• PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
    • PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
      PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Car Free Day” Jakarta Mulai Bernuansa Politis…

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Car free day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Sudirman-MH Thamrin biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga. Di lokasi itu dilarang ada kegiatan ataupun atribut yang bernuansa politik. Pelarangan kegiatan politik di area CFD tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 tentang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) yang menyatakan area car free day harus bebas kegiatan politik. Pergub itu sendiri ditandatangani mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Namun, ada yang berbeda saat pelaksanaan CFD pada Minggu (29/4/2018). Baca juga: Sejumlah Warga Berkaus dan Topi #2019GantiPresiden Ramaikan CFD Jakarta Sebab, terdapat sejumlah warga berjalan kaki dan bersepeda di CFD sembari memakai kaus dan topi dengan tagar #2019GantiPresiden. Selain itu, ada pula sejumlah warga mengenakan kaus putih bertuliskan tagar #DiaSibukKerja di area CFD. Kaus #2019GantiPresiden Berdasarkan pantauan Kompas.com, mereka berkumpul secara terpisah di sejumlah lokasi sekitar Bundaran HI. Teriakan “ganti presiden” juga terdengar di sejumlah lokasi di kawasan Bundaran HI. Salah seorang warga bernama Lili mengatakan, aksi ini hanya spontanitas. Menurut dia, kegiatan ini tidak direncanakan sama sekali. “Kebetulan ada teman jualan topi sama kaus di CFD, ya, sudah saya beli. Kenapa enggak? Saya bantu sekalian karena ini lagi kekinian,” ujar Lili sembari tertawa di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Sejumlah warga tampak memakai baju dan kaus #2019GantiPresiden di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (29/4/2018).(KOMPAS.com/DYLAN APRIALDO RACHMAN) Ia mengatakan, dirinya tidak berasal dari komunitas, kelompok partai, atau kelompok tertentu. Ia pun mengaku melakukan aktivitas CFD bersama keluarga besarnya. “Enggak, kami bukan komunitas, inisiatif sendiri, sukarela. Kami bukan dari partai, LSM, masyarakat biasa saja,” kata Lili. Sementara itu, warga lainnya, Nevid, mengatakan, Indonesia membutuhkan perubahan kepemimpinan.

Ia ingin meramaikan tagar #2019GantiPresiden yang belakangan ini ramai jadi perbincangan di media sosial. “Ya, kalau secara masyarakat awam seperti saya, banyak kebijakan yang tidak berpihak ke masyarakat. Mungkin yang katanya untuk keuntungan bagi rakyat, tetapi belum dirasakan maksimal,” ucapnya. Baca juga: Kunjungi CFD Dago, Sudrajat Janji Tambah Rumah Sakit Rujukan Tingkat Provinsi Ia mencontohkan penegakan hukum yang dinilainya berat sebelah. Nevid pun menyinggung maraknya impor kebutuhan pokok dan perekonomian menjadi alasannya meramaikan kegiatan ini. “Terus karena kami punya teman di Tanah Abang yang kebetulan punya grosir topi dan omzetnya turun, ya, sudah kami bantu, kami pesan, dan kami bagikan,” paparnya. Nevid mengatakan, ada sekitar 1.200 topi yang dibagikan kepada warga yang ikut CFD. Ia pun meramaikan kegiatan ini karena ada berbagai perbincangan di media sosial untuk meramaikan tagar tersebut di CFD. Namun, Nevid membantah apa yang dilakukannya atas perintah dari pihak tertentu, seperti parpol, komunitas, dan kelompok pendukung calon tertentu. “Enggak ada kok, Mas,” ujar Nevid. Namun, di sisi lain, ia mengagumi sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Nevid mengaku akan senang jika Prabowo bersedia ikut dalam Pilpres 2019. “Kebetulan saya suka dengan Prabowo, suka dengan pemikirannya, pandangannya. Karena dia 2014 ikut mencalonkan, kalau dia masih mau, ya, saya juga akan dukung dia,” katanya. Ditemui terpisah, seorang warga bernama Toni merasakan Indonesia justru mengalami kemunduran. Baca juga: Kata Bawaslu soal Sejumlah Warga dengan Atribut #2019GantiPresiden di CFD Ia menyoroti berbagai persoalan utang yang kian membengkak, intimidasi terhadap umat Islam, hingga tidak terlaksananya janji-janji pemerintahan Presiden Joko Widodo. “Kalau janji kampanye contoh yang mendasar saja, penciptaan 10 juta lapangan pekerjaan itu belum dirasakan. Sebab, kami tahunya di masyarakat yang penting ini, kan,” ucapnya. Ia pun khawatir dengan masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia secara ilegal. Menurut dia, hal itu bisa berdampak pada melebarnya kesenjangan antara tenaga kerja asing dan tenaga kerja dalam negeri. “Masalah tenaga kerja asing sudah sangat memprihatinkan dan banyak sekali masuk ke Indonesia tanpa perizinan, ilegal,” ujarnya. Toni juga mengatakan, dirinya tak melakukan kegiatan ini atas perintah dari partai, komunitas, atau kelompok pendukung calon tertentu lainnya. Ia hanya melakukan aksi ini untuk meramaikan tagar #2019GantiPresiden. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno usai memimpin apel Hari Otonomi Daerah di Lapangan Eks IRTI Monas, Rabu (25/4/2018). (KOMPAS.com/JESSI CARINA ) Respons Sandiaga Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan area CFDdi Jakarta harus bebas dari segala aktivitas politik. Ia mengatakan, saat relawan satu tokoh politik menggelar kegiatan bernuansa politik di area CFD, relawan tokoh lain akan membalasnya. Hal itu bisa terjadi berulang kali. “Konsensusnya bahwa car free day itu harus bebas politik. Minggu lalu itu ada Pak Jokowi, relawannya, pasti akan dibalas minggu ini dengan ganti presiden, minggu depan pasti nanti ada relawannya Pak Jokowi lagi,” ujar Sandiaga dalam program Kompas Petang seperti dikutip Kompas.com, Minggu (29/4/2018). Baca juga: Sandiaga: “Car Free Day” Harus Bebas Politik  Sandiaga meminta warga turut memastikan tidak ada kegiatan apa pun yang bernuansa politik. “Car free day itu milik bersama. Jadi, masyarakat juga harus memastikan ke depan tidak ada friksi di antara kelompok masyarakat dan bagaimana kami memastikan car free day itu bebas politik,” katanya.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

ni

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pengukuran Tanah, Personel Polisi dan TNI Diserang, 1 Warga Tewas

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Sebanyak 131 personel gabungan dari Polres Sumba Barat, Brimob Polda NTT, dan Raimas Polda NTT serta dari Kodim 1613 Sumba Barat dihadang dan diserang serta dilempari batu oleh warga. Pelemparan terjadi saat tim mendampingi Dinas Pertanahan Sumba Barat untuk mengamankan proses pengukuran tanah. Pengukuran tanah tersebut dipimpin Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Sumba Barat Jaungkap E Simatupang di sekitar Pantai Marosi, Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Kepala Bidang Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast mengatakan, polisi dan TNI mengamankan proses pengukuran tanah. (Baca juga : Diserang Anjing Pitbull Penjaga Rumah, Telinga Pencuri Putus ) Hal itu dilakukan berdasarkan surat permohonan bantuan keamanan dari Janis dan Associates (kuasa hukum PT Sutera Marosi Kharisma) Nomor : 325/JA-EXT/IV/2018 Tanggal 9 April 2018. “Kegiatan pengamanan berlangsung sekitar pukul 10.00 Wita. Saat pengukuran tanah Sertifikasi HGB Nomor 3 s/d 7 atas nama Oki Rehardi Lukita U/An PT Sutera Marosi Kharisma oleh Pihak Pertanahan Kabupaten Sumba Barat,” jelas Jules, Kamis (26/4/2018).

Namun selama proses pengukuran pengembalian tapal batas milik PT Sutera Marosi Kharisma terjadi penolakan masyarakat sekitar. Namun setelah mediasi, situasi kembali kondusif dan giat pengukuran kembali dilanjutkan. Selanjutnya pada pukul 15.00 Wita, petugas bergeser ke lokasi pengukuran tanah yang lain. Warga setempat lalu menolak disertai pelemparan batu ke pihak pertanahan dan petugas keamanan. Melihat kondisi itu, petugas keamanan sempat berkomunikasi dan mengingatkan warga untuk tidak melakukan aksi lempar dan menghormati segala keputusan yang telah ditetapkan. Namun alih-alih berhenti, warga yang mayoritas membawa parang, malah mengamuk dan terus-menerus melempari petugas dengan batu. (Baca juga : Polisi, TNI, dan Warga Musnahkan 9 Hektar Ganja di Aceh Besar ) Karena terdesak, petugas keamanan melakukan tembakan peringatan. Namun warga tak mengindahkan peringatan petugas dan malah bertindak brutal dengan melempari petugas secara bertubi-tubi. “Dalam kondisi terdesak, akhirnya petugas mengeluarkan tembakan gas air mata,” tegas Kombes Jules. Di tengah kericuhan, terdengar teriakan dari kelompok warga bahwa ada yang terjatuh. Petugas langsung memberikan pertolongan kepada dua warga berinisial PD (40) dan MMD (26) dengan membawanya ke Puskesmas Kabukarudi. Sesampainya di Puskesmas, nyawa PD tak tertolong karena keterbatasan peralatan medis. Jenazah PD kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waikabubak untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematiannya. “Berdasarkan keterangan dokter yang melakukan pemeriksaan, diketahui luka pada dada korban PD tidak disebabkan oleh luka tembak. Sedangkan untuk korban MMD, saat ini sedang menjalani tindakan perawatan oleh tim medis,” sebut Jules. Akibat insiden itu, pihak pemohon bersama petugas pertanahan menghentikan proses pengukuran dan memutuskan untuk kembali ke Kota Waikabubak. (Baca juga : Diserang Kampanye Hitam, Sudirman Said Bilang Biarkan Saja ) Akan tetapi di tengah perjalanan kembali ke kota, jalan yang dilalui kendaraan rombongan diblokir warga dengan batu. Kemudian petugas berhasil keluar dari blokade warga, rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Namun, sesampainya di depan rumah kepala Desa Patiala Bawa, masyarakat kembali memblokir jalan serta melempar batu ke arah petugas dan mengenai beberapa petugas yang menggunakan sepeda motor. Untuk menghentikan aksi brutal warga, petugas kembali mengeluarkan tembakan peringatan, sehingga warga berlarian ke arah belakang rumah kepala desa. Petugas pun kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Waikabubak. Atas insiden tersebut, Jules mengimbau masyarakat, untuk menghormati serta menghargai segala keputusan yang telah ditetapkan oleh hukum. Selebihnya, apabila ada yang ingin disampaikan hendaknya jangan memilih jalan anarkis dengan melakukan aksi yang hanya membahayakan diri sendiri. “Kepada Masyarakat NTT agar tidak melakukan aksi-aksi yang memprovokasi termasuk membuat berita bohong atau berita hoaks di media sosial tentang kejadian tersebut,” ucapnya. “Apalagi terkait penyebab dari kematian korban dengan mengeluarkan statement–statement yang berbau provokasi dan menyebarkan berita yang tidak benar di media massa maupun media sosial dan media online,” ajak Jules. Selain itu, untuk memastikan penyebab korban meninggal, pihaknya akan melakukan proses otopsi. Adapun korban yang mengalami luka pada bagian kaki saat ini masih dirawat di RSUD Waikabubak.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Wapres Jusuf Kalla Resmikan Menara Kompas, Rumah Baru Kompas

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Wakil Presiden Jusuf Kalla meresmikan Menara Kompas, gedung baru Kompas Gramedia, di Palmerah, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018). “Saya ucapkan selamat untuk Kompas dan keluarga besar Kompas,” ujarnya saat memberikan sambutan. Peresmian Menara Kompas ditandai dengan pengetikan kata Kompas menggunakan mesin ketik bersejarah oleh Wapres. (Baca juga: Melihat Keindahan Menara Kompas dari Udara) Mesin ketik itu merupakan mesin ketik yang selalu digunakan oleh pendiri Kompas, Jakob Oetama, untuk menulis tajuk rencana di harian Kompas. Sementara itu, CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama mengatakan, Menara Kompas menjadi tanda 50 tahun ulang tahun Kompas sebagai media cetak. Bentuknya yang menyerupai pena merupakan abstraksi alat penting pengungkapan pemikiran manusia. Selain itu pena juga menjadi simbol kelanjutan perkembangan Kompas dari media cetak ke media elektronik bersama Kompas Gramedia Grup. Bagian terluar Menara Kompas dilapisi bahan metalik aluminium dengan pola digital acak sebagai abstraksi media elekronik masa kini dan masa depan.

pt rifan

pt rifan

(Baca juga: Menara Kompas Tertinggi Ke-12 di Indonesia) Bagian luar itu menutupi bagian utama gedung. Bak lembaran-lembaran berita yang tertata rapih menutupi pena. Sementara di bagian paling bawah, gunungan rumput menjadi simbol bumi Nusantara, tempat Kompas Gramedia Grup berkarya selama 50 tahun. “Kami berterimakasih kepada segala pemangku kepentingan yang menjadi teman setia Kompas,” kata Lilik. Pembangunan Menara Kompas menghabiskan waktu 3 tahun. Dimulai pada 16 April 2014 dan rampung pada 17 April 2017. Dalam peresmian Menara Kompas, hadir juga Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputeri. (Baca juga: Harian Kompas Raih Asian Media Awards 2018 untuk Feature Fotografi) Begitu juga jajaran Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Hadir pula Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pimpinan Redaksi harian Kompas Budiman Tanuredjo, Pimpinan Redaksi Kompas TV Rosianna Silalahi, dan Pimpinan Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Survei “Kompas”: Elektabilitas PDI-P, Gerindra, dan Golkar Teratas

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Elektabilitas PDI Perjuangan masih berada di puncak. Sementara Partai Gerindra berada di posisi kedua di atas Partai Golkar. Hal itu terlihat dari hasil survei terbaru Kompas yang dirilis pada Rabu (25/4/2018). Yohan Wahyu dari Litbang Kompas mengatakan, jika dikategorikan berdasarkan angka tingkat keterpilihan dari survei kali ini, setidaknya ada tiga kategori kelompok parpol. Pertama, kelompok yang ketika diproyeksikan dengan potensi maksimal suara (memperhitungkan sampling error) dari survei ini akan berpotensi meraih elektabilitas 10 persen atau lebih. PDI-P, Partai Gerindra, dan Partai Golkar ada di kategori ini. Elektabilitas PDI-P mencapai 33,3 persen. Angka ini sedikit naik dibandingkan dengan survei pada Oktober 2017. Yohan mengatakan, tingkat keterpilihan PDI-P ini sedikit banyak menguatkan tesis selama ini terkait parpol petahana, yakni elektabilitasnya seiring dengan tokoh yang saat memimpin pemerintahan. Hal ini terlihat ketika elektabilitas Presiden Jokowi meningkat, hal yang sama terjadi juga pada PDI-P. Sementara itu, elektabilitas Gerindra 10,9 persen dan Partai Golkar relatif konsisten 7-9 persen. Kategori kedua adalah kelompok parpol yang potensi maksimal keterpilihannya dalam rentang 4-10 persen. Ada tujuh parpol yang masuk kelompok ini, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Nasdem. Kelompok parpol di kategori kedua ini berpotensi jadi representasi parpol menengah.

pt rifan

pt rifan

Dari ketujuh partai itu, hanya PKB yang relatif meningkat elektabilitasnya meski masih jauh dari perolehan suaranya di Pemilu 2014. Sebaliknya, keenam parpol lainnya yang memiliki kursi di DPR, seperti Partai Demokrat, Nasdem, PAN, PPP, dan PKS, cenderung menurun. Sementara itu, salah satu parpol baru, Perindo, masuk dalam kategori ini. Kategori ketiga adalah kelompok parpol yang potensi maksimal keterpilihannya kurang dari 4 persen. Ada empat partai politik yang masuk dalam kategori ini. Tiga di antaranya adalah parpol baru, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya, dan Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda). Tiga lainnya adalah parpol lama, yakni Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB), serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Parpol di kategori ketiga ini menghadapi tantangan berat untuk bisa lolos ambang batas parlemen yang pada Pemilu 2019 besarnya 4 persen. Survei ini dilakukan dengan tatap muka terhadap 1.200 responden pada 21 Maret-1 April 2018. Responden dipilih secara acak bertingkat di 32 provinsi dan jumlahnya ditentukan secara proporsional. Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error plus minus 2,8 persen.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Survei “Kompas”: JK dan Prabowo Teratas Jadi Cawapres Jokowi

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Survei Litbang Kompas menunjukkan Wakil Presiden Jusuf Kalla paling banyak dipilih responden untuk kembali maju di pilpres 2019 mendampingi Presiden Joko Widodo. Meski masih ada perdebatan terkait bisa atau tidaknya Kalla kembali maju sebagai cawapres setelah dua kali menduduki posisi itu, namun ia dipilih oleh 15,7 persen responden. “Dasar argumentasinya, di balik pilihan status quo tersingkap kecenderungan sebagian besar responden yang merasa puas dengan kinerja Jokowi-Kalla selama ini,” kata peneliti Litbang Kompas Bestian Nainggolan seperti dikutip dari Harian Kompas, Selasa (24/4/2018). Mayoritas pendukung Jokowi juga solid mendukung Jusuf Kalla, yakni sebesar 66,2 persen. Hanya 29,8 persen pendukung Jokowi yang menyatakan penolakan.

Baca juga : Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi Tokoh kedua yang paling banyak dipilih responden sebagai cawapres Jokowi adalah bekas rivalnya di pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerindra itu dipilih oleh 8,8 persen responden. Sejauh ini, Prabowo sebenarnya sudah menyatakan kesiapannya untuk kembali maju sebagai capres. Namun, ada juga kabar bahwa pihak Jokowi dan Prabowo masih menjajaki kemungkinan untuk berduet bersama. “Kombinasi Jokowi-Prabowo merupakan pilihan unik, suatu peleburan dikotomi. Pertimbangannya tak hanya sekadar tingginya peluang kemenangan. Kombinasi Jokowi-Prabowo juga dipandang berpotensi mengeliminasikan persaingan kedua sosok itu,” kata Bestian. Namun, pasangan Jokowi-Prabowo ini lebih banyak mendapat penolakan dari pendukung Jokowi sendiri. Infografik Elektabilitas Calon Wakil Presiden (Litbang Kompas) Baca juga : Ngototnya Cak Imin Ingin Jadi Cawapres Jokowi… Sebanyak 49,9 persen responden yang mendukung Jokowi setidaknya menyatakan penolakan, dan hanya 42,2 persen yang setuju. Setelah Jusuf Kalla dan Prabowo, ada tokoh lainnya dengan latar belakang berbeda-beda seperti Gatot Nurmantyo (5,3 persen), Susi Pudjiastuti (4,8 persen), Mahfud MD (3,8 persen), Wiranto (3,2 persen). Kemudian Agus Harimurti Yudhoyono (3,1 persen), Sri Mulyani (2,8 persen), Tri Rismaharini (2,7 persen), Anies Baswedan (1,9 persen) dan tokoh lainnya (16,6 persen). Responden yang tidak memberi jawaban sebesar 23,2 persen. Survei tatap muka ini dilakukan kepada 1200 responden secara periodik oleh Litbang Kompas pada 21 Maret-1 April 2018. Populasi survei warga Indonesia berusia di atas 17 tahun. Responden dipilih secara acak bertingkat di 32 provinsi Indonesia dan jumlahnya ditentukan secara proporsional. Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen, margin of error plus minus 2,8 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Tembus Rp 13.900 Per Dollar AS, Rupiah Terlemah Sejak Tahun 2016

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada awal pekan ini makin terpuruk hingga mendekati level 14.000. Data Bloomberg hingga pukul 11.45 WIB, rupiah di pasar spot berada di posisi Rp 13.921 per dollar AS atau melemah 0,13 persen dibandingkan akhir pekan lalu pada 13.893. Posisi rupiah berada di kisaran 13.900 terakhir terlihat awal Januari 2016 silam. Sementara kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) seperti dikutip dalam laman resmi Bank Indonesia hari ini, berada di di posisi Rp 13.894 per dollar AS. Posisi ini melemah dibanding akhir pekan lalu pada 13.804.

pt rifan

pt rifan

Baca juga: Rupiah Sudah Sangat Dekat dengan Level Rp 14.000 Per Dollar AS VP Economist PT Bank Permata Tbk Josua Pardede menjelaskan, pelemahan rupiah lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal. Dengan demikian, bukan hanya rupiah yang mengalami pelemahan, namun juga mata uang negara-negara lain di kawasan Asia. Menurut dia, berpandangan, pelemahan rupiah kemungkinan besar masih akan terus terjadi. Hal ini sejalan dengan bakal dirilisnya sejumlah data ekonomi di AS. “Masih ada beberapa data penting di akhir bulan ini,” kata Josua ketika dihubungi Kompas.com. Beberapa data perekonomian AS tersebut antara lain data pemesanan barang tahan lama (durable goods), pertumbuhan ekonomi kuartal I 2018, dan data konsumsi. Data-data tersebut dirilis sebelum pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang dihelat oleh bank sentral AS Federal Reserve. “The Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga. The Fed baru akan menaikkan kembali suku bunganya dalam rapat FOMC bulan Juni,” sebut Josua.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Prabowo Tak Punya Banyak Pilihan, Mau Tak Mau Pasangannya dari PKS

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Kerasnya upaya Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) meminta jatah calon wakil presiden untuk mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden 2019 dinilai sebagai sesuatu yang wajar. Sebab, PKS menjadi penentu bagi Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk bisa maju sebagai calon presiden. “Prabowo tidak mempunyai banyak pilihan kalau tetap ingin maju sebagai capres, pasangannya mau tidak mau dari PKS,” kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, kepada Kompas.com, Jumat (20/4/2018). Baca juga: Prabowo Sering Ajak Anies “Ngobrol”, tetapi Bukan soal Cawapres… Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris menganggap bahwa, langkah DPR RI berkirim surat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar penyidikan Ketua DPR RI Setya Novanto terkait kasus e-KTP ditunda adalah salah kaprah. Jakarta, Rabu (13/9/2017).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR ) Untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden, partai politik harus mengantongi 20 persen kursi di DPR. Sementara Gerindra saat ini hanya 73 kursi atau 13 persen.

Jika ditambah dukungan PKS, jumlah kursi itu akan menjadi 20,1 persen dan cukup untuk melewati ambang batas. “Kita tahu Prabowo tidak bisa maju sendiri. Partainya tidak bisa maju sendiri sehingga apa boleh buat,” kata Syamsuddin. Syamsuddin mengakui, Gerindra masih berpeluang menggandeng partai lain. Misalnya, Partai Amanat Nasional yang sejauh ini juga belum menyatakan mendukung petahana Joko Widodo di Pilpres 2019. Baca juga: Soal Cawapres, PKS Tak Mau Dianggap Memaksa Prabowo Namun, Syamsuddin yakin, PAN juga pasti akan mensyaratkan Prabowo untuk menggandeng ketua umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai cawapres. “Jadi, sama saja, Gerindra tidak punya banyak pilihan,” katanya. PKS sebelumnya sudah menetapkan sembilan kadernya sebagai calon presiden/wakil presiden. Sebagai syarat koalisi dengan Gerindra, PKS bersikukuh Prabowo harus menggandeng salah satu dari sembilan nama itu. Sembilan nama tersebut adalah Gubernur Jawa Barat dari PKS Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al’Jufrie; mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring; Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Pakai Jaket Jins Andalan, Jokowi Lihat-lihat Mobil di IIMS

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Presiden Joko Widodo menghadiri ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Setelah memberi sambutan dan membuka acara, Jokowi lalu berkeliling meninjau berbagai kendaraan yang dipajang di area JIExpo. Jokowi menumpang mobil golf ditemani Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Baca juga: Jaket Denim Jokowi Tak Akan Diproduksi Massal, Kecuali Diizinkan Jokowi mengunjungi stan Honda, Toyota, dan DFSK.

pt rifan

pt rifan

Presiden Joko Widodo melihat motor modifikasi yang dipajang di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. (KOMPAS.com/Ihsanuddin) Saat berkeliling, Jokowi mengenakan jaket denim custom yang bergambar peta Indonesia di bagian depannya. Jaket itu dipakai Jokowi saat touring dengan motor chopper-nya di Sukabumi, beberapa waktu lalu. Motor Chopper Royal Enfield Jokowi sendiri dipajang di salah satu area outdoor IIMS ini.
Presiden Joko Widodo sempat mendapat pertanyaan seputar nasib mobil Esemka saat ini. Itu dilontarkan para pewarta saat Jokowi datang ke pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). Menurut Jokowi, sebuah produk harus melalui tahap riset dan uji coba sebelum masuk ke industri. Jokowi menilai proses tersebut tidak memakan waktu yang sebentar. Baca juga : Jokowi Minta Mobil Perdesaan Segera Produksi “Nanti dilihat apakah Esemka bisa masuk ke industri apa tidak. Bisa masuk ke industri, tapi bisa dipasarkan atau tidak, nanti kita lihat,” kata Jokowi. Presiden Joko Widodo menghadiri ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4/2018). (KOMPAS.com/Ihsanuddin) Jokowi menyatakan pemerintah saat ini tengah mempercepat penyusunan peraturan terbaru yang berkaitan dengan industri otomotif ini. Ia berharap peraturan terbaru yang ada nantinya bisa mendorong berkembangnya produsen lokal seperti Esemka. “Regulasi-regulasi yang ada kita sederhanakan. Urusan yang berkaitan dengan uji layak, uji emisi harus dipercepat,” ucap Jokowi. Esemka adalah merek mobil lokal yang sering dikait-kaitkan dengan Jokowi. Sebab semasa masih jadi Wali Kota Solo, Jokowi pernah menggunakan Esemka sebagai mobil dinasnya. Baca juga : Jokowi, Presiden Multi Moda Otomotif Namun seiring berjalannya waktu, nama Esemka perlahan menghilang dan hanya muncul sesekali.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Wiranto Bertemu SBY

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA –  Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (18/4/2018). Informasi soal ini pertama kali diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama dan Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten/Kota di gedung Bidakara, Rabu. Mengawali pidatonya, Tjahjo mengungkapkan bahwa Wiranto harus meninggalkan acara itu karena hendak bertemu SBY.

pt rifan

pt rifan

Baca juga : SBY: Semoga Penegak Hukum Tidak Kesusupan Agen Politik “Pak Wiranto mau bertemu teman baiknya, Pak SBY,” kata Tjahjo. Wiranto yang langsung dihampiri wartawan membenarkan informasi tersebut. “Saya ini sekarang jabatannya apa? Menko Polhukam kan? Ya menteri koordinator ada politiknya. Makanya saya sendiri sebagai pejabat politik di negeri ini harus berkomunikasi dengan semua pimpinan partai politik,” ujar Wiranto. Namun, ia menolak menyampaikan waktu dan lokasi pertemuan dengan SBY. Menurut petinggi Demokrat, Ferdinand Hutahaen, pertemuan keduanya berlangsung di kediaman SBY, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu siang ini.

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.

Anggaran THR dan Gaji ke-13 PNS Tahun Ini Lebih Besar

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA – Pemerintah tengah mempersiapkan anggaran untuk gaji ke-13 dan gaji ke-14 atau Tunjangan Hari Raya ( THR) bagi Pegawai Negeri Sipil ( PNS) maupun pensiunan PNS. Seperti dilansir Kontan.co.id, Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, anggaran tersebut akan lebih besar dari tahun lalu. “Tahun lalu tidak sampai Rp 20 triliun. Tahun ini akan lebih besar sedikit dari tahun lalu. Tapi untuk pelaksanaannya menunggu PP,” kata Askolani di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (16/4/2018).

pt rifan

pt rifan

Selama 2017 sendiri, pemerintah menganggarkan Rp 14 triliun untuk gaji ke-13 dan THR. Baca juga: Pemerintah Bahas RPP Gaji 2018, Pensiunan PNS Bisa Dapat THR Askolani memastikan, PP untuk THR itu akan terbit sebelum Lebaran atau awal Juni. Sementara, PP untuk gaji ke-13 adalah saat mulai tahun ajaran sekolah. Menurut dia,  anggaran untuk THR maupun gaji ke-13 dan usulan THR dengan menambahkan tunjangan kinerja (tukin) sudah masuk dalam APBN 2018. Oleh karena itu, tidak ada penambahan anggaran lagi. “Sudah masuk itu di APBN 2018, termasuk usulan tukin, pensiunan juga masuk. Itu sudah dihitung sesuai kebijakan, itu sudah. Jadi enggak perlu nambah anggaran,” katanya (Ghina Ghaliya Quddus)

Sumber: Kompas
Akb – rifanfinancindo

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | PUSAT Headunit.