankan karena membuat status di akun Facebook-nya. Status tersebut berbunyi: “Di Indonesia tidak ada teroris, itu hanya fiksi, pengalihan isu.

pt rifan

pt rifan

” Status tersebut dibanjiri komentar netizen. Rata-rata netizen menyayangkan postingan pelaku. “Berdasarkan laporan masyarakat, aparat yang juga sudah mendapatkan informasi melakukan penyelidikan. Pelaku kita amankan dan ditahan. Penanganannya dilakukan Polres Simalungun,” kata Tatan, Senin (21/5/2018). Baca juga: Terorisme, Kesehatan Jiwa, dan Cara Menghindarinya Hasil introgasi, pelaku mengaku mengunggah statusnya pada Kamis (17/5/2018) malam melalui ponselnya. Saat ini polisi masih memeriksa pelaku untuk mengetahui motif penyebaran ujaran yang diduga mengandung kebencian tersebut. Untuk sementara, pelaku dipersangkakan melanggar pasal 28 ayat (2) jo pasal 45 A ayat (2) Undang-undang 19/2016 tentang Perubahan atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Pasal 14 ayat (1) atau (2) UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. “Polres Simalungun masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk melihat kemungkinan motif lain dari unggahan pelaku,” pungkas Tatan.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Bawaslu Minta Polisi Segera Tetapkan Sekjen dan Wasekjen PSI Tersangka

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) meminta polisi segera memproses laporan yang disampaikan terhadap Sekjen Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) Raja Juli Antoni dan Wakil Sekjen PSI Chandra Wiguna sebagai tersangka. Sebab, undang-undang hanya memberikan waktu 14 hari bagi kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan tindak pidana pemilu yang dilaporkan oleh Bawaslu. “Kepolisian segera menetapkan tersangka untuk selanjutnya masuk dalam proses penuntutan,” kata Abhan, saat membacakan hasil temuan Bawaslu, di kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (17/5/2018). Adapun laporan yang disampaikan Bawaslu ke polisi adalah terkait iklan yang dipasang PSI di media cetak Jawa Pos pada 23 April 2018. Bawaslu menilai PSI telah melakukan kampanye dini di luar jadwal yang sudah ditentukan oleh penyelenggara pemilu. Baca juga: Dianggap Kampanye Dini, PSI Dilaporkan ke Bareskrim oleh Bawaslu Setelah Bawaslu melakukan penyelidikan, maka Raja Juli Antoni dan Chandra Wiguna adalah dua pengurus PSI yang paling bertanggung jawab atas pemasangan iklan tersebut.

pt rifan

pt rifan

“Bahwa perbuatan Raja Juli Antoni, Sekjen PSI, dan Chandra Wiguna, Wakil Sekjen PSI, yang melakukan kampanye melalui iklan media cetak Jawa Pos edisi 23 April 2018 merupakan perbuatan tindak pidana pemilu yang melanggar ketentuan Pasal 492 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” ujar Abhan. Bawaslu sudah meneruskan dugaan tindak pidana pemilu ini ke kepolisian pada Kamis siang tadi. Laporan diterima oleh Bareskrim Polri pada Tanggal sekitar Pukul 09.30 WIB, dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/646/V/2018/BARESKRIM. Baca juga: Dilaporkan ke Bareskrim Polri, PSI Merasa Dizalimi Bawaslu Abhan mengatakan, bila terbukti bersalah, ada ancaman hukuman 1 tahun penjara dan denda Rp 12 juta. Sementara itu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni merasa dizalimi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). “Kami merasa proses ini tidak adil, tidak fair. Kami merasa dizalimi,” ujar Sekjen PSI Raja Juli Antoni dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta, Kamis (17/5/2018). PSI menilai, Bawaslu tebang pilih hanya menyasar PSI sebagai partai baru. Padahal, kata Antoni, ada berbagai laporan ke Bawaslu terkait dugaan pelanggaran start kampanye oleh parpol lain.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jihad yang Menghidupkan Manusia…

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Jihad menjadi topik ceramah pengantar salat tarawih pertama di bulan suci Ramadhan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/5/2018). Ceramah yang dibawakan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengajak umat Islam melaksanakan jihad yang sesungguhnya. “Jihad itu sesungguhnya bukan untuk mematikan orang, tapi jihad untuk menghidupkan orang,” ujar Nasarudin usai melaksanakan ibadah salat tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu malam. Baca juga: Soal Bom Bunuh Diri, JK Bilang Surga Tak Mungkin Diperoleh Semudah Itu “Menghidupkan jiwa-jiwa yang kering, menghidupkan perekonomian umat yang lemah, menghidupkan fakir miskin menjadi bersemangat hidup. Jihad itu menghidupkan rasa optimisme di masyarakat. Jihad bukan menciptakan kengerian, ketakutan, atau kecemasan,” lanjut dia. Bulan Ramadhan ini adalah momentum yang tepat untuk umat Islam melaksanakan jihad yang sesungguhnya.

pt rifan

pt rifan

“Semoga bulan Ramadhan ini membangkitkan semangat jihad kita semua,” ujar Nasaruddin. Jari juga berpuasa Dalam ceramah, Nasarudin sekaligus menyinggung kebiasaan umat Islam menggunakan media sosial. Ramadhan harus dijadikan momentum umat Islam untuk memperbaiki perilaku termasuk di media sosial. Hentikan penyebaran fitnah, hentikan penyebaran kabar bohong, dan hentikan penyebaran hinaan di media sosial. “Saya ingin mengingatkan, hati-hati kemuliaan Ramadhan jangan ditukar dengan kepentingan sesaar. Hati-hati memberikan statemen, hati-hati menggunakan jari kita ini untuk meng-enter WhatsApp. Jari jemari harus juga berpuasa,” ujar Nasaruddin. Baca juga: Teror Bom Munculkan Hoaks dan Ujaran Kebencian, Laporkan ke Sini! “Saya mengajak untuk meninggalkan benda kecil itu untuk membaca Al Quran,” lanjut dia. Ceramah yang dilaksanakan sebelum ibadah salat tarawih itu dihadiri ribuan umat Islam, termasuk Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri di Kabinet Kerja yang antara lain Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko. Setelah ceramah selesai, jemaah kemudian melaksanakan ibadah salat tarawih. Bertindak selaku imam dalam salat tarawih perdana ini, yakni Muhasyim Abdul Majid.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.